Berkat Ide Gubernur Koster, Kebijakan Ganjil Genap Mulai Kendalikan Antrean BBM di Bali
- account_circle admin
- calendar_month 6 jam yang lalu
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DENPASAR, MATACOMPAS.COM — Penerapan kebijakan ganjil genap di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bali mulai menunjukkan kondisi antrean yang lebih terkendali. Situasi ini berbeda dibandingkan hari-hari sebelumnya, ketika antrean kendaraan mengular hingga ratusan meter dan menyebabkan kemacetan di jalan raya.
Pada Sabtu (17/10/2026), sejumlah SPBU terpantau relatif lebih kondusif. Antrean kendaraan tidak lagi terlihat sepanjang sebelumnya di beberapa titik, meskipun kondisi di masing-masing SPBU masih perlu terus dipantau.
Seorang sumber di lapangan yang berada di kawasan SPBU Pesanggaran, Denpasar, dan meminta identitasnya tidak dipublikasikan, menyebut kondisi antrean kini terlihat lebih tertib setelah kebijakan ganjil genap diberlakukan.
Menurut sumber tersebut, kebijakan yang diterapkan Pemerintah Provinsi Bali di bawah kepemimpinan Gubernur Wayan Koster dinilai membantu mengendalikan antrean kendaraan di sejumlah SPBU.
“Sekarang antrean lebih terkendali. Tidak seperti sebelumnya, kendaraan sampai mengular ratusan meter dan kemacetan meluas ke jalan raya,” ujar sumber tersebut, Sabtu (17/10/2026).

Kondisi ini menjadi perkembangan yang patut dicermati di tengah persoalan distribusi bahan bakar minyak (BBM) yang sebelumnya memicu antrean panjang di berbagai wilayah Bali.
Meski demikian, kondisi antrean yang lebih tertib belum serta-merta membuktikan bahwa persoalan pasokan BBM telah sepenuhnya teratasi. Pemerintah dan Pertamina tetap perlu memastikan ketersediaan stok, kelancaran distribusi, serta pelayanan kepada masyarakat berjalan normal.
Evaluasi terhadap pelaksanaan ganjil genap juga diperlukan agar kebijakan tersebut berjalan efektif, tidak menimbulkan persoalan baru, dan tetap memperhatikan kebutuhan masyarakat serta aktivitas pariwisata Bali.
- Penulis: admin










Saat ini belum ada komentar