Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bukan Sekadar Perizinan, Pansus TRAP Jaga Subak Jatiluwih dari Alih Fungsi Lahan

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TABANAN, Matakompas.com | Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali menegaskan bahwa penataan kawasan Jatiluwih bukan semata persoalan perizinan, melainkan upaya menjaga keberlanjutan hidup petani dan martabat Bali di mata dunia.

Oleh karena itu, Pansus TRAP DPRD Bali memastikan akan memanggil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama unsur legislatif dan pihak terkait dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Gedung DPRD Bali, Kamis, 8 Januari 2026.

RDP tersebut menjadi langkah penentu sebelum Pansus menyerahkan rekomendasi resmi atas dugaan pelanggaran tata ruang di kawasan Jatiluwih yang telah menyandang status Warisan Budaya Dunia (WBD) UNESCO sejak 2012.

Ketua Pansus TRAP DPRD Bali I Made Supartha menyebut seluruh tahapan evaluasi telah rampung, mulai dari inspeksi lapangan hingga koordinasi lintas lembaga.

“Hari ini Pak Bupati Tabanan turun langsung ke Jatiluwih. Kami juga sudah berkomunikasi sebelumnya, baik dengan Pak Bupati maupun Ketua DPRD Tabanan. Intinya membahas evaluasi hasil sidak Pansus di Jatiluwih,” kata Made Supartha di Denpasar, Senin, 5 Januari 2026.

Dalam sidak sebelumnya,

 Pansus menemukan adanya aktivitas pembangunan di lahan sawah dilindungi (LSD) dan lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B).

Data Pemkab Tabanan mencatat sedikitnya 13 usaha restoran telah menerima tiga kali surat peringatan karena diduga melanggar aturan tata ruang.

Menurut Made Supartha, kondisi tersebut tidak bisa dipandang ringan karena berpotensi merusak sistem subak yang menjadi ruh Jatiluwih. Alih fungsi lahan, kata dia, secara langsung mengancam keberlanjutan pertanian dan kesejahteraan petani.

“Semua regulasi itu satu pesan, jangan ganggu sawah. Kalau sawah dialihfungsikan, ketahanan dan kedaulatan pangan daerah akan bermasalah. Yang paling terdampak tentu petani,” tegasnya.

Made Supartha juga mengungkapkan fakta penyusutan luas sawah Jatiluwih dari sekitar 303 hektare menjadi kurang lebih 270 hektare. Padahal kawasan ini merupakan bagian dari sistem Subak seluas 1.282 hektare di Kabupaten Tabanan yang diakui dunia internasional.

“Status UNESCO itu bukan tanpa alasan. Sistem subak Jatiluwih luar biasa dan tidak ada duanya. Kalau sampai status ini dicabut, itu tamparan keras bagi Bali dan Indonesia,” ujarnya.

Sebagai respons, Pansus TRAP telah mendorong langkah penertiban bersama Pemkab Tabanan, termasuk penutupan sementara sejumlah bangunan di kawasan sawah.

 Namun, Made Supartha menegaskan pendekatan Pansus tidak semata represif, melainkan juga solutif. “Wisata tetap boleh, tetapi manfaatnya harus langsung dirasakan petani,” terangnya.

Pansus TRAP menawarkan konsep pengembangan pariwisata berbasis masyarakat, seperti restoran rumahan, homestay warga, wisata edukasi pertanian, hingga penataan pondok petani berukuran seragam 3×6 meter yang ramah lingkungan dan menyatu dengan lanskap sawah.

Terkait bangunan yang sudah terlanjur berdiri, evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh, sementara pembangunan baru di lahan sawah akan dikenakan moratorium ketat. “Yang baru ke depan tidak boleh ada lagi. Kalau masih ada, harus dibongkar. Yang sekarang kita evaluasi dan rapikan,” tegas Made Supartha.

Selain itu, Pansus TRAP juga mendorong pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) khusus pengelolaan kawasan Warisan Budaya Dunia Jatiluwih agar pengawasan, penataan, dan pengelolaan pariwisata berjalan satu pintu dan berpihak pada petani. “Pengelolaan harus satu pintu, kuat, dan benar-benar hadir untuk kepentingan petani serta pelestarian warisan budaya dunia,” paparnya.

