Breaking News
light_mode
Trending Tags

Gerindra–PSI Usul Satgas Pengawas Perda Usai Pansus TRAP Berakhir, Gede Harja: Jangan Biarkan Pelanggaran Tata Ruang Terus Berulang

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Ketua Fraksi Gerindra–PSI DPRD Provinsi Bali yang juga Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali, I Gede Harja Astawa, mendorong Pemerintah Provinsi Bali membentuk satuan tugas (Satgas) khusus lintas organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengawasi pelaksanaan berbagai peraturan daerah (Perda) setelah masa tugas Pansus TRAP berakhir.

Pernyataan tersebut disampaikan Harja Astawa kepada awak media usai mengikuti Rapat Paripurna ke-46 DPRD Provinsi Bali, Senin (20/7/2026), di Ruang Fraksi Gerindra–PSI, Gedung DPRD Provinsi Bali.

Menurut Harja, Fraksi Gerindra–PSI sebelumnya telah menyampaikan pandangan resminya dalam Pandangan Umum Fraksi pada 10 Juli 2026. Dalam pandangan tersebut, fraksinya memberikan apresiasi kepada Gubernur Bali beserta jajaran Pemerintah Provinsi Bali yang dinilai produktif melahirkan berbagai regulasi. Namun, ia menilai persoalan terbesar justru terletak pada lemahnya implementasi dan penegakan aturan di lapangan.

“Kami mengapresiasi banyaknya regulasi yang telah dibuat oleh pemerintah daerah. Tetapi yang menjadi persoalan adalah bagaimana regulasi itu diterapkan. Menurut kami, penegakannya masih lemah, dan salah satu indikatornya adalah sampai harus dibentuk Pansus TRAP,” ujarnya.

Sebagai Ketua Fraksi Gerindra–PSI sekaligus Wakil Ketua Pansus TRAP, Harja menjelaskan bahwa pansus dibentuk sebagai instrumen pengawasan terhadap persoalan tata ruang, aset daerah, dan perizinan di Bali, bukan untuk menangani satu objek tertentu, melainkan bekerja dalam jangka waktu yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan DPRD.

Selama masa tugas tersebut, Pansus TRAP melakukan pengawasan, inspeksi lapangan, serta menyusun berbagai rekomendasi yang nantinya akan dipertanggungjawabkan pada akhir masa kerja.

Karena itu, menurutnya, setelah Pansus TRAP selesai bertugas, pemerintah perlu memiliki lembaga permanen yang secara khusus mengawal pelaksanaan berbagai regulasi daerah.

“Kami sudah berdiskusi di internal Pansus TRAP. Di akhir masa tugas nanti kami akan merekomendasikan kepada eksekutif agar membentuk sebuah satgas atau lembaga lintas OPD yang secara khusus bertugas mengawasi, memantau, sekaligus memberikan sanksi terhadap pelanggaran pelaksanaan perda,” tegasnya.

Harja menegaskan Fraksi Gerindra–PSI maupun Pansus TRAP tidak pernah memiliki sikap anti terhadap investasi. Menurutnya, keberadaan investor maupun pelaku usaha tetap dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Bali, sepanjang seluruh aktivitas usaha dilakukan sesuai aturan.

Ia menekankan bahwa investasi harus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, membuka lapangan pekerjaan, serta tidak merusak lingkungan hidup yang menjadi kekuatan utama Bali.

Menurut Harja, kerusakan lingkungan akibat alih fungsi lahan sudah mulai terlihat. Ia mencontohkan kondisi subak di daerah asalnya yang mengalami penyusutan signifikan.

“Beberapa tahun lalu luas subak masih sekitar 63 hektare, sekarang tinggal sekitar 36 hektare. Dampaknya bukan hanya terhadap pertanian, tetapi juga terhadap pelaksanaan tradisi dan upacara adat yang selama ini ditopang oleh keberadaan subak,” katanya.

Selain persoalan tata ruang, Harja juga menyoroti maraknya aktivitas galian C yang diduga masih beroperasi tanpa izin lengkap.

Menurutnya, masyarakat memang memiliki hak memanfaatkan lahannya sendiri, tetapi setiap aktivitas pertambangan tetap harus memenuhi seluruh ketentuan hukum sebelum kegiatan dilakukan.

“Jangan bekerja dulu baru mengurus izin. Negara kita adalah negara hukum. Semua harus mengikuti aturan yang berlaku,” tegasnya.

Ia bahkan mempersilakan masyarakat maupun pelaku usaha yang mengalami hambatan dalam proses perizinan untuk datang ke DPRD agar dapat dicarikan solusi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Tak hanya itu, Harja juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap pemanfaatan Air Bawah Tanah (ABT) yang dinilai jauh lebih sulit terdeteksi dibanding aktivitas galian C karena dilakukan di area tertutup.

Ia meminta Satpol PP sebagai penegak Perda agar bertindak tegas, konsisten, dan tidak tebang pilih dalam melakukan penindakan terhadap setiap pelanggaran.

