Breaking News
light_mode
Trending Tags

Aksi Hijau di Buleleng: Puluhan Pohon Ditanam, Aktivis Desak Pemerintah Bertindak

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BULELENG, Matakompas.com | Kepedulian terhadap kondisi hutan lindung di Kabupaten Buleleng kembali disuarakan melalui aksi nyata. Pegiat media sosial dan pencinta alam, Nengah Setiawan, menginisiasi kegiatan penanaman puluhan pohon penghasil air di kawasan Hutan Lindung Desa Lemukih, Kecamatan Sawan, Senin, 24 November 2025.

Aksi ini melibatkan Pemerintah Desa Lemukih serta komunitas pecinta alam LEAC (Lemukih Adventure Community).

Setiawan mengatakan bahwa penanaman pohon dilakukan sebagai respons atas kerusakan hutan yang semakin parah akibat pengelolaan tidak tepat dan maraknya penebangan liar.

“Yang ditanam adalah pohon-pohon penghasil air seperti Beringin, Kereseh, Pule, termasuk bambu. Ini pohon-pohon penyerap air terbaik dan penjaga ekosistem. Semua dibawa dari bonsai-bonsai yang dirawat di rumah, lalu dipindahkan ke hutan,” ujarnya.

Hutan Gundul dan Risiko Ekologi Mengancam Buleleng

Setiawan mengungkapkan bahwa sejumlah wilayah seperti Pahangji, Sambangan, dan Wanagiri mengalami kerusakan yang cukup serius. Meski beberapa zona masih terjaga, sebagian besar Hutan Desa Lemukih dinilai mengalami tekanan ekologis yang berat.

Ia juga menemukan praktik perusakan hutan secara terselubung, yaitu pepohonan yang dilukai mengelilingi batangnya agar mati perlahan tanpa terlihat seperti ditebang.

“Kalau Hutan Lemukih dihancurkan, bukan hanya desa yang dirugikan. Ini dataran tertinggi di Buleleng. Sumber air untuk Sawan dan Sekumpul berasal dari sini. Kalau hutan hilang, risiko banjir bandang dan hilangnya mata air akan menghantui,” tegasnya.

Setiawan turut menyoroti penanaman kelapa, pisang, dan cengkeh di kawasan hutan lindung yang menurutnya tidak mampu menjaga ketersediaan air dan justru dapat mempercepat erosi.

Desak Pemerintah Bertindak: ‘Cabut Izin Jika Hutan Disalahgunakan’

Selama melakukan dokumentasi, Setiawan mengaku beberapa kali diprotes bahkan dikejar oleh oknum perusak hutan. Namun setelah aktivitas tersebut dipublikasikan, sebagian penebangan sempat terhenti.

“Untungnya saya viralkan, jadi mereka sempat takut menebang. Tapi masih ada yang bekerja, kemarin saya melihat pembabatnya sampai melarikan diri, meninggalkan tas. Artinya masalah ini belum selesai,” ungkapnya.

Ia meminta aparat untuk tidak ragu menindak pihak-pihak yang merusak hutan.

“Harusnya aparatur negara tegas. Jika pengelolaan hutan desa disalahgunakan, cabut izin saja. Hutan adalah aset negara dan aset kehidupan masyarakat. Jangan sampai semuanya hancur,” pintanya.

Ia juga menitipkan harapan kepada Pemerintah Pusat. “Tiang memohon agar Bapak Presiden Republik Indonesia turun menangani kasus ini. Sebelum semua hutan di Buleleng hancur,” terangnya.

Upaya Jangka Panjang: Mengembalikan Keasrian Buleleng

Penanaman pohon beringin, kereseh, pule, dan bambu disebutnya sebagai langkah pemulihan jangka panjang. Setiawan menjelaskan bahwa pohon beringin saja membutuhkan 10-15 tahun untuk membentuk ekosistem yang stabil.

Meski demikian, ia optimistis gerakan kecil ini dapat menjadi penggerak kesadaran masyarakat.

“Kalau masyarakat peduli, Buleleng akan hijau lagi. Tanpa hutan tidak ada air di musim kemarau, dan tanpa pohon kita akan dihantam longsor saat hujan. Hutan bukan sekadar pepohonan, tapi kehidupan,” tutupnya.

