Breaking News
light_mode
Trending Tags

Regenerasi Polri Mandek karena Kepemimpinan Terlalu Lama – HAMI Minta Prabowo Ganti Kapolri

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
  • visibility 272
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jarrakpos.com Jakarta – Polri adalah institusi hukum yang menuntut gerak, bukan hanya dalam menangani perkara, tetapi dalam membangun sistem, memperbarui etika, dan menyegarkan kepemimpinan. Namun ketika satu figur terlalu lama duduk di pucuk kekuasaan, institusi yang mestinya hidup justru membeku. Inilah yang kini dirasakan oleh publik dan para kader internal terhadap kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Jenderal Sigit menjabat sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia sejak Januari 2021. Hingga pertengahan 2025, masa jabatannya telah menembus empat setengah tahun—terpanjang sejak era reformasi. Durasi ini bukan semata angka, tetapi pertanda bahwa sirkulasi kepemimpinan di tubuh Polri sedang tidak sehat. Sejumlah kader potensial tidak memperoleh ruang untuk naik karena regenerasi terhenti di lapisan atas.

Himpunan Aktivis Milenial Indonesia (HAMI) melihat langsung gejala stagnasi ini. Di bawah kepemimpinan yang terlalu lama, dinamika kelembagaan Polri justru melambat. Penyegaran visi tidak terjadi. Visi “Polri Presisi” yang pernah menjadi jargon harapan kini hanya menjadi slogan administratif. Di saat tantangan publik semakin kompleks, Polri justru kehilangan daya dorong internalnya untuk berubah.

Dalam dunia kepemimpinan institusional, lamanya jabatan tidak selalu identik dengan kestabilan. Bahkan sebaliknya, ketika terlalu lama dibiarkan tanpa sirkulasi, lembaga menjadi nyaman dengan status quo. Dalam kasus Polri, itu berarti membiarkan proses kaderisasi mandek, dan menumpuk persoalan budaya lama tanpa koreksi.

HAMI meyakini bahwa regenerasi kepemimpinan adalah syarat mutlak untuk menghidupkan kembali semangat reformasi Polri. Namun regenerasi tidak akan berjalan jika kepemimpinan lama tidak diberi batas waktu. Oleh karena itu, kami menyampaikan secara terbuka: Presiden Prabowo Subianto perlu mengambil langkah korektif dengan mengganti Kapolri sebagai bagian dari komitmen politik terhadap reformasi institusi hukum.

Momentum Hari Bhayangkara yang jatuh pada 1 Juli 2025 menjadi titik waktu yang simbolik sekaligus strategis. Bukan semata untuk menghormati masa pengabdian Jenderal Sigit, tetapi sebagai penanda bahwa pemerintahan baru tidak akan membiarkan institusi hukum dikendalikan oleh kepemimpinan yang stagnan.

Kami tidak menyoal siapa yang akan diangkat menjadi Kapolri selanjutnya. Tapi kami menegaskan kriteria: figur yang bersih, punya integritas, mampu melampaui tekanan politik, dan berani mereformasi kultur Polri dari dalam. Bukan semata berganti nama, tapi berganti paradigma.

Presiden Prabowo kini memegang mandat konstitusional dan tanggung jawab moral. Jika ia ingin menegaskan bahwa pemerintahannya berdiri di atas cita-cita keadilan dan meritokrasi, maka inilah saatnya menunjukkan komitmen itu. Tidak dengan retorika, tetapi dengan tindakan: mengganti pucuk pimpinan Polri, dan membuka jalan bagi regenerasi yang sehat.

HAMI percaya, pergantian ini bukan sekadar urusan internal lembaga. Ini adalah pesan politik bagi publik: bahwa negara masih punya daya untuk memperbaiki dirinya sendiri. Polri bukan milik segelintir elite, tetapi institusi yang seharusnya menjamin rasa aman dan keadilan bagi seluruh rakyat. Maka proses ini harus dijaga dari transaksi politik, dan diarahkan sepenuhnya pada kepentingan rakyat.

Reformasi Polri yang sejati tidak mungkin lahir dari kepemimpinan yang terlalu lama diam di tempat. Ia hanya bisa dimulai ketika regenerasi diberi ruang, dan keberanian untuk berubah dijadikan prinsip utama.

