Breaking News
light_mode
Trending Tags

PFII Masuk Bali, Ajus Linggih Minta Pemerintah Batasi Jual Beli dan Sewa Lahan: Jangan Sampai Warga Lokal Terusir dari Tanah Kelahiran

  • account_circle admin
  • calendar_month 4 menit yang lalu
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Melonjaknya harga tanah dan biaya sewa lahan di Bali kembali menjadi perhatian serius. Ketua Komisi II DPRD Bali, Agung Bagus Pratiksa Linggih atau yang akrab disapa Ajus Linggih, mendorong pemerintah untuk segera menyiapkan kebijakan pembatasan jual beli maupun sewa lahan guna melindungi masyarakat lokal Bali.

Desakan tersebut semakin menguat seiring rencana dan keberadaan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) yang dinilai berpotensi menghadirkan tenaga kerja berkeahlian tinggi dengan tingkat pendapatan jauh di atas rata-rata penghasilan masyarakat lokal.

Ajus Linggih menilai, tanpa regulasi yang kuat, tingginya daya beli kelompok masyarakat berpenghasilan global dapat semakin mendorong kenaikan harga tanah dan sewa properti di Bali.

Akibatnya, masyarakat lokal berpotensi semakin sulit membeli tanah, mempertahankan aset keluarga, bahkan menyewa tempat tinggal di daerahnya sendiri.

«“Saya harap ada kebijakan yang membatasi jual beli maupun sewa lahan di Bali dengan keberadaan PFII dan lainnya. Karena tidak mungkin masyarakat Bali bisa menyaingi pendapatan global dengan pendapatan lokal,” ujar Ajus Linggih di Denpasar, Kamis (27/8/2026).»

Menurutnya, keberadaan PFII perlu diantisipasi dengan kebijakan perlindungan yang jelas bagi masyarakat lokal. Pasalnya, pegawai yang masuk dalam kategori high skilled labour umumnya memiliki pendapatan tinggi dan kemampuan finansial yang jauh lebih besar dalam membeli maupun menyewa tanah dan properti.

Jika kondisi tersebut tidak dikendalikan, persaingan terhadap aset tanah di Bali dikhawatirkan semakin tidak seimbang.

“Secara otomatis, keberadaan tenaga kerja dengan pendapatan tinggi akan memberikan tekanan terhadap harga tanah dan sewa. Kita harus memastikan masyarakat lokal tidak semakin tersisih karena kalah dalam daya beli,” tegasnya.

Ajus Linggih pun meminta pemerintah pusat dan pemerintah daerah mempelajari berbagai kebijakan internasional dalam mengendalikan kepemilikan serta pemanfaatan tanah oleh kelompok berpenghasilan tinggi maupun investor.

Ia mencontohkan Dubai yang memiliki sejumlah kebijakan dan pengaturan terkait kawasan, investasi serta kepemilikan properti yang dapat menjadi bahan pembelajaran bagi Bali.

«“Kita harus mencontoh Dubai dalam kebijakan ini agar harga tanah di Bali tidak melonjak jauh dan menggeser penduduk lokal seperti sekarang,” ungkapnya.»

Masyarakat Bali Disebut Investor Terbesar

Selain persoalan ekonomi, Ajus Linggih mengingatkan bahwa masyarakat Bali merupakan salah satu investor terbesar dalam menjaga keberlangsungan Pulau Dewata.

Investasi masyarakat Bali tidak hanya berbentuk modal usaha atau pembangunan fisik, tetapi juga diwujudkan melalui pengeluaran besar untuk menjaga adat, tradisi, budaya dan upacara keagamaan.

Berdasarkan data yang disampaikan BRIDA, nilai investasi masyarakat Bali dalam menjaga adat istiadat disebut mencapai sekitar Rp40 triliun per tahun.

Menurut Ajus Linggih, nilai tersebut menjadi bukti bahwa masyarakat Bali memiliki peran besar dalam mempertahankan identitas dan daya tarik utama Pulau Dewata.

“Pemerintah pusat harus ingat, investor terbesar Bali itu adalah masyarakat Bali sendiri. Masyarakat yang selama ini menjaga adat, budaya dan tradisi justru menjadi fondasi utama daya tarik Bali,” ujarnya.

Karena itu, pembangunan ekonomi dan masuknya investasi baru harus tetap menempatkan perlindungan terhadap masyarakat lokal sebagai prioritas.

Ajus Linggih menegaskan, Bali tidak boleh hanya menjadi daerah tujuan investasi global tanpa memberikan kepastian bagi masyarakat lokal untuk tetap memiliki ruang hidup di tanah kelahirannya.

