Breaking News
light_mode
Trending Tags

Aksi Hijau di Buleleng: Puluhan Pohon Ditanam, Aktivis Desak Pemerintah Bertindak

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BULELENG, Matakompas.com | Kepedulian terhadap kondisi hutan lindung di Kabupaten Buleleng kembali disuarakan melalui aksi nyata. Pegiat media sosial dan pencinta alam, Nengah Setiawan, menginisiasi kegiatan penanaman puluhan pohon penghasil air di kawasan Hutan Lindung Desa Lemukih, Kecamatan Sawan, Senin, 24 November 2025.

Aksi ini melibatkan Pemerintah Desa Lemukih serta komunitas pecinta alam LEAC (Lemukih Adventure Community).

Setiawan mengatakan bahwa penanaman pohon dilakukan sebagai respons atas kerusakan hutan yang semakin parah akibat pengelolaan tidak tepat dan maraknya penebangan liar.

“Yang ditanam adalah pohon-pohon penghasil air seperti Beringin, Kereseh, Pule, termasuk bambu. Ini pohon-pohon penyerap air terbaik dan penjaga ekosistem. Semua dibawa dari bonsai-bonsai yang dirawat di rumah, lalu dipindahkan ke hutan,” ujarnya.

Hutan Gundul dan Risiko Ekologi Mengancam Buleleng

Setiawan mengungkapkan bahwa sejumlah wilayah seperti Pahangji, Sambangan, dan Wanagiri mengalami kerusakan yang cukup serius. Meski beberapa zona masih terjaga, sebagian besar Hutan Desa Lemukih dinilai mengalami tekanan ekologis yang berat.

Ia juga menemukan praktik perusakan hutan secara terselubung, yaitu pepohonan yang dilukai mengelilingi batangnya agar mati perlahan tanpa terlihat seperti ditebang.

“Kalau Hutan Lemukih dihancurkan, bukan hanya desa yang dirugikan. Ini dataran tertinggi di Buleleng. Sumber air untuk Sawan dan Sekumpul berasal dari sini. Kalau hutan hilang, risiko banjir bandang dan hilangnya mata air akan menghantui,” tegasnya.

Setiawan turut menyoroti penanaman kelapa, pisang, dan cengkeh di kawasan hutan lindung yang menurutnya tidak mampu menjaga ketersediaan air dan justru dapat mempercepat erosi.

Desak Pemerintah Bertindak: ‘Cabut Izin Jika Hutan Disalahgunakan’

Selama melakukan dokumentasi, Setiawan mengaku beberapa kali diprotes bahkan dikejar oleh oknum perusak hutan. Namun setelah aktivitas tersebut dipublikasikan, sebagian penebangan sempat terhenti.

“Untungnya saya viralkan, jadi mereka sempat takut menebang. Tapi masih ada yang bekerja, kemarin saya melihat pembabatnya sampai melarikan diri, meninggalkan tas. Artinya masalah ini belum selesai,” ungkapnya.

Ia meminta aparat untuk tidak ragu menindak pihak-pihak yang merusak hutan.

“Harusnya aparatur negara tegas. Jika pengelolaan hutan desa disalahgunakan, cabut izin saja. Hutan adalah aset negara dan aset kehidupan masyarakat. Jangan sampai semuanya hancur,” pintanya.

Ia juga menitipkan harapan kepada Pemerintah Pusat. “Tiang memohon agar Bapak Presiden Republik Indonesia turun menangani kasus ini. Sebelum semua hutan di Buleleng hancur,” terangnya.

Upaya Jangka Panjang: Mengembalikan Keasrian Buleleng

Penanaman pohon beringin, kereseh, pule, dan bambu disebutnya sebagai langkah pemulihan jangka panjang. Setiawan menjelaskan bahwa pohon beringin saja membutuhkan 10-15 tahun untuk membentuk ekosistem yang stabil.

Meski demikian, ia optimistis gerakan kecil ini dapat menjadi penggerak kesadaran masyarakat.

“Kalau masyarakat peduli, Buleleng akan hijau lagi. Tanpa hutan tidak ada air di musim kemarau, dan tanpa pohon kita akan dihantam longsor saat hujan. Hutan bukan sekadar pepohonan, tapi kehidupan,” tutupnya.

