Pasar Rakyat Karangasem Jadi Etalase Produk Lokal, Putri Koster Dorong Bunga Kasna Temukus Naik Kelas.
- account_circle Redaksi Bali
- calendar_month 23 jam yang lalu
- visibility 11
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KARANGASEM, Matakompas.com – Pasar Rakyat Berbelanja dan Berbagi yang digelar Tim Penggerak PKK Provinsi Bali kembali menjadi ruang strategis untuk mempertemukan pelaku IKM/UMKM, petani, dan masyarakat secara langsung. Konsep tersebut dinilai mampu memperpendek rantai pemasaran sekaligus membuka peluang peningkatan nilai ekonomi berbagai produk lokal Bali.
Hal itu disampaikan Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, saat menghadiri Pasar Rakyat Berbelanja dan Berbagi di Taman Budaya Kapten A.A. Made Karang Candra Buana, Kabupaten Karangasem, Jumat (4/9/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, para Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Bali, kepala perangkat daerah terkait, serta Bupati dan Wakil Bupati Karangasem bersama jajaran.
Pasar Rakyat Berbelanja dan Berbagi merupakan program TP PKK yang digelar setiap bulan secara bergilir di sembilan kabupaten/kota di Bali. Selain menjadi sarana pemasaran produk lokal, kegiatan ini juga dirancang untuk memperkuat kebersamaan dan kolaborasi kader TP PKK agar semakin dekat dan hadir di tengah masyarakat.
Menurut Putri Koster, keberadaan Pasar Rakyat harus memberikan manfaat nyata, terutama bagi mereka yang berada di sektor produksi. Karena itu, petani didorong untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan membawa dan menjual hasil pertanian secara langsung kepada masyarakat.
Dengan pola tersebut, mata rantai distribusi dapat dipangkas sehingga petani memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar, sementara masyarakat sebagai konsumen berpeluang mendapatkan produk dengan harga yang lebih terjangkau.
“Kesempatan ini saya harapkan dapat digunakan langsung oleh para petani kita untuk menjual produknya. Petani, ya, bukan pedagang di pasar,” tegas Putri Koster.
Bunga Kasna Temukus Didorong Masuk Pasar Lebih Luas
Selain menyoroti pemasaran produk IKM/UMKM dan hasil pertanian, Putri Koster memberikan perhatian khusus terhadap potensi bunga kasna atau edelweis yang tumbuh di wilayah Temukus, Karangasem.
Menurutnya, bunga kasna memiliki potensi ekonomi yang dapat dikembangkan lebih jauh apabila dikelola secara terencana, termasuk membuka akses pasar yang lebih luas bagi masyarakat setempat.
Salah satu peluang yang dinilai potensial adalah pemanfaatan bunga kasna sebagai salah satu jenis bunga untuk mempercantik canang, sarana persembahyangan umat Hindu di Bali.
Tingginya kebutuhan canang dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Bali dinilai menjadi peluang pasar yang cukup besar. Pemanfaatan bunga kasna pun diharapkan tidak hanya berlangsung pada momentum tertentu, seperti Hari Raya Galungan, tetapi dapat dikembangkan untuk kebutuhan persembahyangan sehari-hari.
“Mari kita lakukan MoU atau kerja sama untuk masyarakat Temukus agar bunga kasna dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bunga pada canang. Apalagi kebutuhan canang cukup tinggi karena digunakan hampir setiap hari. Saya berharap penggunaan bunga kasna tidak hanya saat rahina Galungan,” ujar Putri Koster.
Ia mendorong agar pengembangan bunga kasna dilakukan secara terintegrasi dari hulu hingga hilir. Tidak hanya menyangkut produksi, tetapi juga pemberdayaan masyarakat, pengolahan, hingga pemasaran.
Jika dikelola secara konsisten, bunga kasna diharapkan tidak sekadar menjadi kekayaan khas Temukus dan Karangasem, tetapi mampu berkembang menjadi komoditas bernilai ekonomi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
124 IKM Ramaikan Pasar Rakyat
Ketua TP PKK Kabupaten Karangasem Ny. Mas Parwata dalam laporannya menyampaikan, sebanyak 124 IKM ambil bagian dalam Pasar Rakyat Berbelanja dan Berbagi kali ini.
Peserta tersebut terdiri atas 19 IKM kain tenun tradisional endek, termasuk tenun geringsing, 66 IKM kuliner, serta 39 IKM yang bergerak di bidang hasil pertanian dan produk olahan.
Kehadiran ratusan pelaku usaha tersebut memperlihatkan beragam potensi produk lokal Karangasem yang dapat dikembangkan sekaligus diperluas pemasarannya.
Ny. Mas Parwata menyampaikan apresiasi atas kehadiran Putri Koster bersama rombongan. Menurutnya, perhatian dan kepedulian yang diberikan melalui kegiatan tersebut menjadi dorongan bagi kader TP PKK Kabupaten Karangasem untuk semakin aktif membantu masyarakat.
“Kegiatan ini sangat menginspirasi kader TP PKK Kabupaten Karangasem untuk terus peduli terhadap warga yang membutuhkan. Kami tentu akan berupaya melaksanakan kegiatan serupa secara berkesinambungan,” ungkapnya.

Berbelanja Sekaligus Berbagi
Pasar Rakyat tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan kepada 100 orang penerima manfaat.
Putri Koster menyerahkan bantuan berupa 2.000 kilogram beras, 200 krat telur atau sekitar 6.000 butir, serta 100 liter minyak tanusan.
Tak berhenti pada kegiatan berbelanja, konsep berbagi juga diwujudkan melalui keterlibatan TP PKK kabupaten se-Bali. Masing-masing TP PKK kabupaten menyerahkan 10 paket bingkisan yang merupakan hasil berbelanja di Pasar Rakyat.
Konsep tersebut menciptakan manfaat ganda. Di satu sisi, produk IKM/UMKM dan hasil pertanian masyarakat mendapatkan ruang pemasaran. Di sisi lain, hasil belanja tersebut kembali disalurkan kepada warga yang membutuhkan.
Melalui Pasar Rakyat Berbelanja dan Berbagi, TP PKK Bali tidak hanya mendorong geliat ekonomi masyarakat, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong. Produk lokal diberi ruang untuk tumbuh, sementara kepedulian sosial terus dirawat melalui aksi nyata di tengah masyarakat.
Bagi Karangasem, perhatian terhadap bunga kasna Temukus juga membuka babak baru pengembangan potensi lokal. Jika mampu dikembangkan dari produksi hingga pemasaran, bunga kasna berpeluang menjadi bagian dari ekosistem ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat identitas produk khas daerah. (red).
- Penulis: Redaksi Bali









Saat ini belum ada komentar