Anton Suratto: Partai Kuat Dimulai Saat Setiap Kader Mengerti Tujuannya
- account_circle Admin Jakarta
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Anton Sukartono Suratto
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Matacompas.com Bandung — Kepemimpinan yang kokoh tidak dibangun dari jabatan semata, melainkan dari kader yang paham arah, mengerti nilai, dan siap turun ke tengah masyarakat. Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Anton Sukartono Suratto, menegaskan hal tersebut saat menyoroti pentingnya Pendidikan Politik (Dikpol) sebagai tulang punggung penguatan organisasi.
Melalui unggahannya di akun media sosial, Anton Suratto menyampaikan pesan tegas: mesin partai tidak akan berjalan andal jika penggeraknya para kader tidak dibekali pemahaman yang utuh.
Dikpol Bukan Sekadar Pelatihan, Melainkan Fondasi
“Penguatan mesin partai dimulai dari kader yang terdidik secara politik. Pendidikan politik bukan kegiatan tambahan yang bisa ditunda, melainkan kebutuhan mendasar agar setiap langkah kader di lapangan sejalan dengan visi partai,” kata Anton, Kamis (8/10/2026)
Menurutnya, Dikpol menjadi ruang di mana kader tidak hanya memahami program, tetapi juga menghayati nilai-nilai perjuangan. Di sinilah terbentuk kesamaan pandang: untuk apa partai berdiri, kepada siapa mengabdi, dan bagaimana melayani rakyat dengan tulus.
Merata Hingga ke Akar Rumput
Anton menekankan, pendidikan politik tidak boleh hanya menyentuh pengurus di tingkat atas. Harus turun merata — hingga ke kecamatan, kelurahan, dan komunitas tempat warga sehari-hari berinteraksi. Kader yang paham akan menjadi jembatan yang kokoh antara partai dan masyarakat.
“Ketika kader mengerti, pesan partai tersampaikan dengan benar. Ketika kader terdidik, kepercayaan rakyat tumbuh dengan sendirinya. Mesin partai yang kuat lahir dari kader yang cerdas, berintegritas, dan dekat dengan rakyat,” tegasnya.
Siap Melangkah Bersama Masyarakat
Dengan Dikpol yang berjalan berkelanjutan, Anton berharap kader Partai Demokrat di Jawa Barat bukan sekadar pengikut, melainkan pemimpin di lingkungannya masing-masing — yang mampu menjelaskan kebijakan, mendengar aspirasi, dan menyatukan kekuatan demi kemajuan daerah.
“Mari kita perkuat dari dalam. Mulai dari diri sendiri, dari kader terdekat. Jika fondasinya kokoh, tidak ada badai yang mampu menggoyahkan,” pungkas Anton Suratto.
- Penulis: Admin Jakarta









Saat ini belum ada komentar