Breaking News
light_mode
Trending Tags

Gubernur Koster Terima Banggar DPR RI, Dorong Peningkatan Dukungan Melalui Transfer Ke Daerah (TKD)

  • account_circle Redaksi Bali
  • calendar_month 13 jam yang lalu
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matacompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster mendorong pemerintah pusat meningkatkan dukungan melalui Transfer ke Daerah (TKD) dan APBN untuk mempercepat pembangunan infrastruktur strategis di Bali.

Dorongan tersebut disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster, saat menerima kunjungan kerja Badan Anggaran (Banggar) DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua Banggar DPR RI Syarief Abdullah Alkadrie di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Jumat (2/10/2026).

Gubernur Koster mengatakan, tambahan dukungan anggaran dari pemerintah pusat penting mengingat posisi Bali sebagai destinasi pariwisata internasional sekaligus salah satu daerah yang memberikan kontribusi besar terhadap penerimaan devisa negara.

“Kami menyampaikan harapan agar alokasi transfer ke daerah untuk Bali dapat ditingkatkan, khususnya untuk mendukung pembangunan infrastruktur strategis. Kebutuhan pembangunan infrastruktur Bali memiliki dimensi nasional, bukan hanya kepentingan daerah,” tegas Gubernur Koster.

Menurutnya, Bali memiliki karakteristik pembangunan yang berbeda karena merupakan satu kesatuan wilayah yang mengintegrasikan alam, manusia, dan kebudayaan. Pembangunan Bali juga dijalankan dengan prinsip “1 Pulau, 1 Pola, dan 1 Tata Kelola” yang sejalan dengan semangat Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

Oleh karena itu, Gubernur Koster menilai kebutuhan pembangunan Bali tidak cukup dihitung berdasarkan jumlah penduduk dan luas wilayah. Beban Bali sebagai destinasi pariwisata internasional juga perlu menjadi pertimbangan dalam menentukan dukungan pembangunan.

Sepanjang 2025, Bali menerima sekitar 16,3 juta kunjungan wisatawan, terdiri atas sekitar 7,05 juta wisatawan mancanegara dan 9,28 juta wisatawan domestik. Sementara pada 2024, devisa pariwisata Bali tercatat sekitar Rp176 triliun atau sekitar 55 persen dari total devisa pariwisata Indonesia yang mencapai Rp319,9 triliun.

“Kontribusi yang besar ini tentu harus diikuti dengan dukungan pembangunan yang memadai. Bali membutuhkan infrastruktur yang mampu menjaga kualitas pariwisata sekaligus memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,” kata Gubernur Koster.

Gubernur Koster menjelaskan, pertumbuhan pariwisata harus diimbangi dengan peningkatan kapasitas jalan dan transportasi publik, ketersediaan air bersih, pengelolaan sampah, energi, pelabuhan, serta berbagai infrastruktur pendukung lainnya.

Sejumlah persoalan masih dihadapi Bali, mulai dari kemacetan, keterbatasan transportasi publik dan air bersih, persoalan sampah, hingga kesenjangan pembangunan antara kawasan Bali Selatan atau Sarbagita dengan wilayah lainnya.

Untuk itu, Gubernur Koster menyampaikan sejumlah infrastruktur yang membutuhkan dukungan APBN, diantaranya pembangunan dan peningkatan jalan nasional serta konektivitas antarkawasan, konektivitas Singaraja–Mengwi, Jalan Lingkar Bali, konektivitas Klungkung-Karangasem dan Karangasem-Buleleng.

Selain itu, dukungan juga dibutuhkan untuk konektivitas Nusa Penida serta jembatan Nusa Ceningan-Nusa Lembongan.

Pengembangan infrastruktur pelabuhan dan angkutan logistik di Celukan Bawang, Sangsit, Amed, dan Gunaksa juga menjadi perhatian.

Di sektor air bersih, Gubernur Koster menekankan pentingnya dukungan terhadap SPAM Telagawaja, Bendungan Sidan, dan Bendungan Titab. Dukungan juga diperlukan untuk pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir serta pengembangan energi bersih.

Menurut Gubernur Koster, pembangunan berbagai infrastruktur tersebut tidak hanya bertujuan mendukung pariwisata, tetapi juga menjaga kualitas lingkungan dan mendorong pemerataan pusat pertumbuhan ekonomi di seluruh Bali.

“Pembangunan konektivitas Bali Utara, Bali Timur, Bali Tengah, dan Bali Barat menjadi sangat penting untuk menciptakan pemerataan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru,” ujarnya.

Gubernur Koster menegaskan pembangunan Bali tidak diarahkan semata-mata untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

Pemerintah Provinsi Bali ingin memastikan pertumbuhan pariwisata berjalan dengan tetap menjaga kualitas dan keberlanjutan.

“Kita tidak hanya ingin mengejar jumlah wisatawan, tetapi ingin membangun pariwisata yang berkualitas, berdaya saing, bermartabat, dan berkelanjutan,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Banggar DPR RI Syarief Abdullah Alkadrie mengatakan kunjungan kerja tersebut bertujuan menghimpun masukan, saran, dan rekomendasi terkait kebijakan penerimaan serta pengalokasian Transfer ke Daerah dalam APBN.

Syarief juga menampik anggapan mengenai adanya penurunan alokasi transfer dari pemerintah pusat kepada daerah.

