Breaking News
light_mode
Trending Tags

Rahina Tumpek Krulut, Gubernur Koster Traktir 10 Ribu Cup Kopi Gratis di Jenar Kopi, Dorong Kecintaan terhadap UMKM Lokal

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster kembali memanfaatkan momentum Rahina Tumpek Krulut atau Hari Kasih Sayang Bali dengan menggelar aksi berbagi kopi dan kuliner gratis kepada masyarakat. Salah satu titik pelaksanaan berlangsung di Jenar Kopi Kaliasem, Jalan Kaliasem No. II A, Dangin Puri, Denpasar, Sabtu (1/8/2026), yang dipadati ribuan warga sejak pagi.

Di kedai kopi yang menjadi salah satu ruang berkumpul anak muda tersebut, sekitar 10.000 cup minuman, baik kopi maupun non-kopi, disiapkan secara cuma-cuma. Selain itu, pengunjung juga mendapatkan donat dan roti manis gratis sebagai bagian dari rangkaian peringatan Tumpek Krulut.

Program tersebut merupakan bagian dari gerakan serentak di 15 UMKM kuliner dan kedai kopi lokal yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Bali. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Bali ingin memperkuat kecintaan masyarakat terhadap produk lokal sekaligus menggerakkan perekonomian pelaku usaha mikro.

Gubernur Koster mengatakan, Tumpek Krulut bukan sekadar tradisi, melainkan hari yang mengajarkan nilai cinta kasih, kepedulian, dan kebersamaan yang diwariskan leluhur Bali.

“Rahina Tumpek Krulut adalah Hari Tresna Asih atau Hari Kasih Sayang menurut dresta Bali. Momentum ini mengajak kita untuk saling berbagi dan menumbuhkan rasa cinta kasih kepada sesama,” ujarnya.

Menurut Koster, pelaksanaan program traktir kopi dan kuliner gratis tahun ini diperluas. Jika sebelumnya hanya berlangsung di beberapa lokasi, kini dilaksanakan serentak di 15 titik UMKM sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelaku usaha lokal.

“Kegiatan ini adalah bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap kuliner lokal Bali sekaligus memperkuat keberlangsungan UMKM,” katanya.

Ia juga membuka peluang agar jumlah UMKM yang dilibatkan dapat terus bertambah pada peringatan Tumpek Krulut berikutnya setelah dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tahun ini.

Dalam kesempatan tersebut, Koster kembali mengingatkan makna filosofis Tumpek Krulut sebagai bagian dari implementasi Jana Kerthi, salah satu unsur dalam konsep Sad Kerthi yang menjadi landasan pembangunan Bali.

“Kita harus bersyukur diwarisi kearifan lokal berupa Sad Kerthi. Ada Atma Kerthi, Segara Kerthi, Danu Kerthi, Wana Kerthi, Jana Kerthi, dan Jagat Kerthi. Tumpek Krulut merupakan bagian dari Jana Kerthi, yaitu memuliakan manusia melalui cinta kasih, kasih sayang, dan kepedulian terhadap sesama,” jelasnya.

Menjawab pertanyaan mengenai pembiayaan program tersebut, Koster memastikan seluruh pelaksanaannya telah disusun sesuai ketentuan yang berlaku.

“Sesuai aturan,” katanya singkat.

Ia menambahkan, kegiatan berbagi melalui momentum Tumpek Krulut menjadi cara efektif untuk menyapa masyarakat di seluruh Bali di tengah padatnya agenda pemerintahan.

“Pada intinya saya ingin menyapa masyarakat Bali di semua wilayah. Karena jadwal sangat padat, tidak mungkin hadir satu per satu ke semua kabupaten. Maka saya memilih cara seperti ini. Respons masyarakat ternyata sangat bagus,” ujarnya.

Koster berharap peringatan Tumpek Krulut semakin memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai luhur budaya Bali.

“Paling tidak sekarang masyarakat semakin mendapat pemahaman bahwa kita memiliki hari yang sangat mulia dan harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Selain menghadirkan program kopi dan kuliner gratis, rangkaian peringatan Tumpek Krulut tahun ini juga diisi dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di berbagai daerah. Menurut Koster, menjaga kesehatan merupakan bentuk kasih sayang terhadap diri sendiri yang harus berjalan seiring dengan kepedulian terhadap sesama.

“Menyayangi diri sendiri dan menyayangi sesama harus dilakukan bersama-sama,” tegasnya, seusai menyambangi Lokasi Kopi Jenar dan berswafoto bersama sejumlah anak muda.

Ia juga mengajak masyarakat menjadikan Tumpek Krulut sebagai momentum memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan menjauhi segala bentuk kekerasan.

*Banyak Generasi Muda Mulai Rayakan Hari Kasih Sayang Bali*

Sementara itu, Pengelola Jenar Kopi, Anggi, mengaku antusias menyambut program tersebut. Ia mengatakan, peringatan Tumpek Krulut dengan konsep berbagi kopi menjadi pengalaman baru yang membawa dampak positif bagi pelaku usaha.

“Baru tahun lalu saya mengetahui bahwa Tumpek Krulut merupakan Hari Kasih Sayang. Kami senang karena akhirnya banyak anak-anak muda bisa merayakannya dengan cara sederhana, yaitu minum kopi dan berkumpul bersama,” ujarnya.

