Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pansus TRAP DPRD Bali Dorong Pulau Menjangan Jadi Kawasan Spiritual dan Ekologis Berkelas Dunia

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • visibility 49
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com – Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali mendorong langkah strategis dalam penataan ruang Pulau Bali dengan menempatkan Pulau Menjangan sebagai kawasan lindung spiritual dan ekologis yang berkelanjutan.

Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, Dr (c) I Made Supartha S.H., M.H menegaskan bahwa arah pembangunan Bali ke depan tidak boleh semata berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi harus berpijak pada keseimbangan antara dimensi material dan spiritual.

Dalam rekomendasinya, Pansus TRAP meminta Gubernur Bali untuk menugaskan seluruh perangkat daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, agar secara terpadu menyusun dokumen daya dukung dan daya tampung wilayah Bali. Dokumen tersebut harus diselaraskan dengan konsep tata ruang berbasis Tri Mandala—Utama Mandala, Madya Mandala, dan Nista Mandala—serta dipadukan dengan konsep kosmologis Tri Wana, yakni Maha Wana, Tapa Wana, dan Sri Wana.

Menurut Supartha, konsep ini bukan sekadar pendekatan teknis, tetapi menjadi kerangka normatif dan spiritual dalam menentukan zonasi sakral serta arah pemanfaatan ruang Bali secara menyeluruh.

Pulau Menjangan, yang berada di kawasan Taman Nasional Bali Barat, dinilai memiliki posisi strategis sebagai ruang yang tidak hanya penting secara ekologis, tetapi juga sebagai kawasan spiritual yang sakral. Oleh karena itu, Pansus TRAP menegaskan bahwa Menjangan harus dilindungi dari tekanan komersialisasi yang berlebihan.

“Pulau Menjangan harus diposisikan sebagai kawasan dengan perlindungan ganda, yakni perlindungan ekologis dan spiritual. Jangan sampai bergeser menjadi ruang yang hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi jangka pendek,” tegasnya., Kamis, 9 April 2026 di Denpasar.

Dalam konstruksi tata ruang berbasis kearifan lokal, Pulau Menjangan diposisikan sebagai bagian dari Maha Wana, yaitu kawasan inti sakral atau sacred core area yang memiliki tingkat kesucian tertinggi. Kawasan ini diarahkan bebas dari eksploitasi komersial dan hanya diperuntukkan bagi aktivitas spiritual serta konservasi alam.

Sementara itu, kawasan hutan di sekitarnya, termasuk Taman Nasional Bali Barat, dikategorikan sebagai Tapa Wana, yakni lanskap sakral terkendali yang berfungsi menjaga keseimbangan ekologis serta mendukung aktivitas terbatas berbasis konservasi dan pendidikan spiritual.

Pansus TRAP juga menekankan pentingnya pembatasan pembangunan akomodasi wisata berskala besar serta pengendalian jumlah kunjungan berbasis daya dukung lingkungan. Setiap bentuk pemanfaatan ruang harus mengedepankan prinsip kehati-hatian, konservasi, dan penghormatan terhadap nilai kesucian kawasan.

Dalam perspektif hukum modern, nilai kesucian kawasan diterjemahkan melalui kebijakan tata ruang, termasuk penerapan radius kawasan suci sebagai bentuk perlindungan terhadap pura dan tempat-tempat sakral. Pendekatan ini menempatkan negara sebagai aktor aktif dalam menjaga nilai religius yang hidup dalam masyarakat Bali.

Lebih dari sekadar perlindungan fisik, kebijakan ini juga mencakup pelestarian atmosfer spiritual, lanskap visual, hingga keheningan yang menjadi bagian penting dalam praktik keagamaan.

Pansus TRAP menegaskan bahwa penetapan Pulau Menjangan sebagai kawasan lindung spiritual dan ekologis bukanlah bentuk pembatasan pembangunan, melainkan penegasan arah pembangunan Bali yang berkelanjutan, berkarakter, dan berakar pada nilai budaya serta spiritualitas.

“Negara harus hadir bukan hanya mengelola ruang sebagai komoditas ekonomi, tetapi sebagai ruang hidup yang memiliki makna kultural dan spiritual bagi masyarakat Bali,” pungkas Supartha.

