Breaking News
light_mode
Trending Tags

Beredar Laporan Surat Permitaan Agar Jaksa Agung Lakukan Audit Bantuan Benih Padi di Jawa Barat

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
  • visibility 299
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jarrakpos.com Jakarta – Beredar sebuah surat penting mengaku sekelompok petani yang berasal dari Jawa Barat melaporkan tentang adanya dugaan pengurangan tonase dalam penyaluran benih padi pada tahun 2020 sampai dengan 2025 kepada Jaksa Agung. Dalam isi surat tersebut, mereka meminta agar Jaksa Agung ST Burhanuddin beserta jajaranya untuk memeriksa dan memanggil pihak yang terlibat dalam penyaluran proyek bantuan benih padi di Jawa Barat yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN).

Selain permintaan pemanggilan kepada pihak yang terlibat dalam proyek bantuan benih padi pada tahun 2020 sampai dengan 2025. Para petani di Jawa Barat juga berharap agar Jaksa Agung beserta jajaran untuk melakukan audit bantuan benih padi tersebut yang bersumber dari APBN terutama penyaluran di wilayah Garut, Cianjur, Sukabumi, dan Karawang karena merugikan para petani yang ada di Jawa Barat.

Berikut isi dalam surat laporan petani dari Jawa Barat kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin yang telah tersebar luas dikalangan wartawan ditulis pada hari Jumat 21 Agustus 2025 :

Asalaumalaikum warohmatullahiwabarakatuh, salam Sejahtera dan salam demokrasi, Izinkan kami dari Masyarakat yang peduli terhadap petani dari Jawa Barat. Mohon izin menyampaikan kepada Bapak Jaksa Agung terkait persoalan dugaan permainan pengurangan tonase sekitar 30/50 peresen untuk penyaluran bantuan benih padi dari tahun 2020 sampai dengan 2025 sekarang.
Kemudian, dalam surat tersebut juga menjelaskan tentang adanya dugaan penyelewengan bantuan benih padi yang berasal dari APBN.

“Adanya dugaan penyelewengan penyaluran bantuan tersebut kabarnya berasal dari anggaran pendapatan belanja nasional (APBN) Pemerintah pusat,’’ tulis dalam surat yang telah tersebar luas dikalangan wartawan itu.

Selanjutnya, dalam isi surat menceritakan tentang dugaan Lokasi penyaluran bantuan benih yang memang telah disalahgunakan seperti di Garut, Cianjur, Sukabumi, dan Karawang. Para kelompok tani dari Jawa Barat itu, berharap kepada Jaksa Agung beserta jajaran agar segera melakukan penindakan dan pemeriksaan kepada pihak terkait yang ada di Jawa Barat. Alasanya karena diduga tidak menyalurkan bantuan proyek sebagai mestinya ke Masyarakat.

“Mengenai dugaan penyaluran benih padi untuk wilayah yaitu (Garut Kota,Garut Selatan, Cianjur Selatan, Sukabumi Selatan, Jampang, Surade dan Karawang tahun 2020 sampai 2025 sekarang, besar harapan kami kepada Bapak Jaksa Agung dan jajaran di Kejaksaan untuk menelusuri (memeriksa/Audit) dan menindak lanjuti keluhan para petani di Jawa Barat. Karena, kami tidak mendapatkan bantuan sesuai dengan semestianya.’’ Tulis dalam isi surat laporan ke Jaksa Agung tersebut.

“Sekali lagi, besar harapan kami, untuk bapak Jaksa Agung dan jajaran di Kejaksaan untuk menindak lanjuti dan memanggil pihak-pihak yang terlibat dalam bantuan proyek benih petani di wilayah Jawa Barat. Demikian laporan kami ini kepada Bapak Jaksa Agung dan jajaran Kejaksaan, semoga aspirasi kami ini dapat menjadi perhatian oleh pihak Kejaksaan dengan timnya. Wasalamualaikum Warohmatullahiwabarokatuh,’’ sambung dalam surat laporan itu.

Kemudian, dalam isi surat laporan kepada Jaksa Agung tersebut juga ternyata telah ditembuskan kepada Kejari Jawa Barat yang mereka ditandatangani, mereka yang menandatangani diantaranya bernama Asep, Indra dan Agus.

