Wayan Bawa Apresiasi Ajik Toyota, Akses Jalan Petani Munggu Kembali Dibuka
- account_circle admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BADUNG — Persoalan akses jalan yang selama ini dikeluhkan para petani di Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, mulai menemukan titik terang. Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bali Daerah Pemilihan (Dapil) Badung, Wayan Bawa, mengapresiasi itikad baik Ajik Toyota yang berkenan membuka kembali akses jalan bagi para petani.
Akses tersebut dinilai sangat vital bagi masyarakat, khususnya petani, karena digunakan untuk mengangkut hasil pertanian. Sebelumnya, kondisi akses yang menyempit dan adanya portal maupun pos penjagaan membuat aktivitas pengangkutan hasil panen mengalami kendala.
Wayan Bawa mengatakan, sejak Ajik Toyota menyampaikan itikad baik untuk mengembalikan akses jalan seperti semula, hal tersebut menjadi tujuan utama perjuangan bersama agar kepentingan masyarakat dan petani dapat terakomodasi.
“Melihat permasalahan di sini, selaku wakil rakyat, saya awalnya merasa miris. Namun, sekarang saya mulai merasa bahagia. Dari kemarin, titiang sempat diajak audiensi menemui para petani bersama anggota dewan dari Kabupaten Badung dan Pak Perbekel,” ujar Wayan Bawa saat ditemui di Desa Munggu, Selasa (15/9/2026).
Sebagai wakil rakyat dari Dapil Badung sekaligus warga Desa Munggu, Wayan Bawa berharap masyarakat, khususnya para petani, dapat kembali memperoleh akses jalan sebagaimana kondisi sebelumnya.
Menurutnya, penyelesaian persoalan tersebut harus mengedepankan komunikasi dan kepentingan masyarakat. Ia berharap dinamika yang terjadi tidak berkembang menjadi konflik terbuka maupun menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.
“Kalau viral karena hal baik tentu kita bersyukur, tetapi kalau viral karena percekcokan, titiang tidak senang,” tegasnya.
Wayan Bawa pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ajik Toyota atas kebesaran hatinya untuk membuka kembali akses jalan tersebut. Dengan demikian, para petani diharapkan dapat kembali menjalankan aktivitasnya, termasuk mengangkut hasil panen dengan lebih mudah seperti sebelumnya.
“Mengenai investor yang menanamkan investasi di belakang, hal itu merupakan kewenangan Pak Bupati bersama wakil rakyat di sini, Pak Edi Sanjaya, karena secara wilayah masuk ke dalam Kabupaten Badung, baik terkait dugaan pelanggaran hukum maupun hal lainnya,” jelasnya.
Sementara itu, terkait persoalan akses yang menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Bali, Wayan Bawa menyebut pihaknya berupaya meredam dinamika yang berkembang di Desa Munggu. Ia menegaskan bahwa kepentingan utama saat ini adalah memastikan masyarakat kembali memperoleh akses sebagaimana sebelum dilakukan pemasangan portal.
Ia juga mengakui bahwa komunikasi yang sebelumnya dinilai kurang berjalan baik dengan Ajik Toyota ternyata tidak sepenuhnya seperti asumsi yang berkembang.
“Komunikasi yang sempat kurang pas dengan Ajik Toyota ternyata tidak seperti yang kita asumsikan sebelumnya. Dengan kebesaran hati, beliau akan membongkar pos penjagaan tersebut,” ungkapnya.
Wayan Bawa turut mengapresiasi peran Perbekel Desa Munggu, Ketua BPD, serta Pekaseh yang dinilai telah bekerja keras mengakomodasi aspirasi dan kepentingan para petani.
Ia berharap penyelesaian persoalan akses jalan tersebut dapat memberikan hasil positif bagi masyarakat Desa Munggu dan wilayah sekitarnya.
“Semoga apa yang kita perjuangkan ini membawa hasil yang baik untuk masyarakat petani di Munggu dan sekitarnya. Untuk eksekusi di lapangan, titiang serahkan kepada Pak Kasat Pol PP Provinsi Bali,” pungkas Wayan Bawa.
Dengan adanya itikad baik untuk membuka kembali akses jalan, persoalan yang sempat menjadi perhatian masyarakat tersebut diharapkan dapat diselesaikan secara kondusif. Kepentingan petani untuk memperoleh akses transportasi hasil pertanian menjadi salah satu titik utama dalam penyelesaian persoalan di Desa Munggu.
- Penulis: admin









Saat ini belum ada komentar