DPC Partai Demokrat Kota Denpasar Gelar Langit Biru dan Lomba Kerakyatan Sambut HUT ke-25 Demokrat
- account_circle admin
- calendar_month 12 jam yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DENPASAR – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Denpasar menggelar kegiatan Langit Biru dan lomba kerakyatan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat, Minggu, 23 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor DPC Partai Demokrat Kota Denpasar, Jalan Ir. Juanda Nomor 4, Denpasar, dan diikuti oleh kader serta masyarakat.
Kegiatan Langit Biru merupakan gerakan yang diinisiasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat atas instruksi Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia menjelang peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat pada 9 September 2026.
Drs. Anak Agung Asmara Putra yang akrab disapa Gus Cilik mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan sosial Partai Demokrat untuk semakin dekat dengan masyarakat sekaligus memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga lingkungan.
Menurutnya, sebelumnya DPC Partai Demokrat juga telah melaksanakan sejumlah kegiatan, mulai dari jalan santai, touring menuju Kintamani, penanaman pohon di sejumlah lokasi, termasuk di kawasan Bukit Penulisan, hingga kegiatan bersih-bersih lingkungan.
Dalam rangka menyambut usia ke-25 Partai Demokrat, pihaknya juga melakukan penanaman sebanyak 25 pohon sebagai simbol perjalanan dan usia Partai Demokrat.
Jenis pohon yang ditanam di antaranya pohon cempaka serta kembang sepatu yang dalam bahasa Bali dikenal dengan sebutan Pucuk Arjuna.
“Hari ini kegiatan kita kembali diisi dengan penanaman pohon, kegiatan bersih-bersih lingkungan, kemudian dilanjutkan dengan berbagai lomba kerakyatan. Ini menjadi bagian dari semangat kebersamaan dalam menyambut HUT ke-25 Partai Demokrat,” ujar Gus Cilik.
Selain kegiatan sosial dan peduli lingkungan, suasana perayaan juga dimeriahkan dengan berbagai lomba kerakyatan. Sejumlah perlombaan yang digelar antara lain tarik tambang, permainan guli, makan kerupuk, karaoke, serta berbagai permainan hiburan dan tradisional lainnya.
Secara keseluruhan, terdapat sekitar delapan jenis perlombaan yang disiapkan untuk memeriahkan kegiatan sekaligus mempererat kebersamaan antara kader dan masyarakat.
Gus Cilik berharap, memasuki usia ke-25 tahun, Partai Demokrat dapat terus berkembang, semakin maju, dan kembali mendapatkan kepercayaan yang kuat dari masyarakat.
Dengan kepemimpinan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono, ia optimistis Partai Demokrat akan terus tumbuh dan kembali menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan di Indonesia.
Berbagai kegiatan sosial, penanaman pohon, serta aksi peduli lingkungan, menurutnya, juga merupakan bagian dari upaya Partai Demokrat untuk hadir dan memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
Lebih lanjut, Gus Cilik menegaskan bahwa kegiatan penanaman pohon dan bersih-bersih lingkungan tidak hanya bersifat seremonial, melainkan menjadi sarana edukasi kepada masyarakat untuk semakin peduli terhadap kelestarian alam.
Menurutnya, Bali sebagai salah satu destinasi pariwisata dunia sangat bergantung pada kondisi lingkungan yang bersih dan lestari.
“Kalau lingkungan kita kotor dan penuh sampah, tentu akan berdampak terhadap kehidupan masyarakat dan juga pariwisata Bali. Karena itu, menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Denpasar dalam mendorong pemilahan sampah, baik sampah organik maupun anorganik.
Namun demikian, persoalan sampah tidak dapat diselesaikan apabila hanya dibebankan kepada salah satu pihak.
Pemerintah dan masyarakat, kata dia, harus membangun sinergi dalam menjaga kebersihan lingkungan, termasuk dengan tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke aliran sungai.
Gus Cilik menilai peristiwa banjir yang terjadi sebelumnya harus menjadi pembelajaran bersama. Pembuangan sampah ke sungai serta sedimentasi dan pendangkalan aliran sungai perlu mendapat perhatian serius karena dapat menghambat aliran air dan meningkatkan risiko banjir.
“Pemerintah tidak bisa sepenuhnya menyerahkan persoalan sampah kepada masyarakat. Sebaliknya, masyarakat juga tidak boleh sepenuhnya menyerahkan tanggung jawab kepada pemerintah. Kita harus bersama-sama menjaga lingkungan ini,” katanya.
Ia menambahkan bahwa alam memiliki siklus kehidupan yang harus dijaga keseimbangannya. Pohon menghasilkan oksigen yang dibutuhkan makhluk hidup, sementara karbon dioksida yang dihasilkan makhluk hidup dibutuhkan oleh tumbuhan.
Karena itu, keberadaan pohon dan kelestarian alam memiliki peran penting dalam menjaga kehidupan dan keseimbangan lingkungan.
“Melalui momentum HUT ke-25 Partai Demokrat ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menanam pohon, menjaga sungai, mengelola sampah, dan merawat lingkungan. Ini adalah investasi untuk anak-anak dan generasi kita ke depan,” pungkas Gus Cilik.
- Penulis: admin









Saat ini belum ada komentar