Breaking News
light_mode
Trending Tags

Buka Akses 1,5 Km di Sangketan, Demokrat Penebel Pangkas Jarak Warga Menuju Sekolah dan Pura Tambawaras

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TABANAN | Kepedulian terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat mendorong Ketua PAC Demokrat Penebel, I Made Suka Wijaya, S.Pd., bersama jajaran dan masyarakat membuka akses jalan baru sepanjang kurang lebih 1,5 kilometer di Desa Sangketan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan.

Pembangunan akses tersebut dilakukan sebagai upaya menjawab aspirasi warga yang selama ini membutuhkan jalur transportasi yang lebih dekat dan memadai. Jalan baru itu dirancang menghubungkan kawasan Munduk Dawa, Puring dan Pekandalen menuju SD Negeri 6 Penatahan di Sangketan serta Pura Luhur Tambawaras.

I Made Suka Wijaya mengatakan, pembangunan jalan tersebut berawal dari melihat potensi wilayah Sangketan yang cukup besar namun masih membutuhkan dukungan aksesibilitas.

“Wilayah Sangketan ini sebenarnya memiliki potensi yang luar biasa. Melihat hal tersebut, ada dorongan kuat dari masyarakat, inisiatif murni dari saya, serta dukungan teman-teman di sini untuk membuka akses jalan ini,” kata Made Suka Wijaya saat ditemui di lokasi pembangunan jalan, Desa Sangketan, Kecamatan Penebel, Tabanan, Sabtu (12/9/2026).

Menurutnya, pembangunan jalan tidak hanya bertujuan membuka jalur transportasi baru, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi aktivitas sehari-hari masyarakat. Salah satunya adalah mempermudah anak-anak menuju sekolah serta memperlancar mobilitas warga yang hendak melaksanakan persembahyangan di Pura Luhur Tambawaras.

Dalam prosesnya, PAC Demokrat Penebel tidak bekerja sendiri. Keterbatasan pembiayaan membuat pembangunan dilakukan melalui kolaborasi dengan jajaran Partai Demokrat, mulai dari tingkat Provinsi Bali, pusat, daerah hingga dukungan dari perwakilan di DPR RI.

Semula, berdasarkan proposal awal, pekerjaan jalan ditargetkan rampung dalam waktu enam hari. Namun, kondisi medan dan pekerjaan di lapangan membuat proses pembangunan telah berlangsung selama delapan hari dan hingga kini akses tersebut belum sepenuhnya tembus.

Panjang jalan yang dibuka diperkirakan mencapai 1,5 kilometer. Jika nantinya rampung, jalur tersebut diharapkan mampu memangkas jarak tempuh masyarakat menuju berbagai titik penting di wilayah tersebut.

“Adanya jalan baru, kami berharap masyarakat memiliki akses yang lebih dekat menuju titik-titik vital, terutama untuk menyekolahkan anak-anak ke SD Negeri 6 dan mempermudah persembahyangan,” ujarnya.

Selain menghubungkan kawasan permukiman dengan sekolah dan tempat ibadah, akses tersebut juga diarahkan untuk membuka konektivitas menuju Muncak Sari yang selama ini menjadi salah satu pusat aktivitas sekaligus sumber mata pencaharian masyarakat.

Jalan tersebut diperkirakan akan memberikan manfaat bagi sekitar 500 kepala keluarga yang tersebar di sejumlah titik. Dari jumlah tersebut, sekitar 150 hingga 200 kepala keluarga merupakan penduduk asli yang bermukim di wilayah sekitar.

Keberadaan akses jalan juga diharapkan mampu mendukung aktivitas masyarakat pada malam hari. Untuk menunjang keamanan dan mobilitas warga, penerangan jalan telah difasilitasi dan berjalan melalui dukungan pemerintah daerah.

“Aktivitas warga di malam hari tetap ada. Untuk penerangan jalan sudah difasilitasi dan berjalan dari pihak Pemda,” kata Made Suka Wijaya.

Dari sisi pembebasan lahan, ia memastikan seluruh proses persetujuan dengan masyarakat telah diselesaikan. Setiap kesepakatan telah dituangkan secara tertulis melalui surat perjanjian yang ditandatangani para pihak.

“Sejauh ini belum ada kendala. Semua persetujuan pembebasan lahan sudah aman dan ada hitam di atas putih, termasuk surat perjanjian bertanda tangan,” jelasnya.

Made Suka Wijaya juga mengapresiasi kekompakan masyarakat yang ikut bergotong royong dalam proses pembukaan jalan. Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam proses pembangunan akses tersebut.

Pada saat pengerjaan berlangsung, tidak seluruh pengurus maupun warga dapat hadir karena sebagian masyarakat tengah mempersiapkan upacara odalan di Pura Luhur Tambawaras.