Sementara itu, sampai berita ini diturunkan, tim dari redaksi masih berupaya menghubungi pihak-pihak terlibat dalam proyek benih padi dan juga menghubungi Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung berkaitan dengan surat laporan masyarakat yang ada di Jawa Barat tentang persoalan adanya dugaan penyimpangan bantuan benih padi dari tahun 2020 sampai dengan 2025.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perjuangkan Hak Pekerja, Made Suwardana Ajak Perkuat Kolaborasi di Sektor Pariwisata

    Perjuangkan Hak Pekerja, Made Suwardana Ajak Perkuat Kolaborasi di Sektor Pariwisata

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 34
    • 0Komentar

    BADUNG | Komitmen memperkuat perlindungan tenaga kerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif terus ditunjukkan DPRD Kabupaten Badung. Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Badung, I Made Suwardana, menerima audiensi Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Kantor DPRD Kabupaten Badung, Kamis (2/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog strategis antara legislatif dan […]

  • Ingan Pane Ketua AFK Medan

    Ingan Pane Ketua AFK Medan

    • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 443
    • 0Komentar

    Medan – Ingan Habibi Pane secara resmi terpilih sebagai Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Kota Medan untuk periode 2025-2029. Ia menggantikan ketua sebelumnya yang dijabat Al Husaini masa khidmat 2021-2025. Pemilihan ini berlangsung dalam acara Kongres AFK Kota Medan yang digelar di Karya Futsal Medan, Minggu (20/5) Ia terpilih secara aklamasi pada kongres yang dihadiri […]

  • Nyoman Suwirta Soroti Anggaran Pendidikan Bali 2027: Rp1,3 Triliun Harus Tepat Sasaran

    Nyoman Suwirta Soroti Anggaran Pendidikan Bali 2027: Rp1,3 Triliun Harus Tepat Sasaran

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 28
    • 0Komentar

    DENPASAR — Anggaran pendidikan Bali tahun anggaran 2027 yang diajukan mencapai sekitar Rp1,3 triliun. Namun, besarnya angka tersebut tidak serta-merta menjamin seluruh persoalan pendidikan di Pulau Dewata dapat tertangani. Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali I Nyoman Suwirta meminta pemerintah memastikan setiap rupiah anggaran pendidikan disusun berdasarkan data kebutuhan riil, bukan semata-mata berdasarkan besaran pagu […]

  • Salurkan KUR Rp1,7 Triliun, Bank BPD Bali Perkuat UMKM dan Sektor Produksi

    Salurkan KUR Rp1,7 Triliun, Bank BPD Bali Perkuat UMKM dan Sektor Produksi

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 25
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Bank BPD Bali kembali menegaskan perannya sebagai penggerak utama ekonomi daerah melalui capaian kinerja penyaluran kredit sepanjang tahun 2025. Selaras dengan visi Asta Cita Pemerintah Republik Indonesia dan konsep Ekonomi Kerthi Bali, Bank BPD Bali sukses menuntaskan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga 100 persen dari target yang ditetapkan. Sepanjang tahun 2025, […]

  • Imigrasi Denpasar Deportasi WN Prancis, Overstay 100 Hari Setelah Serahkan Diri

    Imigrasi Denpasar Deportasi WN Prancis, Overstay 100 Hari Setelah Serahkan Diri

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 32
    • 0Komentar

    DENPASAR | Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar mendeportasi seorang Warga Negara (WN) Prancis berinisial YGB (22) setelah yang bersangkutan menyerahkan diri akibat melakukan pelanggaran izin tinggal berupa overstay selama 100 hari. YGB dipulangkan dari Bali melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Jumat (18/9/2026), menggunakan penerbangan AirAsia sekitar pukul 12.10 […]

  • Nunung Srimulat, Kondisi Ekonomi Makin Buruk

    Nunung Srimulat, Kondisi Ekonomi Makin Buruk

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 782
    • 0Komentar

    SOLO,JARRAKPOS.COM – Kondisi perekonomian Nunung Srimulat tengah terguncang. Pekerjaan di dunia hiburan yang tidak sebanyak dahulu, ditambah dengan sederet penyakit yang kini diidapnya membuat Nunung sampai harus menjual aset untuk bertahan hidup. Padahal Nunung diketahui juga pernah membuka usaha kuliner bernama Warung Songoseng di Kota Solo, Jawa Tengah. Adalah Raffi Ahmad yang juga membantu Nunung […]

expand_less