Made Supartha Apresiasi Aksi Damai Mahasiswa, Tegaskan DPRD Bali Siap Kawal Aspirasi hingga Pusat
- account_circle admin
- calendar_month 0 menit yang lalu
- visibility 1
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DENPASAR – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali, Dr. C. I Made Supartha, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi tinggi kepada mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Udayana (BEM Unud) serta Aliansi Bali Bergerak saat menyampaikan aspirasi di depan Kantor DPRD Provinsi Bali, Renon, Denpasar, Senin (22/6/2026).
Dalam aksi yang berlangsung tertib dan damai tersebut, I Made Supartha hadir bersama Wakil Ketua III DPRD Bali I Komang Nova Sewi Putra dan Anggota DPRD Bali Fraksi PDI Perjuangan Anak Agung Gede Agung Suyoga untuk menerima langsung berbagai tuntutan yang disampaikan mahasiswa terkait sejumlah isu nasional yang tengah menjadi perhatian publik.
Di hadapan massa aksi, Supartha menegaskan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat merupakan hak konstitusional yang dijamin oleh negara. Karena itu, DPRD Bali menghormati dan mengapresiasi langkah mahasiswa yang memilih menyampaikan aspirasi melalui jalur demokrasi dan konstitusional.
“Tahun 2026 kami didatangi oleh luar biasa ini adik-adik mahasiswa kami yang memang masih bersih, masih natural cara berpikirnya. Kedatangan adik-adik pada hari ini dijamin oleh konstitusi. Menyampaikan pendapat, aspirasi, dan berkumpul dijamin oleh Undang-Undang Dasar. Karena itu kami mengucapkan terima kasih kepada adik-adik mahasiswa,” ujar Supartha.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa menjadi bukti bahwa generasi muda masih memiliki kepedulian tinggi terhadap kondisi bangsa dan berbagai persoalan yang sedang dihadapi masyarakat. Ia menilai gerakan mahasiswa merupakan bagian penting dari kehidupan demokrasi yang harus dihormati oleh seluruh elemen bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, Supartha juga menegaskan bahwa seluruh fraksi di DPRD Bali memiliki komitmen yang sama untuk mengawal aspirasi yang disampaikan mahasiswa. Berbagai tuntutan yang dibawa dalam aksi tersebut, kata dia, akan diteruskan kepada pihak-pihak terkait di tingkat nasional melalui mekanisme kelembagaan maupun jalur politik masing-masing fraksi.
“Kami dari lintas fraksi menyambut kedatangan adik-adik mahasiswa yang menyampaikan aspirasi terkait berbagai fenomena yang terjadi di Republik Indonesia. Apa yang menjadi tuntutan hari ini akan kami sampaikan. Bahkan seluruh tulisan dan aspirasi yang dibawa mahasiswa sudah didokumentasikan oleh staf kami sebagai bukti bahwa Bali hadir dan tidak tinggal diam terhadap persoalan yang dihadapi rakyat,” tegasnya.
Politisi senior PDI Perjuangan itu juga menekankan bahwa perjuangan DPRD Bali sejatinya sejalan dengan aspirasi mahasiswa, yakni memperjuangkan kepentingan masyarakat kecil serta memastikan kebijakan pemerintah tetap berpihak kepada rakyat.
“Sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali, saya memastikan apa yang menjadi tuntutan adik-adik mahasiswa akan kami perjuangkan. Bahkan yang belum sempat disampaikan pun kami memahami apa yang menjadi kegelisahan masyarakat saat ini,” katanya.
Supartha juga mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan dunia akademik. Ia menyebut pernah menempuh pendidikan hingga jenjang doktoral di Fakultas Hukum Universitas Udayana, sehingga memahami semangat idealisme yang dimiliki mahasiswa dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.
“Saya juga pernah menjadi mahasiswa. Pendidikan S1, S2, hingga S3 saya selesaikan di Fakultas Hukum Universitas Udayana. Karena itu saya memahami naluri dan semangat mahasiswa dalam memperjuangkan denyut nadi masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Supartha memastikan seluruh aspirasi yang diterima DPRD Bali akan diteruskan kepada pemerintah pusat dan lembaga terkait sebagai bentuk tanggung jawab moral dan politik terhadap masyarakat Bali.
Menurutnya, suara mahasiswa merupakan representasi suara rakyat yang harus mendapatkan perhatian serius dari para pemangku kebijakan. Karena itu, DPRD Bali berkomitmen untuk menjadi jembatan antara masyarakat dengan pemerintah dalam memperjuangkan berbagai kepentingan publik.
Aksi yang berlangsung di depan Kantor DPRD Provinsi Bali tersebut akhirnya ditutup dengan penyerahan dokumen tuntutan dari mahasiswa kepada pimpinan DPRD Bali. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan penuh semangat demokrasi, mencerminkan komitmen mahasiswa Bali dalam mengawal jalannya pemerintahan serta memperjuangkan kepentingan masyarakat luas.
- Penulis: admin




Saat ini belum ada komentar