Breaking News
light_mode
Trending Tags

Oka Antara Soroti Reklamasi PT BTID di Serangan, Tegaskan Investor Tak Menghargai Lebih Baik di Usir

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com | Sekretaris Komisi I DPRD Bali sekaligus Anggota Pansus TRAP, Nyoman Oka Antara menyoroti adanya aktivitas reklamasi di kawasan Serangan yang dilakukan sejak era Orde Baru (Orba) dan dinilai menyalahi aturan.

Oka Antara menegaskan, praktik tersebut seharusnya mendapatkan perlakuan hukum yang sama seperti reklamasi lain yang pernah diproses secara pidana di Bali.

Menurut Oka Antara, selama ini masyarakat kerap dikenai sanksi hukum jika melakukan reklamasi tanpa izin. Namun, hal berbeda justru terjadi pada reklamasi yang dilakukan oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID).

“Itu dulu di Jimbaran ada reklamasi jadi tersangka, di Tuban reklamasi jadi tersangka, tetapi kenapa reklamasi di PT BTID tidak ada sanksinya,” kata Oka Antara, saat dikonfirmasi awak media di Denpasar, Jumat, 30 Januari 2026.

Oka Antara menyebutkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali seharusnya menggunakan kewenangannya untuk bersikap tegas dan tidak tebang pilih dalam penegakan aturan. Apalagi, masyarakat disebut tidak diperbolehkan masuk ke kawasan BTID dan bahkan dijaga ketat oleh petugas keamanan.

“Terus ini gimana? Apa negara di dalam negara? Intinya pemerintah tidak boleh tebang pilih jika itu melanggar harus ditindak,” tegas Oka Antara.

Lebih lanjut, Oka Antara menyinggung perubahan nama jalan di kawasan Serangan yang sempat dilakukan PT BTID menjadi Jalan Kura-Kura. Menurutnya, langkah tersebut mencederai nilai budaya dan kearifan lokal masyarakat Bali.

“Itu khan sudah tidak menghormati culture orang Bali, budaya orang Bali. Itu seenak perutnya, semestinya jika seperti itu kita harus tegas di Bali,” kata Oka Antara.

Bahkan, Oka Antara juga menilai investor yang tidak menghormati budaya Bali justru berpotensi merusak tatanan sosial dan adat setempat.

Oka Antara menyatakan sikap keras terhadap investor yang dinilai merugikan masyarakat Bali.

“Ngapain kita tetap dukung investor yang merugikan masyarakat bali hingga merubah dan budaya dan culture orang bali lebih baik kita usir,” tegasnya.

Oka Antara menambahkan, setiap investor yang membangun di Bali wajib menaati aturan, termasuk menerapkan ciri khas arsitektur Bali dan menghormati budaya setempat.

Menurutnya, Bali tidak boleh dipaksakan menerima budaya luar yang bertentangan dengan nilai lokal.

Oka Antara juga mengungkapkan pengalaman salah satu anggota DPRD Bali yang sempat mendatangi kawasan tersebut, namun mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari petugas keamanan.

“Waktu ini ada anggota DPRD Bali sempat kesana dia cuma angkat telepon di sekitar pintu masuk wilayah PT BTID diusir oleh securitynya. Itu baru di pintu masuk loh sudah diusir, bagiamana ada Pulau ada destinasi di Bali tetapi orang Bali ngk boleh masuk, kalau dulu kan bisa dipakai akses warga mandi ke pantai tetapi sekarang mau masuk dijaga ketat, jika semacam itu di Bali harus kita pikirkan,” pungkasnya. (Rr)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Danmentar Akmil Pimpin Apel Pemberangkatan Cuti Taruna

    Danmentar Akmil Pimpin Apel Pemberangkatan Cuti Taruna

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.182
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Akademi Militer (Akmil) menggelar apel pemberangkatan cuti Lebaran Idulfitri 1 Syawal 1446 H bagi Taruna Tingkat I, II, dan III. Apel ini dipimpin langsung oleh Komandan Resimen Taruna (Danmentar) Akmil, Brigjen TNI Ali Akhwan, S.E., di Lapangan Mako Resimen Taruna, Akademi Militer. Kegiatan ini merupakan bagian dari kebijakan Akmil untuk memberikan kesempatan kepada […]

