Breaking News
light_mode
Trending Tags

Regenerasi Polri Mandek karena Kepemimpinan Terlalu Lama – HAMI Minta Prabowo Ganti Kapolri

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
  • visibility 280
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jarrakpos.com Jakarta – Polri adalah institusi hukum yang menuntut gerak, bukan hanya dalam menangani perkara, tetapi dalam membangun sistem, memperbarui etika, dan menyegarkan kepemimpinan. Namun ketika satu figur terlalu lama duduk di pucuk kekuasaan, institusi yang mestinya hidup justru membeku. Inilah yang kini dirasakan oleh publik dan para kader internal terhadap kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Jenderal Sigit menjabat sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia sejak Januari 2021. Hingga pertengahan 2025, masa jabatannya telah menembus empat setengah tahun—terpanjang sejak era reformasi. Durasi ini bukan semata angka, tetapi pertanda bahwa sirkulasi kepemimpinan di tubuh Polri sedang tidak sehat. Sejumlah kader potensial tidak memperoleh ruang untuk naik karena regenerasi terhenti di lapisan atas.

Himpunan Aktivis Milenial Indonesia (HAMI) melihat langsung gejala stagnasi ini. Di bawah kepemimpinan yang terlalu lama, dinamika kelembagaan Polri justru melambat. Penyegaran visi tidak terjadi. Visi “Polri Presisi” yang pernah menjadi jargon harapan kini hanya menjadi slogan administratif. Di saat tantangan publik semakin kompleks, Polri justru kehilangan daya dorong internalnya untuk berubah.

Dalam dunia kepemimpinan institusional, lamanya jabatan tidak selalu identik dengan kestabilan. Bahkan sebaliknya, ketika terlalu lama dibiarkan tanpa sirkulasi, lembaga menjadi nyaman dengan status quo. Dalam kasus Polri, itu berarti membiarkan proses kaderisasi mandek, dan menumpuk persoalan budaya lama tanpa koreksi.

HAMI meyakini bahwa regenerasi kepemimpinan adalah syarat mutlak untuk menghidupkan kembali semangat reformasi Polri. Namun regenerasi tidak akan berjalan jika kepemimpinan lama tidak diberi batas waktu. Oleh karena itu, kami menyampaikan secara terbuka: Presiden Prabowo Subianto perlu mengambil langkah korektif dengan mengganti Kapolri sebagai bagian dari komitmen politik terhadap reformasi institusi hukum.

Momentum Hari Bhayangkara yang jatuh pada 1 Juli 2025 menjadi titik waktu yang simbolik sekaligus strategis. Bukan semata untuk menghormati masa pengabdian Jenderal Sigit, tetapi sebagai penanda bahwa pemerintahan baru tidak akan membiarkan institusi hukum dikendalikan oleh kepemimpinan yang stagnan.

Kami tidak menyoal siapa yang akan diangkat menjadi Kapolri selanjutnya. Tapi kami menegaskan kriteria: figur yang bersih, punya integritas, mampu melampaui tekanan politik, dan berani mereformasi kultur Polri dari dalam. Bukan semata berganti nama, tapi berganti paradigma.

Presiden Prabowo kini memegang mandat konstitusional dan tanggung jawab moral. Jika ia ingin menegaskan bahwa pemerintahannya berdiri di atas cita-cita keadilan dan meritokrasi, maka inilah saatnya menunjukkan komitmen itu. Tidak dengan retorika, tetapi dengan tindakan: mengganti pucuk pimpinan Polri, dan membuka jalan bagi regenerasi yang sehat.

HAMI percaya, pergantian ini bukan sekadar urusan internal lembaga. Ini adalah pesan politik bagi publik: bahwa negara masih punya daya untuk memperbaiki dirinya sendiri. Polri bukan milik segelintir elite, tetapi institusi yang seharusnya menjamin rasa aman dan keadilan bagi seluruh rakyat. Maka proses ini harus dijaga dari transaksi politik, dan diarahkan sepenuhnya pada kepentingan rakyat.

Reformasi Polri yang sejati tidak mungkin lahir dari kepemimpinan yang terlalu lama diam di tempat. Ia hanya bisa dimulai ketika regenerasi diberi ruang, dan keberanian untuk berubah dijadikan prinsip utama.

