Breaking News
light_mode
Trending Tags

Regenerasi Polri Mandek karena Kepemimpinan Terlalu Lama – HAMI Minta Prabowo Ganti Kapolri

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
  • visibility 266
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jarrakpos.com Jakarta – Polri adalah institusi hukum yang menuntut gerak, bukan hanya dalam menangani perkara, tetapi dalam membangun sistem, memperbarui etika, dan menyegarkan kepemimpinan. Namun ketika satu figur terlalu lama duduk di pucuk kekuasaan, institusi yang mestinya hidup justru membeku. Inilah yang kini dirasakan oleh publik dan para kader internal terhadap kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Jenderal Sigit menjabat sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia sejak Januari 2021. Hingga pertengahan 2025, masa jabatannya telah menembus empat setengah tahun—terpanjang sejak era reformasi. Durasi ini bukan semata angka, tetapi pertanda bahwa sirkulasi kepemimpinan di tubuh Polri sedang tidak sehat. Sejumlah kader potensial tidak memperoleh ruang untuk naik karena regenerasi terhenti di lapisan atas.

Himpunan Aktivis Milenial Indonesia (HAMI) melihat langsung gejala stagnasi ini. Di bawah kepemimpinan yang terlalu lama, dinamika kelembagaan Polri justru melambat. Penyegaran visi tidak terjadi. Visi “Polri Presisi” yang pernah menjadi jargon harapan kini hanya menjadi slogan administratif. Di saat tantangan publik semakin kompleks, Polri justru kehilangan daya dorong internalnya untuk berubah.

Dalam dunia kepemimpinan institusional, lamanya jabatan tidak selalu identik dengan kestabilan. Bahkan sebaliknya, ketika terlalu lama dibiarkan tanpa sirkulasi, lembaga menjadi nyaman dengan status quo. Dalam kasus Polri, itu berarti membiarkan proses kaderisasi mandek, dan menumpuk persoalan budaya lama tanpa koreksi.

HAMI meyakini bahwa regenerasi kepemimpinan adalah syarat mutlak untuk menghidupkan kembali semangat reformasi Polri. Namun regenerasi tidak akan berjalan jika kepemimpinan lama tidak diberi batas waktu. Oleh karena itu, kami menyampaikan secara terbuka: Presiden Prabowo Subianto perlu mengambil langkah korektif dengan mengganti Kapolri sebagai bagian dari komitmen politik terhadap reformasi institusi hukum.

Momentum Hari Bhayangkara yang jatuh pada 1 Juli 2025 menjadi titik waktu yang simbolik sekaligus strategis. Bukan semata untuk menghormati masa pengabdian Jenderal Sigit, tetapi sebagai penanda bahwa pemerintahan baru tidak akan membiarkan institusi hukum dikendalikan oleh kepemimpinan yang stagnan.

Kami tidak menyoal siapa yang akan diangkat menjadi Kapolri selanjutnya. Tapi kami menegaskan kriteria: figur yang bersih, punya integritas, mampu melampaui tekanan politik, dan berani mereformasi kultur Polri dari dalam. Bukan semata berganti nama, tapi berganti paradigma.

Presiden Prabowo kini memegang mandat konstitusional dan tanggung jawab moral. Jika ia ingin menegaskan bahwa pemerintahannya berdiri di atas cita-cita keadilan dan meritokrasi, maka inilah saatnya menunjukkan komitmen itu. Tidak dengan retorika, tetapi dengan tindakan: mengganti pucuk pimpinan Polri, dan membuka jalan bagi regenerasi yang sehat.

HAMI percaya, pergantian ini bukan sekadar urusan internal lembaga. Ini adalah pesan politik bagi publik: bahwa negara masih punya daya untuk memperbaiki dirinya sendiri. Polri bukan milik segelintir elite, tetapi institusi yang seharusnya menjamin rasa aman dan keadilan bagi seluruh rakyat. Maka proses ini harus dijaga dari transaksi politik, dan diarahkan sepenuhnya pada kepentingan rakyat.

Reformasi Polri yang sejati tidak mungkin lahir dari kepemimpinan yang terlalu lama diam di tempat. Ia hanya bisa dimulai ketika regenerasi diberi ruang, dan keberanian untuk berubah dijadikan prinsip utama.

