Breaking News
light_mode
Trending Tags

Akibat Pengeboran (EP)Pertamina, Petani Tambak desa Pasekan Mengalami Kerugian.

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
  • visibility 372
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INDRAMAYU JarrakPos.Com- Beberapa hari yang lalu para petani tambak desa Pasekan dan sekitarnya mengeluhkan dampak dari Pengeboran minyak yang dilakukan oleh EP Pertamina, dimana daerah tersebut yang dulunya tidak mengalami banjir, baik saat penghujan maupun Rob (naiknya air laut ke daratan). Kini setelah adanya eksplorasi yang dilakukan EP Pertamina permukaan tanah mengalami penurunan .

Saat ditemui di lokasi dua orang perwakilan masyarakat tambak desa Pasekan Dulbari dan Ahmad saat diminta keterangan ” Kejadian naiknya air laut kepermukaan (Rob) benar bukan kali ini saja, namun sebelumnya tidak sampai separah ini hal ini bisa terjadi sejak adanya umit pengeboran (eksplorasi) yang dilakukan oleh pertamina (EP Pertamina) hal ini bisa terlihat dari keberadaan patok besi yang tadinya hanya 5 CM sekarang sudah mengalami penurunan menjadi 7 Cm dari permukaan awal” jelas Ahmad.

Sedangkan jalan yang tadinya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua dan empat dengan mudah kini banyak yang berlubang, betul kendaraan berat lewat melalui daerah kecamatan Cantigi tapi setelah itu kan masuk keareal tambak para petani disini ini dan sumur minyak yang akan di bor itu masuk kewilayah desa Pasekan, yang kami minta adanya perhatiaan dari EP Pertamina. Perlu diketahui kami sudah mengajukan proposal dana CSR untuk masyarakat tambak desa Pasekan, Pagirikan dan Karang anyar yang terkena dampak dari protek tersebut tapi sampai saat ini tidak mendapat tanggapan” ujar Dulbari.

Pada dasarnya kami semua masyarakat diwilayah kecamatan Pasekan sangat mendukung adanya proyek pengeboran sumur minyak ini, tapi kami juga minta kerja samanya biar semua enak. Bila tuntutan kami masyarakat tambak ini tidak dihiraukan maka kami akan melakukan demo dan menutup akses jalan ke lokasi proyek pengeboran, perlu diketahui bahwa proyek pengeboran ini mulai ada tahun 2020 silam dan keberadaan sumur minyaknya bergeser kurang lebih sejauh 50-100 meter dari sumur minyak sebelumnya. Kami meminta agar EP Pertamina segera memberikan kompensasi dari dana CSR tersebut kepada kami bukan melalui desa atau Kompi/Lembaga lainnya yang tidak berkepentingan karena ujung-ujungnya kami para petani tambak juga yang dirugikan bukan mereka” lanjut Dulbari.

Sampai dengan saat ini EP Pertamina belum melakukan negoisasi dengan masyarakat hanya pengutus kepala keamaanan Deni saja yang sudah menemui para petani tambak desa Pasekan, Ini sangat ironi sekali disaat President neminta mengutamakan kepentingab dan kesejahteraan rakyar eh ini perusahaan negara mencoba menindas rakyat kecil yang sedang berusaha untuk mencari nafkah demi keluarganya!!! *****(GUS Wahyu Ratusan)*****

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hanya Butuh Secarik Surat Tugas Dari Bupati, PT. TSM Siap Mendukung Program MBG

    Hanya Butuh Secarik Surat Tugas Dari Bupati, PT. TSM Siap Mendukung Program MBG

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.169
    • 0Komentar

    Tapsel, (JarrakPos)- Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk mendorong digitalisasi pemerintahan melalui integrasi Government Technology (GovTech) serta memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berdampak optimal bagi masyarakat. Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa kedua program ini, yaitu GovTech dan MBG, merupakan prioritas utama pemerintah. Hal itu disampaikan dalam rapat bersama jajaran Dewan Ekonomi Nasional (DEN) di […]

  • Residivis Narkoba di Tangkap di Magelang Edarkan Sabu Baru Setahun Bebas Bersyarat Jual Narkoba Lagi

    Residivis Narkoba di Tangkap di Magelang Edarkan Sabu Baru Setahun Bebas Bersyarat Jual Narkoba Lagi

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 317
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Polresta Magelang gelar konferensi pers. Seorang warga Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, ditangkap lagi oleh polisi lantaran mengedarkan sabu. Padahal, dia baru menjalani bebas bersyarat selama satu tahun atas kasus yang sama. Residivis perkara narkotika itu adalah SP, laki-laki berusia 46 tahun. Dia sudah menjalani hukuman penjara 7 tahun dari putusan 10 […]

  • 30 Tahun Kudatuli, Ketua Fraksi PDIP DPRD Bali Made Supartha : Jangan Pernah Lupakan Sejarah Perjuangan Demokrasi Bangsa

    30 Tahun Kudatuli, Ketua Fraksi PDIP DPRD Bali Made Supartha : Jangan Pernah Lupakan Sejarah Perjuangan Demokrasi Bangsa

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Denpasar – Memperingati 30 tahun Peristiwa Kudatuli yang jatuh pada 27 Juli 2026, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali, Dr. C. I Made Supartha, S.H., M.H., mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak melupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah perjalanan demokrasi Indonesia. Saat dihubungi Minggu (26/7/2026), Supartha menegaskan bahwa tragedi penyerangan Kantor […]

  • Komisi I DPRD Bali Soroti Ruang Publik Diduga Dikuasai Hotel Mulia Resort Nusa Dua

    Komisi I DPRD Bali Soroti Ruang Publik Diduga Dikuasai Hotel Mulia Resort Nusa Dua

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com | Komisi I DPRD Provinsi Bali menyoroti dugaan pelanggaran pemanfaatan ruang publik di kawasan Mulia Resort, Nusa Dua, Kabupaten Badung. Sorotan ini muncul setelah adanya laporan masyarakat terkait dugaan pembatasan akses publik, khususnya di wilayah pesisir yang seharusnya dapat diakses bebas oleh masyarakat. Peninjauan langsung dilakukan di kawasan Sawangan, Nusa Dua, lokasi Mulia […]

  • Dari Danau Beratan hingga Kuta Selatan, Pansus TRAP Usulkan Moratorium dan Skema Tinggi Bangunan Berbasis Nilai

    Dari Danau Beratan hingga Kuta Selatan, Pansus TRAP Usulkan Moratorium dan Skema Tinggi Bangunan Berbasis Nilai

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali mengeluarkan rekomendasi strategis yang menyoroti pengendalian pemanfaatan ruang, perlindungan kawasan hutan, hingga sempadan Danau Beratan di Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Rekomendasi tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-31 DPRD Bali, Senin (6/4/2026), dan diteruskan kepada Gubernur Bali Wayan Koster, untuk ditindaklanjuti […]

  • I Dewa Nyoman Rai Sampaikan Duka Mendalam atas Berpulangnya Guruh Soekarnoputra

    I Dewa Nyoman Rai Sampaikan Duka Mendalam atas Berpulangnya Guruh Soekarnoputra

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    DENPASAR — Kabar duka menyelimuti keluarga besar PDI Perjuangan dan dunia seni budaya Indonesia. Politisi senior sekaligus seniman Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra, atau dikenal sebagai Guruh Soekarnoputra, berpulang pada Sabtu (26/9/2026) dalam usia 73 tahun. Guruh mengembuskan napas terakhir pada pukul 04.16 WIB di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta. Kabar tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal DPP […]

expand_less