Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » PS Malaka vs Bintang Timur Atambua: Derbi Satu Rahim dari Ujung Timor

PS Malaka vs Bintang Timur Atambua: Derbi Satu Rahim dari Ujung Timor

  • account_circle Redaksi Matakompas
  • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
  • visibility 2
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Eky Luan, Wartawan Mata Kompas

NTT, Matakompas.com- Ada sesuatu yang berbeda dari pertemuan antara PS Malaka dan Bintang Timur Atambua (BTA) di ajang ETMC 2025 kali ini.

Ini bukan sekadar pertandingan sepak bola, ini adalah pertemuan dua saudara tua dari rahim yang sama, tanah Timor bagian barat, yang kini saling menguji diri di panggung besar Liga 4 Indonesia.

Harusnya, ini kisah tentang persaudaraan dan asal-usul bersama. Tapi sepak bola, seperti hidup, tak melulu soal rahim yang sama.

Ada harga diri, gengsi, dan cerita panjang yang menuntut pembuktian. Dan itulah yang membuat laga ini lebih dari sekadar 90 menit perebutan bola, ini adalah duel gengsi yang akan meninggalkan jejak panjang di ingatan para pecinta bola Nusa Tenggara Timur.

Pertaruhan Gengsi di Marilonga

Kedua tim membawa sejarah dan semangat yang tak bisa diremehkan. PS Malaka, tim yang dikenal dengan semangat juang anak-anak pesisir Abudenok dan Motadikin, punya reputasi kuat di kelompok usia muda.

Statistik mencatat, mereka nyaris selalu menang melawan BTA di ajang junior. Namun kali ini, di level senior, segalanya bisa berubah.

Stadion Marilonga, Ende, akan menjadi saksi bagaimana “Manumeo Malaka” menantang sang juara bertahan Bintang Timur Atambua, dalam laga pembuka Grup F yang disebut-sebut sebagai “big match” paling bergengsi di babak awal ETMC 2025.

Duel Strategi dan Nyali

Di kubu Malaka, pelatih menurunkan Yoko Jehaman, penyerang tajam dengan insting predator di kotak penalti.

Di belakangnya, ada trio Risda Rae, Aposto Bria, dan Ricko Bria, gelandang yang dikenal energik dan penuh determinasi. Di lini belakang, nama Messi Bria disebut-sebut akan menjadi “pagar indah” pertahanan Malaka, simbol kedisiplinan dan ketenangan.

Sementara itu, Bintang Timur Atambua, sang Macan Batas, tidak datang untuk bermain aman.

Mereka membawa amunisi dari Akademi Persib Bandung, serta mengandalkan duet maut Crespo Hale dan Ino Aty Soares, dua striker yang punya naluri mencium gol lebih cepat dari tiupan peluit.

Dari Lapangan Hijau ke Hati Penonton

Pertandingan ini bukan sekadar soal teknik dan taktik. Ini soal kebanggaan daerah, soal siapa yang pantas disebut “raja baru” dari wilayah perbatasan Timor. Di mata penonton, ini adalah nostalgia yang dibalut semangat muda.

Anak-anak dari dua kabupaten bertetangga ini mungkin tumbuh di tanah yang sama, tapi sore nanti mereka akan berdiri di sisi berbeda dari garis tengah lapangan.

Bagi sebagian besar warga Malaka dan Belu, hasil akhir bukan sekadar angka, ia adalah bagian dari cerita panjang rivalitas yang lahir dari kedekatan.

Dan bagi siapa pun yang mencintai sepak bola NTT, pertandingan ini wajib ditonton. Karena dari sini, kita bisa melihat bagaimana sepak bola bukan hanya hiburan tapi juga cermin dari semangat, persaudaraan, dan harga diri.

