Breaking News
light_mode
Trending Tags

“Macan Dewan” I Dewa Nyoman Rai dan Dr. Somvir Bertemu Baba Bageshwar Dham, Bali Jadi Titik Temu Spiritualitas Dunia

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Di balik kerasnya dinamika politik dan ketegasan menjalankan fungsi pengawasan sebagai wakil rakyat, ternyata ada ruang lain yang menjadi perhatian I Dewa Nyoman Rai, S.H., M.H. Dunia spiritual dan meditasi menjadi salah satu sisi kehidupan yang selama ini tidak banyak diketahui publik.

 

Sosok yang kerap dijuluki “Macan Dewan” itu pada Sabtu (8/8/2026) mendapat kesempatan bertemu langsung dengan tokoh spiritual asal India, Dhirendra Krishna Shastri, yang dikenal luas sebagai Baba Bageshwar Dham.

 

Pertemuan berlangsung di InterContinental Bali Resort, dan menjadi momentum istimewa karena Dewa Rai hadir bersama Dr. Somvir, Ketua Fraksi NasDem-Demokrat DPRD Bali.

 

Keduanya tidak hanya hadir sebagai figur politik, tetapi juga menjadi bagian dari pertemuan yang mempertemukan tokoh, guru dan komunitas spiritual dari berbagai negara di Bali.

 

Baba Bageshwar Dham diketahui tengah berada di Bali dalam rangkaian perjalanan spiritualnya. Tokoh spiritual muda asal India tersebut mempertemukan para murid serta komunitas spiritual internasional yang datang dari sekitar 12 negara, di antaranya India, Australia, Selandia Baru, Fiji, Inggris dan sejumlah negara lainnya.

 

Dewa Rai: Dari Ketegasan Politik ke Ruang Batin

 

Bagi I Dewa Nyoman Rai, pertemuan tersebut memiliki makna tersendiri.

 

Selama ini Dewa Rai dikenal sebagai figur yang vokal dan tegas ketika menjalankan tugasnya sebagai anggota DPRD Bali. Dalam berbagai agenda pengawasan, ia tidak segan menyampaikan kritik maupun memperjuangkan kepentingan masyarakat.

 

Namun, di balik karakter tegas tersebut, Dewa Rai ternyata memiliki ketertarikan terhadap spiritualitas dan mengaku rutin melakukan meditasi.

 

Yang membuat pertemuan itu semakin personal, Dewa Rai mengungkapkan bahwa dirinya pernah mengalami perjumpaan dengan Baba Bageshwar Dham dalam mimpi.

 

Karena itu, ketika akhirnya dapat bertemu langsung dengan Baba Bageshwar Dham di Bali, pengalaman tersebut dirasakan sebagai sebuah momentum spiritual yang istimewa.

 

Pertemuan itu seolah memperlihatkan sisi lain dari seorang “Macan Dewan”. Di ruang politik, Dewa Rai dikenal keras dan kritis. Namun di ruang batin, ia memilih jalan refleksi dan meditasi untuk mencari ketenangan serta kedalaman makna kehidupan.

 

Dr. Somvir: Spiritualitas Bisa Menjadi Kekuatan Bali

 

Sementara itu, Dr. Somvir melihat pertemuan tersebut dari perspektif yang lebih luas.

Menurutnya, kehadiran Baba Bageshwar Dham bersama ratusan murid dan komunitas spiritual internasional di Bali merupakan momentum penting untuk memperkenalkan wajah Bali kepada dunia melalui jalur spiritual.

 

Pertemuan khusus yang berlangsung di InterContinental Bali Resort tersebut dihadiri sekitar 250 peserta.

 

“Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan dan mempromosikan Bali kepada dunia melalui jalur spiritual,” ungkap Dr. Somvir.

 

Bagi Somvir, Bali memiliki modal yang jauh lebih besar daripada sekadar keindahan alam dan industri pariwisata. Bali memiliki tradisi, budaya, kearifan lokal serta kehidupan spiritual yang telah mengakar dalam keseharian masyarakat.

 

Karena itu, pertemuan dengan komunitas spiritual internasional dinilai dapat menjadi jembatan untuk memperkenalkan nilai-nilai Bali kepada masyarakat dunia.

 

Bali dan Gagasan “Investasi Spiritual”

 

Pertemuan Dewa Rai dan Dr. Somvir dengan Baba Bageshwar Dham juga membuka pembicaraan mengenai gagasan yang lebih luas, yakni investasi spiritual bagi Bali.

 

Investasi spiritual tidak dimaknai semata-mata sebagai pembangunan tempat atau fasilitas spiritual. Lebih jauh, konsep tersebut berkaitan dengan investasi terhadap nilai-nilai kemanusiaan, budaya, kedamaian, persaudaraan dan keharmonisan antarbangsa.

 

Bali memiliki posisi unik. Pulau ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata dunia, tetapi pada saat yang sama juga memiliki identitas spiritual dan budaya yang kuat.

 

Kehadiran guru serta praktisi spiritual dari berbagai negara memperlihatkan bahwa daya tarik Bali tidak hanya terletak pada pantai, alam dan fasilitas pariwisata.

 

Ada sesuatu yang lebih dalam: ketenangan, budaya, spiritualitas dan nilai kehidupan.

 

Hal inilah yang dinilai dapat menjadi kekuatan baru Bali dalam membangun jejaring internasional.

 

Dari Bali untuk Persaudaraan Antarbangsa

 

Pertemuan tersebut juga membawa pesan mengenai pentingnya membangun persaudaraan antarbangsa melalui nilai-nilai spiritual.

