Breaking News
light_mode
Trending Tags

Gencar Sosialisasikan Pencegahan Perkawinan Anak, Ny. Seniasih Giri Prasta Tekankan Remaja Bertanggung Jawab pada Dirinya Sendiri

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
  • visibility 30
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TABANAN, Matakompas.com – Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) Provinsi Bali yang dipimpin oleh Ny. Seniasih Giri Prasta terus mengawal perlindungan perempuan dan anak, khususnya pada masa remaja.

Salah satu faktor terjadinya kekerasan pada perempuan, anak, bahkan laki-laki adalah pernikahan dini yang dilakukan oleh remaja yang belum siap secara usia, mental, maupun ekonomi.

Pernikahan dini juga cenderung terjadi akibat remaja yang melakukan hubungan seksual di luar nikah (seks bebas), yang dipicu oleh kurangnya pengetahuan terkait dampak serta rasa penasaran.

Untuk memberikan pendalaman dan pemahaman terkait dampak seks bebas dan pernikahan dini, Forum PUSPA Provinsi Bali melaksanakan sosialisasi pencegahan perkawinan anak di SMA Negeri 1 Penebel, Tabanan, Senin (6/4).

Disampaikannya, pengetahuan terkait seks saat ini bukanlah hal tabu, melainkan penting untuk diberikan kepada remaja putra dan putri. “Kita jangan malu membahas pengetahuan tentang seks, karena dengan mengetahui dampak dan bahaya seks bebas atau seks di luar nikah akan memberikan pemahaman sejak dini. Kita tidak boleh menutup telinga dan diri untuk mencari tahu bahaya serta dampaknya.

Jika rasa penasaran mendorong kita melakukan hubungan di luar nikah, bukan hanya diri sendiri (terutama remaja putri) yang dirugikan akibat kehamilan, tetapi juga dapat memengaruhi kesehatan reproduksi dan bayi yang akan dilahirkan. Selain itu, menikah muda akibat kehamilan juga dapat memutus masa depan cerah yang seharusnya bisa direncanakan dengan baik,” tegasnya.

Ditambahkan Ny. Seniasih, apabila rasa penasaran tersebut dituruti hingga menyebabkan kehamilan, pasangan tidak perlu larut dalam penyesalan dan ketakutan. Namun, pasangan tersebut harus memiliki rasa tanggung jawab untuk menikah secara resmi agar tidak menimbulkan permasalahan baru.

“Menikah muda akibat ‘kecelakaan’ atau kehamilan di luar nikah akan berdampak pada ketidaksiapan mental dan ekonomi bagi calon pasangan. Hal ini kerap memicu perselisihan, pertengkaran, kekerasan dalam rumah tangga, bahkan perceraian. Oleh karena itu, remaja yang masih memiliki kesempatan belajar sebaiknya tetap fokus pada pendidikan serta membekali diri dengan pengetahuan dan keterampilan untuk masa depan,” imbuhnya.

Menikah pada usia dini sama artinya dengan memiskinkan diri sendiri, karena umumnya belum memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap sehingga kondisi ekonomi menjadi tidak stabil.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Forum PUSPA Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, juga berpesan agar para remaja menggunakan alat telekomunikasi (handphone) secara bijak. Pasalnya, perangkat tersebut memberikan berbagai kemudahan, baik untuk mengakses informasi, permainan, maupun hiburan.

Narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Ni Kadek Anggradewi, menyampaikan bahwa pernikahan dini berdampak kurang baik bagi kesehatan reproduksi remaja yang belum cukup umur. Rahim yang belum matang berisiko tidak mampu menyangga janin dengan optimal, sehingga dapat menyebabkan keguguran atau kelahiran prematur.

