Ni Luh Djelantik Dorong Imigrasi Lebih Dekat dengan Masyarakat Bali: Kolaborasi Jadi Kunci Jaga Keamanan Pariwisata
- account_circle admin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DENPASAR – Anggota DPD RI Dapil Bali, Ni Luh Djelantik, mengapresiasi langkah Direktorat Jenderal Imigrasi yang menghadirkan pelayanan lebih dekat kepada masyarakat melalui Immigration Lounge di Discovery Mall Bali, Kamis (27/8/2026).
Menurut Ni Luh Djelantik, kehadiran Immigration Lounge menjadi bagian penting dalam memperpendek jarak antara institusi imigrasi dengan masyarakat, khususnya dalam memberikan pelayanan maupun menangani berbagai persoalan yang melibatkan warga negara asing di Bali.
Ia menilai selama ini masyarakat kerap membutuhkan akses dan koordinasi yang lebih cepat ketika menemukan persoalan yang membutuhkan penanganan imigrasi maupun tindakan hukum terhadap warga negara asing yang diduga melakukan pelanggaran.
“Kalau ada apa-apa di Bali yang membutuhkan pelayanan imigrasi maupun pendekatan hukum, tentu kita harus bisa menjembatani. Dengan jumlah personel imigrasi yang terbatas, kita semua juga harus proaktif,” ujar Ni Luh Djelantik usai peresmian Immigration Lounge di Discovery Mall Bali.
Menurutnya, pembukaan Immigration Lounge di pusat aktivitas masyarakat menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pelayanan keimigrasian. Ia juga menyambut rencana pembukaan Immigration Lounge di sejumlah lokasi lainnya di Bali.
Selain itu, Ni Luh Djelantik mengungkapkan adanya program Imigrasi Goes to Village yang akan segera dijalankan berdasarkan kesepakatan antara pihak terkait. Program tersebut diharapkan dapat semakin mendekatkan pelayanan dan pengawasan keimigrasian kepada masyarakat hingga ke tingkat desa.
“Tujuannya satu, demi kenyamanan, keamanan, dan kedamaian. Bukan hanya bagi masyarakat Bali dan para penghuninya, tetapi juga bagi wisatawan internasional maupun wisatawan domestik,” tegasnya.
Menurut Ni Luh Djelantik, Bali sebagai destinasi pariwisata internasional membutuhkan sistem pengawasan dan pelayanan yang responsif. Keterbatasan jumlah personel imigrasi, menurutnya, harus diimbangi dengan partisipasi aktif masyarakat dan kerja sama lintas lembaga.
Ia menekankan pentingnya membangun komunikasi yang kuat antara masyarakat, Imigrasi dan aparat penegak hukum. Masyarakat dapat memberikan informasi dan melaporkan dugaan pelanggaran, sementara tindakan penegakan hukum tetap berada pada institusi yang memiliki kewenangan.
Ni Luh Djelantik juga menyoroti pentingnya peran Imigrasi dan Kepolisian dalam menangani warga negara asing yang melakukan tindakan melanggar aturan atau dinilai meresahkan masyarakat.
“Masyarakat tentu tidak bisa bertindak sendiri. Kita tidak bisa langsung mengambil tindakan terhadap warga negara asing yang melakukan perbuatan tidak senonoh. Tetapi Imigrasi memiliki kewenangan itu dan Kepolisian juga memiliki kewenangan sesuai aturan hukum,” ujarnya.
Ia menyebut, selama ini kolaborasi antara masyarakat dan instansi terkait telah menunjukkan hasil positif. Setiap laporan maupun informasi yang disampaikan masyarakat kepada pihak berwenang dapat segera diteruskan kepada jajaran Imigrasi, baik di wilayah Bandara I Gusti Ngurah Rai maupun Kantor Wilayah Imigrasi di Bali, untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur.
“Kalau setiap kejadian dan peristiwa, informasi itu disampaikan kepada pimpinan Imigrasi, baik di Ngurah Rai maupun di Bali, mereka pasti akan menindaklanjuti. Itu contoh kerja sama yang saya lihat,” katanya.
Atas berbagai upaya tersebut, Ni Luh Djelantik memberikan apresiasi kepada jajaran Imigrasi dan seluruh pihak yang telah membuka ruang kerja sama dengan masyarakat.
Ia berharap sinergi tersebut tidak berhenti hanya pada peresmian Immigration Lounge, tetapi terus berkembang melalui berbagai program pelayanan dan pengawasan yang lebih dekat dengan masyarakat.
“Setiap suara kita didengar dan setiap masukan kita dilaksanakan. Kerja sama yang kita lakukan tidak akan berakhir,” pungkasnya.
Dengan hadirnya Immigration Lounge dan rencana pelaksanaan program Imigrasi Goes to Village, diharapkan pelayanan keimigrasian di Bali semakin mudah dijangkau, sekaligus memperkuat sistem pengawasan terhadap warga negara asing demi menjaga kenyamanan, keamanan, kedamaian dan citra pariwisata Bali.
- Penulis: admin









Saat ini belum ada komentar