Breaking News
light_mode
Trending Tags

Tagel Winarta Minta Kepastian, 19.142 Botol Bea Cukai Benar Dimusnahkan atau Simulasi?

  • account_circle admin
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Transparansi pengelolaan barang hasil penindakan Bea Cukai kembali menjadi perhatian Komisi I DPRD Provinsi Bali. Dalam rapat koordinasi bersama jajaran Bea Cukai, Rabu (2/9/2026), Komisi I menekankan pentingnya kejelasan data dan kepastian mekanisme pengelolaan barang sitaan, termasuk menyangkut jumlah barang yang benar-benar akan dimusnahkan.

Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil kunjungan kerja Komisi I ke Bea Cukai. Dalam forum itu, anggota dewan mendorong adanya pengawasan secara bersama-sama, keterbukaan informasi, serta pelibatan DPRD dalam setiap tahapan pengelolaan barang hasil penindakan hingga proses pemusnahannya.

Anggota Komisi I DPRD Bali, I Wayan Tagel Winarta, secara khusus meminta kepastian mengenai jumlah barang yang akan dimusnahkan. Ia mengingatkan agar data dan informasi yang nantinya disampaikan kepada media maupun masyarakat benar-benar sesuai dengan kondisi faktual serta memiliki dasar hukum yang jelas.

Tagel mempertanyakan angka 19.142 botol yang disebut berkaitan dengan barang hasil penindakan tersebut. Ia ingin memastikan apakah seluruh barang dengan jumlah tersebut memang akan dimusnahkan atau angka yang disampaikan baru sebatas simulasi.

“Betulkah 19.000 itu akan dimusnahkan? Atau hanya sekadar simulasi? Artinya, kalau ada 19.000, cukup yang 5.000 saja dimusnahkan?” ujarnya.

Menurut mantan Ketua DPRD Kabupaten Gianyar tersebut, persoalan ini tidak semata menyangkut jumlah barang yang dimusnahkan, tetapi juga menyangkut akurasi informasi publik dan aspek pertanggungjawaban dalam pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD.

Karena itu, Tagel menilai setiap angka maupun keterangan yang disampaikan kepada masyarakat harus dapat diverifikasi dan dipertanggungjawabkan. Jangan sampai terjadi perbedaan antara data yang disampaikan dalam forum resmi dengan kondisi barang yang sebenarnya berada dalam penguasaan Bea Cukai.

Ia menegaskan, DPRD Bali berkepentingan memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan dan prinsip transparansi. Terlebih, barang hasil penindakan Bea Cukai dapat memiliki nilai ekonomi yang cukup besar sehingga pengelolaannya perlu dilakukan secara terbuka dan akuntabel.

Komisi I juga mendorong agar komunikasi antara Bea Cukai dan DPRD Bali diperkuat. Dengan demikian, proses pengelolaan, pemanfaatan apabila dimungkinkan secara hukum, maupun pemusnahan barang hasil penindakan dapat diketahui secara jelas dan tidak menimbulkan ruang bagi spekulasi di tengah masyarakat.

Bagi Komisi I, keterbukaan data menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik. Setiap proses yang menyangkut barang hasil penindakan negara harus memiliki dasar yang jelas, baik dari sisi administrasi, hukum, maupun mekanisme pelaksanaannya.

Dengan adanya koordinasi tersebut, DPRD Bali berharap pengawasan terhadap barang hasil penindakan Bea Cukai dapat berjalan lebih efektif, sekaligus memastikan setiap tahapan pengelolaan dilakukan secara tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Jurnalis Putu Ivan

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PERTALINDO Bali Dukung “Bali Mandiri Energi”, Dorong Percepatan Investasi Energi Bersih.

    PERTALINDO Bali Dukung “Bali Mandiri Energi”, Dorong Percepatan Investasi Energi Bersih.

