Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OLAHRAGA » Evaluasi Timnas U-17 dan Pembenahan Menuju Piala Dunia

Evaluasi Timnas U-17 dan Pembenahan Menuju Piala Dunia

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
  • visibility 341
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Medan – Timnas u17 Indonesia harus menelan pil pahit saat takluk 0-6 atas Korea Utara dalam perempat final Piala Asia u17 pada Senin, 14 April 2025. Kekalahan ini membuat langkah Muhammad Zahaby dan kawan-kawan harus terhenti dan tak mampu mencatatkan sejarah baru.

Meski demikian, timnas tentunya tak boleh larut dalam kekalahan. Sebaliknya timnas perlu segera berbenah. Lupakan kekalahan ini. Karena, masih ada tantangan penting yang harus diselesaikan berikutnya, yakni Piala Dunia u17 yang akan berlangsung bulan November nanti.

“Ya, Muhammad Zahaby dan kawan-kawan harus segera bangkit. Mereka punya potensi untuk berkembang. Karena itu waktu yang tak lama ini perlu dimaksimalkan. Timnas perlu fokus agar mereka mampu meraih hasil yang lebih mengesankan”,kata salah seorang pengamat sepakbola Petra Jaya Purba di Medan, Selasa (15/4)

Ada beberapa hal penting yang perlu dilakukan terkait pembenahan dan persiapan menuju Piala Dunia u17 2025 nanti.

Kekalahan telak dengan kebobolan setengah lusin gol ini tentu saja terasa menyesakkan dan bisa menurunkan kepercayaan diri para pemain. Mereka bisa saja akan merasa insecure ketika berhadapan dengan tim yang levelnya diatas mereka. Karena itu perlu sebuah recovery mental agar kepercayaan diri para pemain tetap terjaga.

Melihat kepada hasil yang diraih pasukan Garuda remaja ini selama turnamen, mereka sejatinya sudah menunjukkan performa mengagumkan. Catatan tiga kemenangan yang diraih anak-anak asuh Nova Arianto ini di fase grup menunjukkan bahwa mental juara mulai terbentuk dalam tim dan para pemain punya daya juang tinggi untuk menang.

Meski demikian, Petra minta dilakukan penggemblengan yang lebih kuat lagi perlu dilakukan agar mereka tak mudah panik seperti yang terjadi dalam laga melawan Korea Utara kemarin. Terutama saat tim berada dalam tekanan.

“Ya, para pemain belia ini hanya perlu diyakinkan bahwa mereka punya potensi. Apalagi lawan-lawan yang bakal dihadapi pada Piala Dunia nanti pastinya lebih berat.

Jadi, recovery mental pemain unyuk memperkuat kepercayaan diri mereka  penting untuk disegerakan”, katanya

Empat laga yang dimainkan Muhammad Zahaby dan kawan-kawan sudah bisa memberi gambaran bagaimana kualitas permainan tim. Coach Nova sebagai pelatih tentunya sudah bisa melihat apa saja kelemahan yang perlu dibenahi dan menyusun rencana latihan yang bakal diberikan.

Seperti terlihat dalam laga kemarin, salah satu titik lemah tim adalah saat menghadapi situasi bola mati. Para pemain tampak gugup dan tak mampu menguasai permainan sehingga mampu dimanfaatkan lawan. Terbukti tiga dari enam gol yang digelontorkan Korea Utara berasal dari skema tendangan sudut.

Selain itu pembenahan juga perlu dilakukan tentang bagaimana para pemain bisa mengambil keputusan yang tepat. Hal ini penting agar tak terjadi blunder yang bakal merugikan tim.

Selain aspek teknis, pembenahan lebih lanjut juga perlu dilakukan untuk aspek fisik dan stamina tim. Dua laga melawan Korea  Selatan dan Korea Utara menunjukkan bahwa kualitas fisik para punggawa timnas masih dalam level lebih rendah. Artinya, para pemain perlu latihan lebih keras lagi agar mendapatkan kualitas fisik yang lebih prima dan dapat mengimbangi lawan-lawan dengn fisik dan stamina lebih kuat.

Para punggawa timnas u17 dan coach Nova sudah menunjukkan kerja keras mereka untuk memberikan hasil yang terbaik. Meski demikian, masih banyak pembenahan yang wajib dilakukan, khususnya dalam persiapan menuju Piala Dunia u17 2025 pada bulan November nanti agar hasil yang diraih nanti lebih baik dan lebih mengesankan.

Tapi, di perlukan perbaikan mental dan stamina, pada bagian bawah rapuh, perlu di cari pemain yang bisa menahan laju serangan lawan. Perbanyak uji tanding dengan tim luar,terutama yang sudah lolos ke piala dunia u17.

