Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pansus TRAP Ingatkan Pemprov: Jangan Abaikan Rekomendasi BTID Jelang Grand Outlet Bali Beroperasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • visibility 36
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Menjelang pelaksanaan soft opening Sira Village – Grand Outlet Bali di kawasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali, Pulau Serangan, pada Jumat (31/7), Tim Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali kembali mengingatkan pentingnya tindak lanjut pemerintah terhadap berbagai rekomendasi yang telah disampaikan terkait pengembangan kawasan PT Bali Turtle Island Development (BTID).

Pansus menegaskan bahwa rekomendasi hasil pengawasan yang telah diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Bali beberapa waktu lalu hingga kini belum memperoleh kejelasan mengenai implementasinya. Padahal, proyek yang diklaim sebagai pusat outlet village pertama dan terbesar di Bali tersebut akan segera mulai beroperasi dan diproyeksikan menjadi destinasi wisata belanja baru di Pulau Dewata.

Wakil Sekretaris Pansus TRAP DPRD Bali, Dr. Somvir, mengatakan seluruh tugas Pansus telah selesai sejak rekomendasi resmi disampaikan kepada pemerintah daerah. Karena itu, kewenangan untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi kini sepenuhnya berada di tangan Gubernur Bali beserta organisasi perangkat daerah terkait, termasuk Satpol PP sebagai penegak peraturan daerah.

“Rekomendasi Pansus sudah kami sampaikan. Sekarang tinggal bagaimana respons dari pihak eksekutif. Apakah rekomendasi tersebut diterima seluruhnya atau ada yang tidak dapat dilaksanakan, tentu harus disertai argumentasi yang jelas. Sampai saat ini kami belum memperoleh informasi mengenai tindak lanjutnya,” ujar Somvir, Selasa (28/7).

Ketua Fraksi Demokrat-NasDem DPRD Bali itu menegaskan bahwa Pansus tidak lagi berada pada posisi menentukan boleh atau tidaknya aktivitas pembangunan maupun operasional yang berlangsung di kawasan BTID. Seluruh kewenangan pengawasan teknis dan penegakan hukum kini berada pada pemerintah daerah.

“Kalau sekarang sudah masuk ranah eksekutif. Kami hanya menjalankan fungsi pengawasan. Tugas Pansus sudah selesai, sekarang bagaimana implementasi rekomendasi itu menjadi tanggung jawab pemerintah,” tegasnya.

Meski demikian, Somvir menekankan bahwa DPRD Bali tidak pernah memiliki sikap anti terhadap investasi maupun pembangunan di Bali, termasuk proyek strategis nasional yang berada di Pulau Serangan. Menurutnya, Pansus hanya menginginkan agar seluruh proses pembangunan berjalan sesuai aturan sehingga tidak menimbulkan persoalan hukum maupun lingkungan di kemudian hari.

“Kami bukan ingin menghentikan pembangunan secara permanen. Yang kami inginkan adalah apabila masih ada kekurangan agar disempurnakan terlebih dahulu sehingga ke depan tidak menimbulkan masalah. Ini proyek besar yang melibatkan kepentingan nasional maupun internasional, sehingga harus memiliki kepastian hukum sejak awal,” katanya.

Sebelumnya, pada 2 Juni 2026, Pansus TRAP DPRD Bali telah menyerahkan laporan rekomendasi hasil pengawasan terhadap pengembangan kawasan PT BTID kepada pimpinan DPRD Bali. Ketua Pansus TRAP, Dr. (c) I Made Supartha, S.H., M.H., saat itu menegaskan bahwa DPRD Bali mendukung investasi dan pembangunan di Pulau Serangan sepanjang dilaksanakan sesuai ketentuan hukum, tata ruang, perlindungan lingkungan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Bali.

Dalam hasil pengawasan, Pansus menemukan sejumlah persoalan yang dinilai perlu mendapat perhatian serius. Di antaranya dugaan ketidaksesuaian pemanfaatan ruang, dugaan tukar-menukar lahan pengganti kawasan mangrove di Karangasem dan Jembrana yang belum memiliki dasar hukum yang jelas, serta dugaan reklamasi terselubung melalui aktivitas pemotongan dan pemadatan lahan di kawasan hutan mangrove Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai.

Selain itu, hasil pengawasan bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) juga menemukan indikasi pemanfaatan ruang laut di luar dokumen Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) seluas sekitar 1,12 hektare serta dugaan penebangan mangrove. Temuan tersebut sebelumnya telah ditindaklanjuti KKP dengan penghentian sementara kegiatan dan pemasangan papan segel di lokasi.

Pansus juga memberikan perhatian terhadap akses masyarakat menuju kawasan suci, pesisir, dan laut di Serangan, termasuk akses menuju Pura Sakenan yang dinilai harus tetap dijamin sebagaimana kesepakatan antara pengelola kawasan dengan masyarakat Serangan sejak tahun 1998.

Di sisi lain, DPRD Bali juga meminta adanya transparansi mengenai kontribusi investasi BTID terhadap daerah, mulai dari penerimaan fiskal, penyerapan tenaga kerja lokal, hingga manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat Bali.

