Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » MENTARI Hadirkan Pembelajaran Lintas Sektor untuk TingkatkanTransisi Energi Rendah Karbon

MENTARI Hadirkan Pembelajaran Lintas Sektor untuk TingkatkanTransisi Energi Rendah Karbon

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
  • visibility 707
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NTT, Jarrakpos.com- Program MENTARI (Menuju Transisi Energi Rendah Karbon Indonesia) telah mendukung pemerintah Nusa Tenggara Timur untuk menghasilkan dokumen Rencana Umum Energi Daerah (RUED) Provinsi NTT untuk tahun 2025-2034.

Dokumen RUED yang diserah terimakan kepada Gubernur Provinsi NTT, Melki Laka Lena pada Selasa, 11 Maret 2025.

Dokumen ini akan menjadi referensi bagi pemerintah daerah untuk menentukan peta strategi dan kebijakan transisi energi rendah karbon yang adil dan inklusif di Provinsi NTT.

RUED ini perlu menjadi perhatian di tingkat nasional karena berhasil mengintegrasikan prinsip Gender, Disabilitas dan Inklusi Sosial ke dalam rancangan dokumen.

Program MENTARI adalah sebuah program kemitraan bilateral antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Inggris yang bertujuan untuk mewujudkan transisi energi yang adil di Indonesia.

Amanda McLoughin, Direktur Pembangunan Internasional Inggris untuk Indonesia mengaku bangga atas pencapain ini.

“Kami bangga bahwa program kemitraan MENTARI selamas etahun dengan pemerintah NTT telah menghasilkan dokumen RUED pertama Indonesia yang mengintegrasikan prinsip-prinsip gender, disabilitas, dan inklusi sosial (GEDSI), ”

“Tonggak sejarah dalam kemitraan Indonesia-Inggris ini menunjukkan komitmen bersama untuk transisi energi yang adil, yang akan terus didukung oleh pemerintah Inggris melalui MENTARI,” tuturnya.

Sementara itu, Julio Retana, Team Leader MENTARI mengatakan bahwa melalui program MENTARI, pihaknya ingin memastikan bahwa pembangunan rendah karbon di Indonesia bersifat inklusif dan adil.

“Salah satu pendekatan kami melibatkan setiap tingkatan pemangku kepentingan dari tingkat nasional hingga regional, sehingga potensi ekonomi rendah karbonIndonesia yang signifikan dapat dimanfaatkan secara efektif,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena menekankan pentingnya kolaborasi dengan MENTARI.

“Kolaborasi dalam Program MENTARI ini telah sejalan dengan agenda pemerintah pusat dan pembangunan daerah Ayo Bangun NTT, serta Amanat UUD 1945 Pasal 35 untuk memanfaatkan potensi besar energi terbarukan yang dimiliki NTT,” ucapnya.

Ia mengapresiasi secara positif pencapaian Program MENTARI yang menjadi contoh nyata dari pembangunan energi terbarukan yang mendorong perekonomian masyarakat.

“Kami berkomitmen akan terus mendorong Rancanangan Umum Energi Daerah menjadi peraturan daerah sebagai landasan umum untuk pembangunan energi yang lebih adil dan berlanjutan, serta dapat dimanfaatkan untuk seluruh masyarakat NTT,” imbuhnya.

NTT masih perlu mengejar tingkat elektrifikasi dengan memanfaatkan potensi sumber energi terbarukan.

Untuk itu, pemerintah daerah terus berkomitmen untuk mendorong transisi ke energi bersih dan rendah karbon melalui berbagai kolaborasi.

Pengesahan dokumen ini diharapkan dapat membantu Provinsi NTT dalam mengoptimalkan potensienergi terbarukan yang diperkirakan mencapai 26.190 MW, hampir sepertiga diantaranya berupa tenaga surya.

Bertema ‘Membangun Swasembada Energi Bersih dari Desa’, acara ‘Merawat Pengetahuan, Merawat Bumi’ adalah wadah berbagi pembelajaran dan keahlian berdasarkan pengalaman Program MENTARI selama lima tahun, bersama pemerintahdaerah, pemangku kepentingan, dan masyarakat di provinsi NTT.

