Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bali Resmi Tutup Puluhan KBLI PMA Berisiko Rendah, Gubernur Koster Perketat Investasi Demi Lindungi Ruang Usaha Masyarakat

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali resmi memperketat akses investasi asing di sektor usaha berisiko rendah dan menengah rendah. Kebijakan tersebut ditandai dengan penutupan puluhan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) bagi Penanaman Modal Asing (PMA) pada sistem Online Single Submission (OSS) Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang mulai berlaku sejak Mei 2026.

Langkah strategis ini merupakan tindak lanjut atas kebijakan yang diinisiasi Gubernur Bali melalui surat resmi kepada Menteri Investasi dan Hilirisasi sebagai upaya menjaga keseimbangan investasi sekaligus melindungi ruang usaha masyarakat lokal dari praktik investasi yang dinilai tidak memberikan dampak ekonomi yang optimal bagi daerah.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Bali, I Ketut Sukra Negara, menjelaskan bahwa seluruh kegiatan usaha PMA dengan kategori risiko rendah dan menengah rendah kini telah ditutup dalam sistem OSS.

“Berdasarkan surat Gubernur Bali kepada Menteri Investasi dan Hilirisasi, seluruh usaha PMA berisiko rendah dan menengah rendah sudah ditutup di OSS oleh kementerian mulai Mei 2026,” ujar Sukra Negara, Jumat (3/7/2026).

Berdasarkan dokumen DPMPTSP Provinsi Bali, terdapat 52 KBLI berisiko rendah dan 14 KBLI berisiko menengah rendah yang tidak lagi dapat digunakan sebagai dasar pendirian usaha PMA di Bali.

Kebijakan tersebut berawal dari surat Pemerintah Provinsi Bali Nomor B.27.000/642/PM/DPMPTSP tertanggal 28 Januari 2026 yang ditujukan kepada Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM. Dalam surat itu, Pemprov Bali meminta penghentian pemberian izin PMA pada sejumlah kegiatan usaha berisiko rendah dan menengah rendah, termasuk usaha yang menggunakan skema virtual office.

Permohonan itu didasarkan pada hasil evaluasi terhadap penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) PMA sepanjang periode 2021–2025. Dari hasil evaluasi tersebut, Bali tercatat memiliki 19.262 pelaku usaha PMA, atau sekitar 40 persen dari total PMA di Indonesia, dengan total 55.458 proyek investasi.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 47,55 persen merupakan usaha berisiko rendah yang cukup memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB) tanpa kewajiban mengantongi sertifikat standar maupun perizinan berusaha lainnya.

Pemerintah Provinsi Bali menilai kemudahan perizinan tersebut dalam praktiknya kerap dimanfaatkan oleh sebagian warga negara asing untuk memperoleh izin tinggal tanpa benar-benar menjalankan aktivitas usaha ataupun menghadirkan investasi yang memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah.

Di sisi lain, kebijakan pengetatan ini juga mendapat perhatian dari Anggota Komisi III DPR RI, I Nyoman Parta. Menurutnya, tingginya jumlah PMA di Bali perlu diimbangi dengan pengawasan yang lebih ketat agar tidak menggeser ruang usaha masyarakat lokal.

Parta menilai banyak PMA berskala kecil justru masuk ke sektor-sektor usaha yang selama ini menjadi sumber penghidupan masyarakat Bali, seperti jasa fotografi, pemandu wisata, penyewaan kendaraan, hingga berbagai usaha jasa lainnya.

Ia juga mengingatkan bahwa berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2021, setiap PMA seharusnya memiliki nilai investasi minimum sebesar Rp10 miliar untuk setiap bidang usaha. Namun dalam praktiknya masih ditemukan berbagai upaya untuk menghindari ketentuan tersebut, termasuk melalui praktik nominee atau peminjaman nama warga negara Indonesia.

Skema tersebut dinilai menjadi salah satu celah yang dimanfaatkan investor berskala kecil untuk membuka usaha seperti vila, kafe, maupun bisnis jasa tanpa memenuhi ketentuan nilai investasi minimum.

