Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Jembrana Jadi Lokasi Demplot Nasional, Target Tingkatkan Produktivitas Padi Berkelanjutan

Jembrana Jadi Lokasi Demplot Nasional, Target Tingkatkan Produktivitas Padi Berkelanjutan

  • account_circle admin
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JEMBRANA | Gerakan kembali ke pertanian berbasis kearifan lokal mulai menguat di Bali. Petani Subak Berawantangi, Desa Tukadaya, Melaya, Kabupaten Jembrana, resmi memulai demplot padi organik seluas 4 hektare.

Program ini merupakan kolaborasi CV Dibia Kencana Dewata dan PT Talitha Group Komoditas yang diuji adalah padi varietas MR, dengan metode transisi: 50 persen pupuk non-organik dan 50 persen pupuk organik.

Pemilihan Subak Berawantangi bukan tanpa dasar. Subak ini mengelola 129 hektare sawah dengan 149 petani, dan memiliki sistem organisasi yang tertib serta ikatan sosial kuat.

“Ini bukan sekadar demplot. Tujuannya memberikan contoh nyata budidaya padi dari penyemaian hingga panen, sekaligus meningkatkan produktivitas menuju adaptasi pupuk organik,” ujar Kade Sudiana, SE.,S.Pd., M.M.,M.Pd., pemerhati pertanian.

Ia menegaskan, demplot ini diharapkan menjadi model percontohan. “Tidak hanya untuk petani di Bali, tetapi bisa membawa perubahan secara nasional dalam menjaga ketahanan pangan, menekan biaya produksi, serta melestarikan ekosistem sawah yang berkelanjutan,” katanya.

Motto demplot ini menegaskan harapan besar, “Di tengah hamparan sawah dan langit yang terbentang luas, ada harapan yang lebih cerah untuk masa depan para petani Indonesia.”

Peralihan dari pupuk kimia ke organik tidak bisa instan. Kade Sudiana menjelaskan, pengembalian hara tanah ke pH ideal 6-7 membutuhkan waktu hingga 3 tahun.

Meski begitu, ia optimistis dampaknya signifikan bagi ekosistem. Selama ini produktivitas sawah di Subak Berawantangi berada di kisaran 8-9 ton per hektare.

“Dengan pendampingan yang baik dan disiplin penggunaan pupuk organik, targetnya bisa mencapai 10 hingga 13 ton per hektare,” jelas Kade Sudiana.

Klian Subak Berawantangi, Swadia, menyambut baik program ini. Ia mengakui kondisi tanah sawah mereka sudah menurun.

“Tanpa kami sadari, selama ini penggunaan pupuk non-organik terus-menerus membuat tanah kami rusak. Bahkan suara kodok dan belut pun sudah jarang kami temui,” ujarnya.

Karena itu, ia berharap ada pendampingan dari Pemerintah Kabupaten Jembrana, Pemerintah Provinsi Bali, hingga Pemerintah Pusat selama masa transisi.

Langkah ini juga mendukung visi Tri Hita Karana, filosofi hidup masyarakat Bali yang menekankan harmoni antara manusia, alam, air, dan tumbuhan.

Dengan dimulainya demplot 4 hektare ini, diharapkan perluasan pertanian berbasis organik di Jembrana dan Bali secara keseluruhan dapat terus berjalan. Targetnya jelas, sawah yang subur, ekosistem yang pulih, dan petani yang sejahtera. (red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bonus PON XXI Aceh-Sumut Sudah Disalurkan

    Bonus PON XXI Aceh-Sumut Sudah Disalurkan

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.033
    • 0Komentar

    MEDAN: Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumatera Utara Mahfullah Pratama Daulay mengatakan, pihaknya sudah menyalurkan dana hibah untuk bonus peraih medali PON 2024 sebesar Rp56 miliar kepada KONI Sumut pada Kamis, 20 Maret 2025. “Kita bersyukur, Pak Gubernur merealisasikan bonus kepada para atlet dan pelatih PON maupun Peparnas. Dan berdasarkan informasi yg diperoleh dari […]

  • Persab Belu Terus Perkasa! Kalahkan Tiara Nusa 2–1 dan Mantapkan Langkah di Grup D ETMC Ende 2025

    Persab Belu Terus Perkasa! Kalahkan Tiara Nusa 2–1 dan Mantapkan Langkah di Grup D ETMC Ende 2025

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 5
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Minggu, 16 November 2025 menjadi hari penting bagi Persab Belu. Tim kebanggaan Kabupaten Belu itu kembali memetik kemenangan berharga pada laga kedua Grup D ETMC Ende 2025 setelah menundukkan Tiara Nusa Manggarai Timur dengan skor 2–1. Duel berlangsung sengit, intens, dan penuh tekanan sejak menit awal. Hasil positif ini mengukuhkan Persab sebagai salah […]

  • Seorang Wanita Meninggal di Toilet Alun-Alun

    Seorang Wanita Meninggal di Toilet Alun-Alun

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 842
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM -Seorang Ibu Muda Pingsan Jatuh dan Terkunci Lama di Toilet Aloon Aloon Kota Magelang. Awalnya Seorang Ibu Muda Berusia 30 Tahunan Masuk ke Toilet. Namun Sudah Hampir 1 Jam Tidak Juga Keluar dari Toilet tersebut. Penjaga Toilet yang Merasa Curiga, Melaporkan Ke Petugas Keamanan Kuliner Tuin Van Java dan dengan Banyak Saksi, Petugas […]

  • Mulai Hari Ini, Polres Kuningan Gelar Operasi Keselamatan Lodaya 2025

    Mulai Hari Ini, Polres Kuningan Gelar Operasi Keselamatan Lodaya 2025

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 289
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Polres Kuningan menggelar Operasi Keselamatan Lodaya 2025. Operasi tersebut akan digelar secara serentak di wilayah hukum Polda Jabar selama 14 hari terhitung mulai tanggal 10 Pebruari hingga 23 Pebruari 2025 mendatang. Tema Operasi Keselamatan Lodaya 2025 tahun ini adalah Tertib Berlalu Lintas Guna Terwujudnya Asta Cita. Apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Lodaya […]

  • Meditasi Dulu, Bawa Bukti Besok’: Pansus TRAP Semprot BTID, Aktivitas KEK Kura-Kura Bali Dihentikan

    Meditasi Dulu, Bawa Bukti Besok’: Pansus TRAP Semprot BTID, Aktivitas KEK Kura-Kura Bali Dihentikan

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 5
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Penelusuran dugaan tukar guling lahan mangrove yang berakar sejak era kepemimpinan Ida Bagus Oka kembali mencuat dan memicu ketegangan di lapangan. Situasi memanas saat Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali melakukan inspeksi mendadak di kawasan KEK Kura-Kura Bali, Serangan, Kamis (23/4/2026). Adu argumen tak terhindarkan dalam […]

  • Kemenkum Jabar dan Disbun Jawa Barat Bersinergi Inventarisasi Potensi Indikasi Geografis

    Kemenkum Jabar dan Disbun Jawa Barat Bersinergi Inventarisasi Potensi Indikasi Geografis

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 245
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM. BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Kanwil Kementerian Hukum (Kemenkum) bersama Dinas Perkebunan Jawa Barat mengintensifkan koordinasi lintas sektor guna mengidentifikasi dan memetakan potensi Indikasi Geografis (IG) di wilayah tersebut. Program ini dirancang untuk mendukung pengakuan hukum, perlindungan, dan peningkatan nilai ekonomi produk unggulan lokal yang memiliki karakteristik geografis khas. Kepala Bidang Kekayaan […]

expand_less