Breaking News
light_mode
Trending Tags

Sudaji Peace Trail Fun Run 2026: 500 Langkah, 500 Pohon, Satu Pesan untuk Ibu Pertiwi

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
  • visibility 28
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR — Sebuah gerakan berbasis lingkungan, budaya, spiritualitas, dan pemberdayaan masyarakat desa akan lahir dari Desa Wisata Sudaji, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Bali. Gerakan tersebut dikemas melalui “Sudaji Peace Trail Fun Run 2026”, yang mengusung tema “Lari di Sawah, Damai di Bumi: Ritual 1.000 Langkah untuk Ibu Pertiwi.”

Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 20 September 2026 itu bukan sekadar agenda olahraga atau fun run. Panitia menyebutnya sebagai sebuah gerakan sosial yang mengajak masyarakat, generasi muda, pelari dari berbagai daerah, hingga peserta internasional untuk kembali menyadari hubungan manusia dengan alam, budaya, dan tanah yang menjadi sumber kehidupan.

Ketua Pokdarwis Desa Sudaji, Ketut Susana Zanzan, mengatakan gerakan tersebut lahir dari perenungan terhadap berbagai persoalan yang tengah dihadapi masyarakat, mulai dari kerusakan hutan dan sumber air, kondisi petani yang menghadapi penggunaan bahan kimia, hingga semakin jauhnya generasi muda dari alam dan budaya.

Menurutnya, terdapat tiga “luka” yang ingin disembuhkan melalui gerakan tersebut, yakni luka hutan, luka petani, dan luka anak muda.

“Obatnya sebenarnya ada di kaki kita. Ada di tindakan kita semua,” ujarnya saat konferensi pers dan press gathering Sudaji Peace Trail Fun Run 2026 di Denpasar, Rabu (9/9/2026).

Melalui konsep tersebut, peserta tidak hanya diajak berlari sejauh 6 kilometer, tetapi menjalani perjalanan yang sarat makna. Lari diposisikan sebagai simbol perjalanan untuk menyembuhkan hubungan manusia dengan alam sekaligus membangun kesadaran bersama.

Target awal kegiatan ini sebanyak 500 pelari dari berbagai latar belakang suku, agama, daerah, hingga negara. Konsepnya dibuat terbuka dan tanpa sekat, dengan melibatkan masyarakat lokal, peserta nasional, maupun internasional.

Yang menarik, setiap kilometer perjalanan juga akan memiliki aksi ekologis. Panitia menargetkan penanaman 500 pohon sebagai bagian dari pesan pelestarian lingkungan dan bentuk nyata kepedulian terhadap Ibu Pertiwi.

“500 pelari, 500 pohon, dan satu pesan,” tegas Susana.

Pesan itu adalah membangun kehidupan yang lebih selaras dengan alam, mengurangi ketergantungan terhadap bahan kimia, serta mengembalikan kesadaran masyarakat bahwa keberlanjutan lingkungan harus dimulai dari desa.

Lari, Doa, Budaya dan Alam

Sudaji Peace Trail Fun Run juga dirancang dengan memadukan tiga dimensi kehidupan masyarakat Bali, yakni hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam.

Pada aspek spiritual, peserta akan diajak memulai kegiatan dengan doa serta ritual sebagai bentuk penghormatan kepada alam dan Ibu Pertiwi.

Pada aspek sosial, para peserta akan berlari bersama tanpa membedakan latar belakang. Sedangkan pada aspek lingkungan, gerakan penanaman pohon menjadi salah satu aksi konkret yang menyertai kegiatan tersebut.

Budaya Bali juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Panitia menyiapkan gamelan, tari, mantra, taburan bunga, serta kesenian tradisional yang akan mengiringi jalannya kegiatan.

“Lari tanpa budaya itu hampa,” kata Susana.

Konsep tersebut sekaligus menjadi upaya melibatkan generasi muda Desa Sudaji agar tidak tercerabut dari akar budaya dan lingkungan di tengah derasnya perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup.

Dorong Pertanian Sehat dan Ekonomi Desa

Gerakan ini juga diarahkan untuk memperkuat ekonomi masyarakat melalui pengembangan pasar tani tanpa racun, pemberdayaan UMKM, serta pemasaran produk pertanian lokal.

