Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » DPW NCW Bali Minta Publik Tak Menggeneralisasi Imigrasi: Bedakan Dugaan Ulah Oknum dengan Kinerja Institusi

DPW NCW Bali Minta Publik Tak Menggeneralisasi Imigrasi: Bedakan Dugaan Ulah Oknum dengan Kinerja Institusi

  • account_circle admin
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) National Corruption Watch (NCW) Bali mengajak masyarakat untuk bersikap objektif dan tidak terburu-buru menghakimi institusi imigrasi terkait dugaan kasus yang saat ini menjadi perhatian publik dan tengah dalam proses penegakan hukum.

Ketua DPW NCW Bali, Wong Kok Liang atau yang akrab disapa Donnox Wong, menegaskan bahwa masyarakat perlu membedakan antara dugaan perbuatan individu dengan kinerja sebuah lembaga secara keseluruhan.

“Kita harus berpikir jernih dan objektif. Jangan karena dugaan ulah oknum, lalu seluruh pegawai imigrasi dianggap buruk. Itu tidak adil dan tidak sesuai fakta,” tegas Donnox dalam keterangannya, Sabtu (21/6/2026).

Menurutnya, di tengah sorotan terhadap dugaan kasus yang sedang dikembangkan aparat penegak hukum, terdapat banyak kontribusi dan capaian positif yang selama ini dilakukan jajaran imigrasi bersama berbagai instansi terkait dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Bali.

Donnox menilai, berbagai keberhasilan pengawasan terhadap warga negara asing (WNA), penindakan terhadap pelaku kejahatan lintas negara, hingga penanganan buronan internasional yang masuk dalam daftar pencarian Interpol merupakan bagian dari kerja nyata yang tidak boleh diabaikan.

“Banyak keberhasilan yang tidak boleh kita tutup mata. Mulai dari pengamanan WNA yang diduga terlibat kejahatan internasional, penanganan buronan yang masuk daftar Interpol, hingga pengawasan orang asing. Semua itu bukan kerja satu institusi saja, tetapi hasil sinergi antara Imigrasi, Polri, Bea Cukai, Kejaksaan, serta aparat penegak hukum lainnya,” ujarnya.

Ia juga menyoroti maraknya kritik yang dilontarkan sejumlah pihak di ruang publik, baik dari kalangan birokrat maupun politikus, terhadap institusi imigrasi. Menurut Donnox, kritik merupakan bagian penting dalam demokrasi, namun harus disampaikan berdasarkan data dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Silakan mengkritik, itu hak semua orang. Tetapi jangan sampai karena kepentingan tertentu atau mencari perhatian politik, akhirnya seluruh institusi dicap buruk. Yang salah harus diproses, tetapi yang bekerja baik juga harus dihargai,” katanya.

Terkait dugaan kasus yang kini menjadi perhatian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Bali, Donnox mengingatkan pentingnya menjunjung asas praduga tak bersalah selama proses hukum masih berlangsung.

Menurutnya, masyarakat tidak boleh serta-merta menyimpulkan bahwa seluruh pejabat maupun pegawai di lingkungan imigrasi terlibat dalam dugaan pelanggaran yang sedang ditangani aparat penegak hukum.

“Kalau ada dugaan pelanggaran, silakan dibuktikan melalui proses hukum. Jangan langsung memvonis semua pejabat atau pegawai imigrasi melakukan korupsi, pungli, atau pemerasan. Itu tidak benar kalau belum ada putusan hukum,” tegasnya.

Donnox juga menilai kehadiran KPK di Bali dalam rangka pengembangan perkara harus dipahami secara proporsional. Ia menegaskan bahwa langkah penyelidikan dan pengumpulan informasi yang dilakukan lembaga antirasuah tersebut tidak dapat langsung dikaitkan dengan seluruh aparatur yang bertugas di institusi imigrasi.

“Publik harus cerdas melihat persoalan. KPK bekerja berdasarkan pengembangan perkara, data, dan bukti. Jangan semua orang yang ada di dalam institusi diseret opini negatif,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia meminta para tokoh masyarakat, wakil rakyat, maupun figur publik untuk turut memberikan edukasi yang menyejukkan kepada masyarakat serta tidak memperkeruh situasi dengan membangun opini yang belum tentu didukung fakta hukum.

“Kalau memang punya data atau bukti, silakan laporkan kepada KPK atau aparat penegak hukum. Jangan hanya berbicara di media sosial dan membangun persepsi seolah semuanya sudah terbukti,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Donnox juga mengingatkan bahwa Bali sebagai destinasi pariwisata internasional memiliki tantangan besar dalam menjaga citra daerah di mata dunia. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan fokus pada upaya penyelesaian berbagai persoalan yang berdampak pada keamanan, ketertiban, dan keberlanjutan pariwisata.

