Breaking News
light_mode
Trending Tags

Putu Eka Dorong Evaluasi Layanan RSUD Tabanan Keluhan Tenaga Medis harus Disikapi Jernih dan Transparan

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TABANAN, Matakompas.com – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tabanan, I Putu Eka Putra Nurcahyadi, mengajak semua pihak merespons jernih dan transparan keluhan tenaga medis RSUD Tabanan Bali. Ia mendorong evaluasi menyeluruh layanan kesehatan yang berhubungan dengan kebutuhan mendasar warga.

“Pelayanan kesehatan adalah kebutuhan mendasar masyarakat. Karena itu setiap informasi terkait pelayanan di rumah sakit harus menjadi perhatian bersama dan disikapi dengan langkah yang jernih serta transparan,” ujar Putu Eka Rabu 11 Maret 2026.

Ia menjelaskan, Fraksi PDI Perjuangan memberikan apresiasi kepada salah satu tenaga medis di RSUD Tabanan yang telah menyampaikan kondisi pelayanan kesehatan yang mereka alami di lapangan. Bagi pihaknya, suara dari tenaga kesehatan merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas sistem pelayanan kesehatan daerah.

Menurut Putu Eka, kritik dari tenaga medis tidak boleh dianggap sebagai persoalan yang harus dihindari. Justru sebaliknya, kritik tersebut harus menjadi energi untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan agar semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Selain itu, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tabanan juga meminta pihak manajemen RSUD Tabanan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan untuk segera melakukan evaluasi secara menyeluruh.
Evaluasi ini meliputi sistem klaim kerjasama dengan BPJS, pengadaan obat, distribusi obat dan penerapan sistem digital yang sudah wajib diterapkan, hingga mekanisme pengawasan agar tidak terjadi kendala yang dapat menghambat pelayanan kepada masyarakat.

“Tidak boleh ada ruang abu-abu dalam pelayanan kesehatan publik. Masyarakat berhak mengetahui kondisi sebenarnya agar tidak muncul spekulasi yang bisa menimbulkan keresahan,” tegasnya.

Sebagai lembaga legislatif yang memiliki fungsi pengawasan, Putu Eka mengatakan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tabanan lewat komisi terkait juga memastikan akan meminta penjelasan resmi dari pihak rumah sakit serta instansi terkait. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap persoalan dapat diidentifikasi secara terbuka dan segera ditindaklanjuti dengan langkah perbaikan yang terukur.

Putu Eka menambahkan bahwa persoalan pelayanan kesehatan harus dilihat sebagai momentum untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan daerah, bukan sekadar menjadi polemik yang berlarut-larut di ruang publik.Eka juga mengingatkan masyarakat agar melihat persoalan ini secara utuh dan proporsional.
“Pemerintah daerah terus meningkatkan kualitas layanan, terutama melalui penguatan dua rumah sakit milik daerah, yaitu RSUD Tabanan dan RSUD Singasana,” ujar Eka.

RSUD Tabanan, dengan status tipe B, berperan sebagai rumah sakit rujukan utama di wilayah Bali Barat, dengan layanan spesialis yang terus ditingkatkan. Sementara itu, RSUD Singasana, berstatus tipe C di Nyitdah, berfungsi sebagai rumah sakit penyangga yang menyediakan rujukan awal bagi masyarakat, dengan kualitas pelayanan yang terus meningkat.

Selain itu, pelayanan rawat darurat 24 jam di setiap puskesmas menunjukkan bahwa pembangunan sektor kesehatan tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Meski demikian, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tabanan menegaskan bahwa setiap persoalan yang muncul dalam pelayanan kesehatan harus ditangani secara serius.

*Warga Diimbau Bijak Sikapi Informasi di Medsos*

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar di media sosial. Menurutnya, penyelesaian persoalan kesehatan membutuhkan pendekatan yang rasional, transparan, serta didukung oleh komunikasi yang baik antar lembaga.

Pada prinsipnya, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tabanan berkomitmen untuk memastikan bahwa hak masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik, manusiawi, dan berkualitas tetap menjadi prioritas utama.