Melalui skema tersebut, pendapatan kawasan diharapkan dikelola transparan dan adil serta dikembalikan untuk insentif petani, perbaikan irigasi subak, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Ending-nya harus happy. Pemerintah happy, masyarakat happy, dan petani sejahtera,” pungkasnya. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Koster Satukan Kekuatan, PSEL Denpasar Raya Jadi Harapan Baru Atasi Krisis Sampah Bali

    Koster Satukan Kekuatan, PSEL Denpasar Raya Jadi Harapan Baru Atasi Krisis Sampah Bali

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 22
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Gubernur Bali, Wayan Koster, menunjukkan langkah tegas dalam menjawab persoalan klasik Pulau Dewata: krisis sampah yang kian mendesak. Melalui penguatan kolaborasi lintas daerah, Koster mendorong percepatan pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Denpasar Raya sebagai solusi jangka panjang yang berkelanjutan. Langkah strategis ini tidak hanya menjadi proyek infrastruktur lingkungan, tetapi juga simbol […]

  • Hari Jadi ke-68 Bali, Dr Somvir: Perkuat Sinergi, Bangun Bali yang Maju dan Harmonis

    Hari Jadi ke-68 Bali, Dr Somvir: Perkuat Sinergi, Bangun Bali yang Maju dan Harmonis

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DENPASAR – Menyambut Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali yang diperingati pada 14 Agustus 2026, Ketua Fraksi NasDem-Demokrat DPRD Bali, Dr Somvir, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi dan komitmen bersama dalam menjaga serta membangun Bali agar semakin maju, sejahtera, dan harmonis. Pesan tersebut disampaikan Dr Somvir menjelang peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali. Menurutnya, […]

  • Ditinjau Wamenag, Embarkasi Haji Indramayu – Jawa Barat Siap Berangkatkan 60 Kloter Jamaah Haji.

    Ditinjau Wamenag, Embarkasi Haji Indramayu – Jawa Barat Siap Berangkatkan 60 Kloter Jamaah Haji.

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.349
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com- Embarkasi Haji Jawa Barat di Kecamatan Lohbener Kabupaten Indramayu siap memberangkatkan 60 kloter jamaah haji dari berbagai wilayah di Jawa Barat. Hal tersebut ditegaskan Wakil Menteri Agama RI, Romo Muhammad Syafi’i ketika meninjau Embarkasi Haji Jawa Barat, Senin (24/2/2025) di Indramayu. Menurut Romo, pihaknya memberikan perhatian terhadap Embarkasi Haji Jawa Barat yang ada […]

  • Sidak KEK Kura-Kura Bali, Pansus TRAP Tegaskan Mangrove Kawasan Konservasi Abadi

    Sidak KEK Kura-Kura Bali, Pansus TRAP Tegaskan Mangrove Kawasan Konservasi Abadi

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kawasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali, Senin, 2 Pebruari 2026. Sidak ini dilakukan menyusul dugaan pengambilan lahan kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID). Dalam sidak tersebut, […]

  • Polresta Cirebon Laksanakan Patroli Sahur Bangunkan Masyarakat dan Ciptakan Kondusivitas.

    Polresta Cirebon Laksanakan Patroli Sahur Bangunkan Masyarakat dan Ciptakan Kondusivitas.

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 688
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama Bulan Ramadhan, Polresta Cirebon menggelar kegiatan Patroli Sahur untuk membangunkan masyarakat dab menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif selama Ramadhan, Minggu,(9 /3/2025) dini hari. Patroli Sahur ini dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Binmas (Kasat Binmas) Polresta Cirebon, KOMPOL Edi Baryana, A.Md., yang didampingi oleh […]

  • DPRD Badung dan Pansus TRAP DPRD Bali Sidak Proyek Predment di Cemagi Diduga Langgar PBG dan Tata Ruang

    DPRD Badung dan Pansus TRAP DPRD Bali Sidak Proyek Predment di Cemagi Diduga Langgar PBG dan Tata Ruang

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com | Wakil Ketua Komisi I DPRD Badung, I Gusti Lanang Umbara, mewakili Ketua DPRD Badung melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) bersama Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset Daerah dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali terkait penegakan Peraturan Daerah (Perda) tentang tata ruang, aset daerah dan perizinan di Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Senin, […]

expand_less