Breaking News
light_mode
Trending Tags

Baintelkam Dorong Pengawasan Terpadu Soroti Aktivitas WNA di Canggu, Uluwatu dan Ubud.

  • account_circle Redaksi Bali
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com – Pengawasan terhadap Warga Negara Asing (WNA) di Bali menjadi perhatian serius Baintelkam Polri.

Pengawasan dinilai perlu diperkuat seiring meningkatnya aktivitas WNA di berbagai kawasan pariwisata Pulau Dewata.

Hal tersebut dibahas dalam agenda Joint Analysis pengawasan orang asing (POA) yang digelar Baintelkam Polri di Hotel Grand Santhi, Denpasar, Bali, Kamis, 20 Agustus 2026.

Pertemuan tersebut membahas evaluasi aktivitas WNA, termasuk pemukiman eksklusif, kepemilikan usaha, hingga potensi gangguan terhadap ketertiban dan budaya lokal.

Lonjakan wisatawan mancanegara memang memberikan dampak positif terhadap perekonomian Bali.

Namun, kondisi tersebut dinilai harus diimbangi dengan sistem pengawasan yang lebih presisi dan terintegrasi.
Dalam pembahasan, polisi mengidentifikasi sejumlah persoalan yang berkaitan dengan aktivitas WNA, diantaranya praktik bisnis menggunakan nama warga lokal atau nominee, kasus pidana seperti penganiayaan, narkotika dan pencurian, serta persoalan investasi properti.

Keberadaan pemukiman WNA yang cenderung tertutup di sejumlah kawasan wisata juga menjadi perhatian. Beberapa wilayah yang disorot antara lain Canggu, Uluwatu dan Ubud.

Kawasan tersebut dinilai perlu mendapat perhatian agar perkembangan komunitas WNA tidak berdampak terhadap tradisi lokal, ketertiban, maupun keamanan lingkungan.

Dorong Integrasi Data WNA

Salah satu poin utama dalam pembahasan adalah penguatan sistem pengawasan berbasis data terpadu.

Baintelkam Polri mendorong adanya integrasi data yang menghubungkan pintu masuk WNA dengan tempat mereka tinggal selama berada di Bali.
Data dari bandara dan pelabuhan diharapkan dapat terhubung dengan informasi akomodasi.

Sistem tersebut mencakup hotel, vila hingga indekos. Integrasi data ini dinilai penting untuk memudahkan pemantauan pergerakan dan keberadaan WNA.

Dengan data yang lebih terintegrasi, potensi pelanggaran dapat diketahui dan ditangani lebih cepat.

Selain integrasi data, Baintelkam Polri juga mendorong penguatan sinergi antara berbagai pihak.

Kolaborasi tersebut melibatkan Polri, Imigrasi, pemerintah daerah, desa adat, pecalang dan masyarakat. Peran lintas sektor dinilai penting karena pengawasan WNA tidak hanya berkaitan dengan aspek keimigrasian, tetapi juga hukum, keamanan dan adat budaya Bali.

Usulkan Pembentukan Task Force

Dalam agenda tersebut juga muncul usulan pembentukan task force atau gugus tugas khusus. Tim ini diharapkan dapat mempercepat penanganan berbagai pelanggaran yang dilakukan WNA di lapangan.

Task force nantinya dapat menjadi wadah koordinasi lintas instansi dalam merespons persoalan WNA secara lebih cepat dan terarah.

Penguatan pengawasan diharapkan tidak menghambat kontribusi WNA terhadap sektor pariwisata Bali. Sebaliknya, langkah tersebut ditujukan untuk menciptakan keseimbangan antara manfaat ekonomi dan kepatuhan terhadap hukum.

Dengan pengawasan yang lebih terintegrasi, keberadaan WNA di Bali diharapkan tetap memberikan manfaat bagi industri pariwisata tanpa mengabaikan penegakan hukum, keharmonisan adat serta norma budaya setempat. (Red).