Dengan adanya sinergi antara tenaga medis, manajemen rumah sakit, pemerintah daerah, dan DPRD, Putu Eka optimistis setiap kekurangan yang terjadi dapat segera diperbaiki. Ia meyakini komunikasi yang terbuka dan tata kelola yang akuntabel akan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di Kabupaten Tabanan.(rd)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 160 Pecalang Dikerahkan, Karya Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur Berlangsung Aman dan Lancar

    160 Pecalang Dikerahkan, Karya Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur Berlangsung Aman dan Lancar

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16
    • 0Komentar

    BANGLI, Matakompas.com – Pelaksanaan Karya Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur, Desa Kintamani, berlangsung aman dan kondusif. Sebanyak 160 personel pecalang diterjunkan untuk mengawal jalannya upacara yang berlangsung dari 2 hingga 12 April 2026. Kelihan Pecalang Desa Adat Batur, Nengah Wintra, mengatakan pengamanan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Satpol PP […]

  • Charlie Chandra Terdakwa Mafia Tanah Divonis 4 Tahun Penjara

    Charlie Chandra Terdakwa Mafia Tanah Divonis 4 Tahun Penjara

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com TANGERANG – Kasus pemalsuan dokumen mafia tanah terdakwa Charlie Chandra telah memasuki tahap vonis putusan di Pengadilan Negeri Tangerang, Rabu 20 Agustus 2025. ‎ Majelis Hakim memvonis terdakwa Charlie Chandra 4 tahun penjara, karena terbukti secara sah memalsukan dokumen Akte Jual Beli atau AJB atas nama Sumitra Chandra yang notabene ayah kandungnya, ‎ “Berdasarkan putusan […]

  • Tiang PLN Berdiri di Tengah Rumah, Warganet Sindir: Pasang Seenaknya, Pindahnya Minta Puluhan Juta

    Tiang PLN Berdiri di Tengah Rumah, Warganet Sindir: Pasang Seenaknya, Pindahnya Minta Puluhan Juta

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 28
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Sebuah foto yang memperlihatkan tiang listrik berdiri sangat dekat dengan bangunan rumah di Bali mendadak ramai diperbincangkan di media sosial. Unggahan yang dibagikan akun bernama “Republik Dagelan” itu memantik gelombang komentar pedas dari warganet terkait pelayanan dan penataan infrastruktur kelistrikan. Dalam unggahan tersebut tertulis kalimat bernada sindiran, “Pasangnya mah suka-suka, giliran suruh […]

  • Polresta Cirebon Gelar Patroli Gabungan Skala Besar untuk Ciptakan Situasi Kamtibmas Kondusif

    Polresta Cirebon Gelar Patroli Gabungan Skala Besar untuk Ciptakan Situasi Kamtibmas Kondusif

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – Jajaran Polresta Cirebin patroli bersekala besar untuk  menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di wilayah hukum Polresta Cirebon, Polresta Cirebon menggelar patroli gabungan skala besar. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas dan memastikan situasi tetap aman serta terkendali di Kabupaten Cirebon. Patroli gabungan ini dipimpin oleh Kabag Ops Polresta […]

  • Jaga Warisan Dunia, Agung Suyoga Minta Pengusaha Nakal di Jatiluwih Ditindak Tanpa Kompromi

    Jaga Warisan Dunia, Agung Suyoga Minta Pengusaha Nakal di Jatiluwih Ditindak Tanpa Kompromi

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    TABANAN, Matakompas.com | Upaya penegakan tata ruang di kawasan Warisan Budaya Dunia UNESCO, Jatiluwih, Tabanan, memasuki fase yang lebih tegas. Anggota Pansus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali, Agung Suyoga, menegaskan bahwa seluruh pelanggaran yang terjadi tidak boleh hanya ditertibkan, tetapi wajib diberikan sanksi ekstra serta dikembalikan ke fungsi lahan semula. Hal itu […]

  • Lupa Mematikan Kompor Saat Ngabuburit Di Bulan Puasa Rumahnya Jadi Korban Kobaran Api

    Lupa Mematikan Kompor Saat Ngabuburit Di Bulan Puasa Rumahnya Jadi Korban Kobaran Api

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 832
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – Telah terjadi kebakaran sebuah rumah milik seorang Ibu bernama Ratna ayu Fuji Utami yang beralamat di Dusun 02 RT 002/RW 003, Desa Kali Mekar, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon. Minggu 9/03/25. Menurut informasi dari pemilik rumah terjadinya kebakaran berawal dari seorang ibu yang sedang memasak didapur, lalu ditinggalkan karena mau jalan-jalan  ngabuburit. Karena […]

expand_less