Breaking News
light_mode
Trending Tags

Soal Lift Kaca Kelingking, Dr Somvir: Menang di PTUN Bukan Berarti Langsung Bisa Membangun

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Denpasar yang mengabulkan gugatan PT Indonesia Kaishi Tourism Property Investment Development Group terkait polemik pembangunan Lift Kaca Pantai Kelingking, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, mendapat sorotan dari Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali.

Majelis Hakim PTUN Denpasar memutus perkara Nomor 17/G/2026/PTUN.DPS yang dibacakan secara elektronik pada Kamis (3/9/2026). Putusan tersebut mengabulkan gugatan pihak perusahaan dalam perkara yang berkaitan dengan polemik pembangunan lift kaca di kawasan Pantai Kelingking.

Wakil Sekretaris Pansus TRAP DPRD Bali, Dr. Somvir, menyatakan putusan PTUN tersebut belum serta-merta memberikan kewenangan kepada pihak investor untuk langsung melanjutkan pembangunan.

Menurutnya, pemerintah masih memiliki ruang hukum untuk menempuh upaya banding. Selain itu, persoalan pembangunan lift juga tidak hanya menyangkut aspek administrasi pemerintahan yang menjadi objek perkara di PTUN.

“Ya, itu kan baru keputusan di pengadilan. Pemerintah Provinsi kan bisa naik banding. Kemudian yang bersangkutan juga tidak bisa langsung membangun,” ujar Somvir di Denpasar, Sabtu (5/9/2026).

Dr Somvir yang juga Ketua Fraksi Demokrat Nasdem DPRD Bali menegaskan, pembangunan fasilitas dengan risiko tinggi seperti lift kaca di kawasan Pantai Kelingking harus memenuhi berbagai persyaratan, termasuk aspek tata ruang, lingkungan, keselamatan, serta perizinan yang menjadi kewenangan pemerintah.

Karena itu, menurutnya, kemenangan di PTUN tidak otomatis berarti pembangunan dapat dilaksanakan.

“Ini masih proses panjang, tidak gampang langsung bisa membangun. Ada aspek lingkungan, risiko tinggi dan lainnya yang harus diperhatikan,” tegasnya.

Somvir juga meminta investor yang beraktivitas di Bali untuk tidak hanya mengedepankan aspek hukum formal, tetapi juga memperhatikan aspirasi masyarakat serta nilai-nilai lokal Bali.

Ia menilai hubungan antara investor dan masyarakat semestinya dibangun melalui komunikasi dan dialog untuk mencari solusi yang tidak merugikan salah satu pihak.

“Pengusaha dan masyarakat seharusnya bersatu dengan cara damai. Bisa berdiskusi untuk mencari solusi yang win-win solution. Bukan membawa persoalan ke pengadilan,” katanya.

Lebih lanjut, Somvir mengingatkan bahwa kawasan Pantai Kelingking memiliki karakter geografis dan lingkungan yang perlu mendapat perhatian serius. Terlebih, pembangunan fasilitas di kawasan dengan risiko bencana seperti gempa bumi dan tsunami membutuhkan kajian serta persyaratan keselamatan yang ketat.

“Kalau risiko tinggi, harus ada persetujuan dan proses sesuai ketentuan. Sehingga tidak gampang,” ujarnya.

Ia juga menyayangkan sikap investor yang dinilainya belum cukup mendengarkan aspirasi masyarakat Bali terkait perlindungan lingkungan dan tata ruang.

Menurut Somvir, Bali selama ini terbuka terhadap investasi. Namun, keterbukaan tersebut harus diikuti dengan penghormatan terhadap adat istiadat, lingkungan, tata ruang, serta kepentingan masyarakat setempat.

“Sangat disayangkan kalau para investor tidak menghormati adat istiadat dan keinginan masyarakat Bali, khususnya yang pro lingkungan,” ungkapnya.

Terkait pertanyaan mengenai bagaimana mungkin pihak investor memenangkan perkara di PTUN meski sebelumnya muncul sorotan mengenai dugaan pelanggaran tata ruang dan perizinan, Somvir menegaskan bahwa Pansus TRAP tidak berada dalam posisi untuk mencampuri kewenangan majelis hakim.

“Masalah itu kewenangan mereka. Kami tidak bisa mencampuri kewenangan hakim,” katanya.

Namun demikian, sebagai wakil rakyat sekaligus bagian dari Pansus TRAP DPRD Bali, Somvir menegaskan bahwa pihaknya tetap menyayangkan apabila investor memilih jalur hukum tanpa terlebih dahulu membangun komunikasi dengan masyarakat dan pemerintah daerah.

