Breaking News
light_mode
Trending Tags

KKP Segel Aktivitas BTID di Kura-Kura Bali, Dugaan Pelanggaran Ruang Laut dan Penebangan Mangrove Terbongkar

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
  • visibility 30
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BALI – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akhirnya mengambil langkah tegas terhadap aktivitas pemanfaatan ruang laut di kawasan Kura-Kura Bali, Denpasar. Melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), pemerintah menemukan dugaan pelanggaran serius yang dilakukan PT Bali Turtle Island Development (BTID), mulai dari aktivitas di luar izin hingga indikasi penebangan mangrove.

Temuan itu terungkap dalam pengawasan lapangan yang dilakukan Pangkalan PSDKP Benoa bersama jajaran Direktorat Pengawasan Sumber Daya Kelautan. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan indikasi pemanfaatan ruang laut di luar dokumen Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) seluas 1,12 hektar.

Tak hanya itu, petugas juga menemukan dugaan penebangan mangrove seluas sekitar 500 meter persegi di kawasan pesisir yang dikenal sebagai salah satu benteng ekologis penting Bali.

Direktur Jenderal PSDKP, Ipunk, menegaskan pengawasan dilakukan untuk memastikan seluruh aktivitas usaha di kawasan pesisir tetap berada dalam koridor hukum dan tidak mengorbankan lingkungan demi kepentingan ekonomi semata.

“Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan setiap usaha berjalan sesuai regulasi yang berlaku. Kami ingin pemanfaatan ruang laut tetap menjaga kelestarian sumber daya dan ekosistem pesisir,” tegas Ipunk di Jakarta, Jumat (8/5/2026).

Menurutnya, kawasan Kura-Kura Bali merupakan wilayah yang sangat sensitif karena didominasi ekosistem mangrove yang memiliki fungsi vital sebagai pelindung pantai dari abrasi, habitat biota laut, sekaligus penyerap karbon biru (blue carbon).

“Ini bukan sekadar pengawasan administratif. Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut dan mitigasi perubahan iklim global,” ujarnya.

Direktur Pengawasan Sumber Daya Kelautan, Sumono Darwinto, yang turun langsung ke lokasi menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan secara terintegrasi dengan memverifikasi kesesuaian aktivitas di lapangan terhadap dokumen perizinan yang dimiliki pengelola kawasan.

“Hasil pengawasan menemukan indikasi kegiatan pemanfaatan ruang laut di luar izin PKKPRL milik PT BTID seluas 1,12 hektar serta dugaan penebangan mangrove sekitar 500 meter persegi,” ungkap Sumono.

Atas temuan tersebut, PSDKP Benoa langsung melakukan tindakan pengawasan berupa penghentian sementara aktivitas di area yang diduga melanggar. Petugas juga memasang papan segel di lokasi.

Kepala Pangkalan PSDKP Benoa, Edi Purnomo, menyatakan langkah tersebut dilakukan sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang dan Permen KP Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pengawasan Ruang Laut.

“Kami telah melakukan tindakan pengawasan berupa pemasangan papan segel terhadap aktivitas pemanfaatan ruang laut yang berada di luar izin PKKPRL,” tegas Edi.

Selain penghentian sementara, KKP juga membuka peluang penjatuhan sanksi administratif terhadap PT BTID sesuai ketentuan Permen KP Nomor 31 Tahun 2021 tentang Pengenaan Sanksi Administratif di Bidang Kelautan dan Perikanan.

Langkah tegas KKP ini menjadi sinyal keras bahwa pemerintah mulai serius mengawasi aktivitas pembangunan di kawasan pesisir Bali, terutama yang berpotensi merusak ekosistem mangrove dan melanggar tata kelola ruang laut.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kegelisahan Yang Kehilangan Rumah: Saat Eropa Lupa Merawat Harapannya