“Masyarakat sangat kompak dan mendukung. Hari ini tidak semua pengurus bisa hadir karena ada persiapan upacara odalan di Pura Tambawaras. Sebagian besar warga dan pengurus sedang bergotong royong (ngayah), baik di Munduk Dawa maupun di Pekandelan. Jadi, hanya beberapa dari kami yang bisa hadir saat ini,” pungkasnya.

Dengan dibukanya akses baru tersebut, pembangunan jalan di Sangketan diharapkan tidak berhenti sebatas membuka jalur transportasi, tetapi menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas masyarakat, memperpendek akses menuju fasilitas pendidikan dan tempat ibadah, sekaligus membuka peluang mobilitas ekonomi warga di wilayah Penebel.

Reporter: Putu Ivan

Redaktur: Ivan Ernawan

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Umum ABTI Bali I Made Supartha: Bola Tangan Resmi Jadi Cabor Definitif PORJAR Bali 2026, Momentum Cetak Atlet Masa Depan

    Ketua Umum ABTI Bali I Made Supartha: Bola Tangan Resmi Jadi Cabor Definitif PORJAR Bali 2026, Momentum Cetak Atlet Masa Depan

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DENPASAR – Dunia olahraga pelajar di Bali mencatat babak baru yang membanggakan. Untuk pertama kalinya, cabang olahraga bola tangan resmi dipertandingkan sebagai cabang olahraga definitif dalam Pekan Olahraga Pelajar (PORJAR) Provinsi Bali 2026. Status tersebut menandai pengakuan terhadap perkembangan pesat bola tangan di Bali sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi pembinaan atlet muda berprestasi. […]

  • Dewa Nyoman Rai: Maulid Nabi 1448 Hijriah, Momentum Memperkuat Toleransi dan Persaudaraan

    Dewa Nyoman Rai: Maulid Nabi 1448 Hijriah, Momentum Memperkuat Toleransi dan Persaudaraan

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    DENPASAR – Wakil Ketua Komisi I DPRD Bali dari Fraksi PDI Perjuangan, Dewa Nyoman Rai, S.H., menyampaikan ucapan selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim. Menurut Dewa Nyoman Rai, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai momentum keagamaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW […]

  • Dugaan Pemerasan dan Penyuapan Febrie, KOSMAK: Jaksa Agung Harus Bertanggung Jawab

    Dugaan Pemerasan dan Penyuapan Febrie, KOSMAK: Jaksa Agung Harus Bertanggung Jawab

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Matacompas.com Jakarta – Badai yang tengah melanda institusi Kejaksaan Agung Republik Indonesia pasca ditahannya eks-Jampidsus Febrie Adriansyah, tidak akan pernah berlalu sebelum Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin dicopot. Akar persoalan penyebab hancurnya marwah dan integritas lembaga dominus litis pengendali perkara pidana (master of the case) itu ada pada dirinya. Dugaan pemerasan dan penyuapan yang dilakukan eks-Jampidsus […]

  • Drama di Marilonga! Gol Menit Akhir Antar BMU Pantar Alor Kalahkan Sergio FC Malaka 2-1

    Drama di Marilonga! Gol Menit Akhir Antar BMU Pantar Alor Kalahkan Sergio FC Malaka 2-1

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 31
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Pertarungan panas tersaji di Stadion Marilonga, Ende, pada babak penyisihan Grup A El Tari Memorial Cup (ETMC) 2025, Rabu (12/11/2025) malam. Laga antara BMU Pantar Alor dan Sergio FC Malaka berlangsung penuh tensi dan emosi hingga menit akhir. BMU Pantar Alor akhirnya memastikan kemenangan dramatis dengan skor 2-1, lewat gol penentu di penghujung […]

  • Kapendam IX/Udayana: Prajurit yang Terbukti Melanggar Akan Ditindak Tegas Sesuai Ketentuan Hukum

    Kapendam IX/Udayana: Prajurit yang Terbukti Melanggar Akan Ditindak Tegas Sesuai Ketentuan Hukum

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 48
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matacompas.com – 20 Oktober 2026, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution membenarkan adanya seorang perwira TNI AD berpangkat Mayor yang ditemukan berada di salah satu tempat hiburan malam di Jalan Teuku Umar, Denpasar, saat pelaksanaan operasi penegakan ketertiban (Gaktib) yang melibatkan Denpom IX/3 Denpasar bersama Tim Bareskrim Mabes Polri. Peristiwa tersebut berawal ketika Tim […]

  • Praperadilan Made Daging Ditolak, Sistem Hukum Disebut Jadi Kabur

    Praperadilan Made Daging Ditolak, Sistem Hukum Disebut Jadi Kabur

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 22
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Pengadilan Negeri Denpasar menolak seluruh permohonan praperadilan yang diajukan Made Daging terhadap Polda Bali. Putusan tersebut dibacakan oleh hakim tunggal I Ketut Somanasa SH, MH dalam sidang praperadilan yang digelar Senin, 09 Februari 2026. Dalam amar putusannya, hakim menyatakan bahwa penetapan tersangka yang dilakukan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Bali telah […]

expand_less