Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Laksanakan Program Presiden, Bulog Jemput Gabah Petani dengan Harga Fantastis

Laksanakan Program Presiden, Bulog Jemput Gabah Petani dengan Harga Fantastis

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
  • visibility 863
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jarrakpos.com Lebak – Perum Bulog lakukan aksi nyata lewat Program Jemput Gabah sesuai dengan intruksi Presiden Prabowo Subianto dalam rangka mendukung kesejahteraan petani. Kegiatan tersebut dilakukan di Kecamatan Malingping Lebak dan Cikesik Pandeglang.

Direktur Bisnis Perum Bulog, Febby Novita menyebut, saat ini Bulog sedang gencar-gencarnya melakukan penyerapan gabah petani. Kata Febby, Bulog terus hadir sampai ke tingkat petani langsung untuk memastikan penyerapan gabah petani.

“Bulog hadir untuk mendukung kesejahteraan petani dengan cara membeli gabah petani dengan harga Rp 6.500 per kilogram, dengan cara dijemput dan langsung dibayar di tempat, ” Kata Direktur Bisnis Perum Bulog, Febby Novita saat meninjau langsung lokasi penyerapan gabah di Cikesik Pandeglang, Kamis (27/2/2025)

Perempuan cantik tersebut menjelaskan bahwa harga gabah tidak boleh dibeli Bulog di bawah HPP (Harga Pokok Penjualan). Karena, kata Febby, Bulog diberikan tugas oleh pemerintah untuk melakukan penyerapan setara beras sebanyak tiga juta ton dan melibatkan hampir seluruh wilayah Indonesia, termasuk di wilayah Lebak, Banten.

“Alhamdulillah kami melakukan penyerapan pada padi yang sudah memasuki usia masa panen dengan harga yang sudah ditentukan pemerintah Rp6.500 per kg,” ucap Febby dengan penuh optimis.

Direktur Bisnis Perum Bulog, Febby Novita yang ikut turun langsung ke lapangan untuk memastikan agar penyerapan gabah di Lebak dan Pandeglang Banten bisa berjalan sesuai arahan dari pemerintah. Menurut Febby, hal ini diyakini akan memberikan hasil yang baik kepada petani dan penggilingan.

“Adapun hasil penyerapan ini akan diolah dan dilakukan penyimpanan berupa beras oleh Bulog. Sehingga ke depan, akan dinikmati juga bersama-sama oleh masyarakat,” tutur Febby.

Gabah yang dibeli dari petani tersebut, selanjutnya diproses di tempat jasa penggilingan padi terdekat yang memiliki fasilitas pengeringan gabah. Sebelum beras dimasukkan ke gudang Bulog maka Bulog juga melakukan pengecekan kualitas berasnya. Karena selama ini beras yang ditampung harus memenuhi persyaratan kadar air, butir patah, kadar menir dan derajat sosoh.

Untuk itulah, sebelum menyerap gabah yang ditawarkan petani, tim dari Bulog juga turun melakukan analisis kualitas gabah yang hendak dibeli agar saat diproses menjadi beras memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.
Para petani sangat diuntungkan adanya program penyerapan gabah tersebut, karena harga yang diterima petani benar-benar riil sebesar Rp6.500/kilogram untuk GKP. Sedangkan sebelumnya gabah petani hanya dihargai tengkulak sekitar Rp6.000/kg.

“Adanya program penyerapan gabah petani dari pemerintah melalui Bulog, diharapkan petani bisa lebih sejahtera karena pembeliannya juga sesuai HPP, ” sebut Febby.

Agus (45) tahun, salah seorang petani di Cikesik, Pandeglang saat ditemui di lokasi sangat mengapresiasi kinerja Tim Jemput Gabah Bulog dalam melakukan penyerapan gabah dari petani. Menurut Agus, tim tersebut sangat berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan di daerah.

Agus bercerita, pembelian Gabah yang dilakukan Tim Jemput Gabah dengan harga yang sangat baik yaitu Rp 6.500 per kilogram. Kata Agus, dia mengucapkan terimakasih kepada pemerintah terutama Presiden Prabowo Subianto melalui Bulog atas kebijakan yang membantu meningkatkan kesejahteraan petani panennya.