Aksi ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan kesadaran ekologis di Buleleng, agar keberlangsungan hutan lindung tetap terjaga bagi generasi mendatang. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prof Rumawan Salain: Pansus TRAP DPRD Bali Bukan “Super Power”, Temuan Harus Ditindaklanjuti Eksekutif dan APH

    Prof Rumawan Salain: Pansus TRAP DPRD Bali Bukan “Super Power”, Temuan Harus Ditindaklanjuti Eksekutif dan APH

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 29
    • 0Komentar

    DENPASAR – Keberadaan Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali dinilai memiliki peran strategis dalam mengawal tata kelola pembangunan di Pulau Dewata. Namun, keberhasilan penanganan berbagai persoalan tata ruang tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada Pansus TRAP, melainkan membutuhkan dukungan dan tindak lanjut nyata dari pemerintah daerah serta aparat penegak hukum. […]

  • Gagal Itu Biasa, yang Penting Bangkit Lagi! Kadispora Bengkulu Motivasi Anak Muda

    Gagal Itu Biasa, yang Penting Bangkit Lagi! Kadispora Bengkulu Motivasi Anak Muda

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 96
    • 0Komentar

    BENGKULU,Jarrakpos.com – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Bengkulu, Ika Joni Ikhwan, menegaskan bahwa kegagalan adalah bagian dari proses menuju kesuksesan. Menurutnya, anak muda harus punya mental baja dan nggak gampang menyerah saat menghadapi tantangan. “Gagal itu biasa, yang luar biasa itu mereka yang mau bangkit lagi. Jangan berhenti cuma karena sekali jatuh, karena […]

  • Olahraga Bukan Sekadar Medali: Dispora Bengkulu Tempa Pemuda Jadi Pemimpin Masa Depan

    Olahraga Bukan Sekadar Medali: Dispora Bengkulu Tempa Pemuda Jadi Pemimpin Masa Depan

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 91
    • 0Komentar

    BENGKULU,Jarrakpos.com -Olahraga bukan hanya tentang meraih medali atau memecahkan rekor, tetapi juga tentang membentuk karakter dan jiwa kepemimpinan. Kadispora Provinsi Bengkulu, Ika Joni Ikhwan, melihat olahraga sebagai wahana penting untuk mempersiapkan pemuda sebagai agen perubahan di masa depan. “Olahraga itu kawah candradimuka. Di sana, pemuda ditempa dengan nilai-nilai luhur seperti disiplin, kerja sama tim, sportivitas, […]

  • Kejari Jakarta Pusat Sinergi Bareng Media Lewat Buka Puasa Bersama

    Kejari Jakarta Pusat Sinergi Bareng Media Lewat Buka Puasa Bersama

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 858
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan sinergitas antara Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat dengan awak media, Kejari Jakarta Pusat menggelar acara buka puasa bersama di bilangan Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin, (17/3/2025). Acara yang berlangsung di Aula Lantai 5 Gedung Kejari Jakarta Pusat ini melibatkan seluruh pegawai, honorer, serta wartawan yang tergabung dalam […]

  • Upacara Guru Piduka dan Penanaman Pohon Jadi Simbol Pemulihan Ekosistem di Bangli

    Upacara Guru Piduka dan Penanaman Pohon Jadi Simbol Pemulihan Ekosistem di Bangli

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 27
    • 0Komentar

    BANGLI, Matakompas.com | Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali melaksanakan Upacara Guru Piduka dan penanaman pohon di Taman Wisata Alam (TWA) Penelokan, Kintamani, Bangli, Kamis, 13 November 2025. Kegiatan ini menjadi simbol penghormatan terhadap alam sekaligus bentuk nyata upaya pemulihan ekosistem dengan melibatkan masyarakat adat dan generasi muda. Pelaksanaan kegiatan tersebut juga menandai tahap […]

  • Peresmian Tugu Perbatasan Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad

    Peresmian Tugu Perbatasan Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM — Komandan Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarmed 11 Kostrad, Letkol Arm Gde Adhy Surya Mahendra, secara resmi meresmikan tugu perbatasan yang berdiri megah di Pos Gabungan Bersama (Gabma) Simanggaris, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Jumat,(18/4/2025). Peresmian tugu turut dihadiri Babinsa Simanggaris, Kepala Desa dan tokoh masyarakat. Acara berlangsung khidmat dan sarat makna, ditandai dengan pengguntingan pita […]

expand_less