Breaking News
light_mode
Trending Tags

Soal Lift Kaca Kelingking, Dr Somvir: Menang di PTUN Bukan Berarti Langsung Bisa Membangun

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Denpasar yang mengabulkan gugatan PT Indonesia Kaishi Tourism Property Investment Development Group terkait polemik pembangunan Lift Kaca Pantai Kelingking, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, mendapat sorotan dari Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali.

Majelis Hakim PTUN Denpasar memutus perkara Nomor 17/G/2026/PTUN.DPS yang dibacakan secara elektronik pada Kamis (3/9/2026). Putusan tersebut mengabulkan gugatan pihak perusahaan dalam perkara yang berkaitan dengan polemik pembangunan lift kaca di kawasan Pantai Kelingking.

Wakil Sekretaris Pansus TRAP DPRD Bali, Dr. Somvir, menyatakan putusan PTUN tersebut belum serta-merta memberikan kewenangan kepada pihak investor untuk langsung melanjutkan pembangunan.

Menurutnya, pemerintah masih memiliki ruang hukum untuk menempuh upaya banding. Selain itu, persoalan pembangunan lift juga tidak hanya menyangkut aspek administrasi pemerintahan yang menjadi objek perkara di PTUN.

“Ya, itu kan baru keputusan di pengadilan. Pemerintah Provinsi kan bisa naik banding. Kemudian yang bersangkutan juga tidak bisa langsung membangun,” ujar Somvir di Denpasar, Sabtu (5/9/2026).

Dr Somvir yang juga Ketua Fraksi Demokrat Nasdem DPRD Bali menegaskan, pembangunan fasilitas dengan risiko tinggi seperti lift kaca di kawasan Pantai Kelingking harus memenuhi berbagai persyaratan, termasuk aspek tata ruang, lingkungan, keselamatan, serta perizinan yang menjadi kewenangan pemerintah.

Karena itu, menurutnya, kemenangan di PTUN tidak otomatis berarti pembangunan dapat dilaksanakan.

“Ini masih proses panjang, tidak gampang langsung bisa membangun. Ada aspek lingkungan, risiko tinggi dan lainnya yang harus diperhatikan,” tegasnya.

Somvir juga meminta investor yang beraktivitas di Bali untuk tidak hanya mengedepankan aspek hukum formal, tetapi juga memperhatikan aspirasi masyarakat serta nilai-nilai lokal Bali.

Ia menilai hubungan antara investor dan masyarakat semestinya dibangun melalui komunikasi dan dialog untuk mencari solusi yang tidak merugikan salah satu pihak.

“Pengusaha dan masyarakat seharusnya bersatu dengan cara damai. Bisa berdiskusi untuk mencari solusi yang win-win solution. Bukan membawa persoalan ke pengadilan,” katanya.

Lebih lanjut, Somvir mengingatkan bahwa kawasan Pantai Kelingking memiliki karakter geografis dan lingkungan yang perlu mendapat perhatian serius. Terlebih, pembangunan fasilitas di kawasan dengan risiko bencana seperti gempa bumi dan tsunami membutuhkan kajian serta persyaratan keselamatan yang ketat.

“Kalau risiko tinggi, harus ada persetujuan dan proses sesuai ketentuan. Sehingga tidak gampang,” ujarnya.

Ia juga menyayangkan sikap investor yang dinilainya belum cukup mendengarkan aspirasi masyarakat Bali terkait perlindungan lingkungan dan tata ruang.

Menurut Somvir, Bali selama ini terbuka terhadap investasi. Namun, keterbukaan tersebut harus diikuti dengan penghormatan terhadap adat istiadat, lingkungan, tata ruang, serta kepentingan masyarakat setempat.

“Sangat disayangkan kalau para investor tidak menghormati adat istiadat dan keinginan masyarakat Bali, khususnya yang pro lingkungan,” ungkapnya.

Terkait pertanyaan mengenai bagaimana mungkin pihak investor memenangkan perkara di PTUN meski sebelumnya muncul sorotan mengenai dugaan pelanggaran tata ruang dan perizinan, Somvir menegaskan bahwa Pansus TRAP tidak berada dalam posisi untuk mencampuri kewenangan majelis hakim.

“Masalah itu kewenangan mereka. Kami tidak bisa mencampuri kewenangan hakim,” katanya.

Namun demikian, sebagai wakil rakyat sekaligus bagian dari Pansus TRAP DPRD Bali, Somvir menegaskan bahwa pihaknya tetap menyayangkan apabila investor memilih jalur hukum tanpa terlebih dahulu membangun komunikasi dengan masyarakat dan pemerintah daerah.

“Yang penting kami sangat menyayangkan kalau investor masih memaksakan kehendaknya dan tidak mendengar suara masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap polemik pembangunan Lift Kaca Pantai Kelingking tidak berujung pada konflik berkepanjangan. Menurutnya, investor yang datang ke Bali harus mampu menempatkan investasi sebagai bagian dari pembangunan yang selaras dengan lingkungan dan kehidupan masyarakat Bali.