Sementara itu, Yande Prayoga dari Himpunan Psikolog Indonesia Daerah Bali berpesan agar remaja tetap mengawal cita-cita yang ingin diwujudkan. Dengan demikian, mereka dapat tetap fokus dan tidak mudah terpengaruh oleh urusan asmara yang berpotensi mendorong perilaku di luar kendali, seperti seks bebas, yang dapat berdampak pada kesehatan mental serta masa depan remaja.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masuk Tanpa Pemeriksaan Resmi, 7 WN Bangladesh Ditahan di Rudenim Denpasar

    Masuk Tanpa Pemeriksaan Resmi, 7 WN Bangladesh Ditahan di Rudenim Denpasar

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 29
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar mengamankan tujuh warga negara (WN) Bangladesh yang diduga masuk ke Bali secara ilegal tanpa dokumen resmi. Ketujuh pria tersebut kini menjalani proses pendetensian di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar sebelum dideportasi. Peristiwa ini menjadi sorotan karena para WNA tersebut tidak tercatat dalam sistem perlintasan keimigrasian dan […]

  • KPK Diminta Panggil Kembali Dirut BRI Sunarso Terkait Dugaan Korupsi Proyek EDC Rp744 Miliar

    KPK Diminta Panggil Kembali Dirut BRI Sunarso Terkait Dugaan Korupsi Proyek EDC Rp744 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Center for Budget Analysis (CBA) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera memanggil kembali Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia (BRI), Sunarso, terkait kasus dugaan korupsi dalam proyek pengadaan Electronic Data Capture (EDC) tahun 2020–2024 yang berpotensi merugikan negara hingga Rp744 miliar. Direktur Eksekutif CBA, Uchok Sky Khadafi, menilai kinerja Sunarso selama menjabat sebagai […]

  • Komjak : Tak Ada Indikasi Korupsi Jampidsus Febrie Ardiansyah

    Komjak : Tak Ada Indikasi Korupsi Jampidsus Febrie Ardiansyah

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 776
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Komisi Kejaksaan (Komjak) RI menegaskan bahwa tidak ada dugaan korupsi terhadap Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah sebagaimana laporan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum lama ini. “Terhadap proses pelaporan itu, kami juga pernah mengonfirmasi kepada Pak Jampidsus bahwa clear tidak ada,” kata Ketua Komjak RI […]

  • PPAD – PIPAD DPD Provinsi Bali Tegaskan Perkuat Kerukunan Lintas Agama Lewat Halal Bihalal

    PPAD – PIPAD DPD Provinsi Bali Tegaskan Perkuat Kerukunan Lintas Agama Lewat Halal Bihalal

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 30
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Dewan Pengurus Daerah (DPD) PPAD dan DPC PPAD serta PIPAD Prop Bali menegaskan pentingnya menjaga toleransi antarumat beragama melalui rangkaian tradisi keagamaan Simekrama dan Halalbihalal di Aula Kantor DPD PPAD, Jalan PB Sudirman G-21, Denpasar Bali pada Selasa 14 April 2026. Kegiatan dengan tema Simekrama dan Halalbihalal ini menggabungkan tiga momentum keagamaan […]

  • Sepakan Bola Mas Prananda dan 8 Ketua DPD Tandai Gelaran Soekarno Cup 2 di Bali

    Sepakan Bola Mas Prananda dan 8 Ketua DPD Tandai Gelaran Soekarno Cup 2 di Bali

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 32
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Sepakan bola ke gawang oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif, dan Ekonomi Digital Prananda Prabowo (Mas Prananda), Sekjen Hasto Kristiyanto dan delapan Ketua DPD menandai bergulirnya Liga Kampung Soekarno Cup 2025 di Stadion Ngurah Rai Denpasar Bali, Jumat 5 Desember 2025. Ketua Panitia Soekarno Cup 2025 I Made Agus […]

  • Resmi Dilantik, DPD FBN RI Bali, Fokus Perkuat Ideologi Kebangsaan

    Resmi Dilantik, DPD FBN RI Bali, Fokus Perkuat Ideologi Kebangsaan

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    DENPASAR | Dewan Pimpinan Daerah Forum Bela Negara Republik Indonesia (DPD FBN RI) Provinsi Bali resmi memiliki kepengurusan definitif, setelah pelantikan DPD FBN RI Bali dan jajaran Kabupaten/kota se-Bali digelar di Aula Korem 163/Wirasatya, Denpasar, Minggu 7 Juni 2026, Plantikan tersebut dirangkaikan dengan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) sebagai pijakan penyusunan program kerja organisasi ke depan. […]

expand_less