Salah satu yang didorong adalah pengembangan beras lokal yang telah mulai dikemas dan dikelola masyarakat melalui kelembagaan ekonomi desa. Panitia berharap langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi Desa Sudaji menuju desa yang lebih mandiri dan berorientasi pada pertanian organik.

Putra Desa Sudaji, Ketut Sundiata, disebut menjadi salah satu pihak yang intens mendorong pengembangan pertanian tersebut agar semakin banyak lahan pertanian di Sudaji dapat bergerak menuju sistem pertanian yang lebih ramah lingkungan.

Koordinator Media dan Publikasi, Nyoman Merta, menambahkan bahwa gerakan tersebut tidak hanya berbicara tentang olahraga, tetapi juga menyatukan isu pelestarian alam, spiritualitas, budaya, dan pengembangan pariwisata pedesaan.

Ia menyebut kegiatan ini diharapkan dapat membangkitkan kembali kecintaan masyarakat terhadap alam sekaligus membuka ruang bagi pengembangan pariwisata berbasis desa.

Dari Sudaji untuk Bali dan Dunia

Sudaji Peace Trail Fun Run 2026 juga dirancang sebagai langkah awal gerakan jangka panjang.

Jika tahap pertama dimulai dari Desa Sudaji, ke depan gerakan tersebut ditargetkan berkembang hingga melibatkan desa-desa lain di Kecamatan Sawan. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan menjadi model yang dapat direplikasi oleh desa lainnya.

Susana bahkan memperkenalkan gagasan “DEVI” atau Desa Virus, sebuah konsep yang dimaknai sebagai penyebaran gagasan positif dari desa kepada desa lain melalui kekuatan digital.

Menurutnya, desa wisata dan desa digital harus berjalan bersama sehingga melahirkan gerakan baru yang mampu menyebarkan visi pembangunan dari masyarakat desa sendiri.

“Desa harus memiliki vision of us. Visinya bukan siapa-siapa lagi, tetapi visi anak desa itu sendiri,” ujarnya.

Gerakan tersebut mendapat dukungan dari sejumlah unsur masyarakat Desa Sudaji, di antaranya Pokdarwis Desa Sudaji, LPHD, HKTI, serta unsur pengembangan desa wisata, yang bergerak bersama dalam satu semangat.

“Kami Tidak Punya Banyak Uang, Tapi Punya Tanah, Semangat dan Mimpi”

Pesan yang ingin disampaikan melalui Sudaji Peace Trail Fun Run 2026 juga tidak berhenti di tingkat lokal.

Untuk Bali, panitia menyerukan agar masyarakat mulai menyembuhkan desa dari desa itu sendiri.

Untuk Nusantara, pesannya adalah mengubah pola hidup yang merusak lingkungan menjadi kehidupan yang lebih bersahabat dengan alam.

Sementara kepada masyarakat internasional, Sudaji mengundang dunia untuk datang dan melihat bagaimana sebuah desa kecil berusaha memberikan contoh besar melalui tindakan nyata.

“Kami tidak punya uang banyak. Tapi kami punya tanah, punya semangat, dan punya mimpi,” kata Susana.

Sementara itu, Nyoman Merta menegaskan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi pariwisata pedesaan sekaligus membangun kesadaran baru tentang pentingnya menjaga lingkungan dan budaya.

Menurutnya, pesan yang dibawa Sudaji Peace Trail Fun Run bukan sekadar pesan untuk peserta yang hadir, tetapi sebuah pesan yang diharapkan dapat menjangkau masyarakat lebih luas, bahkan dunia internasional.

Dengan demikian, 20 September 2026 bukan hanya menjadi tanggal penyelenggaraan sebuah lomba lari. Hari itu ditargetkan menjadi awal dari sebuah gerakan: 500 pelari, 500 pohon, dan satu pesan perdamaian untuk bumi.