“Kalau ada pelanggaran harus ditindak. Jangan sampai muncul kesan ada yang dibiarkan. Asas keadilan harus dijaga agar masyarakat percaya kepada pemerintah,” ujarnya.

Menurut Harja, penegakan hukum yang dilakukan secara konsisten akan memperkuat kepercayaan publik. Sebaliknya, apabila terjadi perlakuan berbeda terhadap pelanggar, maka masyarakat akan mempertanyakan komitmen pemerintah dalam menegakkan aturan.

Menutup keterangannya, Ketua Fraksi Gerindra–PSI DPRD Bali sekaligus Wakil Ketua Pansus TRAP, I Gede Harja Astawa, menegaskan bahwa Pansus TRAP hanya bersifat sementara sehingga pengawasan tidak boleh berhenti setelah masa tugasnya selesai.

“Kami ingin setelah Pansus TRAP berakhir, pengawasan terhadap tata ruang, aset daerah, dan perizinan tetap berjalan melalui sebuah lembaga yang benar-benar fokus, profesional, tegas, adil, dan konsisten dalam menegakkan Perda demi menjaga kelestarian Bali,” pungkasnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 11 Tahun Sudut Pandang, Prof OC Kaligis Dianugerahi Lifetime Achievement

    11 Tahun Sudut Pandang, Prof OC Kaligis Dianugerahi Lifetime Achievement

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 26
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Koperasi (Menkop) RI Ferry Juliantono dan advokat senior Prof. Otto Cornelis Kaligis atau OC Kaligis menerima Sudut Pandang Award 2026 dalam puncak perayaan HUT ke-11 Media Sudut Pandang di Hotel Luminor Pecenongan, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2026). Ferry Juliantono menerima penghargaan sebagai Tokoh Ekonomi Kerakyatan melalui Koperasi, sedangkan OC Kaligis meraih Lifetime Achievement […]

  • DPMD Indramayu Gelar Sosialisasi Penggunaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa Tahun 2025.

    DPMD Indramayu Gelar Sosialisasi Penggunaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa Tahun 2025.

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Indramayu menggelar Sosialisasi Penggunaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa Tahun 2025 di Aula DPMD Indramayu, Selasa (04/02/25). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman bersama kepada pemerintah desa melalui Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa di tingkat Kecamatan, mengenai tata cara penyaluran serta penggunaan Dana Desa dan Alokasi […]

  • Layanan Imigrasi Makin Dekat, Dirjen Imigrasi Resmikan Immigration Lounge Didampingi Gubernur Koster dan Kakanim Ngurah Rai

    Layanan Imigrasi Makin Dekat, Dirjen Imigrasi Resmikan Immigration Lounge Didampingi Gubernur Koster dan Kakanim Ngurah Rai

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BADUNG – Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi terus memperkuat inovasi pelayanan publik dengan menghadirkan layanan keimigrasian yang lebih dekat, mudah diakses dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peresmian Immigration Lounge di Discovery Mall Bali, Kuta, Kabupaten Badung, pada Kamis, 27 Agustus 2026. Peresmian dilakukan oleh Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko bersama jajaran terkait […]

  • Dispora Bengkulu Cetak Pemimpin Muda Lewat Organisasi Kepemudaan

    Dispora Bengkulu Cetak Pemimpin Muda Lewat Organisasi Kepemudaan

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 74
    • 0Komentar

    BENGKULU,Jarrakpos.com – Di era yang terus berubah, kualitas kepemimpinan menjadi kunci kemajuan daerah. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu menyadari betul hal ini, dan mengambil langkah proaktif dengan mendorong generasi muda untuk aktif berorganisasi. Lebih dari sekadar kegiatan ekstrakurikuler, organisasi kepemudaan dipandang sebagai “kawah candradimuka” bagi calon pemimpin masa depan. Kepala Dispora Bengkulu, Ika […]

  • Respon Awal Kebakaran, Pemprov Bali Perkuat Peran Linmas

    Respon Awal Kebakaran, Pemprov Bali Perkuat Peran Linmas

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 46
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matacompas.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali mendorong penguatan peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) dalam memberikan respons awal saat terjadi kebakaran. Linmas yang tersebar hingga tingkat desa, ternyata memiliki posisi strategis karena berada lebih dekat dengan masyarakat dan lokasi kejadian. Kepala Satpol PP Provinsi Bali sekaligus Ketua DPD Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) Bali, Dewa […]

  • Yoko Hattrick! PS Malaka Kunci Tiket ke 16 Besar ETMC 2025 dengan Kemenangan Spektakuler 4–2

    Yoko Hattrick! PS Malaka Kunci Tiket ke 16 Besar ETMC 2025 dengan Kemenangan Spektakuler 4–2

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 17
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- PS Malaka tampil garang dan penuh determinasi pada laga penentuan Grup F El Tari Memorial Cup (ETMC) 2025, Jumat malam (21/11/2025). Bermain dengan kepercayaan diri tinggi, mereka menundukkan Persewa Waingapu dengan skor meyakinkan 4–2 dan memastikan langkah mulus ke babak 16 besar. Laga dimulai dengan kejutan dari kubu Persewa Waingapu. Lewat serangan rapi […]

expand_less