Breaking News
light_mode
Trending Tags

Upah Minimum Bali : Rendah di Angka Tinggi di Dampak.

  • account_circle Redaksi Bali
  • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
  • visibility 139
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com – 4 September 2026, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Udayana (BEM FH UNUD) menyampaikan aspirasi dan keprihatinan mereka terkait masalah Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) dan Upah Minimum Provinsi (UMP) pekerja di Bali yang masih jauh dengan standar kehidupan yang layak.

Persoalan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Bali kembali menjadi sorotan di tengah tingginya biaya hidup dan pesatnya pertumbuhan pariwisata.

Besaran UMK 2026 yang berkisar antara Rp3,2 juta hingga Rp3,79 juta dinilai belum sepenuhnya mencerminkan kebutuhan hidup layak pekerja dan keluarganya.

Pada 2026, UMK Kabupaten Badung ditetapkan sebesar Rp3.791.002,57, Kota Denpasar Rp3.499.878,78, Gianyar Rp3.316.798,48, dan Tabanan Rp3.287.678,87. Sementara itu, Bangli, Buleleng, Jembrana, Karangasem, dan Klungkung menggunakan UMP Bali sebesar Rp3.207.459.

Perbedaan tersebut menunjukkan adanya kondisi ekonomi yang berbeda antar wilayah.

Namun, persoalan utama bukan hanya pada nominal upah yang diberikan, melainkan kemampuan pekerja dalam memenuhi kebutuhan hidup di tengah tingginya harga pangan, tempat tinggal, pendidikan, kesehatan, serta pengeluaran sosial dan budaya seperti iuran banjar dan kegiatan adat.

Sebagai daerah yang menjadi salah satu pusat pariwisata dunia, pertumbuhan ekonomi Bali seharusnya tidak hanya tercermin melalui investasi dan aktivitas pariwisata, tetapi juga melalui peningkatan untuk kesejahteraan masyarakat lokal.

Gusde Manuaba, Kabid Kastrat BEM FH Unud

BEM FH UNUD menilai bahwa kebijakan pengupahan seharusnya tidak hanya dilandasi pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan kemampuan perusahaan, tetapi juga mempertimbangkan kondisi riil pekerja di masing-masing daerah.

Keterbatasan upah juga mendorong masyarakat mencari penghasilan tambahan melalui UMKM, ekonomi kreatif, pekerjaan sampingan, hingga gig economy seperti driver daring, kurir, dan freelancer.

Namun, pekerjaan tersebut masih menghadapi persoalan berupa pendapatan yang tidak tetap, ketidakpastian kerja, serta keterbatasan perlindungan sosial. Persoalan ini juga berdampak pada generasi muda Bali.

Ketidaksesuaian antara keterampilan lulusan SMA/SMK dengan kebutuhan industri membuat akses terhadap pekerjaan yang layak semakin menantang.

Karena itu, peningkatan keterampilan tenaga kerja perlu berjalan beriringan dengan penciptaan lapangan kerja yang layak dan terlindungi.

Dalam momentum ini, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Udayana menyampaikan sikap dan pandangan kritis atas ketimpangan upah minimum yang terjadi di Provinsi Bali.

Atas dasar hal tersebut, BEM FH UNUD menyatakan sikap sebagai berikut:
1. Mengecam adanya tumpang tindih antara pertumbuhan ekonomi Bali dengan kesejahteraan pekerja yang jauh dari kata layak, sebagai bentuk pembangunan yang belum berkeadilan.
2. Mendesak Pemerintah Provinsi Bali dan Dewan Pengupahan untuk turut serta mempertimbangkan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) sebagai parameter penetapan upah minimum.
3. Mendesak pemerintah dan pelaku usaha untuk memberikan standar “Kemampuan Perusahaan” yang transparan dan terukur, agar dalih tersebut tidak digunakan untuk menekan upah pekerja.
4. Mendesak agar tingginya tingkat kunjungan wisatawan dan okupansi hotel di Bali turut diiringi dengan peningkatan kesejahteraan bagi pekerja sektor pariwisata, bukan hanya tercermin dalam angka pertumbuhan ekonomi semata.
5. Menyerukan kepada pemerintah untuk aktif melindungi hak-hak pekerja Bali melalui regulasi ketenagakerjaan yang berpihak, tanpa menutup mata dari persoalan kesejahteraan masyarakat. (red).