 

Di tengah dunia yang menghadapi berbagai persoalan, ruang dialog yang mempertemukan manusia dari berbagai negara dinilai memiliki arti penting.

 

Bali dapat menjadi tempat bertemunya berbagai latar belakang, budaya dan keyakinan dalam suasana damai.

 

Bagi Dewa Rai dan Dr. Somvir, pertemuan dengan Baba Bageshwar Dham bukan sekadar pertemuan dengan seorang tokoh spiritual dari India. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi bagian dari upaya melihat Bali dari perspektif yang lebih luas—sebagai tempat yang memiliki kekuatan budaya dan spiritual untuk berkontribusi dalam membangun perdamaian.

 

Pada akhirnya, pertemuan tersebut menghadirkan dua sisi yang menarik dari dua politisi Bali.

 

Dewa Rai, sang “Macan Dewan”, yang dikenal tegas dan kritis di ruang politik, menunjukkan sisi reflektifnya melalui ketertarikan pada meditasi dan spiritualitas.

 

Sementara Dr. Somvir melihat spiritualitas sebagai salah satu kekuatan yang dapat membawa nama Bali semakin dikenal di tingkat internasional.

 

Dari ruang politik menuju ruang spiritual, keduanya bertemu dengan Baba Bageshwar Dham dalam satu momentum di Pulau Dewata.

 

Sebuah perjumpaan yang membawa pesan sederhana namun kuat: Bali tidak hanya dapat menjadi destinasi wisata dunia, tetapi juga dapat menjadi ruang perjumpaan manusia, budaya, spiritualitas dan perdamaian.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petronela Tilis Layak Mendapatkan Perlindungan Hukum Represif

    Petronela Tilis Layak Mendapatkan Perlindungan Hukum Represif

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.325
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Laporan polisi Petronela Tilis LP/43/XII/2024/SPKT/Polsek Noemuti/Polres TTU/Polda NTT, tanggal 24 Desember 2024 yang kini semakin viral diberitakan sejumlah media, sudah selayaknya mendapatkan perlindungan hukum represif. Penjelasan dan penegasan tersebut disampaikan Gabriel Suku Kotan, S.H.M.Si kepada media ini, Selasa (25/02/2025), setelah mengikuti dan mengetahui secara persis proses non litigasi atau pendekatan perdamaian antara Terlapor […]

  • Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis

    Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 772
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOSCOM – Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Sei Kaca bersama Puskesmas Nunukan menggelar pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kampung Sei Bolong, Kecamatan Nunukan Utara, Kabupaten Nunukan. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan warga dan anak anak di daerah perbatasan yang memiliki akses terbatas terhadap layanan medis. Minggu(9/3/2025) Dalam kegiatan ini, tim kesehatan memberikan […]

  • Baintelkam Dorong Pengawasan Terpadu Soroti Aktivitas WNA di Canggu, Uluwatu dan Ubud.

    Baintelkam Dorong Pengawasan Terpadu Soroti Aktivitas WNA di Canggu, Uluwatu dan Ubud.

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 34
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Pengawasan terhadap Warga Negara Asing (WNA) di Bali menjadi perhatian serius Baintelkam Polri. Pengawasan dinilai perlu diperkuat seiring meningkatnya aktivitas WNA di berbagai kawasan pariwisata Pulau Dewata. Hal tersebut dibahas dalam agenda Joint Analysis pengawasan orang asing (POA) yang digelar Baintelkam Polri di Hotel Grand Santhi, Denpasar, Bali, Kamis, 20 Agustus 2026. […]

  • Desa Bagawat Dapatkan Bantuan Air Bersih dari Kodim 0615/KNG

    Desa Bagawat Dapatkan Bantuan Air Bersih dari Kodim 0615/KNG

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 207
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Komandan Kodim 0615/KNG Letkol Arh Kiki Aji Wiryawan melaksanakan Peletakan Batu Pertama (groundbreaking) Revitalisasi Pembangunan Lokasi Pengelolaan Air Bersih di Desa Bagawat, Kecamatan Salajambe, Kabupaten Kuningan, Rabu (16/4/2025). Dalam pelaksanaanya, Dandim 0615/KNG didampingi oleh Pasiter Kodim O615/KNG Kapten Inf Sudrajat, Danramil 1504/Subang Lettu Inf Sutardi, Kapolsek Selajambe IPTU Saefudin, Camat Selajambe Sandi […]

  • IPM Kabupaten Cirebon Terus Meningkat dalam 5 Tahun Terakhir

    IPM Kabupaten Cirebon Terus Meningkat dalam 5 Tahun Terakhir

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 718
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM — Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Cirebon mengalami peningkatan signifikan dalam lima tahun terakhir, sebagaimana dilaporkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Data menunjukkan tren pertumbuhan yang stabil dari tahun 2020 hingga 2024. Pada tahun 2020, IPM Kabupaten Cirebon yang dihitung berdasarkan Umur Harapan Hidup (UHH) hasil Sensus Penduduk (SP) 2010 tercatat sebesar 68,75. […]

  • Warga “Mesadu” ke Pansus TRAP, Dugaan Pembabatan Mangrove Seret BTID di Serangan

    Warga “Mesadu” ke Pansus TRAP, Dugaan Pembabatan Mangrove Seret BTID di Serangan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com  — Suara warga pesisir Serangan akhirnya mencuat di tengah inspeksi mendadak yang dilakukan Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali di kawasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali, Kamis (23/4). Dalam momen tersebut, warga secara langsung “mesadu” atau mengadu kepada pansus, mengungkap dugaan kerusakan mangrove yang berdampak pada ruang […]

expand_less