Breaking News
light_mode
Trending Tags

Gubernur Koster: Investasi harus Berkualitas, Berpihak Masyarakat Lokal, Tidak Merusak Tatanan Alam dan Sosial

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com – Gubernur Bali, Wayan Koster bersama Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Republik Indonesia, yang dalam hal ini diwakilkan oleh Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi RI, Todotua Pasaribu melakukan Penandatanganan Nota Kesepakatan antara Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM RI dengan Pemerintah Provinsi Bali tentang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal, pada Kamis (Wrespati Wage, Medangkungan), 22 Januari 2026 di Gedung Kertha Sabha, Jayasabha, Denpasar.

Gubernur Wayan Koster sangat menyambut baik Penandatanganan Nota Kesepakatan tersebut, sebagai momentum yang sangat penting dan strategis bagi pembangunan Bali ke depan, sekaligus menjadi landasan dalam mengendalikan pelaksanaan penanaman modal di Provinsi Bali, agar investasi yang masuk tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga sejalan dengan arah pembangunan Bali yang berkelanjutan.

Sebagaimana kita ketahui bersama, pembangunan Bali dilaksanakan berdasarkan Visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”, yaitu menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya untuk mewujudkan kehidupan masyarakat Bali yang sejahtera dan bahagia, secara niskala dan sekala, menuju kehidupan Krama Bali yang adil, makmur, dan bermartabat.

Dalam konteks tersebut, Gubernur Koster menegaskan penanaman modal di Bali harus dikendalikan dan diarahkan agar mendukung terwujudnya nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi atau enam sumber kesejahteraan kehidupan meliputi Atma Kerthi, Segara Kerthi, Wana Kerthi, Danu Kerthi, Jana Kerthi, dan Jagat Kerthi.

 Melalui Nota Kesepakatan ini, Pemerintah Provinsi Bali bersama Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM RI berkomitmen untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif, meningkatkan kepastian hukum, serta mempererat koordinasi dan pengawasan penanaman modal antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Lebih lanjut, Gubernur Bali mendorong investasi yang berkualitas, berwawasan lingkungan, berbasis budaya, dan berpihak pada kepentingan masyarakat lokal, sehingga investasi tidak merusak tatanan alam dan sosial Bali, namun justru memperkuat daya dukung lingkungan, ekonomi kerakyatan, serta nilai-nilai adat dan budaya Bali.

 ”Dengan pengendalian dan pengawasan penanaman modal yang terintegrasi dan berkelanjutan, kami meyakini bahwa investasi di Bali akan mampu menciptakan lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional,” ungkapnya.

Diakhir sambutannya, Pemerintah Provinsi Bali ditegaskan Wayan Koster sangat berkomitmen untuk terus memperbaiki tata kelola investasi, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, serta memastikan bahwa setiap kegiatan penanaman modal berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

 ”Ditetapkannya PP Nomor 28 Tahun 2025 sebagai pengganti PP Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko telah membawa perubahan yang signifikan dengan memberikan kewenangan yang lebih besar bagi daerah terutama dalam hal pengawasan investasi. Disamping itu terdapat penyempurnaan sistem perizinan berbasis risiko yang lebih sederhana, cepat, terintegrasi lewat OSS dan membuka kepastian hukum melalui penerapan SLA (Service Level Agreement), penghapusan syarat ganda, restrukturisasi dan adanya sanksi administrasi yang jelas,” pungkasnya seraya berharap semoga kerja sama ini dapat diimplementasikan secara optimal dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Bali dan bangsa Indonesia.

*Wamen Pasaribu: Penyalahgunaan Klasifikasi Usaha (KBLI) dan Persoalan PMA*

Sementara Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi RI, Todotua Pasaribu dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap Bali, karena pada periode Januari – Desember 2025, Bali mencatat realisasi investasi sebesar Rp 42,8 triliun, dan angka ini mencerminkan besarnya kepercayaan investor terhadap Bali.

Dibalik besarnya kepercayaan investor, Wamen Investasi dan Hilirisasi mengungkapkan di Bali ada permasalahan Penanaman Modal Asing (PMA) yang disebabkan oleh pertama Penyalahgunaan Klasifikasi Usaha (KBLI), dimana KBLI 68111 (Real Estate) untuk membangun vila di lahan sewa, fakta dilapangan dijadikan akomodasi wisata jangka pendek atau tempat tinggal pribadi; kedua Invasi ke Sektor UMKM, dimana Warga Negara Asing (WNA) masuk ke sektor rental motor, salon, fotografi, hingga perdagangan eceran.

 ”Harusnya hal ini tidak terjadi, dan UMKM mestinya dimanfaatkan oleh warga lokal,” tegas Wamen Pasaribu.

Ketiga kata dia, pelanggaran Legalitas dan Administrasi, dimana dalam kasusnya banyak PMA yang tidak memenuhi modal minimum Rp 10 miliar dan beroperasi tanpa persetujuan lingkungan sampai sertifikat berstandar terverifikasi; dan keempat Manipulasi Status Perusahaan, dalam aksinya mereka menggunakan nama WNI sebagai pemegang saham untuk PMA (Praktik Nominee Sistemik, red) dan untuk mengakali Daftar Negatif Investasi, menggunakan alamat Virtual Office hanya untuk syarat administrasi dan KITAS, tanpa aktivitas usaha riil, kemudian dalam pembangunan vila dan beach club mereka merambah Kawasan Suci, sempadan pantai serta lahan sawah yang dilindungi.