“Lari kita adalah doa. Tanam kita adalah janji. Setiap langkah adalah kesadaran. Dan kesadaran adalah kekuatan dari dalam diri,” demikian pesan yang disampaikan Ketua Pokdarwis Desa Sudaji, Ketut Susana Zanzan.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BKKBN Bali Tekankan Inovasi Digital dalam Musda IPeKB 2026

    BKKBN Bali Tekankan Inovasi Digital dalam Musda IPeKB 2026

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 31
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas com – DPD IPeKB Indonesia Provinsi Bali menggelar Musyawarah Daerah (Musda) di Gedung Sewaka Dharma Lantai III Denpasar, Selasa, 28 April 2026.  Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat organisasi profesi penyuluh keluarga berencana (KB) sekaligus meningkatkan kompetensi di era digital. Dalam Musda tersebut, turut dilakukan pelantikan pengurus DPC dari Badung, Tabanan, Jembrana, […]

  • Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa Bersama Ketua DPRD I Gusti Anom Gumanti Resmi Buka Piala Bupati Badung Finswimming Open 2026

    Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa Bersama Ketua DPRD I Gusti Anom Gumanti Resmi Buka Piala Bupati Badung Finswimming Open 2026

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 55
    • 0Komentar

    BADUNG – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti secara resmi membuka Piala Bupati Badung Finswimming Open 2026 di Kolam Renang Tirta Arum, Blahkiuh, Abiansemal, Minggu (12/7/2026). Pembukaan kejuaraan berlangsung meriah dan dihadiri jajaran anggota DPRD Kabupaten Badung, pengurus KONI Kabupaten Badung, PB POSSI, serta seluruh pengurus […]

  • Gubernur Koster: Investasi harus Berkualitas, Berpihak Masyarakat Lokal, Tidak Merusak Tatanan Alam dan Sosial

    Gubernur Koster: Investasi harus Berkualitas, Berpihak Masyarakat Lokal, Tidak Merusak Tatanan Alam dan Sosial

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Gubernur Bali, Wayan Koster bersama Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Republik Indonesia, yang dalam hal ini diwakilkan oleh Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi RI, Todotua Pasaribu melakukan Penandatanganan Nota Kesepakatan antara Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM RI dengan Pemerintah Provinsi Bali tentang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal, pada Kamis (Wrespati Wage, Medangkungan), 22 Januari […]

  • Merakyat dan minimalis Peringatan Isro Mi’raj Nabi Muhammad SAW di SMPN 1 Pasekan- Indramayu.

    Merakyat dan minimalis Peringatan Isro Mi’raj Nabi Muhammad SAW di SMPN 1 Pasekan- Indramayu.

    • calendar_month Minggu, 2 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 223
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com-Peringatan Hari besar keagamaan diharapkan berdampak pada karakter siswa dalam langka meningkatkan iman dan taqwa kepada allah SWT, Bertempat di halaman olah raga SMPN 1 Pasekan Sabtu (01/02/25) menyelenggarakan Peringatan Isro Mi’raj Nabi Muhammad SAW dengan tema” Disiplin Merupakan Salah Satu Ajaran Nabi Muhammad SAW” yang di ikuti oleh semua siswa dan Warga SMPN […]

  • Kanwil Kemenkum Jabar Perkuat Sinergi Lindungi Kekayaan Intelektual Komunal Kota Bandung

    Kanwil Kemenkum Jabar Perkuat Sinergi Lindungi Kekayaan Intelektual Komunal Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 270
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM. BANDUNG – Kanwil Kementerian Hukum (Kemenkum) Jawa Barat menggandeng Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung untuk mengidentifikasi dan melindungi potensi Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) di wilayah tersebut. Langkah ini bertujuan memastikan warisan budaya lokal tidak hanya terlestarikan tetapi juga memberikan dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat. Kepala Bidang Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum Jabar, […]

  • Gubernur Koster Terima Penghargaan KPK: Bali Tercepat Kirim Data SPI Pendidikan

    Gubernur Koster Terima Penghargaan KPK: Bali Tercepat Kirim Data SPI Pendidikan

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 48
    • 0Komentar

    JAKARTA, Matacompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster menerima penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI sebagai kepala daerah dengan kontribusi teraktif dalam mendukung pelaksanaan Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan 2026. Penghargaan tersebut diterima langsung Gubernur Bali Wayan Koster, dalam peluncuran Indeks Integritas Pendidikan 2026 di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (6/10/2026). Penghargaan diberikan […]

expand_less