Breaking News
light_mode
Trending Tags

Koster Hidupkan Kembali Tumpek Uye, Rawat Warisan Adiluhung Sad Kerthi di Tengah Arus Modernisasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR — Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan komitmennya untuk menjaga, melaksanakan, sekaligus menghidupkan kembali warisan adiluhung nilai-nilai kearifan lokal Bali melalui pelaksanaan Rahina Tumpek, termasuk Tumpek Uye.

Bagi Koster, perayaan Tumpek tidak sekadar menjadi ritual keagamaan dan tradisi yang berlangsung secara turun-temurun. Lebih dari itu, Tumpek merupakan bagian penting dari filosofi Sad Kerthi, khususnya dalam membangun kesadaran masyarakat Bali untuk menjaga keharmonisan hubungan manusia dengan alam dan seluruh kehidupan di dalamnya.

Koster mengatakan, dirinya secara konsisten mendorong agar Rahina Tumpek dirayakan secara nyata dan melibatkan masyarakat luas. Bahkan, menurut sejumlah tokoh masyarakat bahwa baru kali ini ada pemimpin yg berani memberlakukan kebijakan dan memimpin langsung gerakan merayakan Rahina Tumpek secara niskal-sakala diatur dengan Surat Edaran Gubernur Bali nomor 4 tahun 2022.

Menurut Koster, langkah tersebut lahir dari keprihatinan terhadap keberadaan tradisi Tumpek yang dinilai mulai tergerus oleh perkembangan zaman. Peralihan generasi, modernisasi, serta perubahan pola kehidupan masyarakat membuat pemaknaan terhadap sejumlah tradisi Bali berpotensi semakin memudar.

Koster menilai kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan. Sebab, apabila generasi muda tidak lagi mengenal, memahami, dan menjalankan nilai-nilai yang terkandung dalam Rahina Tumpek, bukan tidak mungkin warisan budaya tersebut perlahan kehilangan tempat dalam kehidupan masyarakat Bali.

Karena itu, perayaan Tumpek harus dikembalikan sebagai momentum untuk membangun kesadaran bersama. Tidak hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi sebagai gerakan kebudayaan yang mampu mempertemukan nilai tradisi dengan kehidupan masyarakat Bali masa kini.

“Saya memahami bahwa Rahina Tumpek sudah hampir hilang ditelan zaman, dampak dari peralihan generasi dan modernisasi,” ujar Koster di Denpasar, Selasa (8/9/2026).

Dalam konteks Tumpek Uye, nilai yang dibangun adalah penghormatan dan kasih sayang terhadap satwa sebagai bagian dari kehidupan. Pesan tersebut sejalan dengan filosofi Sad Kerthi yang menempatkan keseimbangan alam dan kehidupan sebagai fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan Bali.

Koster ingin nilai-nilai tersebut tidak berhenti pada simbol dan upacara, melainkan menjadi kesadaran kolektif masyarakat. Pemerintah, menurutnya, memiliki tanggung jawab untuk memastikan warisan budaya dan kearifan lokal Bali tetap hidup, dipahami, serta diwariskan kepada generasi berikutnya.

Upaya menghidupkan kembali Rahina Tumpek pun menjadi bagian dari visi besar pembangunan Bali yang tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperkuat jati diri, kebudayaan, lingkungan, dan kehidupan sosial masyarakat.

Dengan demikian, Tumpek Uye bukan sekadar perayaan dalam kalender tradisi Bali. Ia menjadi pengingat bahwa kemajuan dan modernisasi tidak boleh membuat masyarakat kehilangan akar budayanya.