“Jangan hanya ramai ketika api sudah besar. Pertanyaannya, selama ini ke mana? Apakah hanya muncul ketika isu sedang viral? Masyarakat Bali harus melihat siapa yang benar-benar bekerja dan siapa yang hanya mencari panggung,” sindirnya.

Menutup pernyataannya, Donnox mengajak masyarakat Bali untuk tetap kritis dalam mengawasi jalannya pemerintahan dan penegakan hukum, namun tetap mengedepankan sikap bijaksana serta tidak mudah terpengaruh oleh opini yang belum terverifikasi.

“Kita bicara berdasarkan data dan fakta, bukan sekadar omongan. Jangan mudah diadu domba. Masyarakat Bali sudah cerdas dan mampu menilai mana perjuangan nyata dan mana yang hanya mencari sensasi,” pungkas Ketua DPW NCW Bali, Wong Kok Liang alias Donnox Wong.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lapor Pak Polisi!! Ada Kegiatan Pelanggaran Hukum Pidana 303, Judi

    Lapor Pak Polisi!! Ada Kegiatan Pelanggaran Hukum Pidana 303, Judi

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 991
    • 0Komentar

    BATAM, jarrakpos.com | Modus Operandi pelanggaran pidana 303 tersebut adalah jenis hiburan yang disebut KIM.  Dalam pengoperasiannya ada satu orang yang bernyanyi sambil mengguncangkan angka-angka yg terdapat dalam wadah, sambil bernyanyi diiringi musik, Si penyanyi tersebut mengambil satu buah angka lalu menyebutkan dan diperlihatkan kepada pemain lalu angka tersebut dicoret dan mencocokkan pada sebuah kupon […]

  • Made Supartha: Dukungan Gubernur, DPRD, dan Masyarakat Perkuat Pengawasan Tata Ruang dan Perizinan

    Made Supartha: Dukungan Gubernur, DPRD, dan Masyarakat Perkuat Pengawasan Tata Ruang dan Perizinan

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Ketua Panitia Khusus Tata Ruang, Perizinan, dan Aset (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali, I Made Supartha, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan penuh terhadap kinerja Pansus TRAP selama hampir tiga bulan terakhir. Hal tersebut disampaikan nya saat ditemui redaksi pada Senin (29/12), usai menjalankan […]

  • Rapat Paripurna Laporan Hasil Kegiatan Reses Masa Persidangan 1 Tahun 2025.

    Rapat Paripurna Laporan Hasil Kegiatan Reses Masa Persidangan 1 Tahun 2025.

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 928
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com- Memasuki masa Reses masa Persidangan 1 para anggota DPRD Kabupaten Indramayu melakukan kunjungan ke daerah pemilihan masing- masing dan mengadapan pertemuan dengan Kontituen. Hal ini dilakukan dengan maksud agar dapat melihat, mendengar dari dekat tentang pokok permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat guna di sampaikan ke Pemerintah daerah untuk dapat di tindak lanjuti. Hasil […]

  • Masyarakat Minta Aparat Penegak Hukum Bertindak Tegas, Seluruh Galian C Ilegal Diminta Ditutup

    Masyarakat Minta Aparat Penegak Hukum Bertindak Tegas, Seluruh Galian C Ilegal Diminta Ditutup

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 2
    • 0Komentar

    DUMAI Matakompas.Com — Ramainya pemberitaan dan viralnya aktivitas galian C di media sosial kembali menjadi sorotan masyarakat. Warga meminta aparat penegak hukum untuk bertindak adil, tegas, dan tidak tebang pilih dalam melakukan penertiban terhadap aktivitas galian C ilegal.16/26 Masyarakat menilai penegakan hukum harus dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh lokasi galian C yang diduga beroperasi tanpa […]

  • Keren!!! Mahasiswa “UNIKU” Raih 2 Penghargaan di Singapura dan Malaysia

    Keren!!! Mahasiswa “UNIKU” Raih 2 Penghargaan di Singapura dan Malaysia

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 215
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Hilman Hidayat mahasiswa Program Studi (Prodi) Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Kuningan (Uniku) mencatatkan prestasi yang gemilang dengan meraih dua (2) penghargaan sekaligus dalam ajang internasional, yang diberi nama Global Youth Innovation Summit Tahun 2025. Acara yang diselenggarakan di dua (2) Negara yaitu Singapura dan Malaysia itu, digelar pada tanggal […]

  • HUT ke-71 PSPS Bakti Negara, Gubernur Koster Support Pencak Silat Bali

    HUT ke-71 PSPS Bakti Negara, Gubernur Koster Support Pencak Silat Bali

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com | Gubernur Bali Wayan Koster berkomitmen mendukung keberadaan dan pengembangan seni bela diri tradisional pencak silat. Hal tersebut ditegaskan Gubernur Bali Wayan Koster didampingi Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta, saat menghadiri ramah tamah Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Persatuan Seni Pencak Silat (PSPS) Bakti Negara Provinsi Bali di Pusat Latihan PSPS Bakti […]

expand_less