“Yang penting kami sangat menyayangkan kalau investor masih memaksakan kehendaknya dan tidak mendengar suara masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap polemik pembangunan Lift Kaca Pantai Kelingking tidak berujung pada konflik berkepanjangan. Menurutnya, investor yang datang ke Bali harus mampu menempatkan investasi sebagai bagian dari pembangunan yang selaras dengan lingkungan dan kehidupan masyarakat Bali.

“Bali memberikan banyak hal kepada para investor. Karena itu kami berharap ada kerja sama yang baik, dengarkan aspirasi masyarakat Bali dan jangan sampai ada korban,” pungkas Somvir.

Reporter: Putu Ivan

Redaktur: Ivan Ernawan

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Koster Bacakan Sambutan Menteri pada Pemberian Remisi di Lapas Kerobokan.

    Gubernur Koster Bacakan Sambutan Menteri pada Pemberian Remisi di Lapas Kerobokan.

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 16
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Agus Andrianto pada Upacara Pemberian Remisi Umum bagi narapidana dan Pengurangan Masa Pidana bagi Anak Binaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapas Kerobokan, Badung, Senin (17/8/2026). Dalam sambutan Menteri yang dibacakan Gubernur Koster, disampaikan […]

  • Langgar Tata Ruang, Queen’s Tandoor Seminyak Terancam Dibongkar

    Langgar Tata Ruang, Queen’s Tandoor Seminyak Terancam Dibongkar

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com | Penegakan aturan tata ruang di Bali kembali menjadi sorotan publik. Restoran Queen’s Tandoor yang berlokasi di Jalan Raya Seminyak No. 1, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, masih beroperasi, meskipun telah diperintahkan menghentikan kegiatan usaha dan dipasangi garis penertiban oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Bali. Pantauan di lokasi pada Senin malam, […]

  • Bersama Warga di Perbatasan, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad adakan Buka Bersama

    Bersama Warga di Perbatasan, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad adakan Buka Bersama

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 726
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM  – Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Tembalang menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan warga di Masjid Al Kautsar, Desa Apas, Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kebersamaan antara personel Satgas dengan masyarakat setempat. Selasa,(11/3/2025). Selain buka puasa bersama, kegiatan ini juga diisi dengan tausiyah keagamaan yang memberikan […]

  • Tipu Ratusan Orang, Hakim PN Jakarta Pusat Diminta Miskinkan Direktur PT Thipone Mobile Indonesia Hengky Setiawan

    Tipu Ratusan Orang, Hakim PN Jakarta Pusat Diminta Miskinkan Direktur PT Thipone Mobile Indonesia Hengky Setiawan

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA – Sidang lanjutan keperdataan PT Tiphone Mobile Indonesia oleh termohon PT Bank CTBC Indonesia kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan agenda kesimpulan, Selasa (5/8/2025). Dalam agenda tersebut, Majlis Hakim yang diketuai oleh Anton Rizal Setiawan SH, MH, menerima dan mengabulkan permohonan yang telah diajukan oleh pemohon. “Kesimpulanya yaitu menerima dan mengabulkan […]

  • Rakor P4GN 2026, Gubernur Koster Tegaskan Penanganan Narkoba Harus Serius dan Terpadu

    Rakor P4GN 2026, Gubernur Koster Tegaskan Penanganan Narkoba Harus Serius dan Terpadu

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmen serius dalam pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika (P4GN) melalui Rapat Koordinasi P4GN Wilayah Provinsi Bali Tahun 2026 yang digelar di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Kamis, 5 Pebruari 2026. Gubernur Bali Wayan Koster menekankan bahwa narkoba menjadi ancaman serius bagi Bali sebagai destinasi […]

  • Persaingan Semifinal Soekarno Cup Makin Panas, Jabar Hidupkan Asa

    Persaingan Semifinal Soekarno Cup Makin Panas, Jabar Hidupkan Asa

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    GIANYAR, Matakompas.com | Persaingan menuju babak semifinal Grup B Soekarno Cup 2025 semakin sengit setelah Banteng Jawa Barat (Jabar) berhasil menahan imbang Banteng Sulawesi Selatan (Sulsel) dengan skor 3-3 pada pertandingan dramatis di Bali United Training Center Gianyar, Minggu, 7 Desember 2025. Laga sarat tensi ini berjalan penuh kejutan. Tertinggal menjelang bubaran, Jabar mampu mencuri […]

expand_less