Dalam rekomendasinya, Pansus TRAP turut mengingatkan bahwa apabila setelah rekomendasi tersebut disampaikan masih ditemukan aktivitas pembangunan yang bertentangan dengan ketentuan hukum serta tidak memberikan manfaat nyata bagi daerah, DPRD Bali dapat melakukan pendalaman lanjutan melalui mekanisme pengawasan guna mempertimbangkan rekomendasi penghentian maupun penutupan kegiatan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dengan semakin dekatnya jadwal soft opening Sira Village – Grand Outlet Bali, perhatian kini tertuju pada langkah Pemerintah Provinsi Bali dalam menindaklanjuti rekomendasi Pansus TRAP sebagai bagian dari upaya memastikan investasi tetap berjalan seiring dengan kepastian hukum, perlindungan lingkungan, dan kepentingan masyarakat Bali.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Akmil Serahkan Kendaraan maung untuk Batalyon Taruna

    Gubernur Akmil Serahkan Kendaraan maung untuk Batalyon Taruna

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 945
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Gubernur Akademi Militer, Mayor Jenderal TNI Arnold A.P. Ritiauw, menyerahkan empat unit kendaraan taktis Maung kepada para Wakil Komandan Batalyon Taruna Akademi Militer. Penyerahan ini diberikan kepada Wadanyontar Tingkat IV/Wreda, Tingkat III/Madya, Tingkat II/Dewasa, dan Tingkat I/Remaja. Acara berlangsung di Markas Peralatan Akademi Militer (Mako Pal Akmil). Penyerahan kendaraan ini bertujuan untuk meningkatkan […]

  • Dispora Bengkulu Apresiasi Tim Tribrata Rafflesia Juara Liga 4 Asprov PSSI 2025

    Dispora Bengkulu Apresiasi Tim Tribrata Rafflesia Juara Liga 4 Asprov PSSI 2025

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 98
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga ( Dispora ) Provinsi Bengkulu, Ika Joni Ikhwan, S.Sos., memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Tim Tribrata Rafflesia atas keberhasilannya meraih gelar juara dalam ajang Liga 4 Asprov PSSI Provinsi Bengkulu tahun 2025. Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Bengkulu, sekaligus bukti bahwa Bengkulu memiliki talenta […]

  • Kebun Raya Bali dan Nusantara Wilderness Ajak Publik Telusuri Keanekaragaman Hayati Malam Hari

    Kebun Raya Bali dan Nusantara Wilderness Ajak Publik Telusuri Keanekaragaman Hayati Malam Hari

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13
    • 0Komentar

    TABANAN, Matakompas.com | Kebun Raya Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam pelestarian lingkungan dengan berkolaborasi bersama Nusantara Wilderness menggelar kegiatan eksplorasi biodiversitas flora dan fauna. Kegiatan ini berfokus pada pengamatan kunang-kunang, herping (amfibi dan reptil), burung, serta beragam jenis flora yang ada di kawasan kebun raya. Eksplorasi tersebut menjadi bagian dari edukasi publik untuk meningkatkan pemahaman […]

  • Polda Bali dan Pansus TRAP DPRD Bali Perkuat Sinergi, Fokus Kawal Tata Ruang dan Jaga Stabilitas Keamanan Daerah

    Polda Bali dan Pansus TRAP DPRD Bali Perkuat Sinergi, Fokus Kawal Tata Ruang dan Jaga Stabilitas Keamanan Daerah

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DENPASAR – Komitmen menjaga keamanan, ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), serta mewujudkan pembangunan yang tertib dan berkelanjutan di Provinsi Bali terus diperkuat melalui sinergi antara aparat kepolisian dan lembaga legislatif. Hal tersebut tercermin dalam kegiatan silaturahmi antara Subdirektorat I Direktorat Intelijen Keamanan (Ditintelkam) Polda Bali dengan Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD […]

  • Jembatan Gantung : Jembatan Rejosari Ngembik Sudah Diresmikan

    Jembatan Gantung : Jembatan Rejosari Ngembik Sudah Diresmikan

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 244
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Jembatan Rejosari, yang menghubungkan Ngembik Lor, Kelurahan Kramat Selatan (Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang) dan Desa Rejosari (Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang), diresmikan Pj Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Drs. Nana Sudjana, Kamis (9/1/2025). Peresmian jembatan yang dulunya dikenal sebagai jembatan gantung ini menjadi tonggak sejarah baru bagi masyarakat kedua wilayah, menandai […]

  • Rocky Gerung dan Kopi Arak Bali: Retorika, AI dan Jati Diri di Hadapan Mahasiswa UNMAS

    Rocky Gerung dan Kopi Arak Bali: Retorika, AI dan Jati Diri di Hadapan Mahasiswa UNMAS

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Pengamat politik sekaligus akademisi Rocky Gerung berhasil memukau ribuan mahasiswa Universitas Mahasaraswati (UNMAS) Denpasar dalam Kuliah Umum bertajuk Dialektika & Retorika: Logika dan Nalar di Era Artificial Intelligence (AI) di Auditorium Saraswati, Denpasar, Selasa, 6 Januari 2026. Kuliah umum yang dipandu langsung Rektor UNMAS Prof. Dr. Sukawati Lanang Pertama itu berlangsung semarak. […]

expand_less