Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Oka Antara Soroti Reklamasi PT BTID di Serangan, Tegaskan Investor Tak Menghargai Lebih Baik di Usir

Oka Antara Soroti Reklamasi PT BTID di Serangan, Tegaskan Investor Tak Menghargai Lebih Baik di Usir

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com | Sekretaris Komisi I DPRD Bali sekaligus Anggota Pansus TRAP, Nyoman Oka Antara menyoroti adanya aktivitas reklamasi di kawasan Serangan yang dilakukan sejak era Orde Baru (Orba) dan dinilai menyalahi aturan.

Oka Antara menegaskan, praktik tersebut seharusnya mendapatkan perlakuan hukum yang sama seperti reklamasi lain yang pernah diproses secara pidana di Bali.

Menurut Oka Antara, selama ini masyarakat kerap dikenai sanksi hukum jika melakukan reklamasi tanpa izin. Namun, hal berbeda justru terjadi pada reklamasi yang dilakukan oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID).

“Itu dulu di Jimbaran ada reklamasi jadi tersangka, di Tuban reklamasi jadi tersangka, tetapi kenapa reklamasi di PT BTID tidak ada sanksinya,” kata Oka Antara, saat dikonfirmasi awak media di Denpasar, Jumat, 30 Januari 2026.

Oka Antara menyebutkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali seharusnya menggunakan kewenangannya untuk bersikap tegas dan tidak tebang pilih dalam penegakan aturan. Apalagi, masyarakat disebut tidak diperbolehkan masuk ke kawasan BTID dan bahkan dijaga ketat oleh petugas keamanan.

“Terus ini gimana? Apa negara di dalam negara? Intinya pemerintah tidak boleh tebang pilih jika itu melanggar harus ditindak,” tegas Oka Antara.

Lebih lanjut, Oka Antara menyinggung perubahan nama jalan di kawasan Serangan yang sempat dilakukan PT BTID menjadi Jalan Kura-Kura. Menurutnya, langkah tersebut mencederai nilai budaya dan kearifan lokal masyarakat Bali.

“Itu khan sudah tidak menghormati culture orang Bali, budaya orang Bali. Itu seenak perutnya, semestinya jika seperti itu kita harus tegas di Bali,” kata Oka Antara.

Bahkan, Oka Antara juga menilai investor yang tidak menghormati budaya Bali justru berpotensi merusak tatanan sosial dan adat setempat.

Oka Antara menyatakan sikap keras terhadap investor yang dinilai merugikan masyarakat Bali.

“Ngapain kita tetap dukung investor yang merugikan masyarakat bali hingga merubah dan budaya dan culture orang bali lebih baik kita usir,” tegasnya.

Oka Antara menambahkan, setiap investor yang membangun di Bali wajib menaati aturan, termasuk menerapkan ciri khas arsitektur Bali dan menghormati budaya setempat.

Menurutnya, Bali tidak boleh dipaksakan menerima budaya luar yang bertentangan dengan nilai lokal.

Oka Antara juga mengungkapkan pengalaman salah satu anggota DPRD Bali yang sempat mendatangi kawasan tersebut, namun mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari petugas keamanan.

“Waktu ini ada anggota DPRD Bali sempat kesana dia cuma angkat telepon di sekitar pintu masuk wilayah PT BTID diusir oleh securitynya. Itu baru di pintu masuk loh sudah diusir, bagiamana ada Pulau ada destinasi di Bali tetapi orang Bali ngk boleh masuk, kalau dulu kan bisa dipakai akses warga mandi ke pantai tetapi sekarang mau masuk dijaga ketat, jika semacam itu di Bali harus kita pikirkan,” pungkasnya. (Rr)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komitmen PT Kristalin Ekalestari Berikan Manfaat Warga Desa Nifasi