“Bali memberikan banyak hal kepada para investor. Karena itu kami berharap ada kerja sama yang baik, dengarkan aspirasi masyarakat Bali dan jangan sampai ada korban,” pungkas Somvir.

Reporter: Putu Ivan

Redaktur: Ivan Ernawan

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masyarakat Kritik Pelayanan Petugas Tiket Kapal Roro Rute Rupat–Dumai Kurang Efisien

    Masyarakat Kritik Pelayanan Petugas Tiket Kapal Roro Rute Rupat–Dumai Kurang Efisien

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Matakompas.Com Dumai-Sejumlah masyarakat menyampaikan kritik terhadap pelayanan petugas tiket kapal Roro pada rute Rupat–Dumai. Keluhan ini muncul akibat proses pembelian tiket yang dinilai tidak jelas dan membingungkan. Warga mengaku harus berpindah-pindah lokasi untuk mendapatkan tiket, karena tempat penjualan yang tidak tetap. 23/03/26 Kondisi tersebut dinilai menyulitkan dan membuat calon penumpang merasa tidak nyaman. “Kami harus […]

  • PLN Papua Disomasi Kontraktor Lokal: Singgung Persaingan Usaha Tidak Sehat hingga Dugaan Markup Harga dan Kongkalikong

    PLN Papua Disomasi Kontraktor Lokal: Singgung Persaingan Usaha Tidak Sehat hingga Dugaan Markup Harga dan Kongkalikong

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jayapura — Persatuan Kontraktor Listrik Se-Tanah Papua (PKLSP) resmi melayangkan somasi kepada PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIWP2B). Somasi tersebut menyoal kebijakan PLN yang mengalihkan seluruh pekerjaan Material Distribusi Utama (MDU) maupun Non-MDU, yang selama ini dikerjakan kontraktor lokal, kepada perusahaan luar Papua melalui mekanisme shortlist dan joint procurement. […]

  • Dispora Bengkulu: Olahraga Itu Ajang Pembuktian, Bukan Sekadar Rutinitas

    Dispora Bengkulu: Olahraga Itu Ajang Pembuktian, Bukan Sekadar Rutinitas

    • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 106
    • 0Komentar

    BENGKULU,Jarrakpos.com – Kepala Seksi Sentra Olahraga Pendidikan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu, Subaeti, SE, M.Si, menegaskan bahwa olahraga bukan hanya rutinitas atau sekadar menjaga kebugaran, tetapi juga ajang pembuktian bagi anak muda. Menurutnya, setiap orang bisa menunjukkan kapasitas dan mental juangnya melalui olahraga, baik dalam kompetisi maupun dalam kehidupan sehari-hari. “Olahraga itu medan […]

  • DPRD Bali Soroti Sengketa Sertifikat Tanah Kedonganan, Pansus TRAP Siapkan Langkah Lanjutan

    DPRD Bali Soroti Sengketa Sertifikat Tanah Kedonganan, Pansus TRAP Siapkan Langkah Lanjutan

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 26
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Dugaan persoalan dalam proses pensertifikatan tanah di Kelurahan Kedonganan, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, kini menjadi perhatian serius DPRD Provinsi Bali. Untuk itu, DPRD Bali melalui Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Perizinan, dan Aset (TRAP) DPRD Bali menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait sengketa sertifikat tanah di Ruang Bapemperda […]

  • Lewat Tasyakuran, BULOG Lebak‑Pandeglang Bukti Keberhasilan Pangan Juga Disertai Kepedulian Sosial

    Lewat Tasyakuran, BULOG Lebak‑Pandeglang Bukti Keberhasilan Pangan Juga Disertai Kepedulian Sosial

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Matacompas.com Lebak — Suksesnya BULOG secara nasional mencetak rekor pengadaan beras lebih dari 4 juta ton dirayakan dengan penuh kehangatan di Kantor Cabang Perum BULOG Lebak‑Pandeglang. Tidak hanya berupa tasyakuran atas pencapaian ketahanan pangan, perayaan juga dirangkaikan dengan penyerahan santunan kepada anak‑anak yatim piatu di sekitar kantor cabang, Jumat (9 Oktober 2026). Kegiatan ini menjadi ungkapan syukur sekaligus momentum memperkuat komitmen […]

  • El Jardin Steakhouse Kuta Bikin Lidah Bergoyang: Futari Wagyu, Dry-Aged Beef dan Cita Rasa Mediterania Jadi Andalan

    El Jardin Steakhouse Kuta Bikin Lidah Bergoyang: Futari Wagyu, Dry-Aged Beef dan Cita Rasa Mediterania Jadi Andalan

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    BADUNG |El Jardin Steakhouse menghadirkan pengalaman bersantap yang berbeda di kawasan Kuta, Bali. Restoran yang berlokasi di Discovery Kartika Plaza Hotel ini memadukan pilihan daging premium, termasuk Futari Wagyu dan dry-aged beef, dengan hidangan bercita rasa Mediterania. Dibawah arahan Chef Andrea Peresthu, El Jardin Steakhouse menawarkan konsep kuliner yang mengedepankan kualitas bahan, teknik memasak, serta […]

expand_less