Oleh: Asip Irama
Koordinator Nasional Himpunan Aktivis Milenial Indonesia (HAMI)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • POTBI Bali Rayakan HUT Perdana Gaungkan “Virus Kesehatan”, Bangli Resmi Dilantik Jadi Pengurus Baru

    POTBI Bali Rayakan HUT Perdana Gaungkan “Virus Kesehatan”, Bangli Resmi Dilantik Jadi Pengurus Baru

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Semangat olahraga, budaya, dan kebersamaan menyatu dalam acara Gathering dan Pelantikan Pengurus DPW POTBI Kabupaten Bangli yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Jadi ke-1 POTBI Provinsi Bali di Gedung Ksirarnawa Art Center, Denpasar, Selasa (12/5/2026). Suasana penuh semangat terasa sejak awal acara. Dentuman irama tari, gelak tawa peserta, hingga prosesi potong tumpeng menjadi […]

  • Imigrasi Bentuk Satgas ‘Dharma Dewata’, Bali Diperketat dari Desa hingga Titik Rawan WNA

    Imigrasi Bentuk Satgas ‘Dharma Dewata’, Bali Diperketat dari Desa hingga Titik Rawan WNA

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Upaya memperkuat pengawasan terhadap keberadaan warga negara asing (WNA) di Bali kini memasuki babak baru. Direktorat Jenderal Imigrasi resmi mengukuhkan Satuan Tugas (Satgas) Patroli Imigrasi bertajuk “Dharma Dewata”, Rabu (15/4/2026), sebagai garda taktis dalam menjaga stabilitas dan keamanan Pulau Dewata. Pengukuhan yang berlangsung di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Renon itu diikuti […]

  • Proyek Pembongkaran Total RSUD Wangaya Dikritik: Modernisasi Jangan Hapus Jejak Sejarah Denpasar

    Proyek Pembongkaran Total RSUD Wangaya Dikritik: Modernisasi Jangan Hapus Jejak Sejarah Denpasar

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Rencana pembongkaran total gedung lama RSUD Wangaya Kota Denpasar memicu sorotan tajam. Langkah ini dinilai sebagai solusi ekstrem yang mengabaikan nilai historis rumah sakit tertua di Bali tersebut. Mantan Anggota DPRD Kota Denpasar tiga periode, Ir. Anak Agung Susruta Ngurah Putra, menyuarakan keprihatinannya terhadap kebijakan yang dianggap kontradiktif dengan semangat pelestarian budaya […]

  • Warga Soroti Dugaan TKA Ilegal di PT BAI Bintan Dituding Perusahaan Hambat Pengawasan Imigrasi 

    Warga Soroti Dugaan TKA Ilegal di PT BAI Bintan Dituding Perusahaan Hambat Pengawasan Imigrasi 

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 14
    • 0Komentar

    TANJUNG PINANG – Sejumlah warga kembali menyoroti dugaan keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA) ilegal di kawasan industri milik PT BAI di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Perusahaan yang beroperasi di Kampung Galang Batang, Desa Gunung Kijang, Kecamatan Gunung Kijang itu disebut telah lama mempekerjakan sejumlah Warga Negara Asing (WNA) yang diduga tidak sesuai aturan keimigrasian. Selain […]

  • Bakti Sosial Masyarakat Tionghoa Bali Perkuat Solidaritas, Ringankan Beban Warga 9 Banjar Terdampak Banjir.

    Bakti Sosial Masyarakat Tionghoa Bali Perkuat Solidaritas, Ringankan Beban Warga 9 Banjar Terdampak Banjir.

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 6
    • 0Komentar

    DENPASAR, MataKompas.com – Masyarakat Tionghoa Bali menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi dengan menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir di sejumlah kawasan Denpasar Barat. Aksi kemanusiaan ini dilakukan melalui kegiatan Bakti Sosial yang berhasil menggalang dana hingga mencapai Rp 227.363.684. Dana tersebut kemudian diwujudkan dalam bentuk bantuan kebutuhan pokok berupa beras dipusatkan di Banjar Beraban, Desa […]

  • Mantul, Kejari Jakpus Geledah PT AL Usut Dugaan Korupsi PDNS Kominfo

    Mantul, Kejari Jakpus Geledah PT AL Usut Dugaan Korupsi PDNS Kominfo

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA – Penyidik Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Kejari Jakpus) menggeledah PT AL. Penggeledahan tersebut terkait dengan pengusutan korupsi proyek pengadaan Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) 2020-2024. Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Jakpus) Safrianto Zuriat Putra melalui Kepala Seksi Intelijen Kejari Jakpus, Bani Immanuel Ginting menerangkan bahwa penggeledahan dilakukan […]

expand_less