Dengan pendekatan ini, Pulau Menjangan diharapkan menjadi simbol harmonisasi antara manusia, alam, dan spiritualitas—sekaligus menjadi model pengelolaan kawasan suci yang berkelas dunia. (Van)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sepakan Bola Mas Prananda dan 8 Ketua DPD Tandai Gelaran Soekarno Cup 2 di Bali

    Sepakan Bola Mas Prananda dan 8 Ketua DPD Tandai Gelaran Soekarno Cup 2 di Bali

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Sepakan bola ke gawang oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif, dan Ekonomi Digital Prananda Prabowo (Mas Prananda), Sekjen Hasto Kristiyanto dan delapan Ketua DPD menandai bergulirnya Liga Kampung Soekarno Cup 2025 di Stadion Ngurah Rai Denpasar Bali, Jumat 5 Desember 2025. Ketua Panitia Soekarno Cup 2025 I Made Agus […]

  • Dukung PSSI Perpanjang Arya Sinulingga sebagai Plt Ketua Asprov PSSI Sumut

    Dukung PSSI Perpanjang Arya Sinulingga sebagai Plt Ketua Asprov PSSI Sumut

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 850
    • 0Komentar

    Medan – Program pembinaan sepakbola yang di geber Asprov PSSI Sumut menuai pujian dari Askab PSSI Phakpak Bharat. Betapa tidak, sejak plt Arya Sinulingga menahkodai Asprov PSSI Sumut banyak program program positif digerakkan sebagai upaya untuk mengembalikan kejayaan sepakbola Sumut “Sangat positif dan banyak program yang berjalan. Dan terakhir diputar nya liga 4 “, kata […]

  • Wakil Gubernur Bali Giri Prasta Hadiri Melaspas Sanggah Gede Kubon Tubuh Kuthawaringin, Bangli

    Wakil Gubernur Bali Giri Prasta Hadiri Melaspas Sanggah Gede Kubon Tubuh Kuthawaringin, Bangli

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    BANGLI, Matakompas.com – Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, menghadiri rangkaian Upacara Mecaru, Mendem Pedagingan, lan Melaspas Sanggah Gede Kubon Tubuh Kuthawaringin, Desa Adat Guliang Kangin, Bangli, pada Minggu (29/3). Wakil Gubernur Bali, Nyoman Giri Prasta, tidak hanya hadir sebagai pejabat pemerintah, namun juga turut ngayah dalam prosesi keagamaan. Terlihat Giri Prasta mengikuti persembahyangan […]

  • Gubernur Koster Prioritaskan Penanganan Abrasi Sidakarya, Warga Serangan Tolak Betonisasi Mangrove

    Gubernur Koster Prioritaskan Penanganan Abrasi Sidakarya, Warga Serangan Tolak Betonisasi Mangrove

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 14
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Gubernur Bali, Wayan Koster memastikan penanganan abrasi di Pantai Sidakarya menjadi prioritas setelah bertemu dengan prajuru desa adat di Kantor Gubernur Bali. Pertemuan tersebut juga memunculkan kekhawatiran masyarakat terkait rencana pembangunan di kawasan mangrove Tahura Ngurah Rai. Selanjutnya, Prajuru Desa Adat Serangan, Wayan Patut merespons pertemuan antara Gubernur Koster dengan Prajuru Desa […]

  • Warisan Dunia Ini Jangan Sampai Dicabut UNESCO, Drs. I Made Urip Dukung Pansus TRAP Tertibkan Pelanggaran di Jatiluwih

    Warisan Dunia Ini Jangan Sampai Dicabut UNESCO, Drs. I Made Urip Dukung Pansus TRAP Tertibkan Pelanggaran di Jatiluwih

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 16
    • 0Komentar

    TABANAN, Matakompas.com – Tokoh senior Bali sekaligus mantan Anggota DPR RI lima (5) periode, Drs. I Made Urip, M.Si., dan kini menjabat Anggota Pokja Percepatan Pembangunan Pemerintah Prov Bali, bidang Pertanian menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan DPRD Bali dalam menertibkan berbagai pelanggaran pembangunan yang terjadi di kawasan […]

  • Mantap, Kejari Tanjung Perak Sita Rp 3,5 Miliar dari Tersangka MK Kasus Korupsi Fasilitas Bank BUMN

    Mantap, Kejari Tanjung Perak Sita Rp 3,5 Miliar dari Tersangka MK Kasus Korupsi Fasilitas Bank BUMN

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com SURABAYA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak Surabaya terima titipan dari Tersangka MK sebesar Rp2 miliar, atas dugaan tindak pidana korupsi terkait pemberian fasilitas pembiayaan oleh salah satu Bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kepada PT DJA. Demikian, total uang yang telah disita dari Tersangka MK sampai saat ini mencapai Rp3,5 miliar. Hal itu […]

expand_less