Wayan Bawa Ajak Umat Maknai Saraswati sebagai Momentum Memuliakan Ilmu Pengetahuan: Jadikan Pengetahuan sebagai Cahaya Kehidupan
- account_circle admin
- calendar_month 9 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MATACOMPAS.COM, DENPASAR – Peringatan Hari Raya Saraswati yang jatuh pada Sabtu, 31 Oktober 2026, menjadi momentum suci bagi umat Hindu di Bali dan seluruh Indonesia untuk kembali merenungkan pentingnya ilmu pengetahuan, kebijaksanaan, serta nilai-nilai spiritual dalam menjalani kehidupan.
Hari Raya Saraswati yang jatuh pada Saniscara Umanis Watugunung merupakan hari pemujaan terhadap Dewi Saraswati, manifestasi Tuhan sebagai sumber ilmu pengetahuan, kebijaksanaan, seni, dan kecerdasan. Perayaan ini dimaknai sebagai momentum turunnya ilmu pengetahuan suci yang menjadi penerang kehidupan manusia.
Dalam suasana penuh rasa syukur dan kebahagiaan menyambut Hari Raya Saraswati, Anggota DPRD Provinsi Bali Daerah Pemilihan (Dapil) Badung dari Fraksi PDI Perjuangan, I Wayan Bawa, SH, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Saraswati kepada seluruh umat Hindu, khususnya masyarakat Bali.
Menurutnya, Saraswati bukan sekadar perayaan keagamaan, melainkan momentum penting untuk mengingatkan seluruh umat manusia agar senantiasa menghormati ilmu pengetahuan dan menggunakannya untuk hal-hal yang positif.
Ilmu pengetahuan memiliki peran besar dalam membangun kualitas sumber daya manusia, membentuk karakter, serta mendorong kemajuan masyarakat. Namun, pengetahuan juga harus diimbangi dengan kebijaksanaan, moralitas, dan rasa tanggung jawab.
Nilai-nilai tersebut menjadi semakin relevan di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis, terutama ketika masyarakat dihadapkan pada derasnya arus informasi dan kemajuan teknologi.
Hari Raya Saraswati juga mengandung pesan mendalam bahwa ilmu pengetahuan tidak hanya digunakan untuk mengejar kecerdasan dan kesuksesan pribadi, tetapi harus mampu memberikan manfaat bagi sesama, menjaga keharmonisan, serta membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik.
Bagi masyarakat Bali, nilai-nilai Saraswati juga memiliki keterkaitan erat dengan pelestarian adat, budaya, tradisi, dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.
Generasi muda diharapkan tidak hanya unggul dalam pendidikan dan penguasaan teknologi, tetapi juga tetap berpegang teguh pada nilai-nilai agama, budaya, dan etika dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui momentum suci ini, I Wayan Bawa berharap semangat belajar, meningkatkan kualitas diri, serta mengamalkan ilmu pengetahuan dapat terus tumbuh dalam kehidupan masyarakat.
“Selamat Hari Raya Saraswati, Sabtu, 31 Oktober 2026. Semoga ilmu pengetahuan senantiasa menjadi cahaya penerang kehidupan, membawa kebijaksanaan, kedamaian, dan kesejahteraan bagi seluruh umat manusia,” demikian pesan yang disampaikan dalam ucapan perayaan Hari Raya Saraswati.
Ia juga berharap perayaan Saraswati tahun ini semakin memperkuat rasa persaudaraan, keharmonisan, serta komitmen bersama dalam menjaga Bali sebagai pulau yang menjunjung tinggi nilai-nilai spiritual, adat, budaya, dan kearifan lokal.
Saraswati bukan hanya tentang memiliki ilmu, tetapi bagaimana menjadikan ilmu sebagai jalan menuju kebijaksanaan dan pengabdian kepada sesama.
Om Santih, Santih, Santih Om.
- Penulis: admin










Saat ini belum ada komentar