Breaking News
light_mode
Trending Tags

Polemik BTID Serangan Kian Memanas, For HATI Bali Desak Pemprov Segera Jalankan Rekomendasi Pansus TRAP DPRD Bali

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Polemik pembangunan mega proyek PT Bali Turtle Island Development (BTID) di Pulau Serangan kembali menghangat. Kali ini sorotan mengarah kepada Pemerintah Provinsi Bali yang dinilai belum menindaklanjuti sembilan rekomendasi Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali, meski rekomendasi tersebut telah resmi diserahkan kepada pihak eksekutif hampir tiga pekan lalu.

Rekomendasi Pansus TRAP itu disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-41 DPRD Provinsi Bali Masa Persidangan III Tahun 2026 pada 19 Juni 2026 dan diterima oleh Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, sebagai bentuk pengawasan DPRD terhadap berbagai persoalan tata ruang, aset daerah, dan perizinan yang ditemukan selama rangkaian penyelidikan Pansus di kawasan proyek Pulau Serangan.

Hingga awal Juli 2026, belum terlihat tindak lanjut yang konkret terhadap rekomendasi tersebut. Kondisi ini memunculkan kritik dari berbagai kalangan, salah satunya Forum Pemerhati Pembangunan Bali (For HATI Bali).

Penasehat For HATI Bali, Jro Gede Sudibya, yang juga mantan anggota MPR RI Utusan Bali, menegaskan bahwa rekomendasi DPRD bukan sekadar dokumen administratif ataupun produk politik semata. Menurutnya, rekomendasi tersebut merupakan bagian dari mekanisme konstitusional yang harus dihormati dan ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah sebagai bentuk akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.

Ia menilai pemerintah memiliki kewajiban untuk menelaah seluruh temuan Pansus secara objektif, khususnya apabila terdapat dugaan pelanggaran terhadap ketentuan hukum, tata ruang maupun perizinan yang berpotensi merugikan kepentingan masyarakat.

Jro Gede Sudibya juga mengingatkan bahwa dalam negara hukum, setiap izin yang diterbitkan melalui proses yang diduga bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dapat dievaluasi sesuai mekanisme hukum yang berlaku. Karena itu, menurutnya, tindak lanjut terhadap rekomendasi DPRD menjadi bagian penting dalam menjaga kepastian hukum sekaligus kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Ia turut menyinggung sejarah panjang proyek Pulau Serangan yang sejak awal telah memunculkan berbagai kontroversi, mulai dari proses pembebasan lahan pada dekade 1990-an, reklamasi kawasan pesisir, hingga munculnya perdebatan mengenai aspek sosial, budaya, dan lingkungan.

Menurutnya, kawasan tersebut juga bersinggungan dengan nilai-nilai kesucian Pura Sakenan yang selama ini diatur melalui Bhisama Kesucian Pura, sehingga setiap kebijakan pembangunan semestinya mempertimbangkan aspek budaya dan spiritual masyarakat Bali.

Selain persoalan hukum dan budaya, For HATI Bali juga menyoroti belum optimalnya keterhubungan kawasan investasi dengan aktivitas ekonomi masyarakat lokal di Pulau Serangan maupun Kota Denpasar. Mereka menilai pembangunan kawasan investasi seharusnya mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas kepada masyarakat sekitar, bukan berkembang sebagai kawasan eksklusif yang terpisah dari kehidupan sosial masyarakat.

Dalam pernyataannya, For HATI Bali juga mengingatkan agar nama Presiden Prabowo Subianto tidak dikaitkan dengan proyek yang masih menjadi polemik hukum maupun sosial. Menurut mereka, penyelesaian persoalan investasi harus tetap mengedepankan prinsip transparansi, kepastian hukum, serta kepentingan publik.

Karena itu, For HATI Bali mendesak Gubernur Bali bersama Pemerintah Kota Denpasar segera menindaklanjuti sembilan rekomendasi Pansus TRAP DPRD Bali sebagai bentuk penghormatan terhadap fungsi pengawasan legislatif dan pelaksanaan prinsip-prinsip pemerintahan yang baik.