Oleh: Asip Irama
Koordinator Nasional Himpunan Aktivis Milenial Indonesia (HAMI)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Panen Kebun Pos Salang

    Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Panen Kebun Pos Salang

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 200
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM — Guna menjaga ketahanan pangan pos sekaligus berkontribusi terhadap kebutuhan sayur mayur di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarmed 11 Kostrad melaksanakan kegiatan pemeliharaan tanah, perawatan tanaman, dan panen di kebun Pos Salang yang berada di Desa Salang, Kecamatan Tulin Onsoi, Kabupaten Nunukan. Kegiatan ini dilakukan secara mandiri oleh personel Pos Salang sebagai bagian […]

  • Lima Penerbangan dari Bali Terdampak, Imigrasi Ngurah Rai Pastikan Layanan Tetap Optimal

    Lima Penerbangan dari Bali Terdampak, Imigrasi Ngurah Rai Pastikan Layanan Tetap Optimal

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com – Eskalasi konflik di Timur Tengah yang memicu penutupan wilayah udara disejumlah negara seperti Qatar, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Iran berdampak pada jadwal penerbangan internasional, termasuk rute dari dan menuju Bali. Berdasarkan laporan pemantauan per 1 Maret 2026 pukul 01.00 WITA, terdapat lima penerbangan utama dari Bali yang terdampak, yakni Etihad Airways […]

  • BPN Bandung Barat Tetap Buka Pelayanan dengan Sistem Bergilir di Libur Lebaran 2025 

    BPN Bandung Barat Tetap Buka Pelayanan dengan Sistem Bergilir di Libur Lebaran 2025 

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 758
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM. BANDUNG BARAT – Meski libur Lebaran 2025 telah tiba, Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bandung Barat memastikan tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini dilakukan dengan menerapkan sistem kerja bergilir sesuai instruksi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid. Kepala Kantor BPN Kabupaten Bandung Barat, Gunung Jayalaksana, menegaskan bahwa […]

  • Kemenkum Jabar Tegaskan Komitmen Pembangunan ZI dan Peningkatan Kinerja Melalui Penandatanganan Bersama

    Kemenkum Jabar Tegaskan Komitmen Pembangunan ZI dan Peningkatan Kinerja Melalui Penandatanganan Bersama

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 177
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM. BANDUNG – Dalam upaya memperkuat kinerja dan memperbaiki kualitas pelayanan publik, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat (Kanwil Kemenkum Jabar) menggelar penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas (ZI), Pakta Integritas, dan Janji Kinerja. Senin 20 Januari 2025.   Acara yang berlangsung di Kantor Kanwil Kemenkum Jabar pada hari Senin ini dipimpin langsung […]

  • Pemprov NTT Himbau Masyarakat Waspada Kondisi Cuaca Ekstrim

    Pemprov NTT Himbau Masyarakat Waspada Kondisi Cuaca Ekstrim

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 193
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Konferensi Pers terkait Kondisi Terakhir Cuaca di Wilayah NTT. Acara yang digelar di Lantai 2 Kantor Gubernur NTT pada Kamis, 30 Januari 2025 ini bertujuan dalam mengantisipasi cuaca ekstrim di seputaran wilayah NTT. Pemprov NTT menghimbau masyarakat untuk selalu bersiap menghadapi cuaca ekstrim hingga Ferbruari mendatang. […]

  • Isu Layanan RSUD Tabanan Viral, Fraksi PDIP DPRD Pastikan Pengawasan dan Evaluasi Menyeluruh

    Isu Layanan RSUD Tabanan Viral, Fraksi PDIP DPRD Pastikan Pengawasan dan Evaluasi Menyeluruh

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    TABANAN, Matakompas.com | Isu pelayanan kesehatan di RSUD Tabanan yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial mendapat perhatian dari DPRD Kabupaten Tabanan. Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tabanan, I Putu Eka Putra Nurcahyadi, menegaskan bahwa setiap persoalan pelayanan kesehatan harus disikapi secara terbuka dan dijadikan momentum untuk memperkuat sistem kesehatan daerah. Menurut Eka Nurcahyadi, pelayanan […]

expand_less