Selama dua hari, para pemangku kepentingan dari tingkat provinsi hingga kabupaten, berkesempatan untuk mempelajari Rencana Umum Energi Daerah (RUED) NTT yang inklusif secara langsung.

Sahid Junaidi, Sekretaris Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mengatakan, Pemerintah mengapresiasi implementasi program MENTARI melalui proyek demonstrasi yang telah berhasil membangun PLTS di Mata Redi dan MataWoga yang diresmikan pada tanggal 26 Agustus 2022 dan diserahkan asetnya kepada pemerintah desa di tahun 2024.

“Tidak hanya di pembangkit listrik, asistensi yang diberikan oleh Program MENTARI juga mencakup asistensi tata kelola kebijakan publik di Provinsi NTT. Bekerja sama dengan IESR dan melalui serangkaian diskusi yang dijalankan, dokumen rancangan RUED Provinsi NTT telah disusun yang bersifat inklusif untuk seluruh lapisan masyarakat,”

“Pemerintah juga memberikan penghargaan terhadap komitmen dan dukunganpemerintah daerah dalam mensukseskan program tersebut,” Sahid menegaskan.

Lannutnya, Kementerian ESDM akan terus mengusahakan pembangunan energi yang andal dan berkelanjutan dengan memberikan fasilitas penuh untuk memenuhi kebutuhan energi daerah, khususnya dengan menyediakan akses energi yang merata dan layak untuk seluruh lapisan masyarakat.

“Ia berharap kolaborasi pusat dan daerah semakin solid untuk menyediakan akses energi bersih bagi masyarakat di Nusa Tenggara Timur,”

MENTARI telah menghabiskan lebih dari satu tahun untuk memfasilitasi, menyediakan sumber daya serta pengetahuan, mengumpulkan data relevan, serta penelitian danpublikasi guna memperkaya dokumen RUED.

MENTARI berkolaborasi dengan IESR dalam pemodelan RUED, serta kontribusi Dewan Energi Nasional dan kementerian terkait seperti BAPPENAS, KEMENDESA, ESDM, dan KPPPA.

Dokumen RUED ini menjadi yang pertama di Indonesia yang dikembangkan dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip gender, disabilitas, dan inklusi sosial (GEDSI) serta memperkenalkan mekanisme pemantauan dan evaluasi yang kuat.

Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa kebijakan energi tidak hanya melayani tujuan ekonomi danlingkungan, tetapi juga menegakkan keadilan dan inklusivitas bagi seluruh lapisan masyarakat.

Selain sosialisasi dan penyerahan dokumen RUED, MENTARI juga memperkenalkan berbagai produk pengetahuan yang dihasilkan, sebagai gambaran kontribusi program terhadap transisi energi di Indonesia.

Acara ini juga mencakup sesi refleksi melalui video Gender Action Learning for Sustainability, dengan menghadirkan womenchampion dari Desa Mata Redi dan Mata Woga, Sumba Tengah.

MENTARI juga telah membangun proyek percontohan model energi terbarukan yangdapat direplikasi di kawasan pedesaan, salah satunya adalah teknologi percontohan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 95 kWp dengan teknologi Smart Meter di Desa Mata Redi dan Mata Woga, Sumba Tengah.