Saksikan Big Match Grup F ETMC 2025:

🗓 Rabu, 12 November 2025

🏟 Stadion Marilonga, Ende

⚽ Kick-off: Pukul 14.00 WITA

📺 Live di Stadion Marilonga ***

  • Penulis: Redaksi Matakompas

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Istana Tampaksiring ke Wantilan Sading, PEPABRI Bali Perkuat Gerakan Pengelolaan Sampah

    Dari Istana Tampaksiring ke Wantilan Sading, PEPABRI Bali Perkuat Gerakan Pengelolaan Sampah

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    GIANYAR – DPD PEPABRI Bali meneguhkan komitmennya dalam mendukung penanganan darurat sampah di Bali. Untuk itu, DPD PEPABRI Bali melakukan kegiatan simakrama kebangsaan di Wantilan Desa Sading, Tampaksiring, Gianyar, Kamis, 7 Mei 2026. Kegiatan yang dirangkaikan dengan arisan rutin anggota itu berlangsung usai rombongan PEPABRI Bali menelusuri jejak sejarah di Istana Kepresidenan Tampaksiring.  Forum tersebut […]

  • Kuota 30 Persen Perempuan di Parlemen Dinilai Masih Sebatas Formalitas, Tutik Kusuma Wardhani Soroti Politik Biaya Tinggi

    Kuota 30 Persen Perempuan di Parlemen Dinilai Masih Sebatas Formalitas, Tutik Kusuma Wardhani Soroti Politik Biaya Tinggi

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    DENPASAR – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mempertegas kewajiban kuota 30 persen keterwakilan perempuan dalam pencalonan legislatif dinilai belum cukup menjamin lahirnya lebih banyak perempuan di kursi parlemen. Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai Demokrat Dapil Bali, Tutik Kusuma Wardhani menilai tantangan terbesar justru masih terjadi di internal partai politik dan kultur politik nasional […]

  • Alih Fungsi Sawah Dilindungi di Subak Jagaraga Disorot, Bangunan Kos Diduga Tanpa Izin Lengkap

    Alih Fungsi Sawah Dilindungi di Subak Jagaraga Disorot, Bangunan Kos Diduga Tanpa Izin Lengkap

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    JEMBRANA — Fenomena alih fungsi lahan sawah dilindungi (LSD) di kawasan Subak Jagaraga, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Bali, belakangan kian marak terjadi. Kondisi ini memicu kekhawatiran serius di kalangan petani dan pengurus subak setempat, yang melihat ancaman nyata terhadap keberlangsungan lahan pertanian mereka. Alih fungsi lahan yang terjadi disebut-sebut tidak disertai dengan rekomendasi resmi pelepasan […]

  •  Solidaritas Indonesia: PHDI dan Tokoh Lintas Agama di Bali Bersatu Doakan Korban Banjir Bandang

     Solidaritas Indonesia: PHDI dan Tokoh Lintas Agama di Bali Bersatu Doakan Korban Banjir Bandang

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Gelombang bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda berbagai wilayah Indonesia memicu kepedihan nasional. Setelah banjir bandang besar di Bali pada 10 September 2025 yang merenggut korban jiwa dan merusak bangunan, kini tiga provinsi di Sumatera, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat kembali diguncang bencana serupa. Menyikapi situasi tersebut, Parisadha […]

  • Kanwil Kemenkum Bali Matangkan Persiapan Peresmian Posbankum Bersama BPHN

    Kanwil Kemenkum Bali Matangkan Persiapan Peresmian Posbankum Bersama BPHN

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali menggelar Rapat Persiapan Peresmian Pos Bantuan Hukum (Posbankum) bersama Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) pada Rabu (3/12). Rapat dipimpin oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali, Eem Nurmanah, didampingi Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Mustiqo Vitra Ardhiansyah, serta Kepala Divisi Pelayanan Hukum I Wayan Redana. […]

  • Persaingan Semifinal Soekarno Cup Makin Panas, Jabar Hidupkan Asa

    Persaingan Semifinal Soekarno Cup Makin Panas, Jabar Hidupkan Asa

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    GIANYAR, Matakompas.com | Persaingan menuju babak semifinal Grup B Soekarno Cup 2025 semakin sengit setelah Banteng Jawa Barat (Jabar) berhasil menahan imbang Banteng Sulawesi Selatan (Sulsel) dengan skor 3-3 pada pertandingan dramatis di Bali United Training Center Gianyar, Minggu, 7 Desember 2025. Laga sarat tensi ini berjalan penuh kejutan. Tertinggal menjelang bubaran, Jabar mampu mencuri […]

expand_less