Breaking News
light_mode
Trending Tags

Status Warisan Dunia UNESCO Terancam, Alit Kelakan Dorong Pemetaan Ulang Kawasan Subak Jatiluwih

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com | Polemik penilaian UNESCO terhadap status Subak Jatiluwih sebagai Warisan Budaya Dunia kembali menjadi sorotan publik.

Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan atau Alit Kelakan, mendesak Pemerintah Kabupaten Tabanan melakukan pemetaan ulang posisi kawasan Subak Jatiluwih seperti ketentuan awal agar penilaian UNESCO tetap terjaga dan masyarakat lokal tidak terdampak secara ekonomi.

“Langkah cepat yang harus dilakukan adalah pertama persolan ini mesti kita sekesaikan bersama antara pemerintah daerah dan legislatif khususnya Kabupaten Tabanan,” kata Alit Kelakan memberikan sumbang saran terkait tentang polemik Jatiluwih di Denpasar, Minggu, 7 Desember 2025.

Ia menegaskan pemetaan ulang itu diperlukan untuk mengetahui apakah terdapat pergeseran prinsip atau pelanggaran aturan yang terjadi, terutama terkait keberadaan pelaku bisnis besar yang beroperasi di kawasan tersebut, dan bukan hanya membebani pelaku UMKM serta petani pemilik lahan.

Setelah evaluasi menyeluruh, menurutnya langkah lanjutan yaitu pendampingan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.

“Bagaimanapun para petani lokal tersebutlah yang paling banyak menanggung beban setelah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia pada tahun 2012,” ujarnya.

Ia menyebut persoalan muncul karena sebagian besar lahan sawah harus dipertahankan, namun nilai ekonominya tidak berbanding dengan beban yang ditanggung petani.

“Penyelesaian akhirnya adalah lahan pertanian dipertahankan dan masyarakat/petani lokal pemilik sawah dan buruh tani di Jatiluwih dapat ditingkatkan kesejahteraan,” tegasnya.

Terkait Pansus TRAP DPRD Provinsi Bali, Alit Kelakan menyatakan dukungan penuh. Namun ia menilai niat baik tidak cukup tanpa langkah nyata penyelamatan masyarakat dari tekanan modal besar. Ia mendorong eksekutif dan legislatif menggelar dialog terbuka dengan masyarakat.

“Dengan tetap menjaga jangan sampai aturan yang sudah disepakati dilanggar,” imbuhnya.

Ia mengindikasikan lemahnya pengawasan pihak berwenang menjadi faktor munculnya persoalan. Menurutnya, komunikasi intensif harus dilakukan agar masyarakat tidak merasa menjadi korban kebijakan yang mengharumkan nama Bali, tetapi tidak memberi manfaat bagi penduduk lokal.

Bahkan masyarakat dikhawatirkan hanya menjadi penonton dan tidak berdaya di tengah derasnya arus modal dan investasi.

Alit Kelakan menegaskan penyelamatan Subak Jatiluwih tidak hanya menyangkut bentang alam dan budaya, tetapi juga keberlangsungan manusia Bali itu sendiri. Ia mengingatkan jika pemerintah tidak segera hadir, risiko jangka panjangnya dapat mengancam eksistensi masyarakat adat di tanahnya sendiri.

“Kalau tidak nanti jangka panjangnya. Masyarakat Bali akan menjadi frustasi dan ujung-ujungnya akan seperti masyarakat Betawi yang terusir dari ekosistem,” pungkasnya. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPN Bandung Barat Tetap Buka Pelayanan dengan Sistem Bergilir di Libur Lebaran 2025 

    BPN Bandung Barat Tetap Buka Pelayanan dengan Sistem Bergilir di Libur Lebaran 2025 

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 758
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM. BANDUNG BARAT – Meski libur Lebaran 2025 telah tiba, Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bandung Barat memastikan tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini dilakukan dengan menerapkan sistem kerja bergilir sesuai instruksi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid. Kepala Kantor BPN Kabupaten Bandung Barat, Gunung Jayalaksana, menegaskan bahwa […]

  • Pansus TRAP DPRD Bali Temukan Dugaan Pengerukan Tebing dan Pengurukan Sungai di Suluban

    Pansus TRAP DPRD Bali Temukan Dugaan Pengerukan Tebing dan Pengurukan Sungai di Suluban

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    BADUNG – Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali menemukan dugaan pengerukan tebing serta pengurukan aliran sungai saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan Pantai Suluban, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Jumat (8/5/2026). Temuan tersebut muncul saat rombongan dewan meninjau sejumlah proyek pembangunan dan bangunan usaha yang berada di sekitar […]

  • Pansus TRAP DPRD Bali Bongkar Kejanggalan Tukar Guling: Tanpa Sertifikat, Nilai Jomplang, Masyarakat Harus Jadi Tuan

    Pansus TRAP DPRD Bali Bongkar Kejanggalan Tukar Guling: Tanpa Sertifikat, Nilai Jomplang, Masyarakat Harus Jadi Tuan

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali kembali menggelar rapat penting pada Senin (20/4/2026) di Ruang Rapat Gabungan Lantai III Gedung DPRD Bali. Rapat yang dimulai pukul 10.00 WITA tersebut memfokuskan pembahasan pada pengamanan aset daerah serta pembiayaan pansus dalam rangka penegakan peraturan daerah terkait tata ruang […]

  • Denpom I/5 Medan Amankan 3 Anggota Geng Motor Bercelurit dalam Patroli Anti Begal Bersama Pomdam I/BB

    Denpom I/5 Medan Amankan 3 Anggota Geng Motor Bercelurit dalam Patroli Anti Begal Bersama Pomdam I/BB

    • calendar_month Minggu, 9 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 211
    • 0Komentar

    MEDAN – Detasemen Polisi Militer (Denpom) I/5 Medan pimpinan Letkol CPM Hanri Wira Kusuma, S.H., M.Han., berhasil menangkap tersangka begal dalam patroli yang silaksanakan personilnya bersama Polisi Militer Kodam (Pomdam) I/Bukit Barisan. Patroli ini dilakukan untuk mengamankan wilayah Kota Medan dari aksi kejahatan jalanan, khususnya begal dan geng motor. Kegiatan patroli ini melibatkan sejumlah personel […]

  • Empat Pelaku Penganiayaan di Mertoyudan Magelang Terungkap

    Empat Pelaku Penganiayaan di Mertoyudan Magelang Terungkap

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 920
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Polresta Magelang ungkap peristiwa penganiayaan yang terjadi di jalan masuk Perumahan Rayyan, Desa Bondowoso, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang pada Hari Minggu (23/03/2025) sekira pukul 16.00 WIB. Peristiwa yang melibatkan 4 (empat) Pelaku dan 3 (tiga) Korban tersebut sempat viral di media sosial (Medsos) Magelang dan sekitarnya. Hal itu disampaikan Kapolresta Magelang Kombes Pol […]

  • Bali Jadi Percontohan Program Digitalisasi Bansos, Gubernur Koster Siap Tancap Gas Sukseskan

    Bali Jadi Percontohan Program Digitalisasi Bansos, Gubernur Koster Siap Tancap Gas Sukseskan

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster siap tancap gas untuk menyukseskan program digitalisasi bantuan sosial (bansos) yang dilaksanakan pemerintah pusat. Komitmen tersebut disampaikannya saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) dan Monitoring Pelaksanaan Kegiatan Perluasan Piloting Digitalisasi Bansos di 43 kabupaten/kota yang berlangsung di Gedung Sasana Bhakti Praja Lantai 3 Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Selasa (30/6/2026). Rakor […]

expand_less