Menurut organisasi tersebut, pelaksanaan rekomendasi DPRD akan menjadi indikator komitmen pemerintah dalam menegakkan hukum, menjaga tata kelola pemerintahan yang akuntabel, sekaligus memastikan setiap investasi berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Seiring belum adanya tindak lanjut yang terlihat hingga saat ini, perhatian publik pun semakin tertuju kepada langkah Pemerintah Provinsi Bali. Respons pemerintah terhadap rekomendasi Pansus TRAP dinilai akan menjadi penentu arah penyelesaian polemik proyek Pulau Serangan yang hingga kini masih menjadi salah satu isu strategis di Bali. Di sisi lain, pemerintah maupun pihak pengembang diharapkan dapat memberikan penjelasan resmi terkait perkembangan tindak lanjut rekomendasi tersebut agar masyarakat memperoleh informasi yang berimbang dan transparan.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Koster Apresiasi Pansus TRAP DPRD Bali, Jatiluwih Dijaga sebagai Warisan Dunia

    Gubernur Koster Apresiasi Pansus TRAP DPRD Bali, Jatiluwih Dijaga sebagai Warisan Dunia

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Gubernur Bali Wayan Koster memberikan apresiasi terhadap kinerja Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali yang dinilai telah bekerja secara baik dan bijaksana. Kinerja tersebut dinilai penting dalam menjaga keberlanjutan Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih sebagai warisan budaya dunia (WBD) UNESCO. Gubernur Koster menilai langkah-langkah yang dilakukan Pansus […]

  • Ruang Publik Bali Dinilai Sepi Tanpa Figur Gubernur Koster di Pusat Percakapan

    Ruang Publik Bali Dinilai Sepi Tanpa Figur Gubernur Koster di Pusat Percakapan

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Dinamika ruang publik di Bali dinilai sulit dipisahkan dari sosok Gubernur Bali, Wayan Koster. Kehadirannya dalam berbagai isu kebijakan kerap memicu perdebatan luas di masyarakat, terutama di media sosial. “Sulit membayangkan Bali tanpa Wayan Koster di pusat percakapan publik. Bukan karena kultus individu, tetapi karena satu fakta yang tak terbantahkan. Tanpa Koster, […]

  • Sengketa Lahan Denpasar Utara Memanas, Kuasa Hukum Minta Polisi Bertindak Tegas

    Sengketa Lahan Denpasar Utara Memanas, Kuasa Hukum Minta Polisi Bertindak Tegas

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com |  Dugaan penguasaan kembali lahan secara sepihak di Denpasar Utara kian menjadi perhatian publik.  Tim Kuasa Hukum pemilik lahan meminta Aparat Penegak Hukum (APH) bertindak tegas dan profesional demi menjamin kepastian hukum atas hak milik yang telah diperoleh secara sah. Perkara ini bermula pada 17 Desember 2025, ketika terjadi transaksi jual beli lahan […]

  • Rahina Tumpek Krulut, Gubernur Koster Traktir 10 Ribu Cup Kopi Gratis di Jenar Kopi, Dorong Kecintaan terhadap UMKM Lokal

    Rahina Tumpek Krulut, Gubernur Koster Traktir 10 Ribu Cup Kopi Gratis di Jenar Kopi, Dorong Kecintaan terhadap UMKM Lokal

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster kembali memanfaatkan momentum Rahina Tumpek Krulut atau Hari Kasih Sayang Bali dengan menggelar aksi berbagi kopi dan kuliner gratis kepada masyarakat. Salah satu titik pelaksanaan berlangsung di Jenar Kopi Kaliasem, Jalan Kaliasem No. II A, Dangin Puri, Denpasar, Sabtu (1/8/2026), yang dipadati ribuan warga sejak pagi. Di kedai kopi […]

  • Korve Bersih Sampah di Pantai, Gubernur Koster Pertegas Komitmen Pemprov Bali Tangani Sampah, Satgas Diminta Siaga

    Korve Bersih Sampah di Pantai, Gubernur Koster Pertegas Komitmen Pemprov Bali Tangani Sampah, Satgas Diminta Siaga

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com – Pemerintah Provinsi Bali menegaskan keseriusannya dalam menangani persoalan sampah, khususnya sampah kiriman di kawasan pesisir, sebagai bagian dari upaya menjaga Bali tetap bersih dan berkelanjutan. Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster saat mendampingi Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Hanif Faisol Nurofiq dan Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana dalam aksi […]

  • Kadispora Bengkulu Ajak Pemuda Wujudkan Kesetaraan di Hari Tanpa Diskriminasi

    Kadispora Bengkulu Ajak Pemuda Wujudkan Kesetaraan di Hari Tanpa Diskriminasi

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 85
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Bengkulu, Ika Joni Ikhwan, SE, MM, mengajak generasi muda untuk menjunjung tinggi nilai kesetaraan dan menciptakan lingkungan yang inklusif dalam rangka memperingati Hari Tanpa Diskriminasi. “Tidak boleh ada ruang bagi diskriminasi dalam masyarakat kita, baik dalam aspek sosial, pendidikan, pekerjaan, maupun olahraga. Pemuda harus menjadi […]

expand_less