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 17
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Perkumpulan Tenaga Ahli Lingkungan Hidup Indonesia (PERTALINDO) Provinsi Bali menyatakan dukungan terhadap program “Bali Mandiri Energi melalui Energi Bersih” sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan menjaga kelestarian lingkungan Pulau Bali. Dukungan tersebut disampaikan jajaran Dewan Pengurus Provinsi Bali PERTALINDO yang dipimpin Ketua Ketut Gede Dharma Putra saat diterima Gubernur Bali […]

  • GPK Aliansi Tepi Barat Datangi Polresta Magelang Lakukan Audensi Terkait Beberapa Kasus Yang Perlu Ditangani Bersama

    GPK Aliansi Tepi Barat Datangi Polresta Magelang Lakukan Audensi Terkait Beberapa Kasus Yang Perlu Ditangani Bersama

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 252
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM  – Hari ini Puluhan tokoh Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) Aliansi Tepi Barat Magelang datangi Polresta Magelang melakukan Audensi ke Polresta Magelang pada, Rabu (12/2/2025) pujul 10:00 wib. Rombongan anggota GPK Aliansi Tepi Barat ini diterima langsung oleh Kabag Ops Polresta Magelang Kompol Eko Mardianto, S.H., M.A.P., didampingi Kasat Intelkam Polresta Magelang Kompol R. Sudarto, […]

  • Proyek Kampial Disorot, Pura ‘Menggantung’ dan Dugaan Pelanggaran Minerba Jadi Perhatian Pansus TRAP DPRD Bali 

    Proyek Kampial Disorot, Pura ‘Menggantung’ dan Dugaan Pelanggaran Minerba Jadi Perhatian Pansus TRAP DPRD Bali 

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 50
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali berlangsung panas, Jumat, 20 Pebruari 2026. Dua perusahaan yang dipanggil untuk klarifikasi dugaan pelanggaran tata ruang di Kelurahan Benoa justru hadir tanpa membawa dokumen perizinan. Sekretaris Pansus TRAP I Dewa Nyoman Rai memimpin RDP didampingi Wakil […]

  • Bawazier, Pembina Generasi Muda Bela Negara (GMBN) mendapat gelar KRAT-Husodonegoro dari Kesunanan Surakarta

    Bawazier, Pembina Generasi Muda Bela Negara (GMBN) mendapat gelar KRAT-Husodonegoro dari Kesunanan Surakarta

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pendiri sekaligus Pembina Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Generasi Muda Bela Negara (GMBN), Taufiek Bawazier, resmi menerima gelar kehormatan bangsawan dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Penganugerahan gelar Kanjeng Raden Aryo Tumenggung (KRAT) Dr. Ir. Taufiek Bawazier Husodonegoro tersebut dilaksanakan bertepatan dengan momentum sakral 1 Suro 2026. Sebagai pimpinan dari Ormas binaan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI […]

  • Masih Menyala di Tengah Tekanan: PS Malaka Genggam Harapan Terakhir Menuju 16 Besar ETMC 2025

    Masih Menyala di Tengah Tekanan: PS Malaka Genggam Harapan Terakhir Menuju 16 Besar ETMC 2025

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 11
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- PS Malaka masih menjaga asa untuk melangkah ke babak 16 besar El Tari Memorial Cup (ETMC) Ende 2025, meski belum mampu memetik poin pada laga lanjutan penyisihan Grup F melawan Persamba Manggarai Barat. Kekalahan itu memang menyakitkan, tetapi peluang tim berjuluk Laskar Mutis ini tetap terbuka lebar. Hingga putaran kedua berakhir, PS Malaka […]

  • Kemenkum Jabar Bersama Pemprov Jawa Barat Perkuat Sinergi dan Sepakati Kolaborasi Strategis

    Kemenkum Jabar Bersama Pemprov Jawa Barat Perkuat Sinergi dan Sepakati Kolaborasi Strategis

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com. Bandung – Dalam upaya memperkuat sinergi antarlembaga, Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Jawa Barat menggelar audiensi bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman pada Senin 20 Januari 2025.   Kegiatan ini berlangsung di Rumah Dinas Sekretaris Daerah Jawa Barat, menghadirkan Kepala Kanwil Kemenkum Jabar, Asep Sutandar, beserta jajaran pimpinan tinggi pratama, pejabat […]

expand_less