Breaking News
light_mode
Trending Tags

Menjaga Langit Bali: Pansus TRAP Usulkan Skema Ketinggian Bangunan Berbasis Nilai dan Perlindungan Kawasan Suci

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com — Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali mendorong arah baru penataan ruang Pulau Dewata melalui pendekatan progresif berbasis nilai, termasuk usulan zonasi ketinggian bangunan hingga 45 meter di kawasan tertentu.

Rekomendasi strategis tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-31 DPRD Bali, Senin (6/4/2026), dan diteruskan kepada Gubernur Bali, Wayan Koster, untuk ditindaklanjuti sebagai kebijakan eksekutif.

Ketua Pansus TRAP, Dr (c) I Made Supartha SH MH, menegaskan bahwa kebijakan ini lahir dari kegelisahan atas meningkatnya tekanan pembangunan yang tidak terkendali, sekaligus kebutuhan menghadirkan regulasi yang lebih adaptif tanpa mengorbankan nilai-nilai kearifan lokal Bali.

“Penataan ruang Bali tidak bisa hanya bertumpu pada pendekatan normatif yang kaku. Kita butuh kebijakan yang adaptif, tetapi tetap berpijak pada nilai budaya, lingkungan, dan keseimbangan ruang,” tegasnya.

Tekanan Ruang dan Kebutuhan Adaptasi

Pansus TRAP mencermati bahwa dalam beberapa tahun terakhir, intensifikasi pemanfaatan ruang di Bali meningkat signifikan, terutama di kawasan pariwisata. Keterbatasan lahan darat, lonjakan investasi, serta kebutuhan akomodasi wisata mendorong tekanan serius terhadap daya dukung dan daya tampung lingkungan.

Dalam konteks tersebut, pembangunan vertikal dinilai menjadi salah satu alternatif rasional untuk mengurangi ekspansi horizontal yang berpotensi menggerus lahan produktif dan ruang terbuka hijau.

Namun demikian, pendekatan ini berbenturan dengan konstruksi normatif yang selama ini menjadi identitas Bali, yakni pembatasan ketinggian bangunan sekitar 15 meter atau setinggi pohon kelapa, sebagai simbol harmoni kosmologis dan lanskap budaya.

Zonasi Ketinggian Berbasis Nilai

Sebagai solusi, Pansus TRAP mengusulkan model “Zonasi Ketinggian Khusus (Diferensial) Berbasis Nilai.”

Melalui skema ini, bangunan dengan ketinggian hingga 45 meter dimungkinkan, namun hanya pada kawasan tertentu yang telah ditetapkan secara khusus, seperti Nusa Dua, Kuta Selatan, Sanur, serta sejumlah wilayah pesisir di Tabanan dan Gianyar.

I Made Supartha menegaskan, kebijakan ini bukan bentuk liberalisasi pembangunan vertikal, melainkan strategi pengendalian yang lebih presisi.

“Ini bukan membuka ruang eksploitasi. Justru ini adalah cara mengatur secara lebih terukur, agar tidak terjadi penyelundupan izin dan pelanggaran tata ruang di kawasan lain,” ujarnya.

Ia menambahkan, prinsip dasar tetap dijaga, terutama perlindungan kawasan suci, lanskap budaya, serta filosofi lokal seperti Tri Hita Karana yang menekankan keseimbangan hubungan manusia, alam, dan spiritualitas.

Lindungi Kawasan Suci dan Identitas Bali

Pansus TRAP menekankan bahwa relaksasi ketinggian bangunan hanya dapat diterapkan dengan syarat ketat, termasuk memperhatikan radius kesucian pura dan kawasan sakral.

Bangunan tinggi dinilai berpotensi mengganggu harmoni visual dan struktur kosmologis Bali jika tidak diatur secara hati-hati.

Dalam perspektif budaya Bali, ruang vertikal memiliki makna sakral. Konsep Tri Angga dan Rwa Bhineda menempatkan ruang atas sebagai domain spiritual, sehingga dominasi bangunan tinggi tanpa kontrol dapat merusak tatanan simbolik tersebut.

“Bali dikenal dunia dengan lanskap low-rise. Ini bukan sekadar estetika, tapi identitas. Maka setiap kebijakan harus menjaga keseimbangan itu,” jelasnya.

Respons atas Kesenjangan Regulasi

Pansus TRAP juga menyoroti adanya kesenjangan antara norma hukum dengan realitas sosial-ekonomi di lapangan. Keterbatasan regulasi yang terlalu rigid dinilai justru membuka celah praktik penyimpangan, seperti manipulasi izin hingga pemanfaatan ruang yang tidak sesuai peruntukan.

Karena itu, pendekatan diferensial berbasis zonasi dinilai sebagai solusi tengah yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan modern tanpa mengabaikan prinsip keberlanjutan.

