Reuters Soroti Kepemimpinan Wayan Koster, Bali Percepat Energi Bersih dan Transportasi Listrik Menuju Destinasi Wisata Kelas Dunia
- account_circle admin
- calendar_month 6 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LONDON – Komitmen Pemerintah Provinsi Bali dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan kembali mendapat perhatian dunia internasional. Di sela rangkaian agenda internasional pada 24 Juni 2026, Gubernur Bali, Wayan Koster, menerima undangan khusus untuk wawancara eksklusif dengan Reuters, salah satu kantor berita terbesar dan paling berpengaruh di dunia.
Dalam wawancara yang berlangsung pada pukul 15.20–15.35 waktu setempat, Gubernur Koster memaparkan secara komprehensif arah kebijakan Pemerintah Provinsi Bali dalam membangun masa depan Pulau Dewata melalui pengembangan energi bersih dan sistem transportasi berkelanjutan.
Kepada Reuters, Koster menjelaskan bahwa transformasi menuju Bali yang ramah lingkungan telah memiliki landasan hukum yang kuat melalui Peraturan Gubernur Bali Nomor 45 Tahun 2019 tentang Bali Mandiri Energi serta Peraturan Gubernur Bali Nomor 48 Tahun 2019 tentang Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai. Kedua regulasi tersebut menjadi pijakan strategis dalam mempercepat transisi energi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.
Menurut Koster, kebijakan energi bersih diarahkan pada penghentian secara bertahap penggunaan pembangkit listrik berbahan bakar fosil serta percepatan pemanfaatan energi baru terbarukan, khususnya melalui pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di berbagai wilayah Bali.
Ia menegaskan bahwa mulai tahun 2026, implementasi kebijakan tersebut dipercepat melalui berbagai langkah konkret, termasuk penerapan zona kawasan rendah emisi di sejumlah destinasi wisata unggulan Bali. Kawasan yang menjadi prioritas antara lain Nusa Dua, Kuta, Sanur, Ubud, dan Nusa Penida, yang secara bertahap akan mengedepankan penggunaan kendaraan listrik dan sistem transportasi yang lebih ramah lingkungan.
Gubernur Koster juga mengungkapkan bahwa percepatan program energi bersih dan elektrifikasi transportasi telah memperoleh dukungan penuh dari pemerintah pusat. Sinergi tersebut dinilai menjadi modal penting untuk mempercepat transformasi Bali sebagai daerah yang mengedepankan pembangunan berwawasan lingkungan.
Menurutnya, kebijakan tersebut tidak hanya bertujuan menekan emisi karbon, tetapi juga menghadirkan kualitas udara yang lebih bersih bagi masyarakat, menjaga kelestarian ekosistem Bali, serta memperkuat posisi Pulau Dewata sebagai destinasi wisata berkelas dunia yang mengusung prinsip keberlanjutan.
“Transformasi menuju energi bersih dan transportasi ramah lingkungan merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan Bali. Selain meningkatkan kualitas hidup masyarakat, langkah ini juga memperkuat daya saing pariwisata Bali di tingkat global,” tegas Koster dalam wawancara tersebut.
Perhatian Reuters terhadap kebijakan yang dijalankan Pemerintah Provinsi Bali menunjukkan bahwa langkah-langkah pembangunan berkelanjutan yang diinisiasi Gubernur Wayan Koster semakin mendapat sorotan internasional. Di tengah meningkatnya perhatian dunia terhadap isu perubahan iklim, Bali dinilai menjadi salah satu daerah yang konsisten mengintegrasikan kebijakan lingkungan dengan pembangunan ekonomi dan sektor pariwisata.
Melalui percepatan pemanfaatan energi bersih, pengembangan kendaraan listrik, serta penerapan kawasan rendah emisi, Bali terus memperkuat posisinya sebagai pulau hijau yang tidak hanya menjaga warisan alam dan budaya, tetapi juga menjadi contoh transformasi menuju masa depan yang lebih berkelanjutan di tingkat global.
- Penulis: admin




Saat ini belum ada komentar