Ia berharap pemerintah segera merumuskan kebijakan yang mampu menjaga keseimbangan antara investasi, pertumbuhan ekonomi dan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat Bali.

Sebab, apabila harga tanah dan biaya sewa terus meningkat tanpa kendali, generasi Bali ke depan dikhawatirkan semakin sulit memiliki tempat tinggal dan mempertahankan tanah warisan keluarga.

“Pembangunan harus berjalan, investasi harus tetap masuk, tetapi jangan sampai masyarakat Bali justru menjadi penonton dan perlahan tergeser dari tanah kelahirannya sendiri,” demikian pesan yang menjadi perhatian dalam sorotan terhadap masa depan tata kelola tanah dan investasi di Bali.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesiapan Prima Terminal Pelabuhan Penumpang Pelindo Regional I Prioritaskan Pelayanan Pada Akhir Libur Sekolah 2026

    Kesiapan Prima Terminal Pelabuhan Penumpang Pelindo Regional I Prioritaskan Pelayanan Pada Akhir Libur Sekolah 2026

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Dumai,MATAKOMPAS.COM – Memasuki periode akhir libur sekolah tahun 2026, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Dumai memastikan Terminal Penumpang Pelabuhan Dumai siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang melakukan perjalanan melalui jalur laut.11/07/26 Sebagai salah satu gerbang utama transportasi laut di Provinsi Riau, Terminal Penumpang Pelabuhan Dumai mengalami peningkatan jumlah penumpang selama masa liburan. Untuk […]

  • Gubernur Akmil Dampingi Mendagri Sambut Kepala Daerah Peserta Retreat

    Gubernur Akmil Dampingi Mendagri Sambut Kepala Daerah Peserta Retreat

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 206
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Drs. Jenderal Pol (Purn) Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., bersama Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Arnold A.P. Ritiauw dan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto, menyambut kedatangan para kepala daerah yang akan mengikuti Retreat 2025 Magelang, Jawa Tengah. Kegiatan ini berlangsung pada 21–28 Februari 2025 di tenda […]

  • Sinergi Dalam Perangi Narkoba Rutan Dumai Terima Penghargaan dari Bareskrim Polri

    Sinergi Dalam Perangi Narkoba Rutan Dumai Terima Penghargaan dari Bareskrim Polri

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 15
    • 0Komentar

      Mata kompas. Com Dumai – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai menerima penghargaan dari Bareskrim Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Narkoba atas sinergi dalam pemberantasan tindak pidana narkotika, Kamis (26/2). Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Eko Hadi Santoso, sebagai bentuk apresiasi atas kolaborasi strategis lintas instansi. Penghargaan […]

  • Yuliandre Darwis Pimpin PERWAKIN, Kembangkan Wisata Kebugaran Berdaya Saing Global

    Yuliandre Darwis Pimpin PERWAKIN, Kembangkan Wisata Kebugaran Berdaya Saing Global

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Matacompas.com Jakarta — Para pemangku kepentingan industri kesehatan, kebugaran, pariwisata secara resmi mengumumkan berdirinya Perkumpulan Penggiat Wisata Kebugaran Indonesia (PERWAKIN) melalui Kongres Pendirian yang diselenggarakan di Park Hyatt Hotel Jakarta, Sabtu, 8 Agustus 2026. Organisasi ini dibentuk sebagai wadah kolaborasi nasional untuk mengembangkan, memperkuat, dan mempromosikan potensi wisata kebugaran (wellness tourism) Indonesia di tingkat nasional […]

  • Viral Lawan Polisi di Denpasar, WN Italia Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai

    Viral Lawan Polisi di Denpasar, WN Italia Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com — Aksi seorang warga negara asing asal Italia berinisial GI (24) yang terekam melawan petugas kepolisian di Denpasar berujung deportasi. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai resmi memulangkan yang bersangkutan ke negaranya pada Selasa (28/4/2026) melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, menggunakan maskapai Qatar Airways dengan tujuan Doha. Kasus ini […]

  • Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Dugaan Pelanggaran Sempadan Pantai dan Penyempitan Akses Pura Dalem di Bali Beach Glamping

    Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Dugaan Pelanggaran Sempadan Pantai dan Penyempitan Akses Pura Dalem di Bali Beach Glamping

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 25
    • 0Komentar

    TABANAN – Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali kembali melanjutkan inspeksi mendadak (sidak) terhadap sejumlah kawasan wisata di pesisir Bali. Pada Kamis (9/7/2026), Pansus melakukan sidak di Bali Beach Glamping Bali, Jalan Batu Tampih Kangin, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan. Lokasi ini merupakan titik kedua pemeriksaan setelah […]

expand_less