Gerakan Langit Biru Demokrat Bergema di Danau Tamblingan, Made Mudarta Ajak Jaga Kesucian Alam Bali Jelang HUT ke-25 Partai Demokrat
- account_circle admin
- calendar_month 13 jam yang lalu
- visibility 13
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BULELENG – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat tahun 2026, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Bali bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Buleleng menggelar Gerakan Langit Biru di kawasan Danau Tamblingan, Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Jumat (31/7/2026).
Kegiatan yang merupakan bagian dari gerakan nasional yang dicanangkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat ini diisi dengan aksi bersih-bersih kawasan danau, penanaman pohon cemara pandak, serta penebaran 3.000 benih ikan sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dan ekosistem.
Ketua DPD Partai Demokrat Bali, Made Mudarta, mengapresiasi tingginya antusiasme para kader, simpatisan, serta berbagai elemen masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, semangat gotong royong dalam menjaga lingkungan merupakan wujud nyata pengabdian kepada masyarakat sekaligus bentuk rasa syukur menjelang HUT ke-25 Partai Demokrat.
Made Mudarta menegaskan bahwa Danau Tamblingan bukan sekadar kawasan wisata, melainkan kawasan suci yang harus dijaga kelestarian dan kesuciannya. Ia menyebut air dari kawasan tersebut memiliki nilai spiritual sekaligus menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan alam Bali.
“Kalau kebersihan ini dijaga, maka tirta akan tetap suci. Tirta memiliki kekuatan memberikan kesembuhan, kesuburan, kemakmuran, dan keberkahan. Air yang menguap kemudian menjadi hujan akan kembali memberi manfaat bagi seluruh Bali. Karena itu menjaga kesucian danau adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Selain aksi bersih-bersih, Demokrat Bali juga melepas sekitar 3.000 benih ikan ke Danau Tamblingan sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem perairan. Menurut Mudarta, manusia memiliki kewajiban merawat alam sebagaimana amanat Tuhan.
“Tuhan menciptakan alam, tugas kita adalah merawatnya. Demokrat harus berada di barisan terdepan dalam menjaga lingkungan,” tegasnya.
Ia menjelaskan, Gerakan Langit Biru merupakan salah satu rangkaian kegiatan menuju HUT ke-25 Partai Demokrat sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sejumlah agenda lainnya telah disiapkan, mulai dari penanaman pohon, aksi kebersihan lingkungan hingga berbagai kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat.
Menurutnya, persoalan sampah menjadi salah satu isu yang harus mendapat perhatian bersama. Karena itu Partai Demokrat mendukung berbagai program pelestarian lingkungan, termasuk gerakan Indonesia Asri serta upaya Pemerintah Provinsi Bali dalam menjaga kebersihan daerah.
“Kita ingin seluruh masyarakat bersama-sama menjaga Bali. Perekonomian Bali sangat bergantung pada sektor pariwisata. Kalau lingkungannya bersih dan lestari, maka pariwisata akan semakin kuat dan kesejahteraan masyarakat ikut meningkat,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Buleleng, Luh Gede Heriyani (LGH), mengatakan dipilihnya Danau Tamblingan sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Kawasan tersebut memiliki nilai sejarah, budaya, dan spiritual yang sangat tinggi bagi masyarakat Bali, khususnya wilayah Buleleng.
Menurutnya, Danau Tamblingan merupakan kawasan suci yang sejak dahulu menjadi pusat Kerajaan Catur Desa dan dikelilingi puluhan pura bersejarah, di antaranya Pura Dalem Tamblingan, Pura Endek, Pura Gubug, serta sejumlah pura lainnya yang masih disucikan hingga kini.
“Kami ingin menjaga kawasan suci ini agar tetap bersih dan lestari. Tidak hanya membersihkan sampah plastik, kami juga menanam pohon cemara pandak sesuai arahan desa adat serta menebarkan benih ikan untuk menjaga ekosistem danau,” jelas Heriyani.
Ia berharap kegiatan serupa tidak hanya dilaksanakan saat momentum HUT Partai Demokrat, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir kader dan simpatisan Partai Demokrat bersama berbagai organisasi kemasyarakatan, di antaranya Laskar Merah Putih, Bulldog, komunitas Bali Aga Bersatu, unsur masyarakat Catur Desa, serta berbagai elemen lainnya yang bersama-sama melakukan aksi pelestarian lingkungan.
Heriyani berharap gerakan tersebut dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk mulai membiasakan pemilahan sampah sejak dari rumah, baik sampah organik, anorganik maupun residu, sehingga proses pengelolaan sampah menjadi lebih efektif.
“Harapan kami sederhana, masyarakat semakin sadar menjaga lingkungan, membiasakan memilah sampah dari rumah, dan bersama-sama menjaga Bali agar tetap bersih, hijau, dan lestari untuk generasi mendatang,” pungkasnya.
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar