Breaking News
light_mode
Trending Tags

Model Prasmanan dan Piring Sendiri Solusi Bagi MBG

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
  • visibility 196
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jarrakpos.com JAKARTA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus mengalami dinamika, baik pola masakan maupun cara penyajian. Dapur sekolah menjadi solusi. Wacana ini muncul sebagai alternatif jalan keluar dari banyaknya makanan basi dan beracun yang disediakan dapur umum.

Dapur MBG di sekolah memiliki dampak positif di lihat dari berbagai aspek. Di samping terhindar dari potensi makanan basi atau keracunan, dan siswa bisa lebih mandiri.

Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai penanggungjawab program ini harus bisa merespons lebih cepat dinamika yang terjadi di lapangan.

Demikian benang merah kasus ini disampaikan oleh Fadhil As Mubarok, Chairman of Mubarok Institute kepada wartawan di Jakarta, Minggu (1/09/2025).

Mubarok menegaskan memasak di dapur sekolah yang dikelola sekolah tidak butuh waktu lama untuk mengantar makanan karena langsung bisa tersedia ke hadapan para siswa. Berbeda jauh kalau masak di dapur umum milik pengusaha katering maka harus diantar pakai mobil, yang membutuhkan waktu. Belum lagi di perjalanan mobil mengalami macet dan kendala lain.

Program Dapur Sekolah kata Mubarok jauh melampaui sekadar menyediakan makanan, ini adalah sebuah laboratorium hidup untuk pendidikan karakter. Saat siswa terlibat dalam kegiatan seperti mencuci piring atau membersihkan area makan, mereka tidak hanya belajar tentang kebersihan pribadi tetapi juga mengembangkan rasa tanggung jawab kolektif terhadap lingkungan sekolah mereka. Aktivitas ini mengajarkan disiplin dan kemandirian sejak dini, yang sering kali tergerus oleh modernisasi. Anak-anak menjadi terbiasa dengan pekerjaan tangan yang ringan, membentuk kebiasaan baik yang akan terbawa hingga dewasa. Selain itu, kegiatan makan bersama di dapur sekolah dapat memperkuat interaksi sosial dan menciptakan rasa kebersamaan di antara para siswa dan guru.

Sistem Dapur Sekolah juga memberikan kontrol penuh kepada pihak sekolah, guru, dan komite orang tua terhadap kualitas bahan baku dan proses pengolahan makanan. Hal ini menjamin bahwa setiap hidangan disiapkan dengan standar gizi yang tinggi dan kebersihan yang terjamin.

Masakan yang diolah langsung di lokasi sekolah dapat disajikan dalam kondisi hangat dan segar, yang tidak hanya meningkatkan selera makan siswa, tetapi juga memastikan bahwa nutrisi dari bahan makanan tetap terjaga. Apalagi kalau disajikan dalam bentuk prasmanan.

Berbeda dengan makanan katering yang harus menempuh jarak jauh, sistem ini menghilangkan risiko makanan menjadi basi atau terkontaminasi selama perjalanan. Masalah keamanan pangan (food safety) menjadi prioritas utama, dan model Dapur Sekolah dapat secara efektif mengurangi risiko keracunan makanan yang mungkin timbul dari proses distribusi yang panjang.

Salah satu keunggulan utama Dapur Sekolah adalah kemampuannya untuk menjamin integritas nutrisi dari setiap hidangan. Makanan yang dimasak langsung di sekolah dan disajikan dalam keadaan hangat memastikan bahwa vitamin dan mineral penting tidak hilang akibat proses pemanasan ulang atau waktu distribusi yang panjang.

Mubarok menegaskan model prasmanan juga bisa menjadi solusi makanan basi, karena tersaji dalam waktu cepat.

Metode ini memungkinkan anak-anak bebas memilih sendiri makanan yang mereka inginkan dan takaran yang dapat mereka habiskan, dengan tetap memastikan menu wajin seperti karbohidrat, protein, sayuran dan buah. Ke depan tidak ada lagi makanan sisa karena siswa sudah memilih sesuai ukuran.

Pada metode prasmanan, siswa membawa alat makan sendiri dan disajikan oleh guru sesuai takaran yang telah direkomendasikan oleh ahli gizi. Hal ini tidak hanya mendukung pengurangan limbah plastic, tetapi juga melatih anak-anak untuk lebih mandiri dan menjaga kebersihan.

Salah satu yang telah dilaksanakan uji coba MBG dengan melibatkan Yayasan Lembaga Peningkatan Gizi Indonesia (YLPKGI), GSI Lab, dan Universitas Muhammadiyah Jakarta untuk mengukur dampak gizi siswa.

Parameter yang diukur meliputi tinggi badan, berat badan, lingkar lengan atas dan kadar hemoglobin sebelum dan sesudah program berjalan. Hasilnya memberikan gambaran nyata tentang manfaat program terhadap kesehatan anak.

Beberapa waktu lalu, program MBG bekerjasama dengan Grab Indonesia dan OVO melakukan uji coba selama 90 hari, sekaligus untuk peningkatan gizi bagi anak-anak sekolah.

Di samping itu, melalui kerjasama ini, program MBG juga membawa dampak positif bagi UMKM dan wali murid.

Dengan memanfaatkan teknologi modern, program makan bergizi gratis mempermudah pelaksanaan dan pengawasan distribusi makanan bergizi.

Country Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenandi menegaskan bahwa setiap makanan yang diterima murid sekolah memenuhi standar gizi sesuai acuan BGN dan rekomendasi ahli gizi, serta kebersihan dan keamanan tertinggi.

Dapur Sekolah bukan hanya tentang makan siang, tetapi juga tentang membangun ekosistem yang kuat di sekitar sekolah. Program ini memberdayakan komunitas dengan cara menciptakan lapangan kerja lokal, mempekerjakan juru masak atau tenaga bantuan dari komunitas sekitar. Mendukung perekonomian lokal, mendorong pembelian bahan-bahan makanan dari petani atau pasar lokal, menciptakan siklus ekonomi yang sehat di tingkat desa atau kelurahan. Meningkatkan keterlibatan orang tua, mengajak wali murid untuk berpartisipasi dalam perencanaan menu atau menjadi sukarelawan, memperkuat ikatan antara orang tua dan sekolah.

Dapur Sekolah mentransformasi program makan siang dari sekadar distribusi makanan menjadi sebuah gerakan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Program Dapur Sekolah memiliki keterkaitan yang sangat erat dan signifikan dengan program unggulan Presiden Prabowo, yaitu MBG, melalui beberapa aspek kunci.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akses Keadilan Merata hingga ke Desa: Kakanwil Kemenkum Bali Matangkan Persiapan Peresmian 100% Posbankum Bersama Gubernur Bali

    Akses Keadilan Merata hingga ke Desa: Kakanwil Kemenkum Bali Matangkan Persiapan Peresmian 100% Posbankum Bersama Gubernur Bali

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 27
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com  – Dalam rangka mematangkan koordinasi dan persiapan Peresmian Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di seluruh Provinsi Bali, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kakanwil Kemenkum) Bali, Eem Nurmanah, beserta jajaran melaksanakan audiensi strategis dengan Gubernur Bali, I Wayan Koster, bertempat di Rumah Dinas Jabatan Gubernur Bali pada Rabu (3/12). Kakanwil Kemenkum Bali, Eem Nurmanah, didampingi […]

  • Danau dan Hutan Bali di Titik Kritis, Pansus TRAP DPRD Bali Bongkar Dugaan Pelanggaran di Kawasan Danau Beratan

    Danau dan Hutan Bali di Titik Kritis, Pansus TRAP DPRD Bali Bongkar Dugaan Pelanggaran di Kawasan Danau Beratan

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 29
    • 0Komentar

    BALI, Matakompas.com – Kabut tipis masih menggantung di atas Danau Beratan. Air danau yang tenang memantulkan bayangan hutan pegunungan Bedugul yang selama puluhan tahun menjadi penyangga kehidupan Bali. Namun di balik lanskap yang tampak damai itu, tersimpan persoalan serius yang kini dibongkar Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali. Ketua […]

  • Respon Awal Kebakaran, Pemprov Bali Perkuat Peran Linmas

    Respon Awal Kebakaran, Pemprov Bali Perkuat Peran Linmas

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 56
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matacompas.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali mendorong penguatan peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) dalam memberikan respons awal saat terjadi kebakaran. Linmas yang tersebar hingga tingkat desa, ternyata memiliki posisi strategis karena berada lebih dekat dengan masyarakat dan lokasi kejadian. Kepala Satpol PP Provinsi Bali sekaligus Ketua DPD Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) Bali, Dewa […]

  • Kuota Pengiriman Cepat Habis, Distan Pangan Bali Pastikan Pengeluaran Sapi Berdasarkan Analisis Populasi

    Kuota Pengiriman Cepat Habis, Distan Pangan Bali Pastikan Pengeluaran Sapi Berdasarkan Analisis Populasi

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 28
    • 0Komentar

    DENPASAR — Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali memastikan pengaturan kuota pengeluaran sapi Bali dilakukan berdasarkan analisis populasi ternak secara ketat untuk menjaga keberlanjutan populasi sapi lokal Bali. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Wayan Sunada, menjelaskan kuota pengiriman sapi Bali ditetapkan melalui perhitungan populasi sapi jantan dan betina, angka kelahiran, serta […]

  • Mantul, Kejari Jakpus Geledah PT AL Usut Dugaan Korupsi PDNS Kominfo

    Mantul, Kejari Jakpus Geledah PT AL Usut Dugaan Korupsi PDNS Kominfo

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA – Penyidik Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Kejari Jakpus) menggeledah PT AL. Penggeledahan tersebut terkait dengan pengusutan korupsi proyek pengadaan Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) 2020-2024. Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Jakpus) Safrianto Zuriat Putra melalui Kepala Seksi Intelijen Kejari Jakpus, Bani Immanuel Ginting menerangkan bahwa penggeledahan dilakukan […]

  • Oknum Vendor PLN Indramayu di duga Gelapkan Uang Pemangkasan Pohon!!!.

    Oknum Vendor PLN Indramayu di duga Gelapkan Uang Pemangkasan Pohon!!!.

    • calendar_month Minggu, 2 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 392
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com Pohon ditanam selain berfungsi sebagai menyerap karbon dioksida dari hasil pembakaran senyawa kimia atau sering disebut pertukaran karbon dioksida dengan oksiden yang dibutuhkan oleh manusia pohon juga dipakai untuk berteduh dari panas dan hujan. Banyak pohon juga memiliki nilai ekonomis yang tinggi misalnya buahnya, daunnya, batangnya bahkan juga akarnya. Kabupaten Indramayu yang hampir […]

expand_less