Perlindungan Kawasan Strategis dan Danau Beratan

Selain isu ketinggian bangunan, Pansus TRAP juga menekankan pentingnya perlindungan kawasan hutan serta sempadan Danau Beratan di Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan.

Kawasan ini dinilai memiliki fungsi ekologis dan kultural yang sangat penting, sehingga membutuhkan pengendalian ketat terhadap aktivitas pembangunan dan pemanfaatan ruang.

Menuju Tata Ruang Bali yang Berkelanjutan

Melalui rangkaian rekomendasi ini, Pansus TRAP menegaskan bahwa masa depan Bali harus dibangun di atas keseimbangan antara investasi, lingkungan, dan budaya.

Pendekatan zonasi ketinggian berbasis nilai menjadi simbol perubahan paradigma—dari sekadar pembatasan menuju pengaturan yang lebih adaptif, presisi, dan berkelanjutan.

“Kita tidak menolak pembangunan, tetapi kita harus memastikan pembangunan itu tidak mengorbankan jati diri Bali,” tutup I Made Supartha. (Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Wayan Koster Dukung Singgasana Seni Bung Karno, Bali Jadi Titik Awal Standar Pagelaran Nasional

    Gubernur Wayan Koster Dukung Singgasana Seni Bung Karno, Bali Jadi Titik Awal Standar Pagelaran Nasional

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Bali menjadi tuan rumah Pagelaran Singgasana Seni Bung Karno di Bali Beach Convention Center, Sabtu, 28 Pebruari 2026. Pagelaran Singgasana Seni Bung Karno bukan sekadar pertunjukan seni dan budaya. Ajang ini menjadi momentum penguatan ekonomi kerakyatan, terutama bagi pelaku IKM dan UMKM Bali yang terlibat langsung dalam pameran dan bazar kuliner. Menariknya, […]

  • Kepala Dispora Bengkulu Ucapkan Selamat atas Pelantikan Herwan Antoni sebagai Pj Sekda

    Kepala Dispora Bengkulu Ucapkan Selamat atas Pelantikan Herwan Antoni sebagai Pj Sekda

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 71
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu, Ika Joni Ikhwan, menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Herwan Antoni sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Provinsi Bengkulu. Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, di Balai Semarak pada Rabu (5/3/2025). Dalam kesempatan ini, Ika Joni Ikhwan memberikan apresiasi atas amanah baru […]

  • Mobil Expedisi Barang Milik Shopy Arah Jawa Tengah Terbakar Hebat Di Tol Kanci Pejagan

    Mobil Expedisi Barang Milik Shopy Arah Jawa Tengah Terbakar Hebat Di Tol Kanci Pejagan

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 753
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – Telah terjadi kebakaran hebat sebuah unit Mobil Expedisi barang milik shoppy dengan unit mobil merek HINO dan No Pol D 9039 VD. Kebakaran terjadi di Jalan TOL Kanci – Pejagan KM 220 arah Jawa Tengah. Minggu 09 maret 2025. Mobil tersebut di kemudikan oleh seorang driver bernama Endang irawan dan Rahmat swargana […]

  • Dorong Birokrasi Lebih Efisien Dan Peningkatan Layanan Publik, Pemkab Indramayu Terapkan Manajemen Talenta ASN.

    Dorong Birokrasi Lebih Efisien Dan Peningkatan Layanan Publik, Pemkab Indramayu Terapkan Manajemen Talenta ASN.

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 12.403
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramyu melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) akan memberlakukan sistem manajemen talenta bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal ini merupakan salah satu kebijakan era kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Indramayu, Lucky Hakim – Syaefudin pada pemerintahan Indramayu Reang guna meningkatkan kinerja instansi melalui penempatan SDM berbasis […]

  • Ariandi Kembali Nahkodai Kadin Bali, Anindya Bakrie Dorong Dukungan Penuh Program Nasional

    Ariandi Kembali Nahkodai Kadin Bali, Anindya Bakrie Dorong Dukungan Penuh Program Nasional

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    DENPASAR — Made Ariandi resmi kembali menakhodai Kamar Dagang dan Industri Provinsi Bali masa bakti 2025–2030 dalam seremoni pengukuhan yang digelar di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center, Denpasar, Sabtu (25/4/2026). Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Anindya Bakrie, dan turut disaksikan Wayan Koster serta sejumlah tokoh nasional dan […]

  • Legislator Demokrat Minta Pemerintah Perhatikan Honorer yang Telah Mengabdi 10 Tahun

    Legislator Demokrat Minta Pemerintah Perhatikan Honorer yang Telah Mengabdi 10 Tahun

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.268
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf meminta agar tenaga honorer yang telah mengabdi selama lebih dari 10 tahun dapat diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tanpa melalui tes. Hal tersebut dikatakan oleh Dede Yusuf di Jakarta pekan kemarin, Selasa (25/2/2025) “Usulan ini muncul sebagai solusi atas ketidakpastian status tenaga […]

expand_less