Menurutnya, sebagian anggaran kini dialokasikan melalui program-program strategis nasional yang manfaatnya tetap dirasakan daerah.

“Sebenarnya bukan penurunan. Banyak anggaran transfer yang sekarang digunakan untuk program-program nasional yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat. Contohnya, kewenangan daerah seperti PPPK paruh waktu sebagian besar ditanggung oleh pusat secara bertahap,” jelasnya.

Banggar DPR RI mengapresiasi paparan Gubernur Koster mengenai karakteristik, potensi, serta tantangan pembangunan Bali. Bali dinilai memiliki posisi strategis bagi perekonomian nasional, khususnya melalui sektor pariwisata.

Upaya mempertahankan pariwisata yang berkualitas, berdaya saing, dan berkelanjutan juga dinilai penting karena keberlanjutan pariwisata Bali berkaitan erat dengan kualitas lingkungan, infrastruktur, pelayanan, serta kelestarian budaya.

Reporter : Putu Ivan
Editor : Agus Jaya
Sumber : Rilis Pemprov Bali

  • Penulis: Redaksi Bali

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejari Palembang Tahan Kasdisnakrtrans Terkait Kasus K3

    Kejari Palembang Tahan Kasdisnakrtrans Terkait Kasus K3

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Palembang – Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), menetapkan dua orang tersangka dalam kasus operasi tangkap tangan (OTT) dalam pengurusan izin Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) perusahaan di Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Sumsel (Disnakertrans). Salah satunya Kadisnakertrans Sumsel Deliar Rizqon Marzoeki. Selain itu, Kejari Palembang juga menetapkan stafnya pribadinya berinisial AL sebagai tersangka. […]

  • Dari 28 Provinsi, 1.220 Mahasiswa PPG “UNIKU” Piloting II Tahun 2024 Resmi Dikukuhkan

    Dari 28 Provinsi, 1.220 Mahasiswa PPG “UNIKU” Piloting II Tahun 2024 Resmi Dikukuhkan

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 193
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Sebanyak 1.220 mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Kuningan (Uniku) secara resmi dikukuhkan. Prosesi pengukuhan lulusan profesi guru berasal dari 28 Provinsi yang ada di Indonesia, dihadiri oleh Direktur PPG yang diwakili Dr. Santi Ambarkuni, M.Pd., dan Dian Wahyuni, M.Pd. fungsional Dikdasmen RI, perwakilan Yayasan Pendidikan […]

  • PS Malaka vs Bajak Laut: Duel Panas di Langit Marilonga, dr. Dion Bria Seran: “Anak-anak siap bertempur sampai titik terakhir”

    PS Malaka vs Bajak Laut: Duel Panas di Langit Marilonga, dr. Dion Bria Seran: “Anak-anak siap bertempur sampai titik terakhir”

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 15
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Direktur sepak bola PS Malaka, dr. Dion Bria Seran, menyampaikan keyakinannya jelang duel perempat final menghadapi Bajak Laut. Kepada Media Mata Kompas, di sela-sela latihan ringan di halaman Hotel Satarmese Ende, ia menegaskan bahwa seluruh pemain Manumeo berada dalam kondisi siap tempur. Di tengah cuaca Ende yang kerap berubah, Stadion Marilonga kini bersiap […]

  • Dinas PUPR Indramayu Siap, Rehabilitasi Jalan Berlubang di Kabupaten Indramayu.

    Dinas PUPR Indramayu Siap, Rehabilitasi Jalan Berlubang di Kabupaten Indramayu.

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 822
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com— Memasuki musim penghujan dimana banyak jalan raya dan poros di kabupaten Indramayu yang banyak berlubang yang cenderung membahayakan bagi pengguna jalan khususnya kendaraan roda 2 yang sering menjadi korban kecelakaa. Menyikapi hal tersebut Pemerintah Kabupaten Indramayu memulai program rehabilitasi jalan berlubang di wilayahnya sebagai upaya meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan bagi masyarakat. Terutama menjelang […]

  • BEM Persatuan Indonesia: Hukum Harus Berjalan Tanpa Pandang Jabatan

    BEM Persatuan Indonesia: Hukum Harus Berjalan Tanpa Pandang Jabatan

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Matacompas.com Jakarta – Di tengah berjalannya proses penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan batu bara periode 2018–2026 dan dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang diperkirakan merugikan negara sekitar Rp5 triliun, kalangan mahasiswa menegaskan posisi tegas demi menjaga keutuhan negara hukum. Hal ini disampaikan oleh Presiden Mahasiswa Universitas Jayabaya sekaligus Koordinator Pusat BEM PERSATUAN INDONESIA Maulana […]

  • Bali Interfood 2026 Resmi Dibuka, Bali Jadi Titik Temu Industri F&B dan Hospitality Internasional

    Bali Interfood 2026 Resmi Dibuka, Bali Jadi Titik Temu Industri F&B dan Hospitality Internasional

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    NUSA DUA — Bali kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri makanan dan minuman (F&B) serta hospitality di Indonesia. Hal itu tercermin dari penyelenggaraan Bali Interfood 2026 yang resmi dibuka di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Bali, Rabu (2/9/2026). Memasuki penyelenggaraan tahun ketujuh, Bali Interfood 2026 berlangsung selama tiga hari, […]

expand_less