    Komitmen PT Kristalin Ekalestari Berikan Manfaat Warga Desa Nifasi

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com PAPUA – Pasangan suami istri (Pasutri) ini bahagia lepas bahagia setelah mendapatkan bantuan berupa satu rumah layak di Desa Nifasi, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Yuliana Manuaron mendapatkan rumah dari PT Kristalin Ekalestari dalam program Corporate Social Responsibility (CSR). Ibu Rumah Tangga ini bersama suaminya yang hanya bekerja sebagai Buruh Lepas bisa menempati […]

  • KSP Guna Prima Dana Apresiasi Seminar Desa Adat Gianyar, Siap Dukung Penguatan Ekonomi Krama Adat

    KSP Guna Prima Dana Apresiasi Seminar Desa Adat Gianyar, Siap Dukung Penguatan Ekonomi Krama Adat

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5
    • 0Komentar

    GIANYAR | Matakompas.com – KSP Guna Prima Dana menyampaikan apresiasi positif atas pelaksanaan Seminar Desa Adat se-Kecamatan Gianyar yang digelar di LPD Desa Adat Tulikup Kaler, Selasa (23/12/2025). Seminar yang mengangkat isu penguatan peran Desa Adat di tengah dinamika pariwisata Bali ini dinilai sejalan dengan upaya memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis adat. Kepala Cabang KSP Guna […]

  • Buka Baliyoni Group Solution Day 2026, Sekda Dewa Indra Tekankan IAPI Menjadi Kekuatan Penggerak Pembangunan Bali

    Buka Baliyoni Group Solution Day 2026, Sekda Dewa Indra Tekankan IAPI Menjadi Kekuatan Penggerak Pembangunan Bali

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    DENPASAR – Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, memberikan apresiasi terhadap pertemuan insan Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI) yang dilaksanakan di The Meru Hotel, Selasa (5/5). Kegiatan ini menjadi wadah untuk saling bertukar pengalaman, pikiran, dan wawasan, sekaligus sebagai sarana untuk meningkatkan kapasitas Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI) agar semakin kompeten dan profesional. Hal […]

  • Implementasi Nangun Sat Kerti Loka Bali Tunjukan Hasil Nyata, Indikator Makro Bali Melonjak, BPS Rilis Data Lengkap

    Implementasi Nangun Sat Kerti Loka Bali Tunjukan Hasil Nyata, Indikator Makro Bali Melonjak, BPS Rilis Data Lengkap

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Implementasi Nangun Sat Kerti Loka Bali telah menunjukan hasil nyata bagi masyarakat Bali. Indikator Makro pembangunan Bali tahun 2025 melonjak tajam. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali membeberkan data lengkap pencapaian Bali selama beberapa terakhir yang dirilis Kamis 5 Februari 2026. Legacy kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster tampak jelas dan terukur oleh […]

  • Dukung Ketahanan Pangan, Bulog Lebak dan Pandeglang Ungkap Serap 35 Ribu Ton Gabah Petani

    Dukung Ketahanan Pangan, Bulog Lebak dan Pandeglang Ungkap Serap 35 Ribu Ton Gabah Petani

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Lebak – Dalam usaha meningkatkan ketersediaan pangan dan mendukung petani lokal, dalam lima bulan terakhir ini Badan Usaha Logistik (Bulog) Sub Divre Pandeglang – Lebak menyerap 35 ribu ton gabah lokal. Hal tersebut dikatakan Kepala Bulog Sub Divre Pandeglang – Lebak, Agung Trisakti. “Capaian ini tidak lepas dari dukungan petani lokal dan Pemerintah Daerah. […]

  • Relaksasi Terbatas di Suwung, Koster Tekankan Tantangan Utama Ada di Implementasi

    Relaksasi Terbatas di Suwung, Koster Tekankan Tantangan Utama Ada di Implementasi

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 5
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Pembukaan kembali akses terbatas sampah organik ke TPA Suwung selama dua hari dalam seminggu menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi Bali untuk menjaga keberlangsungan sistem di tengah kesiapan daerah yang belum merata. Kebijakan ini diambil setelah evaluasi bersama antara pemerintah provinsi, Forkopimda, dan pemerintah kabupaten/kota. Evaluasi tersebut menyoroti meningkatnya tekanan di lapangan, termasuk […]

expand_less