“Kami sangat bersyukur dengan langkah pemerintah ini. Dengan harga yang tinggi dan penyerapan yang lancar, petani tidak perlu khawatir soal pemasaran hasil panennya. Terima kasih kepada Presiden Prabowo dan Bulog yang telah membeli gabah kami dengan harga yang baik. Ini menjadi harapan baru bagi petani untuk terus meningkatkan produksi pertanian,” ujar Agus dengan nada gembira.

“Dengan adanya Tim Jemput Gabah sangat membantu, karena sebelum panen sudah didata sehingga pada saat panen mereka hadir di sana sangat luar biasa. Jadi petani-petani merasa diuntungkan karena ada yang menerima hasilnya,” tutup Agus.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 2025 dari Keluarga Besar HP2SK Provinsi NTT

    Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 2025 dari Keluarga Besar HP2SK Provinsi NTT

    • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.262
    • 0Komentar
  • Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Laksanakan Giat Wawasan Kebangsaan di SDN 09 Harapan

    Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Laksanakan Giat Wawasan Kebangsaan di SDN 09 Harapan

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 158
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Dalam upaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonarmed 11 Kostrad Pos Tembalang menggelar kegiatan Wawasan Kebangsaan bagi siswa dan siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 09 Harapan, di Desa Harapan, Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan jiwa patriotisme dan nasionalisme pelajar yang berada […]

  • Suasana Duka di Kaba-Kaba, Alit Kelakan dan Made Supartha Beri Penghormatan Terakhir

    Suasana Duka di Kaba-Kaba, Alit Kelakan dan Made Supartha Beri Penghormatan Terakhir

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    TABANAN, Matakompas.com –  Suasana duka menyelimuti Griya Kawi Sunia, Desa Kaba-Kaba, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, menyusul lebar atau wafatnya tokoh spiritual Ida Peranda Istri Griya Kawi Sunia. Sebagai bentuk empati dan penghormatan, Anggota DPR RI I Gusti Ngurah Alit Kesuma Kelakan bersama Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bali I Made Supartha hadir langsung untuk melayat […]

  • Sidik Kasus Korupsi Dana Hibah Partai Hanura, Ketua LSM GIAK Apresiasi Kejari Tolitoli

    Sidik Kasus Korupsi Dana Hibah Partai Hanura, Ketua LSM GIAK Apresiasi Kejari Tolitoli

    • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com TOLITOLI — Kasus dugaan korupsi penyelewengan dana hibah kembali mencuat dan menjadi perhatian publik. Pasalnya, ada oknum di DPC Partai Hanura Kabupaten Tolitoli yang diduga terlibat, dan status hukumnya kini naik jadi penyidikan. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tolitoli Dr Albertinus Napitupulu SH MH menyatakan pihaknya secara resmi telah meningkatkan status penyelidikan kasus dana hibah ini […]

  • Terbukti Memeras, Kompol Ramli Dipecat

    Terbukti Memeras, Kompol Ramli Dipecat

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 912
    • 0Komentar

    SUMUT,JARRAKPOS.COM – Kompol Ramli Sembiring, Kasubdit Tindak Pidana K0rups1 (Tipikor) Polda Sumatera Utara (Sumut) dipecat dari anggota Polri buntut kasvs pemeras4n terhadap 12 kepala sekolah. Kompol Ramli Sembiring dinyatakan bersalah dalam sidang etik dan dijatuhi sanks1 Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). Tak hanya itu, Kompol Ramli Sembiring kini menghadapi kasvs pidan4 terkait kasvs pemeras4n. la […]

  • 55 Kepala Daerah Kader PDIP Belum Ikuti Retret di Akmil

    55 Kepala Daerah Kader PDIP Belum Ikuti Retret di Akmil

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 137
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Pagi ini sebanyak 55 kepala daerah kader PDIP yang sudah di Magelang belum masuk mengikuti retret di Akmil. Pihak panitia masih menunggu kehadirannya. “(Kepala daerah lain belum bergabung) Belum ada, belum ada. Kami masih menunggu, kami masih menunggu untuk yang belum bergabung,” kata Wamendagri Bima Arya Sugiarto kepada wartawan di Magelang, Minggu (23/2/2025) […]

expand_less