  • Penulis: Redaksi Bali

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buka Bimtek Agen Uji Coba Digitalisasi Bantuan Sosial di Provinsi Bali, Gubernur Koster Minta Data Penerima Dibenahi agar Tepat Sasaran

    Buka Bimtek Agen Uji Coba Digitalisasi Bantuan Sosial di Provinsi Bali, Gubernur Koster Minta Data Penerima Dibenahi agar Tepat Sasaran

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA – Gubernur Bali Wayan Koster meminta seluruh pihak membenahi data penerima bantuan sosial agar penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran. Penegasan tersebut disampaikan saat membuka acara Bimbingan Teknis Agen Uji Coba Digitalisasi Bantuan Sosial Provinsi Bali yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (26/5) pagi. Dalam arahannya, Gubernur Koster menekankan bahwa digitalisasi bantuan sosial […]

  • Hari Juang TNI AD ke-80, Pangdam IX/Udayana Pimpin Ziarah Ke TMP Pancaka Tirta Tabanan.

    Hari Juang TNI AD ke-80, Pangdam IX/Udayana Pimpin Ziarah Ke TMP Pancaka Tirta Tabanan.

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 26
    • 0Komentar

    TABANAN, MataKompas.com – Dalam rangka memperingati Hari Juang TNI AD ke-80 Tahun 2025, Kodam IX/Udayana menyelenggarakan kegiatan Ziarah Rombongan pada Jumat, 12 Desember 2025, di Taman Makam Pahlawan (TMP) Pancaka Tirta, Jl. Rama No.22, Delod Peken, Kabupaten Tabanan. Kegiatan ziarah dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto dan dihadiri para pejabat utama Kodam, […]

  • Prajurit TNI 0615/KNG, Bersihkan Eceng Gondok di OW Waduk Darma

    Prajurit TNI 0615/KNG, Bersihkan Eceng Gondok di OW Waduk Darma

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 179
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Bupati Kuningan terpilih, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar bersama Dandim 0615/KNG Letkol Arh Kiki Aji Wiryawan dan unsur Muspika Kecamatan Darma serta anggota TNI-Polri, Dishub, Satpol PP, BBWS, BNPB, OPD terkait, komunitas peduli lingkungan, nelayan, dan warga masyarakat Desa Jagara Kecamatan Darma, gotong royong membersihkan Eceng Gondok di Waduk Darma, Kamis (13/2/2025). […]

  • Gerakan Langit Biru Demokrat Bergema di Danau Tamblingan, Made Mudarta Ajak Jaga Kesucian Alam Bali Jelang HUT ke-25 Partai Demokrat

    Gerakan Langit Biru Demokrat Bergema di Danau Tamblingan, Made Mudarta Ajak Jaga Kesucian Alam Bali Jelang HUT ke-25 Partai Demokrat

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 46
    • 0Komentar

    BULELENG – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat tahun 2026, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Bali bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Buleleng menggelar Gerakan Langit Biru di kawasan Danau Tamblingan, Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Jumat (31/7/2026). Kegiatan yang merupakan bagian dari gerakan nasional yang dicanangkan […]

  • Gelapkan Duit Sitaan Robot Tranding, Oknum Jaksa dan 2 Pengacara Dibui

    Gelapkan Duit Sitaan Robot Tranding, Oknum Jaksa dan 2 Pengacara Dibui

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 944
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Kepala Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta, Patris Yusrian Jaya tangkap dua oknum pengacara berinisial BG dan OS serta seorang oknum Jaksa berinisial A yang menjabat Kasi Intel Kejaksaan Negeri Landak Kalimantan Barat. Ketiganya saat ini telah diamankan di Rumah Tahanan Negara Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan selama 20 hari kedepan. […]

  • Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Suwirta Soroti Kisruh SPMB 2026: Jangan Paksakan Masuk Sekolah yang Sudah Penuh, Saatnya Benahi Sekolah yang Minim Peminat

    Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Suwirta Soroti Kisruh SPMB 2026: Jangan Paksakan Masuk Sekolah yang Sudah Penuh, Saatnya Benahi Sekolah yang Minim Peminat

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 99
    • 0Komentar

    DENPASAR – Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Suwirta, menyoroti masih munculnya persoalan dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026. Meski proses seleksi terus berjalan, masih terdapat calon peserta didik yang belum memperoleh sekolah sesuai dengan pilihan mereka. Hal tersebut disampaikan Suwirta kepada awak media usai Rapat Paripurna ke-44 DPRD […]

expand_less