Oleh: Asip Irama
Koordinator Nasional Himpunan Aktivis Milenial Indonesia (HAMI)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Koster Tetapkan Enam Kawasan Rendah Emisi Bali Kerthi Bhumi Satwika

    Gubernur Koster Tetapkan Enam Kawasan Rendah Emisi Bali Kerthi Bhumi Satwika

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 55
    • 0Komentar

    GIANYAR, Matacompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster menetapkan enam kawasan strategis sebagai Kawasan Rendah Emisi Kerthi Bhumi Satwika untuk periode 2026-2030. Kebijakan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dalam menekan emisi gas rumah kaca, mempercepat pemanfaatan energi bersih, serta mendorong pariwisata berkelanjutan. Enam kawasan tersebut meliputi Ubud, Kepulauan Nusa Penida, Nusa Dua, Kuta, […]

  • Dugaan Korupsi Lelang Saham PT. GBU yang Rugikan Negara Rp. 9,7 Triliun, KPK Berwenang Periksa Jampidsus Tanpa Izin Jaksa Agung

    Dugaan Korupsi Lelang Saham PT. GBU yang Rugikan Negara Rp. 9,7 Triliun, KPK Berwenang Periksa Jampidsus Tanpa Izin Jaksa Agung

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 484
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA – Koalisi Masyarakat Sipil Selamatkan Tambang (KSST) menyampaikan apresiasi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah meningkatkan status ke tahap penyelidikan dalam pengusutan dugaan korupsi lelang saham PT. Gunung Bara Utama (PT. GBU) asset milik terpidana kasus rasuah Jiwasraya, Heru Hidayat, yang merugikan negara Rp. 9,7 Triliun, yang diduga melibatkan Jampidsus Febrie Adriansyah. […]

  • Ibu Putri Koster Dorong Kader Posyandu di Pekutatan Lebih Gercep Layani Masyarakat

    Ibu Putri Koster Dorong Kader Posyandu di Pekutatan Lebih Gercep Layani Masyarakat

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 25
    • 0Komentar

    JEMBRANA, Matakompas.com – Ibu Putri Suastini Koster selaku Ketua TP Posyandu Provinsi Bali mengharapkan kader Posyandu lebih gerak cepat (gercep) dalam merespons kebutuhan masyarakat dan mampu menjadi juara di hati warga. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Aksi Sosial TP Posyandu Provinsi Bali bertajuk Membina dan Berbagi di Wantilan Pura Puseh Desa Pulukan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten […]

  • Belajar dari Bali, Bupati Wakatobi Tertarik Kembangkan Produk Lokal.

    Belajar dari Bali, Bupati Wakatobi Tertarik Kembangkan Produk Lokal.

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 69
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Bali menjadi rujukan bagi Wakatobi dalam mengembangkan pariwisata sekaligus mengangkat potensi produk lokal. Bupati Wakatobi Haliana menyatakan ketertarikannya untuk mempelajari langsung kebijakan dan tata kelola yang diterapkan Bali, khususnya dalam pemanfaatan produk lokal untuk mendukung perekonomian masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati Haliana saat bertemu Gubernur Bali Wayan Koster di Rumah Jabatan Jaya […]

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 12.393
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Setelah sempat diperiksa lebih kurang 6 jam, polisi melakukan penahanan terhadap Nikita Mirzani dan asistennya, Mail, terkait kasus dugaan pemerasan dan pengancaman yang dilaporkan Reza Gladys Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary. Setelah dilakukan pemeriksaan dan gelar perkara, penyidik melakukan penahanan terhadap Nikita Mirzani dan Mail untuk […]

  • HUT ke-74 PERSAJA, Jaksa Agung Komitmen Transformasi Kejaksaan Humanis dan Modern

    HUT ke-74 PERSAJA, Jaksa Agung Komitmen Transformasi Kejaksaan Humanis dan Modern

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 401
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-74 Persatuan Jaksa Indonesia (PERSAJA), Jaksa Agung Republik Indonesia ST Burhanuddin, melalui Ketua Umum PERSAJA yang juga Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAM-Pidum), Asep N. Mulyana, menyampaikan amanat dalam upacara yang berlangsung di Lapangan Upacara Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (14/5/2025). Peringatan tahun ini mengusung tema […]

expand_less