Inisiatif ini telah mampu mengalirkan listrik ke 238 rumah dan fasilitas publik lainnya serta memberdayakan BUM Desa yang telah berhasil memproduksi produk-produk desa unggulan menggunakan energi terbarukan dan masuk ke pasar nasional.***

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pimpin Apel Pasukan Bersama Kapolda, Gubernur Koster Ingin Bali Tetap Aman dan Kondusif

    Pimpin Apel Pasukan Bersama Kapolda, Gubernur Koster Ingin Bali Tetap Aman dan Kondusif

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster ingin keamanan dan kondusivitas Daerah Bali tetap terjaga selama rangkaian perayaan Nyepi Tahun Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah yang tahun ini dilaksanakan berhimpitan. Harapan tersebut disampaikan Gubernur Koster kepada awak media usai memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat 2026” dalam rangka pelayanan perayaan Nyepi […]

  • Jatiluwih Warisan Dunia, DPRD Bali dan Pemkab Tabanan Sepakati Perketat Pengawasan Tata Ruang

    Jatiluwih Warisan Dunia, DPRD Bali dan Pemkab Tabanan Sepakati Perketat Pengawasan Tata Ruang

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali menegaskan sikap tegas dalam melindungi Kawasan Warisan Budaya Dunia (WBD) Jatiluwih, Kabupaten Tabanan, dari ancaman alih fungsi lahan dan pelanggaran tata ruang. Komitmen tersebut disampaikan dalam rangka menjaga keberlanjutan Jatiluwih sebagai situs warisan dunia UNESCO yang memiliki nilai universal […]

  • Bupati Indramayu Lucky Hakim Tinjau Pemulihan Korban Angin Puting Beliung di Desa Bugis.

    Bupati Indramayu Lucky Hakim Tinjau Pemulihan Korban Angin Puting Beliung di Desa Bugis.

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 265
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com — Bupati Indramayu Lucky Hakim, melakukan kunjungan kembali ke Desa Bugis, Kecamatan Anjatan pada Rabu (9/4/2025), guna memantau perkembangan pemulihan pasca bencana angin puting beliung yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu yang lalu. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan sebelumnya setelah bencana terjadi, guna memastikan bantuan dan proses rehabilitasi berjalan sesuai target. […]

  • PSEL Ditarget Selesai Akhir 2027, Groundbreaking Denpasar Raya akan Dilaksanakan 8 Juli 2026

    PSEL Ditarget Selesai Akhir 2027, Groundbreaking Denpasar Raya akan Dilaksanakan 8 Juli 2026

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    DENPASAR – Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau waste to energy merupakan salah satu solusi strategis untuk menangani kedaruratan sampah di Bali, terutama setelah kapasitas TPA Suwung semakin kritis dan muncul penumpukan sampah di berbagai wilayah seperti Denpasar dan Badung. Pemerintah Provinsi Bali saat ini mendorong pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) […]

  • Siat, Aktivis Muhammadiyah Dukung Penangkapan Mafia Tanah Charlie Chandra Oleh Polisi

    Siat, Aktivis Muhammadiyah Dukung Penangkapan Mafia Tanah Charlie Chandra Oleh Polisi

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Banten – Penangkapan terhadap mafia tanah Charlie Chandra oleh pihak Polda Banten dinilai telah sesuai dengan prosedural-formal yang berlaku. Dia terindikasi melakukan pemalsuan surat tanah berupa AJB ( Akta jual beli) SHM dan sertifikat hak milik. Menurut Rimbo Bugis, sebelum ditangkap Charlie Chandra, memiliki status sebagai tersangka tindak pidana pemalsuan dokumen, namun dia melakukan pembangkangan […]

  • Ketua Fraksi Golkar DPRD Bali, Gung Cok Minta Himbauan Jarak Penjor Tidak Singgung Tradisi Bali, Soroti Kabel PLN di Depan Rumah

    Ketua Fraksi Golkar DPRD Bali, Gung Cok Minta Himbauan Jarak Penjor Tidak Singgung Tradisi Bali, Soroti Kabel PLN di Depan Rumah

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com |Ketua Fraksi Golkar DPRD Bali, Anak Agung Bagus Tri Candra Arka SE (Gung Cok), memberikan tanggapan terkait polemik himbauan PLN mengenai jarak aman pemasangan penjor dari kabel listrik. Ia menilai himbauan tersebut sah secara teknis, namun berpotensi menimbulkan masalah baru jika tidak mempertimbangkan aspek adat dan tradisi masyarakat Bali. Menurut Gung Cok, edukasi […]

expand_less