Dengan diberlakukannya penutupan puluhan KBLI PMA berisiko rendah dan menengah rendah di Bali, Pemerintah Provinsi Bali berharap arus investasi asing ke depan lebih terarah pada sektor-sektor yang produktif, bernilai tambah tinggi, membuka lapangan kerja, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi perekonomian daerah tanpa mengurangi kesempatan berusaha bagi masyarakat lokal.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Upacara Guru Piduka dan Penanaman Pohon Jadi Simbol Pemulihan Ekosistem di Bangli

    Upacara Guru Piduka dan Penanaman Pohon Jadi Simbol Pemulihan Ekosistem di Bangli

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 13
    • 0Komentar

    BANGLI, Matakompas.com | Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali melaksanakan Upacara Guru Piduka dan penanaman pohon di Taman Wisata Alam (TWA) Penelokan, Kintamani, Bangli, Kamis, 13 November 2025. Kegiatan ini menjadi simbol penghormatan terhadap alam sekaligus bentuk nyata upaya pemulihan ekosistem dengan melibatkan masyarakat adat dan generasi muda. Pelaksanaan kegiatan tersebut juga menandai tahap […]

  • Jejak Tukar Guling Era Ida Bagus Oka Disorot, Ketegangan Warnai Sidak Pansus TRAP di Kura-Kura Bali

    Jejak Tukar Guling Era Ida Bagus Oka Disorot, Ketegangan Warnai Sidak Pansus TRAP di Kura-Kura Bali

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 12
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Penelusuran dugaan tukar guling lahan mangrove yang berakar sejak era kepemimpinan Ida Bagus Oka kembali mencuat ke permukaan. Ketegangan pun tak terhindarkan saat Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali melakukan inspeksi mendadak di kawasan KEK Kura-Kura Bali, Serangan, Kamis (23/4/2026).   Suasana memanas terjadi dalam dialog […]

  • Transportasi IBTK 2026 Ditata Ketat, Shuttle Gratis, Area Parkir 2.267 Kendaraan, dan Pantau Kepadatan secara Digital

    Transportasi IBTK 2026 Ditata Ketat, Shuttle Gratis, Area Parkir 2.267 Kendaraan, dan Pantau Kepadatan secara Digital

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    KARANGASEM, Matakompas.com – Pemerintah Provinsi Bali memastikan sistem transportasi selama pelaksanaan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) 2026 di kawasan Pura Agung Besakih berjalan lebih tertib, modern, dan terintegrasi. Dalam rapat persiapan akhir di Wyata Graha Besakih, Gubernur Bali Wayan Koster menekankan bahwa pengelolaan transportasi menjadi kunci utama untuk mengurangi kepadatan pemedek. Gubernur Wayan Koster […]

  • Ditarget Tuntas 2 Bulan, Pansus DPRD Badung Serap Aspirasi Bahas Raperda Inisiatif Pelestarian Seni dan Budaya.

    Ditarget Tuntas 2 Bulan, Pansus DPRD Badung Serap Aspirasi Bahas Raperda Inisiatif Pelestarian Seni dan Budaya.

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 7
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Badung menggelar Rapat Kerja (Raker) penyerapan Aspirasi dalam rangka penyusunan Raperda Inisiatif Dewan tentang Pelestarian Seni dan Budaya di Ruang Madya Gosana Lantai III Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Kamis, 20 Agustus 2026. Rapat dipimpin oleh Ketua Pansus, I Nyoman Graha Wicaksana didampingi Sekretaris Pansus I Made […]

  • Kacab Bank BRI Duri Eka Marvianda Bersama Staf Turut Hadiri Kemenkeu Fair KPKNL Dumai

    Kacab Bank BRI Duri Eka Marvianda Bersama Staf Turut Hadiri Kemenkeu Fair KPKNL Dumai

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 9
    • 0Komentar

      Duri,Matakompas.com  — Seusai menghadiri dan mengikuti kegiatan program Kemenkeu Fair di gedung Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Dumai di Jalan Sultan Syarif Kasim Kota Dumai beberapa hari yang lalu, Branch Office Bank Rakyat Indonesia Cabang Duri Eka Marvianda yang di dampingi oleh sejumlah kepala staf dan unit BRI menyampaikan bahwa, kami telah […]

  • Atasi Masalah Sampah dan Infrastruktur, DPRD Bali Jajaki Potensi Model Investasi PandAI

    Atasi Masalah Sampah dan Infrastruktur, DPRD Bali Jajaki Potensi Model Investasi PandAI

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 14
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Ketua DPRD Provinsi Bali, I Dewa Made Mahayadnya, menerima kunjungan kerja kurator model investasi PandAI, Dmytro Tsykaliuk, di Kantor DPRD Bali pada Senin, 19 Januari 2026. Pertemuan strategis ini fokus membahas solusi inovatif dalam menangani tantangan lingkungan, keamanan investasi, serta percepatan pembangunan infrastruktur di Pulau Dewata. Sinergi Atasi Krisis Lingkungan Salah satu […]

expand_less