Menurut Anggi, keterlibatan Jenar Kopi dalam program Pemerintah Provinsi Bali memberikan manfaat nyata dengan menghadirkan pelanggan baru yang sebelumnya belum pernah berkunjung.

“Harapan kami, setelah dilirik dan dipercaya pemerintah, semakin banyak generasi muda dan pasar baru yang datang mencoba kopi di sini. Mudah-mudahan setelah itu mereka menjadi pelanggan tetap,” katanya.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari dengan antrean panjang yang mengular di kawasan Titik Nol Denpasar. Ribuan warga didominasi anak muda , mengular memanfaatkan kesempatan menikmati kopi, minuman non-kopi, serta aneka kudapan gratis sambil merayakan Hari Kasih Sayang Bali yang sarat makna kebersamaan dan kepedulian.(*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekretaris Komisi I DPRD Bali Soroti WNA, Penataan Wilayah hingga Peredaran Narkoba di Karangasem dalam Rapat Koordinasi Keamanan Bali

    Sekretaris Komisi I DPRD Bali Soroti WNA, Penataan Wilayah hingga Peredaran Narkoba di Karangasem dalam Rapat Koordinasi Keamanan Bali

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17
    • 0Komentar

    DENPASAR – Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Oka Antara, menyoroti sejumlah persoalan yang dinilai mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di Bali, mulai dari penataan lingkungan, keberadaan warga negara asing (WNA) yang diduga tidak menghormati adat dan budaya setempat, hingga maraknya peredaran narkotika yang mengancam generasi muda di Kabupaten Karangasem. Pernyataan tersebut disampaikan […]

  • Kabar Gembira, Kuota Khusus Percepatan Paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bekasi

    Kabar Gembira, Kuota Khusus Percepatan Paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bekasi

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Bekasi – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bekasi saat ini telah mengimplementasikan penerbitan Paspor Elektronik 100 presen. Dalam keteranganya di Instagram Imigrasi menjelaskan bahwa bagi pemphon paspor non-elektronik di aplikasi M-paspor, maka secara otomatis kuota tidak tersedia. Selanjutnya, bagi masyarakat yang paspor nya rusak atau hilang. Saat ini tidak perlu lagi untuk daftar […]

  • BTID Berdiri di Atas Mangrove, Izin Pusat Bukan Jubah Suci

    BTID Berdiri di Atas Mangrove, Izin Pusat Bukan Jubah Suci

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Proyek besar berlabel Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dijalankan PT Bali Turtle Island Development (BTID) kini menuai sorotan tajam. Di tengah klaim legalitas dari pusat, kritik justru menguat dari daerah, izin nasional dinilai tak bisa menjadi tameng untuk mengabaikan hukum lingkungan dan kearifan lokal Bali. “Kalau semua mau dibawa ke pusat, orang […]

  • Rochineng Soroti Polemik Golkar Keluar dari Pansus TRAP: “Ketua DPRD yang Paling Merasa Dizalimi”

    Rochineng Soroti Polemik Golkar Keluar dari Pansus TRAP: “Ketua DPRD yang Paling Merasa Dizalimi”

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 44
    • 0Komentar

    DENPASAR – Polemik penarikan tiga anggota Fraksi Golkar dari Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali terus memantik beragam tanggapan. Kali ini, anggota Pansus TRAP DPRD Bali, I Ketut Rochineng, menyampaikan pandangan hukumnya terkait pengunduran diri anggota pansus yang dinilai tidak sesederhana persoalan hak pribadi. Saat dihubungi pada Selasa […]

  • Dari Bali untuk Dunia, Patung Sabdo Palon Raksasa Mulai Dibangun sebagai Simbol Perdamaian Global

    Dari Bali untuk Dunia, Patung Sabdo Palon Raksasa Mulai Dibangun sebagai Simbol Perdamaian Global

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17
    • 0Komentar

    BADUNG – Bali kembali menorehkan langkah besar dalam panggung kebudayaan dunia. Di kawasan Ungasan, Kabupaten Badung, Rabu (3/6/2026), Yayasan Sabdo Palon Nusantara secara resmi memulai pembangunan Patung Sabdo Palon terbesar di dunia melalui prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking). Proyek monumental yang diperkirakan menelan investasi hingga triliunan rupiah ini diharapkan tidak hanya menjadi ikon baru Pulau […]

  • KOSMAK Desak Presiden Copot Jaksa Agung ST Burhanuddin

    KOSMAK Desak Presiden Copot Jaksa Agung ST Burhanuddin

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Matacompas.com Jakarta – Koalisi Masyarakat Anti Korupsi (KOSMAK) mengirim surat kepada Presiden Prabowo Subianto, yang isinya meminta Jaksa Agung ST Burhanuddin dicopot dari jabatannya sebagai Jaksa Agung Republik Indonesia. Alasannya sejak ditetapkannya mantan Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai tersangka pada tanggal 11 Juli 2026 oleh Kortas Tipikor Polri, Jaksa Agung, ST Burhanuddin selaku Penuntut Umum Tertinggi pada […]

expand_less