Breaking News
light_mode
Trending Tags

Merawat Alam, Merawat Demokrasi, KPU Badung Tanam Benih Kehidupan dan Gagas Demokrasi yang Lebih Humanis

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
  • visibility 37
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BADUNG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Badung terus berupaya membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi bersama insan media. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan “Merawat Alam, Merawat Demokrasi” yang dirangkai dengan penebaran benih ikan dan media gathering di Kabupaten Badung, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Dari Alam yang Lestari, Tumbuh Demokrasi yang Berarti” tersebut berlangsung di Taman Desa Dalung dan dilanjutkan dengan media gathering di Dalung Tropical. Kegiatan ini menjadi ruang untuk mempertemukan semangat pelestarian lingkungan dengan upaya membangun demokrasi yang lebih dekat, inklusif, dan humanis.

Berbeda dengan kegiatan pelestarian lingkungan yang umumnya identik dengan penanaman pohon, KPU Badung kali ini memilih pendekatan lain melalui penebaran benih ikan. Pilihan tersebut menjadi simbol bahwa menjaga alam bukan hanya tentang merawat pepohonan, tetapi juga memastikan ekosistem kehidupan tetap berjalan secara berkelanjutan.

Anggota KPU Kabupaten Badung, Agung Rio Swandisara, S.H., yang menjabat sebagai Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (SDM), mengatakan bahwa gagasan tersebut berangkat dari pemahaman bahwa demokrasi memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan masyarakat, termasuk keberlangsungan lingkungan.

Menurutnya, keputusan-keputusan politik yang lahir melalui proses demokrasi pada akhirnya akan memberikan dampak terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat. Karena itu, merawat demokrasi juga harus dimaknai sebagai bagian dari upaya merawat ekosistem kehidupan secara keseluruhan.

“Kalau kita yakini, keputusan-keputusan politik yang lahir dari proses demokrasi itu berpengaruh terhadap kehidupan sehari-hari, termasuk juga ekosistem alam itu sendiri. Maka KPU Badung merawat alam juga kita kaitkan dengan merawat demokrasi, sebagai sebuah ekosistem kehidupan berbangsa yang harus kita rawat bersama-sama,” ujarnya.

Rio menegaskan, kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial. KPU Badung ingin menjadikannya sebagai program yang berkelanjutan dengan menggandeng media untuk bersama-sama merancang berbagai kegiatan sosial dan edukasi yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Ke depan, kegiatan serupa tidak hanya akan dipusatkan di sekitar pusat pemerintahan Kabupaten Badung atau kawasan Mangupura. KPU Badung membuka ruang untuk membawa kegiatan ke berbagai wilayah dengan konsep dan bentuk kegiatan yang lebih beragam.

Mulai dari kegiatan lingkungan, aksi sosial bersama kelompok masyarakat lanjut usia, hingga kegiatan yang melibatkan penyandang disabilitas menjadi bagian dari gagasan yang tengah dikembangkan.

“Tidak hanya yang terdekat dengan pusat pemerintahan atau di Mangupura itu sendiri. Ke depan kita akan konsep dengan hal yang berbeda. Hari ini sudah menyeberang dengan menanam pohon atau menebar benih, mungkin ke depan kita bisa melakukan kegiatan sosial bersama teman-teman lansia atau disabilitas,” kata Rio.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya KPU Badung menggeser kesan bahwa lembaga penyelenggara pemilu selalu identik dengan kegiatan yang formal dan kaku.

KPU Badung ingin tampil sebagai lembaga yang lebih terbuka dan dekat dengan masyarakat. Pendekatan humanis dinilai penting untuk membangun kepercayaan publik, terlebih tugas KPU bukan semata menyelenggarakan pemilu, tetapi juga memberikan pendidikan politik dan kepemiluan kepada masyarakat.