Secara umum sudah baik, tak ada yang salah.Nova Arianto punya kelas tersendiri walau kalah dari Korut,kita wajib memberi apresiasi kepapanya. Gholy dan kawan2nya telah memberi yang terbaik bagi tim.”, ujar Petra

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dr. Somvir Sambut Baba Bageshwar Dham di Bali, Dorong Pulau Dewata Jadi Pusat Spiritualitas Dunia

    Dr. Somvir Sambut Baba Bageshwar Dham di Bali, Dorong Pulau Dewata Jadi Pusat Spiritualitas Dunia

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com — Tokoh spiritual asal India, Dhirendra Krishna Shastri atau yang dikenal sebagai Baba Bageshwar Dham, melakukan kunjungan singkat ke Bali dalam rangka perjalanan internasionalnya menuju Australia, Selasa (7/4/2026). Kedatangannya di Pulau Dewata disambut langsung oleh Dr. Somvir, Ketua Fraksi NasDem dan Demokrat DPRD Bali, di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah […]

  • Kecelakaan Truk dan Mobil Pribadi Bikin Macet

    Kecelakaan Truk dan Mobil Pribadi Bikin Macet

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.225
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Truk pos logostic melintang di pantura|ribuan pemudik Macet Kecelakaan Truk dan Mobil Pribadi di Patokbeusi, Pantura Subang! Sebuah kecelakaan terjadi di jalur Pantura Patokbeusi pada hari Sabtu, tanggal 29 Maret 2025 dini hari. Dugaan Truk Pos Logistik melintang di atas trotoar bertabrakan dengan mobil pribadi. Kronologis Kecelakaan: – Kecelakaan terjadi di dekat Polsek […]

  • Gathering Sahabat Kaori di Denpasar, Perkuat Jejaring Komunitas Menuju Bali Ekonomi Hijau

    Gathering Sahabat Kaori di Denpasar, Perkuat Jejaring Komunitas Menuju Bali Ekonomi Hijau

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Yayasan Kaori Welas Asih (YKWA) terus memperkuat jejaring kebersamaan dengan mempertemukan seluruh komunitas yang selama ini bergerak bersama Sahabat Kaori. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Gathering Sahabat Kaori bertajuk “Menuju Bali Ekonomi Hijau Kita Mulai Dari Diri Sendiri” di Denpasar, Bali, Senin, 29 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi lintas profesi yang […]

  • Sejak SMA, Wayan Koster Sudah Membaca Masalah Pura Agung Besakih, Kini Ditata Menyeluruh

    Sejak SMA, Wayan Koster Sudah Membaca Masalah Pura Agung Besakih, Kini Ditata Menyeluruh

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    KARANGASEM, Matakompas com — Penataan besar di kawasan suci Pura Agung Besakih ternyata bukan lahir dari proses birokrasi semata. Gagasan itu berakar dari ingatan lama seorang pelajar yang datang untuk sembahyang, lalu diam-diam mencatat ketidakteraturan yang ia lihat. Gubernur Bali, Wayan Koster, mengungkapkan bahwa ide menata Besakih sudah muncul sejak dirinya masih duduk di bangku […]

  • Pemkab Cirebon Tekankan Keberlanjutan Program dalam Pelantikan Bupati Definitif

    Pemkab Cirebon Tekankan Keberlanjutan Program dalam Pelantikan Bupati Definitif

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 189
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS COM — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para kepala perangkat daerah menyaksikan Pelantikan Kepala Daerah (KDH) dan Wakil Kepala Daerah (WKDH) secara serentak tahun 2025. Acara tersebut berlangsung di Ruang Nyi Mas Gandasari, Setda Kabupaten Cirebon, pada Kamis (20/2/2025). Dalam kesempatan itu, Wahyu menyampaikan rasa […]

  • Ombudsman NTT Kawal Kasus RS Pratama Wewiku: Pastikan Proses Hukum Transparan dan Bebas Maladministrasi

    Ombudsman NTT Kawal Kasus RS Pratama Wewiku: Pastikan Proses Hukum Transparan dan Bebas Maladministrasi

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 3
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Dugaan penyimpangan dalam proyek pembangunan Rumah Sakit Pratama Wewiku di Kabupaten Malaka kini menjadi sorotan publik. Menanggapi hal itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Darius Beda Daton, menegaskan komitmen lembaganya untuk memastikan penanganan kasus berjalan sesuai prosedur hukum dan prinsip transparansi. “Kami akan berkoordinasi […]

expand_less