  • Terlibat dalam Pengaturan Hukum di Markas Kepolisian Polda Metro Jaya, Pelaku Manfaatkan Dekat dengan kapolda Metro Jaya

    Terlibat dalam Pengaturan Hukum di Markas Kepolisian Polda Metro Jaya, Pelaku Manfaatkan Dekat dengan kapolda Metro Jaya

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 365
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Residivis kasus korupsi (proyek pengadaan Alquran dan proyek insfrastruktur wilayah Aceh), Fahd El Fouz atau Fahd A Rafiq, diduga kuat terlibat dalam pengaturan hukum di Markas Kepolisian Daerah Metro Jaya. Pasalnya, baru-baru ini petinggi Partai Golkar itu berupaya memenjarakan sahabatnya sendiri, Faisal, dengan tuduhan pemerasan, penipuan, dan/atau penggelapan di Polda Metro Jaya. Dalam […]

  • Penyelundupan 57 Orang CPMI Ilegal Tujuan Tawau, Malaysia Berhasil Digagalkan Satgas Pamtas Yonarmed 11Kostrad

    Penyelundupan 57 Orang CPMI Ilegal Tujuan Tawau, Malaysia Berhasil Digagalkan Satgas Pamtas Yonarmed 11Kostrad

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 194
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM  – Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad berhasil menggagalkan penyelundupan 57 orang Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) ilegal yang hendak diberangkatkan ke Tawau, Malaysia. Operasi ini dilakukan di pertigaan Kampung Bugis, Desa Bambangan, Kecamatan Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan. Kamis(20/2/2025) Keberhasilan ini berawal dari informasi intelijen mengenai adanya kapal speedboat dari Nunukan menuju Sebatik yang membawa […]

  • Dua Tahun Cari Anak: Paul La Fontaine Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Penghalangan Hak Asuh

    Dua Tahun Cari Anak: Paul La Fontaine Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Penghalangan Hak Asuh

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 22
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Paul La Fontaine, ayah asal Australia yang telah dua tahun mencari keberadaan dua putri kembarnya, kembali mengungkap perkembangan terbaru terkait dugaan penyembunyian anak oleh mantan istrinya, AVP. Ia menyebut kedua putrinya, Isla dan Sianna, berada di sebuah rumah yang disebut tetangga sebagai lokasi yang jarang menampakkan aktivitas anak-anak. Paul menyatakan pencariannya dimulai […]

  • Warga Pertanyakan Legalitas Bangunan MBG, Warga Kerta Dalem Mansion Tempuh Jalur Hukum

    Warga Pertanyakan Legalitas Bangunan MBG, Warga Kerta Dalem Mansion Tempuh Jalur Hukum

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Polemik pembangunan di atas lahan yang tercatat sebagai fasilitas umum (fasum) di Perumahan Kerta Dalam Mansion, Desa Sidakarya, Denpasar Selatan, memicu reaksi keras dari warga. Area yang dalam dokumen awal diproyeksikan sebagai ruang bersama kini berdiri bangunan baru yang memunculkan tanda tanya terkait peruntukan dan legalitasnya. Sejumlah penghuni menilai proses pembangunan berlangsung […]

  • Sekda Dewa Indra Hadiri Audiensi Penguatan Implementasi Digitalisasi Kartu Kesejahteraan

    Sekda Dewa Indra Hadiri Audiensi Penguatan Implementasi Digitalisasi Kartu Kesejahteraan

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, mewakili Gubernur Bali menghadiri audiensi penguatan implementasi kartu kesejahteraan dalam rangka uji coba digitalisasi bantuan sosial dan kartu usaha produktif di Bali. Kegiatan berlangsung di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Senin (2/3). Dalam kesempatan tersebut, Dewa Made Indra menyampaikan bahwa Provinsi Bali telah […]

expand_less