Rio menyebut konsep tersebut sebagai bagian dari upaya menghadirkan demokrasi substantif, yakni demokrasi yang tidak berhenti pada proses pemungutan suara, tetapi mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa keberlangsungan demokrasi berada di tangan rakyat.

“Demokrasi yang substantif itu bagaimana masyarakat menyadari bahwa perawatannya ada di tangan rakyat itu sendiri. Itu yang perlu kita bangun. Karena itu bahasa yang kita sampaikan dalam proses pendidikan pemilih harus ringan dan dekat dengan masyarakat,” jelasnya.

Pendekatan komunikasi tersebut juga menyasar generasi muda. KPU Badung menyadari bahwa kelompok pemilih muda membutuhkan cara penyampaian informasi yang lebih sederhana, kreatif, dan relevan dengan kehidupan mereka.

Karena itu, transformasi tidak hanya dilakukan melalui kegiatan di luar kantor, tetapi juga mulai diterapkan pada ruang pelayanan dan edukasi di lingkungan KPU Badung.

Salah satu konsep yang dikembangkan adalah “Democracy Creative Space”, yakni ruang edukasi kepemiluan dan demokrasi yang dirancang lebih santai dan nyaman. Ruang tersebut tidak lagi sepenuhnya menggunakan pola pertemuan formal dengan meja yang berjajar, tetapi dibuat lebih terbuka dan kreatif, sehingga masyarakat dapat berdiskusi mengenai demokrasi dalam suasana yang lebih cair.

Konsep tersebut bahkan dipadukan dengan suasana seperti kafe, termasuk fasilitas kopi gratis, sehingga KPU diharapkan tidak lagi dipersepsikan sebagai ruang birokrasi yang berjarak dengan masyarakat.

Di sisi lain, KPU Badung juga terus mendorong transformasi pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi, termasuk pelayanan yang terintegrasi melalui website dan aplikasi berbasis Android.

Seluruh inovasi tersebut bermuara pada satu tujuan: membangun lembaga penyelenggara pemilu yang dipercaya masyarakat.

Kegiatan “Merawat Alam, Merawat Demokrasi” pun menjadi simbol bahwa demokrasi tidak hanya berbicara tentang kotak suara, surat suara, maupun tahapan pemilu. Demokrasi juga menyangkut bagaimana masyarakat membangun kepedulian terhadap lingkungan, kehidupan sosial, serta masa depan bersama.

Dari benih ikan yang ditebar di Taman Desa Dalung, KPU Badung ingin menanamkan pesan sederhana namun kuat: kehidupan membutuhkan ekosistem yang sehat, begitu pula demokrasi membutuhkan masyarakat yang peduli dan terlibat.

Ketika alam dirawat, kehidupan dapat tumbuh. Ketika demokrasi dirawat bersama, kepercayaan publik dan partisipasi masyarakat juga diharapkan ikut tumbuh.

Melalui kolaborasi dengan media dan masyarakat, KPU Badung berusaha membawa demokrasi keluar dari ruang formal menuju ruang-ruang kehidupan yang lebih dekat dengan rakyat.

Sebab, demokrasi yang berarti bukan hanya demokrasi yang diselenggarakan setiap lima tahun, melainkan demokrasi yang dirawat setiap hari oleh masyarakat.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Golkar Bali Sentil APBD: Gung Cok dan Ajus Linggih Soroti Ketimpangan, UMP hingga Lift Kelingking

    Golkar Bali Sentil APBD: Gung Cok dan Ajus Linggih Soroti Ketimpangan, UMP hingga Lift Kelingking

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 50
    • 0Komentar

    DENPASAR — Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Bali melontarkan sejumlah catatan kritis terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2026. Pandangan umum tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-50 DPRD Provinsi Bali Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027, Senin (14/9/2026), di Ruang Sidang Utama […]

  • Gubernur Wayan Koster Tepati Janji, 66 Siswa Terima Bantuan Rp1 Juta Saat Serahkan Rp129 Juta untuk Pemulihan SDN 5 Banjar Pascabanjir