Aksi ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan kesadaran ekologis di Buleleng, agar keberlangsungan hutan lindung tetap terjaga bagi generasi mendatang. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lebih dari Sekadar Remisi, Lapas Kerobokan Dorong Kemandirian Warga Binaan di Hari Natal

    Lebih dari Sekadar Remisi, Lapas Kerobokan Dorong Kemandirian Warga Binaan di Hari Natal

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com | Peringatan Hari Raya Natal 2025 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan tak sekadar menjadi momen seremonial keagamaan, tetapi juga penegasan komitmen negara dalam mendorong proses pembinaan dan reintegrasi sosial Warga Binaan. Melalui pemberian Remisi Khusus Natal, Lapas Kerobokan menunjukkan bahwa pemasyarakatan bukan hanya soal hukuman, melainkan proses memulihkan jati diri dan […]

  • Terbongkar! Pembunuhan ibu dan Anak

    Terbongkar! Pembunuhan ibu dan Anak

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 760
    • 0Komentar

    JAKARTA BARAT,JARRAKPOS.COM – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Barat menangkap pembunuh ibu dan anak yang jasadnya dimasukan ke dalam Toren rumahnya. Ibu dan anak itu berinisial T S L dan E S warga Jalan Angke Barat, Tambora, Jakarta Barat. Pelaku berinisial FI ditangkap di kampung halamannya daerah Banyumas, Jawa Tengah pada 9 Maret […]

  • Drama di Marilonga! Gol Menit Akhir Antar BMU Pantar Alor Kalahkan Sergio FC Malaka 2-1

    Drama di Marilonga! Gol Menit Akhir Antar BMU Pantar Alor Kalahkan Sergio FC Malaka 2-1

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 11
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Pertarungan panas tersaji di Stadion Marilonga, Ende, pada babak penyisihan Grup A El Tari Memorial Cup (ETMC) 2025, Rabu (12/11/2025) malam. Laga antara BMU Pantar Alor dan Sergio FC Malaka berlangsung penuh tensi dan emosi hingga menit akhir. BMU Pantar Alor akhirnya memastikan kemenangan dramatis dengan skor 2-1, lewat gol penentu di penghujung […]

  • Polres Magelang Kota Melaksanakan Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Pengamanan Idul Fitri 2025

    Polres Magelang Kota Melaksanakan Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Pengamanan Idul Fitri 2025

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 867
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Apel gelar pasukan pengamanan Idul Fitri 1446 H tahun 2025 bertempat di halaman Polres Magelang Kota dipimpin langsung oleh Walikota Magelang Damar diikuti oleh ratusan personil dari TNI, Polri, Instansi Pemerintah  Kota Magelang, dan dari unsur organisasi kemasyarakatan di Kota Magelang. Jumat( 21/03/2025). Pada kesempatan apel pengamanan Walikota Magelang didampingi Kapolres Magelang […]

  • Kemenkum Jabar dan Disbun Jawa Barat Bersinergi Inventarisasi Potensi Indikasi Geografis

    Kemenkum Jabar dan Disbun Jawa Barat Bersinergi Inventarisasi Potensi Indikasi Geografis

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 250
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM. BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Kanwil Kementerian Hukum (Kemenkum) bersama Dinas Perkebunan Jawa Barat mengintensifkan koordinasi lintas sektor guna mengidentifikasi dan memetakan potensi Indikasi Geografis (IG) di wilayah tersebut. Program ini dirancang untuk mendukung pengakuan hukum, perlindungan, dan peningkatan nilai ekonomi produk unggulan lokal yang memiliki karakteristik geografis khas. Kepala Bidang Kekayaan […]

  • Kadispora Bengkulu Ajak Pemuda Wujudkan Kesetaraan di Hari Tanpa Diskriminasi

    Kadispora Bengkulu Ajak Pemuda Wujudkan Kesetaraan di Hari Tanpa Diskriminasi

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 76
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Bengkulu, Ika Joni Ikhwan, SE, MM, mengajak generasi muda untuk menjunjung tinggi nilai kesetaraan dan menciptakan lingkungan yang inklusif dalam rangka memperingati Hari Tanpa Diskriminasi. “Tidak boleh ada ruang bagi diskriminasi dalam masyarakat kita, baik dalam aspek sosial, pendidikan, pekerjaan, maupun olahraga. Pemuda harus menjadi […]

expand_less