Sebelum Menjaga Listrik Tetap Menyala, PLN UPK Timor Lebih Dulu Menjaga Keselamatan Pekerjanya
- account_circle Redaksi Matakompas
- calendar_month 9 jam yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Matakompas.com- Ada banyak hal yang harus dipastikan agar listrik tetap menyala. Pembangkit harus andal, sistem harus terjaga, dan para pekerja yang berada di balik operasionalnya harus dapat bekerja dalam lingkungan yang aman.
Bagi PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) Timor, keselamatan pekerja menjadi bagian penting dari rangkaian tersebut.
Komitmen itu kembali diwujudkan melalui kegiatan Pengukuran Lingkungan Kerja yang dilakukan di lingkungan PLN UPK Timor.
Tidak sekadar memenuhi kewajiban, pengukuran ini menjadi cara PLN melihat lebih dekat berbagai kondisi yang mungkin tidak terlihat, tetapi dapat memberikan dampak terhadap kesehatan dan keselamatan pekerja.
Kebisingan, pencahayaan, paparan medan elektromagnetik, hingga aspek ergonomi menjadi sejumlah parameter yang diperiksa.
Dari pengukuran tersebut, PLN dapat mengetahui kondisi lingkungan kerja secara lebih objektif. Data yang diperoleh selanjutnya menjadi dasar untuk melakukan evaluasi, perbaikan, maupun pengendalian terhadap potensi risiko.
Proses pengukuran dilakukan oleh Pejabat Pelaksana Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3) yang memiliki kompetensi. Pelaksanaannya juga didampingi dan diawasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Langkah ini memastikan pengukuran dilakukan sesuai ketentuan, termasuk mengacu pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2018 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Kerja.
Manager PLN UPK Timor, Mukhammad Zia Ulhaq, mengatakan keselamatan dan kesehatan kerja tidak boleh hanya dipandang sebagai aturan yang harus dipenuhi.
“Keselamatan dan kesehatan kerja bukan hanya menjadi kewajiban perusahaan, tetapi merupakan budaya yang harus diterapkan oleh seluruh insan PLN,” ujarnya, (5/8/2026).
Menurutnya, pekerja yang berada dalam lingkungan aman dan nyaman akan lebih mampu menjalankan tugas dengan optimal.
Hal tersebut pada akhirnya berkaitan erat dengan tugas PLN UPK Timor dalam menjaga keandalan pembangkit dan pasokan listrik bagi masyarakat di Nusa Tenggara Timur.
Karena itu, prinsip Safety First terus ditempatkan dalam setiap proses bisnis.
Bagi PLN UPK Timor, menjaga keselamatan bukan sekadar menghindari kecelakaan. Ini tentang memastikan setiap orang yang berangkat bekerja dapat menjalankan tugas dengan aman dan kembali kepada keluarga dalam kondisi selamat.
Dan dari lingkungan kerja yang aman itulah, keandalan listrik untuk masyarakat dibangun.
Diketahui, PLN Unit Induk Pembangkitan Dwipantara merupakan unit PLN yang bertugas melaksanakan pengendalian operasi dan pemeliharaan pembangkit Iistrik PLN tersebar di seluruh Indonesia. Sejalan dengan holding, UIK Dwipantara terus mengusung agenda Transformasi 2.0 dengan visi menjadi Top 500 Global Company dan menjadi pilihan nomor 1 bagi pelanggan untuk Solusi Energi melalui upaya pertumbuhan usaha, implementasi digitalisasi secara end to end, menjalankan transisi energi untuk mendukung tercapainya Net Zero Emission (NZE), serta menghadirkan proses bisnis dengan SDM berkelas dunia.***
- Penulis: Redaksi Matakompas


Saat ini belum ada komentar