Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bicara di Depan Akademisi Perikanan dan Kelautan se Indonesia, Gubernur Koster Promosi Garam Tradisional Bali

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BADUNG – Gubernur Bali Wayan Koster bicara di depan akademisi dari 67 universitas se-Indonesia yang tergabung dalam Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan Indonesia (FKPTPKI). Pada forum yang berlangsung di Gedung Widyasabha Kampus Universitas Udayana, Bukit Jimbaran Selasa (19/5), Gubernur Koster mempromosikan salah satu potensi kelautan yang dimiliki daerah Bali yaitu garam tradisional.

Lebih jauh, ia memaparkan potensi Bali yang memiliki garis pantai sepanjang 630 km persegi dengan luas wilayah laut 9.000 km persegi. Selain menyimpan potensi perikanan seperti ikan tuna, tongkol, udang hingga kerapu, sejumlah kawasan pesisir juga terkenal sebagai penghasil garam.

Ia pun menyebutkan sejumlah kawasan yang dikenal sebagai penghasil garam yaitu Kusamba, Tejakula dan Amed.

Menurut dia, garam Bali yang diolah dengan cara tradisional memiliki taste dan kandungan yang sangat bagus hingga diminati pengelola hotel, bahkan mampu menembus para ekspor.

Jeli melihat potensi ini, Gubernur Koster telah menempuh sejumlah langkah untuk melindungi keberadaan garam tradisional sekaligus mendorong pemasarannya.

“Saya sudah urus Indikasi Geografis (IG) atas garam tradisional yang dihasilkan tiga wilayah tersebut agar terlindungi dan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan petani garam,” ujarnya.

Selain memperjuangkan IG, keberpihakan Gubernur Koster juga ditunjukkan dengan mengeluarkan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 17 Tahun 2021 tentang Pemanfaatan Produk Garam Tradisional Lokal Bali.

Hanya saja, garam lokal yang dihasilkan petani garam dengan proses tradisional di Bali masih kesulitan menembus pasar ritel modern. Hal itu karena garam lokal dinilai kurang mengandung yodium sehingga belum berlabel Standar Nasional Indonesia (SNI).

“Ini yang agak lucu, katanya garam trandisional Bali kadar yodiumnya kurang dari 20, saya sudah sempat komunikasikan ini dengan BPOM,”ujarnya.

Menurutnya, hal ini perlu mendapat perhatian agar regulasi pemerintah tidak kontraproduktif dengan upaya pemanfaatan potensi laut yang sebenarnya begitu besar.

“Potensi besar, tapi justru tidak dimanfaatkan dan kita malah import,” cetusnya.

Ia mengapresiasi kegiatan FKPTPKI dan berharap forum yang beranggotakan para akademisi ini mampu menghasilkan rumusan yang menjadi masukan pada pemerintah dalam mengambil kebijakan terkait optimalisasi potensi perikanan dan kelautan.

Dekan Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana I Wayan Nuarsa dalam sambutannya menyinggung peran strategis dunia kampus dalam mempercepat terwujudnya ekonomi biru.

“Dunia kampus, khususnya prodi kelautan dan perikanan punya peran strategis dalam mengoptimalkan potensi kelautan,” ucapnya.

 Ia berharap, pertemuan ini bisa menjadi ruang diskusi, sharing pengalaman hingga merumuskan solusi bersama dalam menghadapi berbagai tantangan terkait penguatan institusi.

“Saya berharap, dari pertemuan ini tak hanya lahir rekomendasi tapi juga elaborasi perguruan tinggi, pemerintah, sektor kelautan dan perikanan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua FKPTPKI Fredinan Yulianda menginformasikan bahwa forum ini adalah wadah pengembangan Perguruan Tinggi yang memiliki prodi kelautan dan perikanan. Katanya, FKPTPKI dimulai dari pertemuan kecil pada tahun 2024 yang saat itu bentuknya masih paguyuban. Ia menilai, keberadaan FKPTPKI punya peran strategis mengingat besarnya potensi perikanan dan kelautan yang dimiliki Indonesia.

Rektor UNUD I Ketut Sudarsana menyampaikan rasa bangga karena kampus yang dipimpinnya menjadi tuan rumah pertemuan FKPTPKI. Menurut dia, kegiatan ini bukan semata bertujuan membangun jejaring antar perguruan tinggi.