Atas masalah tersebut, Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi RI, Todotua Pasaribu merekomendasikan empat usulan, yaitu Pertama, melakukan moratorium KBLI yang terindikasi melakukan pelanggaran; Kedua, PMA di Bali tidak boleh berlokasi kantor dan lokasi usahanya menggunakan virtual office; Ketiga, memiliki modal Rp 10 miliar khusus untuk PMA di Bali, yang dibuktikan dengan mengunggah bukti modal disetor; Keempat, pada saat siap komersil, melampirkan dokumen bahwa PBBR dan batas minimum investasi telah dipenuhi.(van/red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejak SMA, Wayan Koster Sudah Membaca Masalah Pura Agung Besakih, Kini Ditata Menyeluruh

    Sejak SMA, Wayan Koster Sudah Membaca Masalah Pura Agung Besakih, Kini Ditata Menyeluruh

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 22
    • 0Komentar

    KARANGASEM, Matakompas com — Penataan besar di kawasan suci Pura Agung Besakih ternyata bukan lahir dari proses birokrasi semata. Gagasan itu berakar dari ingatan lama seorang pelajar yang datang untuk sembahyang, lalu diam-diam mencatat ketidakteraturan yang ia lihat. Gubernur Bali, Wayan Koster, mengungkapkan bahwa ide menata Besakih sudah muncul sejak dirinya masih duduk di bangku […]

  • Diperlakukan Seperti Maling, Janda Tiga Anak Minta MA Periksa Juru Sita PN Tangerang Ambo Adi Manggaukang

    Diperlakukan Seperti Maling, Janda Tiga Anak Minta MA Periksa Juru Sita PN Tangerang Ambo Adi Manggaukang

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    TANGERANG, MATACOMPAS.COM – Rahmawati, seorang janda dengan tiga anak, meminta Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia memeriksa pelaksanaan sita eksekusi mobil Mitsubishi Pajero oleh juru sita Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Ambo Adi Manggaukang. Ia memprotes cara pelaksanaan eksekusi yang dinilainya semena-mena dan tidak sesuai prosedur. Peristiwa itu terjadi di rumah Rahmawati di Perumahan Barleria, Pagedangan, Kabupaten […]

  •  PNB Dorong Pendidikan Berkelanjutan bagi Pengelola Perkuat Ketahanan LPD

     PNB Dorong Pendidikan Berkelanjutan bagi Pengelola Perkuat Ketahanan LPD

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com – Politeknik Negeri Bali (PNB) menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia Lembaga Perkreditan Desa (LPD) melalui pendidikan berkelanjutan. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga kesehatan dan keberlanjutan LPD di tengah dinamika ekonomi yang semakin kompleks. Sebagai institusi pendidikan vokasi terkemuka, PNB melalui Jurusan Akuntansi telah lama menghadirkan solusi […]

  • Geger! 17 WNA Malaysia dan Singapura Diamankan Imigrasi Ngurah Rai, Diduga Operasikan Pinjol Ilegal di Dalung

    Geger! 17 WNA Malaysia dan Singapura Diamankan Imigrasi Ngurah Rai, Diduga Operasikan Pinjol Ilegal di Dalung

    • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    BADUNG — Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai mengamankan 17 warga negara asing (WNA) yang diduga menyalahgunakan izin tinggal untuk menjalankan aktivitas pinjaman daring atau pinjaman online (pinjol) di kawasan Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali. Penindakan tersebut dilakukan pada Kamis (22/10/2026) melalui Operasi Keimigrasian Mandiri setelah petugas mendeteksi adanya aktivitas mencurigakan […]

  • Humanis dan Berlandaskan Tri Hita Karana, Ditintelkam Polda Bali Warnai Hari Jadi Intelijen Polri ke-80

    Humanis dan Berlandaskan Tri Hita Karana, Ditintelkam Polda Bali Warnai Hari Jadi Intelijen Polri ke-80

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com |  Menyambut Hari Jadi Intelijen Polri ke-80, Direktorat Intelijen Keamanan (Ditintelkam) Polda Bali menggelar rangkaian kegiatan sosial, keagamaan, dan kemanusiaan sejak 30 Desember 2025 hingga awal Januari 2026. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, lingkungan, serta keluarga besar Fungsi Intelijen Polri di Bali. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi aksi peduli lingkungan, […]

  • Pj Bupati Cirebon Lantik 60 Pejabat Fungsional Tahun 2024

    Pj Bupati Cirebon Lantik 60 Pejabat Fungsional Tahun 2024

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 358
    • 0Komentar

    CIREBON, Jarrakpos.com — Pejabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, memimpin prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan 60 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon. Acara ini berlangsung di Pendopo Bupati Cirebon, Selasa (31/12/2024). Dalam sambutannya, Wahyu Mijaya menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia menegaskan, bahwa jabatan yang telah diterima merupakan amanah yang […]

expand_less