    Gubernur Wayan Koster Tepati Janji, 66 Siswa Terima Bantuan Rp1 Juta Saat Serahkan Rp129 Juta untuk Pemulihan SDN 5 Banjar Pascabanjir

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    BULELENG, Matakompas.com — Gubernur Bali, Wayan Koster, menyerahkan bantuan sebesar Rp129 juta untuk pemulihan SD Negeri 5 Banjar yang terdampak banjir bandang pada 6 Maret 2026. Penyerahan bantuan dilakukan pada Senin (30/3) sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan sarana pendidikan. Bantuan tersebut bersumber dari gotong royong pegawai Pemerintah Provinsi Bali. Dalam penyerahannya, Gubernur Koster didampingi […]

  • Buka Musprov INKINDO, Gubernur Koster Libatkan Konsultan dan Kontraktor Lokal dalam Pembangunan Bali

    Buka Musprov INKINDO, Gubernur Koster Libatkan Konsultan dan Kontraktor Lokal dalam Pembangunan Bali

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    DENPASAR – Gubernur Bali, Wayan Koster menyampaikan Pemprov Bali saat ini tengah fokus membangun dan membenahi infrastruktur di Pulau Dewata. Pemprov memprioritaskan sumber daya lokal yang berintegritas, berkualitas dan teruji kinerjanya. Hal itu ia sampaikan saat membuka Musyawarah Provinsi XII INKINDO Bali di Hotel Prama Sanur, Rabu (6/5). Yang terdekat kata Koster, pembangunan jalan nasional […]

  • Bupati Kuningan dan Forkopimda, Pantau Pos Gatur Lalulintas Jelang Hari Raya Idul Fitri

    Bupati Kuningan dan Forkopimda, Pantau Pos Gatur Lalulintas Jelang Hari Raya Idul Fitri

    • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 918
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Mulai dari Pos Terpadu Taman Kota, Pos Pam Bubulak, Pos Pam Bojong-Jalan Baru Lingkar Timur, hingga Pos Pam Terminal Kertawangunan, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si monitor lokasi tersebut yang menjadi Pos Gerakan Pengaturan (Gatur) lalu lintas menjelang Lebaran Idul Fitri 1446, Minggu (30/3/2025). Bersama Wakil Bupati Kuningan, unsur Forkopimda, […]

  • BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Tawarkan Fasilitas Pembiayaan Perumahan untuk Pekerja

    BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Tawarkan Fasilitas Pembiayaan Perumahan untuk Pekerja

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.281
    • 0Komentar

    Bengkulu, jarrakpos.com –BPJS Ketenagakerjaan memberikan kesempatan kepada para pekerja untuk mendapatkan pembiayaan perumahan melalui fasilitas Manfaat Layanan Tambahan (MLT). Program ini mencakup berbagai jenis pembiayaan, mulai dari Kredit Kepemilikan Rumah (KPR), Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP), Pinjaman Renovasi Perumahan (PRP), hingga Fasilitas Pembiayaan Perumahan Pekerja/Kredit Konstruksi (FPPP/KK). Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu, Ferama Putri, menyampaikan […]

  • Tangisan Ibu Sepuh, Warnai Ketegangan Penolakan Eksekusi Lahan di Kuningan

    Tangisan Ibu Sepuh, Warnai Ketegangan Penolakan Eksekusi Lahan di Kuningan

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 292
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Upaya eksekusi sebidang tanah dan bangunan di kawasan Jalan Baru, Kelurahan Awirarangan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat berlangsung tegang. Upaya eksekusi ini berlangsung pada Kamis (24/04/2025) oleh Pengadilan Negeri Kuningan, menuai penolakan keras dari pihak keluarga pemilik lahan. Keluarga bersama sejumlah elemen masyarakat sipil seperti LSM dan organisasi kemasyarakatan. Situasi sempat memanas dan […]

expand_less