Di tengah perubahan zaman yang semakin cepat, Koster menegaskan bahwa menjaga Tumpek berarti menjaga ingatan kolektif, nilai luhur, sekaligus identitas Bali agar tetap hidup dari satu generasi ke generasi berikutnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selain Maladministrasi, Jaksa Penyidik Melekatkan Persangkaan Palsu Dalam Kasus Korupsi Pertamina

    Selain Maladministrasi, Jaksa Penyidik Melekatkan Persangkaan Palsu Dalam Kasus Korupsi Pertamina

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 809
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA – Ketua Indonesian Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, SH, selaku Koalisi Sipil Masyarakat Anti Korupsi meminta Presiden Prabowo Subianto mengevaluasi kinerja Jampidsus Febrie Adriansyah, karena ditengarai melakukan serangkaian dugaan penyalahgunaan wewenang. “Niat mulia Presiden Prabowo Subianto yang ingin mensejahterakan rakyat dengan mendorong kuat pemberantasan korupsi, dan penguatan integritas aparatur pemerintah sulit tercapai, apabila […]

  • Warga Jaga Kebersihan Lingkungan, Dapat Apresiasi Beras 5 Kg dari TP PKK Provinsi Bali.

    Warga Jaga Kebersihan Lingkungan, Dapat Apresiasi Beras 5 Kg dari TP PKK Provinsi Bali.

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 16
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Aksi warga menjaga kebersihan lingkungan mendapat apresiasi. TP PKK Provinsi Bali melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu di Kota Denpasar, Minggu (6/9) pagi. Gerakan ini tidak sekadar mengajak masyarakat menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial serta budaya gotong royong di tengah masyarakat. Menariknya, […]

  • Bupati Imron Ajak ASN Tingkatkan Disiplin Dan Loyalitas

    Bupati Imron Ajak ASN Tingkatkan Disiplin Dan Loyalitas

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 738
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM — Bupati Cirebon Imron memimpin apel pagi perdana di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Cirebon, Senin (3/3/2025). Apel pagi ini dihadiri oleh para pejabat dan perwakilan pegawai dari beberapa perangkat daerah di lingkup Pemkab Cirebon. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk terus meningkatkan […]

  • Gerindra–PSI Usul Satgas Pengawas Perda Usai Pansus TRAP Berakhir, Gede Harja: Jangan Biarkan Pelanggaran Tata Ruang Terus Berulang

    Gerindra–PSI Usul Satgas Pengawas Perda Usai Pansus TRAP Berakhir, Gede Harja: Jangan Biarkan Pelanggaran Tata Ruang Terus Berulang

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 22
    • 0Komentar

    DENPASAR – Ketua Fraksi Gerindra–PSI DPRD Provinsi Bali yang juga Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali, I Gede Harja Astawa, mendorong Pemerintah Provinsi Bali membentuk satuan tugas (Satgas) khusus lintas organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengawasi pelaksanaan berbagai peraturan daerah (Perda) setelah masa tugas Pansus TRAP berakhir. Pernyataan […]

  • Kanwil Kemenkum Bali Dampingi Posbankum Kabupaten Tabanan, Perkuat Pelaporan Layanan Hukum Desa

    Kanwil Kemenkum Bali Dampingi Posbankum Kabupaten Tabanan, Perkuat Pelaporan Layanan Hukum Desa

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 22
    • 0Komentar

    TABANAN, Matakompas.com – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali melaksanakan kegiatan pendampingan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di Kabupaten Tabanan, Senin (23/2/2026), bertempat di Aula Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Tabanan. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas peresmian 717 Posbankum Desa di Provinsi Bali serta upaya memastikan optimalisasi pelaksanaan dan pelaporan layanan bantuan hukum di tingkat desa. Tim […]

  • Perwakin Resmi Dibentuk, Dorong Pariwisata Sehat dan Sejahterakan Masyarakat

    Perwakin Resmi Dibentuk, Dorong Pariwisata Sehat dan Sejahterakan Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Matacompas.com Jakarta — Komisaris Biofarma, Dr.Relly Reagen, secara resmi membentuk dan membuka Perkumpulan Penggiat Wisata Kebugaran Indonesia (Perwakin) dalam sebuah acara yang berlangsung di Fark Hayet, Kebon Sirih, pada dini hari. Dalam sambutannya, Dr. Relly Reagen memberikan apresiasi sekaligus arahan strategis guna memperkuat peran wisata kebugaran bagi kesehatan masyarakat dan pembangunan pariwisata nasional. Dr.Relly Reagen […]

expand_less