    Kegelisahan Yang Kehilangan Rumah: Saat Eropa Lupa Merawat Harapannya

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Oleh: Kolier L. Haryanto, Pendiri Peace Café Mengapa seorang pemuda merusak etalase toko di kota yang kelak akan diwarisinya? Mengapa jalanan yang dibangun untuk menghubungkan manusia berubah menjadi arena pertarungan antara warga dan negara? Dan pertanyaan yang lebih mengganggu: apakah sebuah pemerintahan masih dapat disebut berhasil ketika perekonomiannya tumbuh, tetapi semakin banyak anak mudanya kesulitan […]

  • Menteri PU, Bupati Indramayu dan Anggota DPR RI Daniel Mutaqin Panen Perdana Metode IPHA, Hasilkan 11 Ton Per Hektare

    Menteri PU, Bupati Indramayu dan Anggota DPR RI Daniel Mutaqin Panen Perdana Metode IPHA, Hasilkan 11 Ton Per Hektare

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 274
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com – Metode Irigasi Pertanian Hemat Air (IPHA) mampu meningkatkan hasil pertanian hingga 11,4 ton per hektare dibandingkan dengan metode konvensional. Untuk itu pemerintah terus mendorong agar petani beralih ke metode IPHA. Selain meningkatkan hasil pertanian, metode IPHA juga menekan biaya produksi yang dikeluarkan oleh petani selama menggarap lahan sawahnya. Peningkatan produksi hasil pertanian […]

  • Harapan Bupati Indramayu Nina Agustina Saat Acara Perpisahan ” Semoga Indramayu Makin Maju dan Sejahtera.

    Harapan Bupati Indramayu Nina Agustina Saat Acara Perpisahan ” Semoga Indramayu Makin Maju dan Sejahtera.

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 11.525
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com – Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina mengakhiri masa jabatannya pada Rabu (19/2/2025). Di akhir masa jabatannya beliau berharap Kabupaten Indramayu menjadi daerah yang maju dan pembangunannya makin pesat. “Saya berharap Kabupaten Indramayu ini menjadi daerah yang maju dan pembangunannya makin pesat,” kata Nina saat memberikan sambutan pada acara akhir masa jabatan yang berlangsung […]

  • Bengkulu Lahirkan Interpreneur Muda, Dispora Bengkulu Siapkan Program Pendampingan

    Bengkulu Lahirkan Interpreneur Muda, Dispora Bengkulu Siapkan Program Pendampingan

    • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 111
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu aktif mendorong generasi muda untuk terjun ke dunia interpreneur atau wirausaha. Berbagai program pembinaan telah disiapkan untuk membekali pemuda dengan keterampilan dan pemahaman bisnis yang kuat. Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Pemuda Dispora Bengkulu, Samsir, SE, ME, mengatakan bahwa banyak pemuda di Bengkulu memiliki potensi besar […]

  • LSM Penjara Audensi Dengan Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H Dalam Rangka Membangun Sinergitas

    LSM Penjara Audensi Dengan Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H Dalam Rangka Membangun Sinergitas

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 567
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Kinerja Aparatur Negara.(LSM-PENJARA) melakukan audensi dengan Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, Senin 10/02/25. Audensi di pimpin langsung oleh Ketua DPC Penjara Kabupaten Corebon H. Agus Suratman dengan dampingi oleh anggotanya. Menurut H. Agus Suratman yang akrab disapa H. Agus, tujuan audensi dengan Kapolresta adalah untuk […]

  • Objek Perkara Sama, tapi Pasal Berbeda: GPS Bongkar Persoalan Hukum Made Daging saat Praperadilan Jilid III

    Objek Perkara Sama, tapi Pasal Berbeda: GPS Bongkar Persoalan Hukum Made Daging saat Praperadilan Jilid III

    • calendar_month Jumat, 30 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16
    • 0Komentar

    DENPASAR |Sidang Praperadilan Jilid III mantan Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Bali, I Made Daging dengan agenda Duplik Termohon di Pengadilan Negeri Denpasar, Jumat (30/10/2026). Selain Duplik Termohon, Praperadilan Jilid III Made Daging juga menghadirkan Saksi serta para Ahli dan pemeriksaaan bukti-bukti, termasuk bukti surat. Tim Kuasa Hukum I Made Daging terdiri […]

expand_less