  • Penulis: Redaksi Bali

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Koster Komitmen Kuatkan Regulasi Lindungi Sopir Transportasi Konvensional

    Gubernur Koster Komitmen Kuatkan Regulasi Lindungi Sopir Transportasi Konvensional

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Gubernur Bali, Wayan Koster, menerima audiensi jajaran Bali Transport Bersatu (BTB) di Ruang Tamu Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Senin (23/2). Pertemuan tersebut membahas penguatan regulasi transportasi lokal, pengajuan kuota angkutan, hingga fasilitasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi para sopir. Ketua Umum Bali Transport Bersatu, I Nyoman Suwendra, menyampaikan bahwa organisasinya merupakan perhimpunan […]

  • Dua Raksasa Grup A Lolos! Citra Bakti Ngada dan Perse Ende Melenggang ke 16 Besar ETMC 2025

    Dua Raksasa Grup A Lolos! Citra Bakti Ngada dan Perse Ende Melenggang ke 16 Besar ETMC 2025

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 19
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Citra Bakti Ngada dan Perse Ende resmi mengamankan tiket ke babak 16 besar El Tari Memorial Cup (ETMC) Ende 2025 setelah menuntaskan laga terakhir penyisihan Grup A, Rabu (19/11/2025) di Stadion Marilonga, Ende. Keduanya tampil meyakinkan di pertandingan penentuan dan memastikan langkah mulus ke fase gugur. Citra Bakti Ngada tampil menggila dengan kemenangan […]

  • Praperadilan Kakanwil BPN Bali, GPS Tegaskan Pasal 421 KUHP Tak Lagi Relevan, Praperadilan Optimistis Dikabulkan

    Praperadilan Kakanwil BPN Bali, GPS Tegaskan Pasal 421 KUHP Tak Lagi Relevan, Praperadilan Optimistis Dikabulkan

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Kuasa Hukum Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN Bali, I Made Daging, Gede Pasek Suardika (GPS), menegaskan bahwa keterangan para ahli dalam persidangan praperadilan telah memperjelas konstruksi hukum perkara yang menjerat kliennya. GPS menilai pasal yang digunakan penyidik untuk menetapkan I Made Daging sebagai tersangka tidak tepat secara hukum. Hal tersebut disampaikan Gede […]

  • Gubernur Akmil Terima Audiensi Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia

    Gubernur Akmil Terima Audiensi Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 214
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Gubernur Akademi Militer, Mayor Jenderal TNI Arnold A.P. Ritiauw, menerima audiensi pimpinan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) di Ruang Kehormatan, Gedung Graha Utama Akademi Militer, Magelang. Kamis(6/2/2025). Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Direktur Utama PT KCI, Asdo Artriviyanto, didampingi Corporate Secretary Vice President, Joni Martinus, serta HSE & Security Vice President, Asep Rokhyana. […]

  • Gas Terus, Sidang Lanjutan Mafia Tanah Charlie Chandra Ini Pengakuan Ahli Hukum Agraria

    Gas Terus, Sidang Lanjutan Mafia Tanah Charlie Chandra Ini Pengakuan Ahli Hukum Agraria

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com TANGERANG, – Ahli hukum agraria hadir menjawab persoalan mafia tanah dugaan pemalsuan surat terdakwa Charlie Chandra di Pengadilan Negeri 1A Tangerang, Selasa (29/7/2025). Saksi ahli seorang pakar hukum Arsin Lukman, ia menyebutkan bahwa terkait surat menyurat mengenai keabsahan didasarkan oleh ketentuan hukum, ‎ “Pada dasarnya yang diakui adalah sertifikat. Terkait nama orang/badan hukum yang tertera […]

  • ICCB Bali Mangkrak 22 Tahun, Dr. Somvir Ungkap Hubungan Istimewa Indonesia-India Ingatkan Peran Besar Biju Patnaik Selamatkan Tokoh RI Tembus Blokade Agresi Belanda

    ICCB Bali Mangkrak 22 Tahun, Dr. Somvir Ungkap Hubungan Istimewa Indonesia-India Ingatkan Peran Besar Biju Patnaik Selamatkan Tokoh RI Tembus Blokade Agresi Belanda

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 14
    • 0Komentar

    DENPASAR – Rencana pembangunan India Cultural Centre Bali (ICCB) di kawasan Renon, Denpasar kembali menjadi perhatian publik, setelah aset tanah milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali disebut belum terealisasi selama 22 tahun. Tokoh Masyarakat Bali, Dr. Somvir mengingatkan pentingnya penyelesaian proyek tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap hubungan historis Indonesia dan India. Dr. Somvir mengungkapkan hubungan Indonesia […]

expand_less