“Pertemuan ini bisa menjadi momentum untuk menghasilkan gagasan yang konstruktif dan riset di bidang perikanan dan kelautan,” pungkasnya.(*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Imigrasi Ngurah Rai Gagalkan Pelarian Buronan Interpol, Gunakan Paspor Palsu untuk Kabur dari Bali

    Imigrasi Ngurah Rai Gagalkan Pelarian Buronan Interpol, Gunakan Paspor Palsu untuk Kabur dari Bali

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    BADUNG – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan perbatasan Indonesia dengan menggagalkan upaya pelarian seorang warga negara Australia yang masuk dalam daftar buronan Interpol. Pria tersebut diduga merupakan pelaku kejahatan lintas negara dan berusaha meninggalkan Indonesia menggunakan identitas palsu melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. […]

  • Gubernur Koster Sambut dan Lepas Dua Menhan di Bali, Tandai Penguatan Diplomasi Pertahanan Indonesia-Jepang

    Gubernur Koster Sambut dan Lepas Dua Menhan di Bali, Tandai Penguatan Diplomasi Pertahanan Indonesia-Jepang

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster mengantar keberangkatan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, bersama Menteri Pertahanan Jepang, H.E. Koizumi Shinjiro, beserta delegasi melalui VIP II Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Senin (4/5) pagi. Keberangkatan tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian agenda strategis pertahanan kedua negara, setelah Menteri Pertahanan Jepang menghadiri Defence Minister […]

  • Oka Antara Tegas Batasi Toko Modern, UMKM dan Warung Rakyat Harus Dilindungi

    Oka Antara Tegas Batasi Toko Modern, UMKM dan Warung Rakyat Harus Dilindungi

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 7
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali menunjukkan komitmen kuat dalam melindungi pasar tradisional dan warung rakyat dari ekspansi toko modern berjejaring.  Sikap tegas ini tercermin dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Provinsi Bali tentang Pengendalian Toko Modern Berjejaring, yang menitikberatkan pada pembatasan izin, pengaturan jarak, serta kewajiban kemitraan dengan UMKM lokal. […]

  • Turis Tembus 6 Juta, Desa Adat Menjadi Apa? Seminar Desa Adat Gianyar Soroti Keadilan Ekonomi Bali

    Turis Tembus 6 Juta, Desa Adat Menjadi Apa? Seminar Desa Adat Gianyar Soroti Keadilan Ekonomi Bali

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6
    • 0Komentar

    GIANYAR, Matakompas.com – Lonjakan kunjungan wisatawan yang menembus angka lebih dari 6 juta orang per tahun belum sepenuhnya berbanding lurus dengan kesejahteraan Desa Adat di Bali. Isu krusial tersebut mengemuka dalam Seminar Desa Adat bertema “Turis Tembus 6 Juta, Desa Adat Menjadi Apa?” yang digelar di Ruang Rapat Kantor LPD Desa Adat Tulikup Kaler, Kecamatan […]

  • Dispora Bengkulu: Olahraga Itu Ajang Pembuktian, Bukan Sekadar Rutinitas

    Dispora Bengkulu: Olahraga Itu Ajang Pembuktian, Bukan Sekadar Rutinitas

    • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 93
    • 0Komentar

    BENGKULU,Jarrakpos.com – Kepala Seksi Sentra Olahraga Pendidikan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu, Subaeti, SE, M.Si, menegaskan bahwa olahraga bukan hanya rutinitas atau sekadar menjaga kebugaran, tetapi juga ajang pembuktian bagi anak muda. Menurutnya, setiap orang bisa menunjukkan kapasitas dan mental juangnya melalui olahraga, baik dalam kompetisi maupun dalam kehidupan sehari-hari. “Olahraga itu medan […]

  • Ketua DPRD Badung Anom Gumanti Apresiasi Sinergi Legislatif dan Eksekutif Buat Badung Sukses Pertahankan Opini WTP

    Ketua DPRD Badung Anom Gumanti Apresiasi Sinergi Legislatif dan Eksekutif Buat Badung Sukses Pertahankan Opini WTP

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 14
    • 0Komentar

    DENPASAR –  Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti mengapresiasi sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam tata kelola keuangan daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung. Apresiasi tersebut disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti, usai Penyerahan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota/Kabupaten se-Bali Tahun Anggaran […]

expand_less